System Kekayaan Primordial

System Kekayaan Primordial
SKP =>> Chapter 06 Diculik Pertapa Kura-Kura Hijau


__ADS_3

Bulan purnama itu berubah warna dari kuning berubah menjadi jingga, dan semakin lama berubah menjadi warna merah darah.


Para kultivator di seluruh dunia pun gempar, terutama dikota Shin yang merasakannya secara langsung fluktuasi energi misterius yang sebelumnya belum pernah terjadi di belahan bumi Shenlong manapun.


Empat keluarga besar di kota Shin segera mengirim anggota keluarga mereka yang berada di tahapan kultivasi inti emas. Untuk mencari informasi apa yang sebenarnya terjadi di bukit sinar perak.


Namun seorang pertapa tua dari keluarga Cao bernama Cao Kao telah mengetahui ramalan munculnya salah artefak tingkat dewa yang akan muncul di bukit sinar perak. Maka dari itu dia sudah menunggu di dalam gua bukit sinar perak satu jam sebelum Vic Zhou datang.


Dia telah merasakan energi dewa yang sangat kuat di dalam gua dan membentuk artefak berbentuk 7 kepala dewa serigala sebesar bongkahan semangka.


Akan tetapi, artefak yang bernama mimpi buruk tersebut mengeluarkan energi yang sangat kuat hingga keluar dari dalam artefak tersebut, dan menjulang ke langit membentuk siluet pilar energi berwarna merah darah disertai deru angin, juga petir merah bersahutan di udara.


Tiba-tiba kepala Vic Zhou berdenyut sangat kencang, dan membuatnya meringkuk di permukaan tanah, karena saking sakitnya kepalanya itu seperti ditusuk ribuan pedang secara bersamaan.


Tubuh Cao Kao terpental hingga lusinan meter oleh gelombang kejut yang dikeluarkan artefak mimpi buruk. Semua kultivator tahapan inti emas yang melesat cepat ke arah bukit sinar perak pun tidak bisa mendekat, seperti ada kubah pelindung yang sangat kuat melindungi wilayah dalam radius 500 meter.


“Aaaargh! Sistem, apa yang terjadi?” teriak Vic Zhou sambil mengerang kesakitan, dan tubuhnya menggelepar di permukaan tanah.


Tidak ada jawaban dari sistem, dan membuat Vic Zhou panik. Tampak awan hitam menggulung menutupi bulan purnama merah darah, dan aliran petir saling menyambar bersahutan, hingga mebentuk siluet Naga sepanjag 100 meter di langit.


Itu adalah petir Naga kebangkitan bagian dari salah satu petir kalpa. Hanya kultivator terpilih yang berhak menerimanya. Petir tersebut adalah tanda rasa cemburu dewa langit terhadap para kultivator yang mampu menaikan tahapan kultivatornya dengan sangat cepat.

__ADS_1


Suara gemuruh petir Naga kebangkitan terdengar sangat keras, hingga membuat kota Shin bergetar cukup hebat. Para warga di dalam kota Shin ketakutan, dan mereka semua bersembunyi di kolong tempat tidur masing-masing.


Cao Kao bangkit berdiri, dan sekuat tenaga berjalan ke arah Vic Zhou yang akan disambar petir Naga kebangkitan. Ia tahu jika kultivator disambar petir tersebut, maka dipastikan nyawanya tidak akan selamat.


“Aaaakh!” pekik Vic Zhou.


Petir Naga kebangkitan terlambat dicegah oleh Cao Kao, dan berhasil menyambar Vic Zhou, hingga membuat Cao Kao kembali terpental lusinan meter.


Suara ledakan yang sangat dahsyat disertai getaran gempa sebesar 5,5 magnitudo didengar dan dirasakan oleh semua warga kota Shin.


Setiap sel di dalam tubuh Vic Zhou tersambar petir Naga kebangkitan. Jiwanya seperti disayat-sayat ribuan pedang dan terus diulang tanpa henti. Bajunya compang-camping, dan matanya hanya terlihat sklera matanya saja yang berwarna putih sambil terus mengerang kesakitan.


