System Kekayaan Primordial

System Kekayaan Primordial
SKP =>> Chapter 12 Serangan Dadakan Organisasi Kalajengking Merah


__ADS_3

Bao Yu merasa panik, karena melihat wajah ibunya seputih kertas, dan begitu lemah. Vic Zhou terus mengupayakan mengalirkan energi qi miliknya ke seluruh aliran darah tubuh Bao Yuan.


“Nona, tenanglah! Aku tahu ini bukan racun biasa, mungkin setingkat dengan racun kura-kura laut atau mungkin dibawahnya. Tapi aku berjanji akan berusaha semaksimal mungkin,” jelas Vic Zhou dengan bulir-bulir keringat telah membasahi sekujur tubuhnya. “Aaaargh …! Jurus Singa Emas!”


Merasa dua jurus dari seni tujuh bintang kurang maksimal mengeluarkan racun kelabang emas dengan menusukan energi Qi berbentuk jarum emas ke pinggang Bao Yuan, tepatnya sumsum.


Terjadi fluktuasi udara di sekitar tubuh Vic Zhou, dan Bao Yuan. Bao Yu hanya bisa meringis sambil menutupi mukanya, karena fluktuasi udara tersebut sedikit mendorong tubuhnya. 


Dari pori-pori di seluruh tubuh Bao Yuan mengeluarkan cairan hitam pekat, ditambah asap pekat yang begitu bau. Sampai-sampai bunga mawar yang berada di dalam vas bunga yang berada di atas nakas pun layu. Terlebih lagi Bao Yu yang ingin memuntahkan seluruh cairan dari lambungnya setelah mencium bau busuk yang menyengat tersebut.


Vic Zhou telah menyelesaikan pengobatannya, dan nafasnya terengah-engah, sampai-sampai bajunya basah kuyup oleh keringat.


“Syu-syukurlah … Ibu sudah melewati masa kritis,” rintih Vic Zhou.


Akan tetapi berbeda bagi Bao Yuan. Tubuhnya sangat terasa bugar, dan prima. Bahkan dirinya merasa kembali muda, padahal umurnya sudah kepala 6.


Bao Yu yang sudah sadar dari rasa mabuk bau menyengat itu pun melihat Ibunya Bao Yuan terkejut setengah mati. Sampai-sampai kedua bola matanya hampir keluar dari sarangnya.


“Apa? I-Ibu? Ba-bagaimana bisa?” gumamnya seraya menjatuhkan rahang.


Bao Yuan yang kembali muda berlutut di depan Pradita, dan berucap, “Terima kasih, Nak. Berapa uang yang harus aku bayar untuk biaya pengobatan?”


“Aku Vic Zhou. Tidak usah, Bibi.” Vic Zhou tidak tega, dan membantu menegakan tubuh Bao You.

__ADS_1


“Tidak, jangan begitu. Kamu adalah seorang dokter hebat, bahkan mungkin seorang alkemis setingkat Grand Master. Kamu berhak mendapatkan apresiasi dariku,” tolak Bao Yuan.


Kemudian wanita paruh baya yang sudah menolak tua itu mengambil jam tangan ruang di nakas, dan memindai kode QR jam tangan milik Vic Zhou. Bao Yuan mentransfer uang 1 juta yuan pada akun jam tangan milik Vic Zhou.


“Apa? Ini … ini … sa-sangat banyak, Bi-bibi?” Vic Zhou gemetar melihat uang yang sangat banyak masuk ke dalam saldo sistem yang terhubung dengan jam tangan ruangnya.


Kemudian pria berambut acak-acakan tersebut melanjutkan, “Begini saja, Bibi. Aku sedang mengadakan pengobatan gratis untuk 100 orang. Apakah Bibi ada keluarga lain yang mau aku obati? Aku anggap uang satu juta ini sebagai uang biayanya.”


“Ada, kamu ikut aku ke kota Yuan! Keluarga Bao di kota Yuan sedang mengalami hal yang sama seperti ibuku, bahkan lebih parah kondisinya dari ibuku. Kamu harap kamu bisa menyembuhkannya,” usul Bao Yu.


Vic Zhou pun langsung mengangguk setuju, dan membalas, “Kalau begitu beri aku waktu untuk mengisi energi Qi milikku yang hampir habis satu jam saja.”


