System Kekayaan Primordial

System Kekayaan Primordial
SKP =>> Chapter 09 Petir Kalpa Tingkat Dua Qirin Emas


__ADS_3

Beruntungnya, di dalam ruang penyimpanan kitab 7 bintang tidak ada anggota klan yang sedang berjaga.


Saat Lan Ji membukakan pintu ruang penyimpanan dengan kartu akses miliknya, Vic Zhou merubah dirinya menjadi Cao Kao, yakni seorang kakek tua botak yang memakai baju pantai berwarna merah muda, dan celana boxer dengan warna yang sama.


“Jurus pusaran bola air!” Vic Zhou menciptakan pusaran air di tangan kirinya, dan membentuk sebuah bola pusaran air yang bertekanan serta berkompresi tinggi.


Secepat kilat bola pusaran air tersebut dihantamkan ke punggung kiri Lan Ji, hingga menembus jantungnya. Saat itu juga pemuda bertompel tewas dengan mata melotot, dan meringkuk di permukaan lantai.


Vic Zhou segera berlari cepat ke dalam ruangan, dan memukul partisi kaca yang mengurung kitab 7 bintang.


Suara alarm peringatan berbunyi keras, dan Vic Zhou segera berlari keluar sambil mengambil kartu akses milik Lan Ji. Kemudian mengumpulkan pusaran air di kedua lengannya, dan dipukulkan ke permukaan lantai.


“Jurus pukulan gelombang air!” serunya.


Gelombang air membanjiri ruangan bawah tanah, dan Vic Zhou menggunakan dorongan dari gelombang air tersebut untuk mendorong tubuhnya hingga menjebol atap ruangan bawah tanah.


Alhasil ia berhasil keluar dari dalam ruangan bawah tanah, dan muncul di belakang wilayah belakang kediaman keluarga Lan.


Vic Zhou berlari ke arah pagar yang mengelilingi kediaman keluarga Lan, dan melepaskan siluet air berbentuk Naga air dari kedua telapak tangannya.


“Jurus Naga air!” 


Siluet Naga air sepanjang 10 meter tersebut menghantam dinding setinggi 7 meter, hingga jebol. Vic Zhou keluar dari kediaman keluarga Lan dari lubang yang berhasil ia ciptakan.


Suara hantaman siluet Naga air tersebut sangat keras, dan membuat anggota klan Lan yang sedang berpatroli melesat ke arah Vic Zhou. 


Namun sayangnya Vic Zhou berlari cukup cepat, dan berhasil menipu mereka dengan mengubah tubuhnya kembali menjadi Lan Feng tanpa diketahui oleh beberapa kamera pengawas atau CCTV yang berada di beberapa dinding yang mengelilingi kediaman Lan.


Setelah merasa aman masuk ke dalam gang sempit yang cukup jauh dari kediaman Lan, Vic ZHou merubah kembali tubuhnya menjadi dirinya asli. 


Vic Zhou dadanya kembang-kempis setelah berlari cukup jauh, dan berkata dengan tersenyum licik, “Mampus kau pak tua, Lan Feng. Kalian berdua akan menjadi tersangka atas pembunuhan Lan Ji, dan juga pencurian kitab 7 bin-bintang.”


[Buka Sitik Jos! Apakah Tuan ingin mendapatkan pemahaman 100% kitab 7 bintang?]


[Iya/Tidak]

__ADS_1


“Tentu saja. Lakukan!” 


[Buka Sitik Jos! Memotong 1000 poin Primordial untuk meningkatkan 100% pemahaman kitab seni 7 bintang]


[Proses pemahaman dimulai …]


[0% … … … 100%]


[Proses pemahaman berhasil]


<<\=**********¥************\=>>


[Nama Kitab: Seni 7 bintang]


[Pemahaman: 100%]


[Tingkat: Emas]


[Jurus: 


Tingkat dua jurus Naga Nirwana


Tingkat tiga jurus Lembu Surya


Tingkat empat Jurus pagoda Serigala


Tingkat lima jurus formasi Qirin


Tingkat enam jurus Singa Emas


Tingkat tujuh jurus Elang Neraka]


<<\=**********¥************\=>>


Di dalam otak Vic Zhou ada bayangan-bayangan sosok manusia yang sedang memperagakan gerakan-gerakan jurus dari seni kitab 7 bintang. Gerakan-gerakan tersebut dengan mudah telah dipelajari oleh Vic Zhou, dan sudah menyatu dengan badannya. Intinya ia telah berhasil mencapai tingkat sempurna kitab seni 7 bintang, dan sudah melampaui semua anggota klan Lan.

