Suamiku Tajir Melintir

Suamiku Tajir Melintir
Berendam


__ADS_3

"Huh kakak ini selalu menasehati aku seperti itu aku juga belum ada kepikiran kesana dekat sama cowok aja nggak pernah gimana mau berpacaran hadeh." Kata andin sambil menepuk jidat nya sendiri.


Karena merasa apakah kakak nya itu tidak bosan menasehati nya dengan kata-kata itu yang terus-menerus di ulang-ulang berkali-kali.


Andin yang tidak ada kegiatan lagi memilih untuk ke dapur saja dan langsung mengambil susu serta beberapa cemilan yang ada untuk di taruh di meja yang berada di balkon kamarnya itu yang memang di sediakan untuk dirinya sendiri.


Setelah di sana ia langsung di suguhkan dengan pemandangan senja yang sangat indah sebelum memutuskan untuk mandi karena inginmenyusul papa nya yang ada di restoran.


Sudah jadi kebiasaan andin kalau sudah sore dia tidak mau melewati momen pemandangan yang di nantikan kebanyakan orang untuk dijadikan spot foto terbaik kebetulan sekali kamar nya di lantai dua jadi bisa di pastikan momen tersebut akan terlihat jelas oleh indra mata nya.


Pemandangan langit yang dihiasi warna orange atau jingga yang menenangkan bagi siapa saja yang melihat nya, menatap kagum atas rasa syukur atas keindahan yang Allah berikan pada kita.


Sinarnya yang redup cenderung gelap mengajarkan kita semua bahwa yang indah hanya akan datang sesaat lalu pergi begitu saja.


Bahwa yang indah tidak selalu tentang keterangan yang menyilaukan mata manusia.


Senja juga kerap di jadikan momen tepat untuk kita yang lagi mencari inspirasi atau menjadi sumber inspirasi, satu diantaranya yang di ungkapkan lewat kata-kata.


Sambil memanjakan matanya tak lupa ia memanjakan perut nya juga biar adil satu sama lain nya.


Bella yang sudah selesai menikmati senja dan sekaligus perut yang sudah sangat terisi memutuskan untuk membereskan makanan dan minuman yang telah dia habiskan tadi dan membawanya turun ke bawah tak lupa meminta bibik untuk membersihkan nya kembali.


Setelah selesai ia menaiki anak tangga andin langsung masuk ke dalam kamarnya dan tidak lupa mengunci pintu balkon yang ia buka tadi.


Barulah ia masuk ke dalam kamar mandi, andin langsung mengisi bath up menggunakan air hangat, badan di tenggelamkan dengan busa yang penuh menutupi semua tubuhnya.

__ADS_1


"Ehm enak banget badan aku kalau sudah begini rasanya tidak mau bangkit lagi dari sini." Kata andin sambil memejamkan matanya.


Sudah setengah jam waktu yang dia habiskan hanya berendam saja dirasa andin sudah cukup lalu ia menghidupkan shower untuk membasuh busa-busa yang ada di tubuhnya.


Terdengar gemericik pancuran shower yang lagi andin gunakan tak lama dia matikan dan mengambil handuk untuk mengeringkan tubuhnya.


Ia pun melangkahkan kakinya keluar dan langsung memilih dres yang mana yang ingin dia pakai nantinya untuk ke restoran milik papanya.


Pilihan nya jatuh pada gaun pink yang panjang nya bawah lutut tak lupa adanya renda di bagian leher serta aksen tali pinggang yang berbentu pita melingkar di pinggang ramping yang andin miliki.


Terkesan simpel namun kalau sudah di pakai andin terkesan mewah dan terlihat elegan di tubuhnya yang memang memiliki postur wajah dan tubuh yang bagus.


Lalu ia memilih aksesoris gelang dan beberapa cincin yang sudah ada di rak nya masing-masing itu untuk mempercantik fashion nya yang sedang ia pakai itu.


Andin pun langsung menata rambutnya memakai jepit di sebelah kirinya dan memoles bedak yang tipis tak lupa lipstik yang berwarna senada dengan bibir merah yang andin miliki.


Andin yang sudah selesai langsung berputar-putar di depan cermin untuk melihat penampilan nya sebelum berangkat pergi ke restoran papa nya sendiri.


"Sudah pas sebaiknya aku turun pasti sopir papa sudah menunggu dibawa." Ucap andin yang lagi berbicara dengan dirinya sendiri.


Andin tidak di ijinkan untuk pergi memakai sepeda motor yang biasa mengantarkan nya kemana pun karena selain hari sudah malam, papa andin takut terjadi apa-apa pada anak gadis kesayangan nya itu.


Bahaya satu kata itulah yang menggambarkan isi yang ada di kepala papa dan mama andin.


"Bagaimana pak penampilan ku." Kata andin sambil berputar-putar persis seperti anak kecil di hadapan pak sopir.

__ADS_1


"Sudah sangat cantik neng." Balas pak sopir yang memang sudah akrab dengan anak majikan nya itu karena sudah menganggap andin seperti anak nya sendiri.


"Ayo pak kita berangkat." Kata andin dengan semangat membara nya.


"Laksanakan neng." Jawab pak sopir sambil tangan nya membentuk hormat.


Pak sopir yang sudah lama bekerja dengan keluarga andin sudah tidak ada kecanggungan lagi jika berada di dekat andin yang memang kadang tingkah lakunya masih seperti anak kecil itu.


Tetapi rasa segan masih dimiliki pak sopir tanda dia akan kesopan santunan kepada majikan nya.


Andin hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepala nya melihat respon pak supir kepada dirinya yang terlihat sangat lucu.


"Ah bapak bisa aja." Kata andin sambil tersenyum manis sambil menatap ke arah pak sopir.


Pak sopir yang mendengar itu hanya tersenyum manis karena merasa gemas melihat andin yang terlihat sedikit malu-malu menatap ke arah pak sopir.


Bukan hanya pak sopir yang senang dengan andin pelayan di rumah pun begitu selain ia sering membantu orang dia juga seperti tidak mau merepotkan orang lain jika dia sendiri bisa melakukan nya itulah bonus yang di miliki dalam diri andin.


Hidupnya yang bergelimang harta tidak membuat nya sombong dan pilih-pilih untuk berbicara kepada orang lain karena ajaran dari papa dan mama serta kakak nya lah yang berhasil mendidik andin seperti sekarang ini.


Baik untuk berteman atau hanya bertegur sapa saja ia bersikap baik sama rata kepada orang-orang di sekeliling nya.


Didikan yang benar dari keluarga terdekat pasti bisa membawa kita ke jalan yang benar dan akan di ingat selalu meskipun sedang berada jauh dari orang itu karena sudah terekam indah di kepalanya sendiri.


Jika pun kita ingin melakukan hal yang buruk atau bahaya yang akan menjadi bomerang untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


Bahkan bisa menyangkut paut kan dengan keluarga bayang-bayangan nasihat atau wajah keluarga kita akan muncul dengan sendirinya dan membuat kita tidak jadi melakukan itu.


Sedikit tidak masuk akal tapi itu bisa terjadi kepada siapapun itu.


__ADS_2