[Buka Sitik Jos! Selamat, Tuan berhasil menyembuhkan satu pasien dengan gejala racun tingkat tinggi. Mendapatkan 10.000 yuan, 10.000 poin pengalaman, dan berhasil membuka seni air nirwana tingkat empat jurus pedang air, serta membuka juga seni air nirwana tingkat kelima jurus langkah embun, juga membuka tingkat akhir dari seni air nirwana, yakni jurus tombak Erlang]


Jurus tersebut Vic Zhou pelajari lebih lanjut, dan ternyata bisa menyerap energi dewa atau energi Qi lebih cepat. 


Kecepatan energi Qi yang dilakukan Vic Zhou sangat cepat, dan membuat Bao Yu, juga Bao Yuan yang seorang kultivator pun dibuat berdecak kagum, dan sangat takjub.


“Dari wajahnya bukankah memang pemuda tampan tapi urakan ini adalah anggota keluarga Zhou, anak dari Qin Zhou? Tapi kenapa ia berada disini? Aku dengar Qin Zhou memang telah mengusir Vic Zhou karena dianggap sampah, dan hampir membunuh adiknya?” pikir Bao Yuan bingung.


Ia bingung karena pemuda yang dirumorkan sampah busuk dalam dunia kultivator. Ternyata seorang kultivator super jenius yang mampu mampu menguasai pekerjaan alkemis tingkat Grand Master, dan juga sudah berada di tahapan kultivasi transformasi tingkat 9 di usia yang masih muda.


Vic Zhou membuka mata setelah menyerap energi Qi yang ditargetkannya satu jam. Ternyata lebih cepat hanya dalam waktu 15 menit berkat bantuan jurus pusaran bola air yang sudah ia modifikasi menjadi teknik budidaya penyerapan energi Qi tercepat.

__ADS_1


Bao Yu, dan Vic Zhou pun masuk ke dalam mobil untuk menuju kota Yuan yang berada di sebelah barat kota Shin. Namun sebelum sampai ke kota Yuan, mereka harus melewati sebuah jalan panjang yang dikelilingi rawa-rawa di sisi kiri, dan kanannya.


Di dalam mobil mereka berdua bungkam seribu bahasa. Mereka berdua sangat canggung untuk sekedar mengumbar obrolan basa-basi.


Ternyata yang meracuni semua anggota keluarga Bao di kota Yuan, dan Bao Yuan adalah organisasi pembunuh bayaran Kalajengking merah.


Mereka geram setelah Vic Zhou berhasil mengobati Bao Yuan. Maka dari itu kelima anggota organisasi Kalajengking merah mengejar Vic Zhou, dan Bao Yu ke kota Yuan.


Apalagi mereka mendapati Vic Zhou yang sudah mereka anggap mati tempo hari ternyata masih hidup. Mau tidak mau mereka harus menuntaskan pekerjaan mereka untuk membunuh Vic Zhou.


Kelima anggota Kalajengking merah berlari cepat di atas permukaan air rawa menguntit mobil yang dinaiki Vic Zhou, dan Bao Yu.


"Nona, aku rasa kita diikuti," terang Vic Zhou dingin.


"Benar, sepertinya kita berhasil memancing mereka keluar. Aku sudah menantikan saat ini, dan aku yakin mereka adalah orang yang dikirim untuk membunuh ibuku, dan seluruh anggota keluarga Bao demi artefak feniks api suci  yang aku miliki," balas Bao Yu dengan menggertakan gigi.


Suara ledakan terdengar sangat keras di belakang mobil yang dinaiki mereka berdua. Ternyata suara itu dari bola api yang ditembakan oleh salah satu anggota Kalajengking merah.


Untung saja mereka berdua sigap, dan berhasil melesat keluar dari dalam mobil Phantom Rolls Royce berwarna perak metalik tersebut.


Kedua kaki Vic Zhou, dan Bao Yu bergesekan dengan permukaan aspal sambil berjongkok untuk melaju tubuh mereka berdua, supaya tidak tercebur ke dalam rawa yang kononnya ada sebuah artefak tingkat iblis berada di dalamnya.


Melihat mobil terbakar, para pengendara lain putar arah. Karena mereka tahu ada beberapa kultivator yang sedang berkelahi.

__ADS_1


__ADS_2