
Vic Zhou keluar dari dalam pusaran hijau bersama Yu Lu atau Yue Lue. Tanpa basa-basi lagi Vic Zhou melesat dengan tatapan nyalang, siap menghabisi tentara Emperor Realm yang dipimpin oleh salah satu anggota gerbang surgawi bernama Mi Houn.
“Langkah Naga Qin! Langkah Naga Hitam!” seru Vic Zhou sambil memegang bila belati dalam posisi terbalik.
Tentara Emperor Realm yang berjumlah 100 kultivator di tahap inti emas tingkat delapan leher mereka tercetak jelas sebuah garis putih. Hanya dalam satu detik setelah Vic Zhou mengerem kakinya hingga bergesekan dengan permukaan tanah, kepala-kepala itu lepas dari leher mereka, dan menyemburkan cairan merah ke udara.
Mi Houn melebarkan mata melihat semua anak buahnya tewas dengan kepala terpenggal, dan darahnya membanjiri wilayah hutan selatan kota Shin yang sudah porak poranda.
“Bajingan! Mati kau! Tebasan gelombang udara!” geram Mi Houn.
Pedang sepanjang dua meter yang memiliki bilah hitam, dan berbentuk seperti salib dengan ujung melengkung tersebut diayunkan secara vertikal ke arah Vic Zhou.
Siluet sirip hiu setinggi 10 meter melesat ke arah Vic Zhou yang berjarak 300 meter dari tempat berdiri Mi Houn, dan membelah permukaan tanah yang dilewatinya selebar 10 meter.
Suara ledakan seperti dentuman bom atom terdengar sangat keras disertai kepulan debu, dan sap yang menjulang ke langit. Setelah siluet sirip hiu setinggi sepuluh meter berwarna merah kehitaman tersebut mengenai Vic Zhou.
Akan tetapi tiba-tiba Vic Zhou muncul di depan Mi Houn dengan tubuh berkedip, dan mengeluarkan bola cincin kegelapan sebesar semangka di tangan kirinya, “Seranganmu lemah! Rasakan ini!” teriaknya.
Suara ledakan seperti dentuman meriam kembali terdengar disertai kepulan debu, dan asap yang menghalangi pandangan. Tubuh Mi Houn terpundur ratusan meter, karena masih sempat menangkis serangan bola cincin kegelapan dengan bilah pedang pusaka artefak Elang Merah.
Dad Mi Houn kembang-kempis dengan tubuh yang mengepulkan asap, “Sial, siapa cecunguk ini berani merendahkanku! Haaaa …! Mata Elang!” geramnya.
Manik mata Mi Houn berubah warna menjadi warna kuning seperti manik Mata Elang. Kemudian matanya berkeliling mencari keberadaan Vic Zhou yang sudah hilang dari pandangan matanya.
“Secepat apapun dirimu, kutu busuk! Aku pasti bisa membaca gerakan tubuhmu. Seribu cakar Elang!”
__ADS_1
Mi Houn melompat setinggi 5 meter, dan melakukan tebasan secepat kilat secara acak dengan berputar 360 derajat seperti gasing. Dari tebasan tersebut melepaskan siluet-siluet sabit yang sangat banyak, dan mampu membelah permukaan tanah setelah dilewatinya.
“Seribu naga bayangan!” seru Vic Zhou, dan menciptakan 1000 kembaran dirinya dari kepulan asap untuk mengepung Mi Houn.
Akan tetapi semua kembaran diri Vic Zhou terkena siluet sabit berwarna merah kehitaman yang dilepaskan oleh Mi Houn, dan semuanya berubah menjadi kepulan asap kembali.
Vic Zhou tidak gentar sama sekali, karena pa yang ia rencanakan telah terwujud. 1000 kembaran dirinya hanya sebuah pancingan, untuk Vic Zhou menciptakan tanda yang mengelilingi tubuh Mi Houn supaya dia bisa bergerak bebas berteleportasi melalui tanda yang dibuat oleh kembaran dirinya.
“Ruang waktu!”
Tubuh Vic Zhou terus berkedip dari satu tanda ke tanda jurus ruang waktu yang dibuat oleh kembaran dirinya.
Hal itu sangat menyulitkan Mi Houn untuk menyerang Vic Zhou yang terus berpindah-tempat tanpa henti, dan mengakibatkan siluet-siluet sabit yang dilepaskannya hanya mengenai permukaan tanah.
Rentetan suara ledakan terdengar sangat keras disertai kepulan debu, dan asap yang menjulang ke langit. Setelah serangan tebasan acak dari Mi Houn hanya mengenai permukaan tanah.