__ADS_1


Berkat hal itu juga Vic Zhou naik tahapan kultivasi secara signifikan, dan berhasil menembus tahapan transformasi tingkat 9.


Langit kembali bergemuruh dengan suara petir yang menggelegar dan bersahutan. Vic Zhou merasakan firasat yang sangat buruk, dan ia langsung berlari cepat ke arah selatan kota Shin.


[Buka Sitik Jos! Tuan segera menjauh dari kota, petir kalpa tingkat lanjut akan menyambar tubuh anda]


Vic Zhou yang sedang berlari ke arah selatan kota, matanya langsung membulat saat melihat panel hologram berwarna biru transparan tersebut. Benar saja firasat buruk yang akan menimpa Vic Zhou.


Qin Zhou, dan Zian Liang yang sedang meramu dengan tungku kelabang perak di ketinggian 150 meter di atas permukaan tanah pun merasakan firasat buruk dari langit yang tiba-tiba gelap disertai deru angin yang sangat kencang, dan awan hitam menutupi langit.


“Saudara Qin, lebih baik kita turun, dan melanjutkan pembuatan pil prisma platinum ini disana!” Zian Liang menunjuk ke arah selatan kota Shin yang memiliki sebuah danau yang dipenuhi energi Qi yang sangat pekat.


Qin Zhou mengangguk lalu terbang ke arah selatan, sambil membawa tungku kelabang perak dengan jurus awan angin, dan membuat tungku berwarna perak dengan motif kelabang tersebut terbang cepat mengikuti arah terbang Qin Zhou.


Zian lang mengikutinya dari belakang, petirnya semakin besar bersahutan, dan hampir saja menyambar Qin Zhou.


Vic Zhou yang berada di bawah pun mau tidak mau harus meningkatkan kecepatan larinya. Karena kalau petir kalpa menyambar dirinya bukan tidak mungkin akan menghancurkan seperempat atau setengah kota, dan menewaskan banyak warga yang tidak berdosa.


Petir berwarna emas tersebut berkumpul di satu titik dan membentuk siluet Qirin. Perasaan Vic Zhou mulai khawatir, dan terus mencoba meningkatkan kecepatan larinya, supaya berhasil keluar dari zona wilayah kota Shin.


Semua penduduk pun kembali ketakutan dan masuk ke dalam rumah masing-masing. Hanya ada para kultivator di tahapan kultivasi inti emas ke atas yang berada di luar kota. Mereka harus bersiaga untuk mengantisipasi jika hal buruk terjadi di dalam kota.


Saat Vic Zhou berhasil keluar dari dalam kota, dan baru saja sampai di bibir danau air keabadian. Petir Qirin Emas melesat ke arahnya, dan Qin Zhou juga terserempet, hingga membuat tungku kelabang emas terjatuh ke dalam danau air keabadian.


Siluet petir Qirin emas tersebut menghantam tubuh Vic Zhou disertai suara ledakan yang sangat keras seperti dentuman meriam, dan mengakibatkan getaran gempa sebesar 4,5 Magnitudo.


Tubuh Vic Zhou masuk ke dalam danau, dan membuat permukaan air di danau itu bergelombang, hingga meninggi menjadi sebuah gelombang tsunami setinggi 5 meter.


Vic Zhou meraung kesakitan di dalam air, pakaian yang dipakainya compang-camping. Qin Zhou dan Zian Liang yang melihat hal tersebut dari ketinggian 50 meter diatas permukaan danau yang airnya sudah tumpah menjadi penasaran, tetapi tidak berani mendekat.


Tingkatan seni penguatan tulang neraka yang telah dipelajari oleh Vic Zhou juga naik ke tingkat kuno, dan ia pun mendapatkan seni kesadaran ilahi dengan pemahaman 100%.


Energi Qi di dalam dantiannya juga meluap-luap, dan bisa merasakan kehadiran tungku kelabang perak yang memang sedang dicarinya.


Gelombang air setinggi 5 meter mereda, dan Vic Zhou berenang di dalam air dengan kecepatan tinggi menuju dasar permukaan danau untuk mengambil tungku kelabang perak.  

__ADS_1


 


__ADS_2