System Kekayaan Primordial

System Kekayaan Primordial
SKP =>> Chapter 36 Memulai Rencana Perlawanan Pada Emperor Realm


__ADS_3

Tubuh Vic Zhou keluar dari retakan dimensi, dan mendarat di depan mansion miliknya yang bertambah mewah.


Dao kembar yang sedang melatih anak buahnya, tiba-tiba matanya melebar, dan segera mendekati tubuh Vic Zhou yang berlumuran darah.


“Tu-tuan Muda, apa yang terjadi sebenarnya?” 


Dao Ji mengangkat tubuh Vic Zhou, dan berlari ke dalam kamar Vic Zhou. Lalu ditaruh selembut mungkin olehnya.


Dao Ju, dan Dao Ju menyatukan telapak tangan kiri, dan kanannya untuk mengumpulkan energi Qi dengan tekanan yang sangat tinggi. Hal ini digunakan untuk menyembuhkan tubuh Vic Zhou yang terkena racun lembu naga yang sangat berbahaya.


Dao kembar menoleh tajam satu sama lain, dan saling berpandangan. Lalu menangguk tegas, dan menjulurkan telapak tangan kanan, serta kiri masing-masing dengan cepat ke tubuh Vic Zhou.


“Formasi hitam-putih!” seru Dao kembar serentak.


Dari telapak tangan kanan Dao Ji keluar energi Qi berwarna putih, dan dari telapak tangan kiri Dao Ju keluar energi Qi berwarna hitam. Kedua energi tersebut membentuk sinar laser yang tertuju pada titik dantian Vic Zhou.


“Guhak!” Dao Kembar, dan Vic Zhou mengeluarkan caian hitam pekat. Intisari racun lembu naga telah berhasil dikeluarkan, walaupun Dao kembar jga ikut terinfeksi racun berbahaya tersebut.


Akan tetapi racun di dalam tubuh Vic Zhou terlampau banyak, dan sudah menyebar ke seluruh jaringan tubuhnya.


“Tu-tuan Muda, ma-maaf,” lirih Dao kembar kehabisan energi Qi, pandangannya mulai buram. llau sedetik kemudian mereka berdua pingsan, dan tergeletak di permukaan lantai.


Disat kondisi Vic Zhou dalam keadaan setengah sadar, artefak pusaka seruling emas, dan artefak mata surgawi keluar dari dalam ransel inventarisir sistem. Kemudian melayang, dan menyatukan energi, dan mengakibatkan bilah belati emas itu muncul tanda motif mata dengan warna 7 tomoe.


Tujuh tome berbeda warna tersebut berputar-putar di dalam motif mata tersebut, dan tombol tangga nada di gagang belati tersebut otomatis tertekan sendiri seperti sedang memanggil sesuatu.


“Mulai sekarang kamu adalah tuan kami!” kata suara tanpa rupa, tetapi ada tujuh suara jadi satu suara.

__ADS_1


Muncul sebuah bola energi berwarna emas, keluar dari dalam lubang kecil di ujung gagang belati emas. Bola cahaya berwarna emas tersebut berubah menjadi Serigala yang memiliki delapan sayap malaikat di punggungnya.


Bulu-bulunya lembut berwarna emas, kedelapan sayapnya putih dengan ujung-ujung sayap berkilau berwarna emas, manik matanya begitu indah dipandang yang memiliki warna emas juga.


Serigala Uranus tersebut adalah manifestasi asli dari artefak sayap uranus yang berhasil dibangkitkan oleh Vic Zhou tanpa sengaja.


“Aku akan menyembuhkanmu, Tuan. Namun ada harga yang harus dibayar. Setelah Tuan sembuh, maka kekuatanku akan disegel sementara selama 1 bulan.” Serigala Uranus membuka mulutnya, dan menembakan partikel-partikel berwarna emas ke tubuh Vic Zhou, “Super sayap uranus!”


Dari seluruh pori-pori kulit Vic Zhou mengeluarkan asap hitam pekat yang sangat mendesis. Namun asap hitam pekat itu langsung lenyap begitu bersentuhan dengan partikel-partikel emas yang disemburkan oleh mulut Serigala Uranus.


“Aaaargh!” Vic Zhou bangun tiba-tiba dengan mata membulat, dan meraung keras, hingga otot-otot di sekujur tubuhnya menonjol kuat.


Bulir-bulir keringat membasahi sekujur tubuhnya, hingga membuat pakaiannya basah kuyup.


Serigala Uranus kembali berubah menjadi bola cahaya emas, dan masuk ke dalam lubang kecil di ujung gagang belati emas. 


