Suamiku Vampir Penghisap Darah

Suamiku Vampir Penghisap Darah
Bab 36


__ADS_3

Trishna mendiami Ferdian sepanjang perjalanan mereka menuju ke tempat perusahaan. Entah kenapa dia tidak suka jika Ferdian bersikap ketus padanya, terlihat memang sifat Trishna yang tidak bisa dikasari.


Ferdian telah coba mengingat apa salah yang dia lakukan, hal yang paling membuatnya kesal adalah tidak bisa membaca pikiran Trishna dan itu membuat Ferdian menjadi sedikit susah untuk mengetahui kesalahannya.


"Trish," panggil Ferdian dengan lembut.


Tetapi sama sekali tidak dihiraukan oleh Trishna sehingga mereka sampai di parkiran perusahaan.


Trishna keluar dengan langkah yang cepat dan meninggalkan Ferdian dibelakang yang masih sibuk memanggil dirinya.


"Sudah tahu salah masih sok lupa," gerutu Trishna.


Namun begitu setelah Trishna memasuki lift umum perusahaan, dia merubah raut wajahnya menjadi tersenyum karena memang dalam lift banyak karyawan yang lain termasuk Lena yang berada di dalam sana.


Trishna menghela nafas perlahan setelah netra matanya beradu dengan netra mata Lena. Seperti ada permusuhan di antara mereka.


Sejujurnya Trishna tidak membenci Lena cuma dia lebih kepada kesal karena Lena terus saja menaruh dendam padanya padahal dia sudah mengusahakan jabatan bagus di dalam perusahaan untuk Lena.


Trishna terlihat masih tersenyum walaupun dalam hatinya masih merasa kesal. Setelah lift terbuka, Trishna dikejutkan dengan kehadiran Ferdian di depan pintu lift.

__ADS_1


Tanpa memperdulikan karyawan lain, Ferdian menarik paksa tangan Trishna dan memaksanya untuk mengikuti dirinya.


'Oh Tuhan, kenapa dengan Tuan hari ni apa dia ingin mempermalukanku,' batin Trishna.


Mereka melewati beberapa karyawan yang tampak berbisik-bisik menatap aneh ke arah mereka.


"Patah sudah harapanku, ternyata Tuan sudah memiliki kekasih"


"Pasti Manager marketing merupakan kekasih Tuan Galang"


"Mereka cocok sekali"


Banyak suara berbisik yang terdengar oleh telinga Trishna, hal itu membuat Trishna malu. Mujur saja dia tidak mendengar karyawan lain berkata buruk tentangnya kalau tidak bisa dia pastikan Ferdian akan menyesali perbuatannya.


Ferdian membawa Trishna memasuki lift khusus untuk dirinya dan asistennya Roben. Setelah sampai di dalam lift, Ferdian langsung mendorong Trishna hingga punggung Trishna betul-betul menyentuh dinding dalam lift itu.


"Tuan, maaf tapi apa yang ingin Tuan lakukan?" tanya Trishna dengan ketakutan karena saat ini hanya mereka berdua dan sosok Roben tidak tahu hilang entah ke mana padahal biasanya dia akan bersama Ferdian.


Ferdian mendekati Trishna lalu menempel kedua tangannya pada dinding lift di sebelah kiri dan kanan Trishna.

__ADS_1


"Aku tidak tahu apa salahku, kau tiba-tiba mencuekiku, padahal aku ini calon suamiku Trish," jawab Ferdian dengan nada yang intens.


Trishna menelan air liurnya dengan bersusah payah setelah mendengar ucapan terakhir Ferdian tadi. Dia coba tenang dan menjawab Ferdian.


"Sejak kapan saya setuju ingin menikahi Tuan? Tuan saja yang kepedean," ucap Trishna dengan nada mengejek.


"Kau lupa akan janji kau akan mengikuti apa pun kemauanku setelah aku setuju menjadikan Lena sebagai sekretaris?" Ferdian kembali mengingatkan Trishna tentang hal tersebut padahal sudah hampir 2 minggu lebih Ferdian tidak pernah mengungkit hal itu dan Trishna juga hampir melupakan janjinya.


Tengkorokan Trishna kembali terasa sangat kering hingga untuk menelan air liur terasa teramat susah saat ini. Trishna coba mencari alasan.


"Tapi Tuan, bukan begini juga. Tuan bisa saja meminta hal lain selain hal menikah dengan Tuan, lagian saya belum siap menikah," sahut Trishna berharap Ferdian akan mengubah kemauannya.


"Hmm kau mau aku mengubah kemauan aku?" Ferdian kembali bertanya dengan menaiki sebelah alisnya.


"Iya cari yang lain saja Tuan," jawab Trishna dengan tersenyum karena dia pikir akan terlepas dari pernikahan yang Ferdian inginkan.


"Ok tapi kita langsung ke ruanganku sekarang," ucap Ferdian lalu menggenggam tangan Trishna lagi agar Trishna tidak mencoba untuk melarikan diri.


Bersambung...

__ADS_1


Maaf segini dulu readerskuu.. besok akan di up lagi.. nantikan besok ada suhu yang panas-panas hehe.. daa love you sekebooon


__ADS_2