
Xuan Wu tidak membiarkan Vic Zhou masuk ke dalam paviliun kuno alam langit. Ia terbang melesat mengejarnya dengan tombak berbilah besar lengkung siap dihantamkan ke punggung Vic Zhou.
“Jangan lari, bocah tengik!” geram Xuan Wu.
Vic Zhou menoleh dengan tatapan tajam, lalu membalikan badan, dan menciptakan bola pusaran petir di tangan kiri, serta bola pusaran bilah shuriken angin di telapak tangan kanan.
“Bola primordial ganda: Badai alam semesta!”
Kedua bola pusaran raksasa tersebut disatukan, dan menjadi bola pusaran angin yang diselimuti petir berwarna biru.
Dinding bangunan-bangunan di sekitarnya sampai retak, dan kerikil serta debunya terangkat masuk dalam pusaran tersebut.
Xuan Wu yang mau menghantamkan tombak besarnya pun menghentikan gerakan terbang tubuhnya. Lalu berbalik arah untuk menghindari bola pusaran angin-petir yang sedang menghisap apapun dalam radius 50 meter.
Energi dari bola pusaran badai petir tersebut beresonansi dengan pintu yang berada di dalam ruang bawah tanah paviliun kuno alam langit. Kunci alam langit otomatis keluar sendiri dari dalam jam tangan ruang Vic Zhou, dan menyerap bola pusaran badai petir. Lalu kunci alam lngit tersebut melesat ke arah pintu yang berada di dalam ruang bawah tanah paviliun kuno alam langit.
Vic Zhou dibuat terkejut saat bola pusaran badai petir lenyap di hadapan matanya, “Apa yang terjadi?”
Xuan Wu menertawakan Vic Zhou yang kehilangan bola pusaran badai petir. Akan tetapi tawanya itu berubah menjadi kebingungan, saat pilar energi muncul dari dalam bangunan paviliun kuno alam langit, dan menciptakan lubang hitam.
“Aaaakh!” pekik Vic Zhou, dan Xuan Wu, sebab tubuhnya saat ini terhisap ke dalam lubang hitam yang menuju alam langit.
Hanya mereka berdua yang terhisap, karena energi lubang hitam hanya mengincar kultivator yang berada di tahapan minimal kaisar perang.
Tentara Emperor Realm yang sedang melihat lubang hitam tersebut segera mundur, dan lari tunggang langgang. Mereka tidak mau mengantar nyawa, karena melihat Vic Zhou, dan Xuan Wu telah terhisap masuk ke dalamnya.
Vic Zhou, dan Xuan Wu terdampar di dalam hutan yang dipenuhi dengan energi Qi yang sangat pekat. Mereka berdua sangat kegirangan, dan segera bermeditasi untuk menyerap energi Qi alam langit.
__ADS_1
Akan tetapi Vic Zhou ingat, bahwa ia punya misi untuk mengumpulkan hewan spiritual, dan tanaman herbal yang berada di dalam hutan bagian bawah alam langit.
Matanya terbuka, dan langsung menoleh ke kanan, serta ke kiri mencari keberadaan Xuan Wu. Sebab seni kesadaran dewa tidak dapat digunakan di hutan bagian bawah alam langit. Energi Qi Vic Zhou tak mampu menembus kepekatan energi Qi alam langit yang begitu pekat, dan padat.
“Dasar orang tua bodoh, dan serakah. Berani-beraninya dia menyepelekanku. Ruang waktu!”
Vic Zhou berpindah tempat, dan sudah berada di belakang tubuh Xuan Wu yang sedang bersila, dan memejamkan mata. Tanpa basa-basi lagi, Vic Zhou menusukan bilah belati seruling emas tepat di punggung kiri, dan diperdalam sampai menembus jantung Xuan Wu.
“Guhak! Si-sialan, kau bocah tengik!”
Xuan Wu reflek mengibaskan tangan kanannya ke belakang, dan bersamaan itu pula meregenerasi lukanya dengan jurus regenerasi super.
kibasan tangan Xuan Wu hanya mengenai ruang kosong, karena sepersekian detik tubuh Vic Zhou berteleportasi, dan sudah berpindah di depan Xuan Wu, lalu melepaskan tendangan lurus tepat mengenai dada pria botak tua itu.