Pertapa tua tersebut memang cukup kuat, walaupun terkena hantaman energi dari artefak mimpi buruk. Sebab Cao Kao merupakan kultivator yang berada di tahapan Raja tingkat satu, dan satu-satunya anggota keluarga Cao yang masih tersisa setelah terjadi pembantaian keluarga Cao oleh keluarga Zhou.


Cao Kao memapah Vic Zhou yang sudah pingsan, dan menjentikan jarinya untuk memanggil tempurung kura-kura dari dalam hidungnya. Lalu tempurung kura-kura dari artefak kura-kura hijau itu membesar, dan Cao Kao yang memapah Vic Zhou melompat ke atasnya.


tempurung kura-kura tersebut terbang melesat ke arah dekat rumah Mei Xian yang berada di sebelah barat kota Shin. Rupanya Cao Kao adalah tetangga Mei Xian. 


Ia menetap di bagian barat kota, setelah dirinya terusir dari kediaman Cao. Karena semua set keluarga Cao dirampas oleh keluarga Zhou.


“Aku tak menyangka kalau pemuda sepertimu mampu membuat langit cemburu. Di umurmu yang masih sangat muda telah sampai di tahapan kultivasi  transformasi tingkat satu, tapi sayang setelah aku berhasil mendapatkan artefak mimpi buruk itu dari tubuhmu. Maka aku akan segera menghabisimu, hahahaha …”

__ADS_1


Cao Kao tertawa jahat sambil menatap tajam muka Vic Zhou. Muka yang sangat di kenalinya, dan muka yang sangat dibenci olehnya, karena merupakan bagian dari keluarga Zhou.


Sesampainya di gubuk milik Cao Kao. Tubuh Vic Zhou ditaruh di atas altar. Tempurung kura-kura itu mengecil dan melayang memutari tubuh Vic Zhou seperti gasing memancarkan laser hijau.


Sinar hijau tersebut menyatu dengan energi Qi yang berada di dalam dantian Vic Zhou, dan menariknya keluar dari dalam dantian menuju artefak tempurung kura-kura hijau tersebut.


Cao Kao sedang berusaha mengeluarkan artefak mimpi buruk dari dalam dantian Vic Zhou. Nyatanya artefak kepala serigala berkepala tujuh tersebut sudah sistem simpan ke dalam inventaris sistem. 


Setelah sekian lama menyerap energi Qi milik Vic Zhou, dan tidak mendapatkan hasil. Cao Kao kelelahan karena terlalu lama menggunakan artefak kura-kura hijau, dan memutuskan berhenti untuk mengeluarkan artefak mimpi buruk dari dalam dantian Vic Zhou.


“Kampret! Kemana sontoloyo itu menyimpannya? Tidak mungkin sontoloyo ini menyembunyikan artefak mimpi buruk dalam ruang batin atau dimensi lain. Bisa apa kultivator di tahapan transformasi bintang satu seperti bocah kutu ini!” hardik Cao ako sambil menampar pipi Vic Zhou karena sangat kesal.


Setelah ditampar, Vic Zhou terbangun dan sontak langsung terkejut, karena dirinya berada di sebuah gubuk yang sangat asing. Apalagi melihat pertapa tua dengan penampilan aneh di depannya yang memakai kacamata hitam dengan bingkai kacamata berwarna merah, dan baju pantai dengan celana boxer, serta kepala botak.


"S-siapa anda Tuan?" tanyanya beringsut mundur.


"Cepat keluarkan artefak mimpi buruk dari tubuhmu!" hardik Cao Kao sambil mencengkram leher Vic Zhou yang sudah bertelanjang dada. "Sial, kenapa selalu ada saja yang menggangguku?"


Cao Kao merasakan ada 10 kultivator di tahapan inti emas sedang mengepung gubuknya. Ia merasakannya melalui seni kesadaran ilahi yang sudah mencapai level emas yang mampu mendeteksi kultivator dalam radius 5 km.


Ada salah satu kultivator tahap inti emas yang sangat dikenalinya, dan merupakan anak dari musuh bebuyutannya di keluarga Zhou. Dia adalah Jio Zhou, adik sepupu Vic Zhou, salah satu anggota keluarga Zhou yang masih peduli pada Vic Zhou sampai saat ini.

__ADS_1


__ADS_2