
Kawanan tentara Emperor Realm yang tadinya bergerak menjauh dari toko sembako Yian Zhi kembali. Setelah melihat Meng Qiu, dan Yuan Liang yang dijuluki sepasang dewa berdarah.
Para kultivator tingkat kaisar perang pun dibuat mundur teratur setelah merasakan tekanan energi Qi dari sepasang dewa berdarah yang memiliki tahapan kultivasi di tahap kaisar perang tingkat sembilan.
“Lihat! Mereka mundur, karena mereka tahu siapa yang berada di hadapan mereka, hahaha ….”
“Lebih baik kau berlutut, dan menggonggong seperti An71ng, maka nyawamu aku ampuni, Vic Zhou!” ejek Meng Qiu dengan tersenyum sinis.
“Bersujud pada kalian? Apakah kalian buta? Memintaku untuk bersujud?” balas Vic Zhou sambil melipat tangan kirinya ke belakang, dan menciptakan bola pusaran tanah berwarna coklat, tetapi dengan ukuran yang sangat kecil.
“Habisi dia!” titah Yuan Liang, karena sudah tidak sabar igin menyiksa Vic Zhou.
Tentara Emperor Realm menembaki Vic Zhou dengan senjata M16 berpeluru energi Qi. Pria berambut hitam acak tersebut hanya tersenyum sinis melihat peluru-peluru yang melesat ke arahnya.
Peluru-peluru tersebut hanya bergerak sangat pelan di dalam pandangan Vic Zhou. Maka dari itu ia mengarahkan telapak tangan kirinya yang sudah membentuk bola pusaran tanah super mini, dan peluru-peluru yang menghantam tubuhnya langsung luruh jadi debu sebelum menempel kulit Vic Zhou.
Semua orang terhenyak dengan mata membulat. Pasalnya peluru-peluru dari energi Qi tersebut hanya ada beberapa orang saja yang mampu menghindari, dan menghancurkannya hanya dalam beberapa detik.
“Kenapa bisa terjadi seperti ini?”
“Bagaimana Vic Zhou sekuat ini?”
Meng Qiu, dan yuan Liang dibuat syok. Padahal mereka berdua sudah sangat cepat menembus tahapan kaisar perang bintang sembilan. Namun di hadapan mata Vic Zhou mereka berdua hanya seekor semut.
“Sekarang giliranku! Terima ini! Ruang waktu!”
Vic Zhou melepaskan kubah ruang waktu seluas 100 meter, lalu melepaskan tebasan secepat kilat, dan bertubi-tubi.
__ADS_1
Waktu terasa terhenti sesaat, tetapi penghentian waktu sesaat ini dimanfaatkan oleh Vic Zhou untuk memenggal kepala tentara-tentara Emperor Realm.
Pada saat Vic Zhou mau memenggal kepala Yuan Liang, dan Meng Qiu, pria berambut biru tersebut mengaktifkan artefak roda kehidupan untuk memulihkan waktu berputar kembali.
Cakram roda kehidupan berbenturan dengan seruling emas, dan menciptakan ledakan dalam skala kecil tetapi gelombang kejutnya mampu mementalkan kultivator dalam radius 50 meter.
“Aaakh!”
Semua kultivator terpental, lalu berguling-guling di permukaan aspal, dan ada pula yang tubuhnya menabrak tiang, serta dinding bangunan sekitarnya.
Yuan Liang melemparkan bom asap untuk mengaburkan pandangan Vic Zhou, supaya Meng Qiu, dan dirinya bisa kabur. Namun sebelum kabur, Vic Zhou berhasil mendaratkan bola pusaran petir ke punggung Yuan Liang.
“Guhak!” Yuan Liang memuntahkan darah, dan langsung dipeluk oleh Meng Qiu, lalu memecahkan token teleportasi untuk berpindah tempat.
“Sial!” teriak Vic Zhou dengan suara melengking, karena tak berhasil membunuh Yuan Liang, dan Meng Qiu. Padahal ia ingin segera menghabisi sepasang kekasih jahanam itu.
Maka dari itu Vic Zhou merasa bersalah karena melibatkan orang yang tidak tahu asal-usulnya masuk dalam lingkaran pertarungan mereka bertiga.
“Elang Neraka!”