Suara hantaman kaki Vic Zhou sangat keras, hingga menimbulkan gelombang kejut yang menghempaskan pepohonan dalam radius 5 meter.
Xuan Wu berhasil bangkit dengan menumpu menggunakan kedua telapak tangannya yang bergesekan dengan permukaan tanah. Setelah tubuhnya menghantam batang pohon besar beberapa kali.
Kemudian dari mulutnya yang sudah menganga lebar, sinar hijau muncul. Namun sebelum sinar hijau tersebut ditembakan, Vic Zhou kembali muncul di depan Xuan Wu, dan melesatkan tendangan sapuan dari bawah ke atas, dan tepat mengenai dagu Xuan Wu.
Tubuh Xuan Wu terpental ke udara setinggi 100 meter, dan Vic Zhou langsung memukulkan kedua kepalan tangannya ke ke permukaan tanah.
“Matilah! Seribu Pedang Serigala Tanah! Hyaaa!”
Dari permukaan tanah dalam radius 100 meter, ribuan pedang yang terbuat dari tanah melesat cepat, dan bertubi-tubi ke arah Xuan Wu.
"Apa yang terjadi dengan tubuhku?" gumam Xuan Wu dengan melebarkan mata, karena tiba-tiba tubuhnya tidak bisa digerakan.
__ADS_1
Rupanya saat Vic Zhou menusukan bilah belati seruling emas, dia menanamkan kutukan naga hitam, tetapi masih mampu dikurangi efeknya sebanyak 25% oleh Xuan Wu. Jadi efeknya hanya bisa membuat tubuh Xuan Wu mematung saat ini.
Ribuan pedang tanah yang sangat keras sekeras berlian satu persatu menghujam tubuh Xuan Wu, dan membuatnya terus memekik kesakitan di udara.
Cairan kental merah terus menghujani permukaan tanah. Saat ini ia seperti disiksa oleh dirinya sendiri, karena jurus regenerasi super aktif terus menerus secara otomatis, ketika Xuan Wu mengalami luka di tubuhnya. Hal itu menyebabkan penyiksaan tiada akhir, karena vIc Zhou juga terus menembakkan pedang-pedang tanah dari permukaan tanah ke arah Xuan Wu tanpa henti.
"Tidak!"
Tubuh Xuan Xu meledak saat dirinya kehilangan semua energi Qi di dalam dantian-nya. Karena jurus regenerasi super yang dia miliki tidak bisa lagi digunakan.
"Sepupuku, dendammu telah aku balaskan. Aku sangat menyayangimu," gumam Vic Zhou sambil menyeka bulir-bulir bening yang tiba-tiba jatuh di kedua pipinya, karena berhasil membunuh Xuan Wu yang telah menghabisi sepupu Vic Zhou tempo hari.
Namun anehnya, tubuh Xuan Wu yang meledak itu masih utuh, dan saat mendarat di permukaan tanah, tubuh itu tiba-tiba terhisap ke dalam pusaran warp, dan hilang entah kemana.
Vic Zhou tidak memperdulikannya sama sekali, dia segera bersandar pada salah satu pohon yang masih berdiri kokoh dengan nafas tersengal-sengal.
[Buka Sitik Jos! Hibernasi Serigala Naga Hitam, Serigala Angin Barat, Serigala Uranus, Serigala Naga Perak, Serigala Bahamut dan Serigala Naga Qin telah berakhir]
[Tuan bisa memanggil mereka semua untuk keluar dari dalam ruang batin, Tuan. Cukup dengan meniup seruling emas]
Vic Zhou mengernyit melihat panel hologram di depan matanya. Setahu Vic Zhou, seharusnya hibernasi mereka masih tersisa 27 hari lagi.
"Kenapa bisa seperti ini?" gumamnya bingung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
[Buka Sitik Jos! Ini dikarenakan energi Qi di alam langit lebih pekat, dan padat, sehingga mampu mencukupi seluruh energi Qi yang dibutuhkan ketujuh Serigala Primordial]
Seruling Emas ditiup oleh Vic Zhou, dan terjadi guncangan besar di bagian bawah alam, hingga mengundang para hewan spiritual tingkat tinggi bergerak cepat ke arah Vic Zhou untuk menghabisinya.
__ADS_1