Mi Houn yang sudah sangat kesal menusukan ujung pedangnya ke permukaan tanah untuk mengeluarkan ledakan gelombang energi Qi.
Siluet kubah berwarna merah kehitaman keluar dari ujung bilah pedang tersebut, dan semakin menyebar dengan cepat meratakan apapun yang dilewatinya, disertai suara rentetan ledakan.
Vic Zhou pun terkena ledakan tersebut, dan membuat tubuhnya terpental lusinan meter, hingga berguling-guling di permukaan tanah sejauh 300 meter. Tubuh Vic Zhou menabrak beberapa pepohonan, bebatuan, dan pada akhirnya ditangkap oleh Yue Lue.
“Regenerasi alam!” seru Yue Lue mengalirkan energi Qi miliknya ke tubuh Vic Zhou untuk menyembuhkan semua luka fatal yang menyerang lima organ vitalnya.
Tubuh Vic Zhou diselimuti aura hijau pekat, dan hanya dalam satu hembusan nafa, seluruh organ vitalnya yang terluka parah langsung sembuh, dan pulih prima.
__ADS_1
Yue Lue menaruh tubuh Vic Zhou di permukaan tanah, lalu melesat dengan tatapan tajam ke arah Mi Houn yang sudah kehabisan energi Qi.
“Telapak seribu dewa!” seru Yue Lue mengeluarkan seribu tangan besar di punggungnya, dan melesat cepat bertubi-tubi ke arah Mi Houn.
Tubuh Mi houn dibombardir oleh pukulan tangan-tangan raksasa milik Yue Lue yang menjulur cepat ke arahnya. Tubuhnya Mi Houn terus terdorong sambil memuntahkan banyak darah, karena mendapatkan pukulan telapak tangan sangat kuat, dan tiada henti.
Disaat kondisi sudah sekarat, Mi Houn mengeluarkan token dari jam tangan ruangnya, lalu dihancurkan oleh genggaman tangannya, dan tubuh mi Houn berkedip, hilang dari pandangan Yue Lue.
Yue Lue menghentikan pukulan tangannya sambil berlutut satu kaki dengan dada kembang-kempis, “Guhak! Si-sial! Dia berhasil kabur, huff … huff ….”
Gadis berambut hijau yang memiliki tahap kultivasi di tahap nirwana bintang sembilan, dan setara dengan tahap kultivasi Mi Houn tubuhnya diselimuti aura hijau. Seketika itu juga tubuhnya yang terkena efek terlarang jurus seribu tangan dewa pulih sempurna.
Vic Zhou berpindah tempat di samping kiri Yu Lue, dan menunduk hormat sambil menggenggam kepalan tangannya, “Terima kasih, Nona rusa giok. Kalau anda tidak menolongku mungkin sudah mati yang kedua kalinya.”
“Tidak perlu sungkan. Aku membalas pertolonganmu tempo hari, karena telah melepaskanku dari kutukan rusa giok yang dilakukan delapan anggota gerbang surgawi padaku, Namaku Yue Lue,” balas Yue Lue sambil menunduk hormat, dan menggenggam kepalan tangannya ke arah Vic Zhou.
"Tampaknya aku harus memanen inti-inti kristal hewan spiritual yang terjatuh untuk meningkatkan kekuatan kota Shin. Aku takut mereka akan kembali dengan tentara yang lebih banyak. Sekali lagi aku berterima kasih pada Nona Yue Lue," tutur Vic ZHou dengan senyuman ramah.
"Aku akan ikut membantu. Siapapun musuhnya yang berani menyerang kota Shin, maka dia juga musuhku. Aku pergi dahulu!"
Yue Lue melambaikan tangan, lalu masuk ke dalam pusaran hijau yang diciptakan oleh jentikan jarinya.
Vic Zhou sendiri mengumpulkan banyak inti kristal merah, dan inti kristal putih yang berjatuhan di permukaan dari hewan spiritual yang dibunuh oleh Mi Houn bersama tentaranya.
"Tahap kultivasi ku masih lemah. Untung saja ada Nona Yue Lue yang menolongku, kalau tidak aku pasti mati oleh pendekar pedang itu," gumam Vic Zhou sambil menghela nafas panjang, dan memasukan inti kristal yang terakhir ke dalam inventaris sistem.
__ADS_1
Setelah itu,Vic Zhou kembali ke mansion Xian untuk berkultivasi dengan cara baru, yakni menaruh bola-bola kristal tersebut di hadapannya.
Namun baru saja ia duduk bersila, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang berasal dari pintu depan mansion Xian.