Tubuh Vic Zhou menembakan energi Qi berbentuk siluet pilar berwarna merah muda, dan partikel energinya menyebar ke seluruh kota Tianjin untuk menyembuhkan semua orang yang terkena penyakit maupun terluka.
Hanya dalam 3 hembusan nafas, semua penduduk kota Tianjin termasuk para kultivator yang berada di sekitar pertarungan mereka bertiga tubuhnya pulih. Setelah tersirami partikel energi Qi dari jurus Elang Neraka.
“Fyuh, untung saja aku telah mencapai tahap kaisar perang. Efek buruk dari jurus penyembuhan Elang Neraka telah diminimalisir, bahkan hilang,” gumam Vic Zhou dengan dada kembang-kempis.
Kejadian tersebut menghebohkan semua warga kota Tianjin, dan mereka semua berbondong-bondong ke wilayah toko sembako Yian Zhi.
__ADS_1
“Tuan Muda, terima kasih karena telah menyelamatkanku,” kata Yian Zhi sambil memeluk lutut Vic Zhou.
“Tidak, Nyonya. Ini semua salahku, kalian tidak akan terluka kalau mereka tidak datang mengincarku —-”
“Bukan itu Tuan Muda, penyakit batu ginjal yang aku alami sepertinya telah sembuh, dan tubuhku sangat prima. Setelah Tuan Muda melepaskan energi Qi yang begitu nyaman pada kami," potong Yian Zhi.
Semua warga sudah berbaris rapi, lalu berlutut ke arah Vic Zhou. Mereka sangat senang, karena berkat Vic Zhou semakin penyakit yang mereka derita telah sembuh.
Hal ini tentu saja diluar prediksi Vic Zhou yang awalnya berniat melepaskan energi Qi dari jurus Elang Neraka untuk menyembuhkan para kultivator yang telah terluka akibat pertarungannya dengan Yuan Ling, dan Meng Qiu.
Walikota kota Tianjin yang bernama Lu Feng datang menaiki mobil Roll Royce Phantom, dan dikawal oleh beberapa pengawalnya menggunakan mobil yang sama. Ia datang karena merasakan hal yang sama seperti para warganya.
Ia berjalan perlahan dengan posisi badan agak membungkuk, karena sangat menghormati Vic Zhou. Sebab Lu Feng sangat senang, rencana pembantaian penduduk kota Tianjin oleh tentara Emperor realm yang bekerja sama dengan sekte Vermillion Emas, dan sekte Bulan Darah berhasil digagalkan.
"Tuan Muda. Aku walikota Lu Feng sangat berterima kasih banyak atas jasa Tuan Muda yang berhasil menggagalkan rencana awal mereka," ucap Lu Feng sambil menggenggam erat kepalan tangannya, dan membungkuk hormat ke arah Vic Zhou.
"Tapi mereka akan kembali —-"
"Tenang, Tuan Muda. Berkat anda, kami dalam kondisi prima, dan maksimal. Formasi pelindung kota yang belum bisa diaktifkan, kini bisa diaktifkan, dan kami yakin bisa menahan mereka. Jikalau mereka akan menyerang lagi," potong walikota Lu Feng.
Vic Zhou termenung sesaat, ia juga tidak mungkin meninggalkan kota Tianjin yang sudah menjadi musuh Emperor Realm. Vic Zhou takut kondisi kota Tianjin akan sama dengan kota Shin, Yuan, Shinjiang, Luoyang, dan Xian.
"Tuan Muda juga tidak perlu mengkhawatirkan kami. Aku akan mengirim beberapa bahan makanan untuk kota Shin, tapi kami ingin meminta pertukaran transaksi," sambung Lu Feng dengan tersenyum lebar.
Tanpa basa-basi lagi Vic Zhou mengeluarkan uang 9 juta yuan dari inventaris sistem, dan memberikannya pada walikota Lu Feng, "Ini adalah uang mukanya. Sisanya akan dibayar setelah barang tiba, dan aku mau pengiriman melewati jalur pegunungan Hualuo."
"Baiklah, aku akan meminta semua pengusaha di kota Tianjin menyiapkan semua bahan makanan, dan sumber daya. Aku harap kontrak kerja sama kita bisa meningkatkan kesejahteraan kedua kota, baik dari kekuatan militer, dan kesehatan."
__ADS_1
Walikota Lu Feng menyodorkan tangannya, dan disambut oleh Vic Zhou untuk berjabat tangan.