
"Sudah-sudah kalian ini berantem terus lihat tu guru kita sudah datang." Ucap andin yang menengahi perdebatan para kedua sahabat nya itu sambil menunjuk ibu guru yang baru memasuki kelas mereka semua.
Tiara yang melihat itu langsung di buat bungkam oleh mulutnya sendiri dan duduk dengan rapi seraya merapikan buku yang sudah ada prnya tadi tapi tenang saja dia juga sudah mengerjakannya.
Tidak jauh dari tiara ando juga langsung ke mejanya sendiri yang berada dibelakang andin dan tiara pastinya dan berlalu pergi dari hadapan kedua sahabat nya tadi dan duduk di meja yang sudah menjadi tempat nya duduk itu.
Andin dan tiara yang duduk sebangku karena mereka berdua yang bersahabatan serta ando yang memilih untuk duduk berada di belakang kedua sahabatnya itu.
Semua orang yang berada di kelas itu langsung duduk dengan rapi suara yang sangat ribut sekali tadi bergantikan dengan keadaan yang sunyi dan senyap karena sudah ada ibu guru yang masuk ke dalam kelas itu.
"Kumpulkan tugas kalian semua ke depan." Ucap ibu guru yang baru memulai untuk melakukan pembelajaran di hari ini.
"Mati aku kenapa bisa lupa? aku kan tadi mau menyapa andin untuk mencontek gara-gara tiara nih yang mengajak aku berdebat ke buru guru nya masuk lagi mana killer nya minta ampun sial deh pagi ku hari ini." Ando hanya bisa membatin di dalam hatinya saat ini.
Semua orang yang ada di dalam kelas bergerak maju tetapi tidak dengan ando dia hanya diam duduk di kursinya itu tidak melakukan apa-apa itulah yang membuat buk mela menegur ando karena terlihat sekali dari meja bu mela itu.
"Ando, kumpulkan tugas mu ke depan." Ucap bu mela yang langsung to the point tanpa ba bi bu lagi.
"Ekhm begini ibu yang sangat cantik di pagi hari ini, aku lupa membawa buku nya padahal pr nya sudah aku kerjakan." Ucap ando yang telah menemukan sebuah alasan yang dia berharap akan menyelamatkan dirinya saat ini
Tapi harapan tinggal harapan ando langsung di keluarkan dari kelas selama pelajaran buk mela berlangsung.
Ia yang memang hidup nya penuh dengan kesantaian tidak membuatnya mempermasalahkan hukuman dari buk mela malah ia asik duduk di kantin bercerita sama ibu-ibu yang berjualan di sana.
Lebih tepat nya ikut nimbrung merumpi bersama orang-orang di sana sambil membeli makanan dan minuman yang ada di sana.
__ADS_1
"Hei, ando kenapa kamu di sini, cepat masuk sana!" Kata salah satu ibu yang ada di sana.
"Gimana mau masuk buk, orang aku aja si usir dari kelas." Balas ando dengan tampang sedih yang di buat-buat.
"Masalah apa lagi yang kamu buat, telat lagi atau ada yang lain?" Tanya ibuk di sana.
"Aku lupa ngerjain tugas, mana ibu guru nya killer lagi, aku langsung di suruh keluar begitu aja." Terang ando yang malah mengatai bu mela di kantin.
"Itu derita kamu, syukur-syukur cuma di suruh keluar kelas daripada keluar sekolah, kan bisa gawat." Ejek ibu pada ando tak lupa dengan ekspresi muka yang menyebalkan untuk di berikan kepada ando pastinya.
"Ibu ini mendoakan aku yang buruk." Ucap ando yang hanya bisa mendengus dengan kesal karena mendengar ejekan yang di berikan salah satu ibu di kantin.
Ia langsung melahap gorengan yang sudah di pesan nya tadi dan tak lupa menyeruput es yang ada di depan nya saat ini dengan kasar dan tergesa-gesa karena lagi berada pada mood yang buruk.
Andin dan tiara hanya bisa menatap nanar kepergian ando dari kelas mereka karena mereka tidak bisa membantu ando nanti mereka yang akan ikut di keluarkan.
Dan itu akan merugikan bagi andin yang selalu mendapatkan prestasi yang sudah melekat dalam dirinya.
Meskipun tiara sering berdebat dengan ando tapi mereka hanya berpura-pura saja mengejek satu sama lain kalau andin dan tiara di ganggu oleh para senior di sana ando lah yang menjadi tameng untuk mereka berdua
Begitu juga kalau ando lagi ada masalah, mereka langsung bisa mengasih solusi agar ando bisa menemukan jalan keluar nya.
Begitulah kalau namanya sahabat terkadang bertengkar kadang akur tetapi biasanya kalaupun lagi ada masalah tidak akan lama pasti langsung bertegur sapa kembali seperti hari-hari biasanya.
Semua orang yang ada di kelas tidak ada lagi yang berani mengeluarkan suaranya di dalam kelas karena takut di kasih hukuman yang akan melanjutkan penjelasan dari buk mela itu.
__ADS_1
Sebenarnya tujuan buk mela seperti itu untuk masa depan para murid nya agar bisa memahami dan mengerti materi dan teori yang di terangkan tetapi seringkali orang-orang berfikiran buruk tentang nya mungkin karena mata pelajaran nya juga.
Dan syukur-syukur apa yang di anjarkan pada semua murid nya itu akan berguna untuk masa depan yang akan menanti setelah mereka sudah kelulusan entah akan melanjutkan ke perguruan tinggi atau langsung bekerja bagi mereka yang tidak memiliki uang untuk mengurusi administrasi yang akan dia butuhkan nanti.
Mata andin yang nampak tidak pernah berkedip selalu fokus ke depan memperhatikan apa saja yang di jelaskan bu mela yang ada di depan itu.
Karena ia sangat menyukai pelajaran ini tubuhnya nampak semangat karena otak nya mulai menangkap beberapa rumus yang di berikan bu mela.
Penjelasan yang menurut nya tidak ribet tetapi simpel seperti itulah tanggapan yang andin dia rasakan dalam dirinya sekarang ini.
Lain hal nya dengan sahabat nya sendiri andin mata nya yang kadang melek kadang terpejam dengan sendiri nya di sela-sela bu mela menjelaskan materi.
Tetapi dia masih berusaha sadar dengan rasa kantuk yang mendera dia seperti saat ini yang dia rasakan hanya dengan menopang dagu nya saja.
Supaya kepala nya andi tetap pada posisi yang menghadap ke arah papan tulis dimana ada bu mela berada di sana.
Perbedaan yang sangat beda jauh dari kedua orang ini tetapi saling melengkapi satu sama lain tidak saling meninggalkan jika ada di antara mereka lagi ada yang susah atau masalah.
Seperti itulah persahabatan yang di inginkan dan di cari oleh semua orang tetapi memang kebanyakan perbedaan sifat dan perilaku yang akan menyatukan mereka berdua jika salah satunya bisa menurunkan ego nya masing-masing.
Karena menonton drakor yang menghabiskan banyak waktu luang tiara di rumah dan yang di bicarakan bu mela membuatnya merasa bosan sehingga rasa kantuk itu muncul dengan sendiri nya tanpa permisi terlebih dulu.
Sebab itulah tiara selalu mengomeli andin dengan panjang lebar nya karena terkadang kesal dengan kebiasaan sahabat nya satu ini.
Tetapi terkadang tidak di dengarkan oleh tiara yang kadang suka bandel kalau masalah tentang oppa-oppa itu yang memiliki paras yang sangat tampan menarik minat para ciwi-ciwi yang melihat nya.
__ADS_1