Suamiku Tajir Melintir

Suamiku Tajir Melintir
Petuah


__ADS_3

"Kamu ini nak suasana lagi begini masih aja mau melawak." Ucap mama andin yang mengeluarkan air matanya.


Bagaimana tidak kata yang keluar dari mulut anaknya sendiri tadi langsung merubah suasana yang penuh haru berubah jadi lawakan.


Yang dimana kalau orang melihat andin itu dengan mata kepalanya sendiri secara langsung pasti ada perasaan kasihan sedih dan ingin ketawa secara bersamaan.


Karena terhimpit di antara tubuh kedua orangtua nya sendiri dan tertawa dengan waktu yang bersamaan karena mendengar kata yang terlontar dari mulut andin itu sendiri.


"Ya abis andin nggak bisa menahan nya terlalu lama lagi mah." Balas andin dengan memasang wajah polos yang sangat mengemaskan itu.


Memang benar apa yang dikatakan andin itu ia bisa langsung kehabisan nafas secara perlahan karena harus menahan posisi dirinya yang seperti itu dengan waktu yang cukup lama tentunya.

__ADS_1


Bukan hanya mamanya saja yang tertawa dengan begitu ladasnya begitu juga yang terjadi dengan papanya yang berada disana juga sama seperti istrinya yang memegang perutnya sendiri karena sudah sakit akibat terlalu lama tertawa.


Bagaimana tidak anak kesayangan nya yang satu ini tidak hanya bisa membuat mereka bersedih karena kata-kata yang ia lontarkan sebagai ungkapan kasih sayang.


Tetapi bisa membuat dirinya dan juga istrinya itu tersenyum serta tertawa dengan waktu yang bersamaan tentunya seperti yang tadi andin lakukan pada saat mereka berpelukan.


"Maaf kan kami nak sangkin terbawa suasana nya sampai begitu erat memeluk satu sama lainnya padahal ada kamu juga yang berada di dalamnya." Sesal papa andin yang kemudian meminta maaf pada anaknya sendiri.


Apalagi papa andin sendiri yang notabe nya kepala keluarga harus memberi contoh yang baik untuk keluarga kecilnya.


Karena sekecil apapun perkataan atau perbuatan yang dilakukan papa andin akan di ingat dan di contohkan langsung oleh anak-anaknya pada kehidupan sehari-hari yang mereka jalani saat itu.

__ADS_1


Mendengar perkataan papanya sendiri yang meminta maaf padanya itu membuat dirinya sedih karena ekspresi papa andin yang bisa dilihat sendiri begitu penuh sesal di wajah tampan papanya sendiri.


"Jangan meminta maaf seperti ini pa andin sedih loh lihat wajah papa seperti itu." Balas andin dengan wajah murungnya.


"Andin juga nggak apa-apa nih papa dan mama bisa lihat sendiri keadaan andin saat ini." Sambung andin yang memutar-mutarkan tubuhnya di depan kedua orangtua nya sendiri.


"Kamu kayak orang baru aja nak di keluarga ini kan memang begitulah sifat dalam diri papa kamu sendiri." Kata mama andin yang ikut menimbrung percakapan suami dan anak nya itu.


"Papa kamu yang udah tua ini aja masih mau minta maaf nak jadi kalaupun kamu melakukan kesalahan meski sekecil apapun itu harus mengeluarkan kata minta maaf itu tanpa di suruh oleh orang lain melainkan kesadaran yang ada dalam diri kamu sendiri baik di rumah maupun kamu sedang berada di luar rumah." Terang mama andin dengan panjang lebarnya.


"Baik mah andin akan ingat selalu petuah yang mama sampaikan ini." Balas andin sambil tersenyum menatap kedua orangtua nya yang berada di dekat dirinya saat ini juga.

__ADS_1


__ADS_2