"Tunggu saja kalian Emperor Realm, dan delapan gerbang surgawi. Aku akan habisi kalian, aaargh!" raung Vic Zhou dengan mengeluarkan energi gelombang kejut dari dalam tubuhnya, hingga membuat dinding kamarnya retak, dan beberapa properti di kamarnya hancur berkeping-keping. 


Dao kembar pun tiba-tiba terbangun, karena tubuh mereka berdua terkena partikel emas dari Serigala Uranus yang mampu menyembuhkan penyakit apapun.


"Tuan Muda, anda sudah sembuh?" kata Dao kembar serentak sambil berlutut satu kaki, dan menunduk hormat.


"Ya," jawab singkat Vic Zhou dingin.


"Tuan Muda. Kondisi kota Shin sangat kesulitan, Emperor Realm mulai melakukan perburuan pada pengguna artefak. Lebih baik Tuan Muda kembali ke sekte —-"


"Tidak mungkin!" potong Vic Zhou sambil memukul tempat tidurnya, hingga terbelah menjadi dua. 

__ADS_1


Kemudian ia melanjutkan dengan bangkit berdiri, dan tatapannya tajam, "Sekte Yin-Yang juga sudah hancur. Guruku, dan Tuan Patriark telah dikhianati oleh budak-budak Emperor Realm. Aku akan mencari mereka dan membunuhnya, termasuk sekte Bulan Darah. Mereka juga harus masti!"


“Tuan Muda, apapun keputusan Tuan Muda, kami berdua akan ikut, dan tetap setia pada Tuan Muda,” kata Dao kembar                                                                                                                                                                                                                                                                     


serentak.


“Kita kumpulkan semua sumber daya di kota Shin, dan kumpulkan kultivator yang berada di pihak kita. Satu lagi berikan misi pada paviliun bunga sakti untuk mengumpulkan banyak inti kristal hewan spiritual!” titah Vic Zhou dengan tatapan tajam.


“Baik, Tuan Muda!” sahut Dao kembar serentak, lalu tubuhnya berkedip hilang dari pandangan Vic Zhou.


Vic Zhou menggannti pakaiannya yang berlumuran darah, lalu pergi ke paviliun bunga sakti untuk mencari inti kristal hewan spiritual yang mungkin saja mereka simpan.


Kondisi Vic Zhou di dalam kota Shin dipastikan akan sangat aman. Karena hampir semua kultivator di kota Shin, dan sekitarnya menyatukan tubuhnya dengan artefak. Jika seandainya pasukan Emperor Realm datang ke kota Shin, ataupun kota sekitarnya, dan ingin menangkap para kultivator pengguna artefak, pasti akan mendapatkan perlawanan sengit.


Vic Zhou menaiki mobil Bugatti Chiron Sport menuju paviliun bunga sakti. Setelah mendapatkan kabar dari Dao kembar, bahwa mereka meminta kontrak dengan Vic Zhou terkait pengadaan inti kristal hewan spiritual.


Pria berambut hitam acak tersebut disambut ramah oleh karyawan-karyawan paviliun bunga sakti. Ia langsung digiring ke lantai atas untuk bertemu CEO paviliun bunga sakti yang bernama Yuen Biao.


Tampak seorang perempuan berkulit seperti salju yang tersorot matahari di pagi hari, begitu berkilau. Bibirnya merekah, dan kedua pipinya yang agak chubby sangat merona, serta manik matanya seindah safir biru.


“Hormat pada Nona Yuen!” kata Pradita sambil menggenggam erat kepalan tangannya, lalu menunduk hormat.


“Silahkan duduk, Tuan Muda Vic Xian!” balas Yuen Biao dengan senyuman sinis. Kemudian ia melanjutkan dengan bangkit berdiri, “Kenapa anda meminta misi yang cukup berbahaya pada kami? Berapa uang yang kau punya untuk hadiah atau kontrak dalam misi kami ini?”


“Sepertinya, Nona Yuen Biao adalah orang yang suka mempersulit, dan belum tahu luasnya angkasa yang tak terbatas,” ejek Vic Zhou membuat Yuen Biao mengeraskan rahang.


“Jangan sok tahu! Kau pikir paviliun bunga sakti ini didirikan berdasarkan ego kami? Bukan berdasarkan kebutuhan para kultivator, hah?” bentak Yuen Biao berapi-api. Saking geramnya, meja kerja yuen Biao dipukul hingga terbelah.

__ADS_1


Dengan senyuman sinis Vic Zhou mengambil secarik kertas, dan pulpen yang berceceran di permukaan lantai. Kemudian ia menulis jenis-jenis pil yang digunakan oleh kultivator yang menyatukan tubuhnya dengan artefak.


__ADS_2