System Kekayaan Primordial

System Kekayaan Primordial
SKP =>> Chapter 43 Perburuan Artefak Empat Gerbang Dimulai


__ADS_3

Suara ledakan seperti meriam terdengar sangat keras saat Bao Cingce, Zian Liang, Quan Feng, dan Yuen Biao berhasil menghantamkan pukulan ke tubuh Vic Zhou.


Mereka berempat melompat mundur, setelah kepulan debu menghalangi pandangan mereka terhadap Vic Zhou.


“Mampus kau bocah tengik! Cuih!” umpat Zian Liang sambil meludah ke permukaan tanah.


“Hahaha … rasakan orang sombong sepertimu pasti mati!” sambung Quan Feng dengan tertawa jahat.


Bao Cingce, dan Yuen Biao hanya menatap tajam kepulan asap yang mulai mereda. Mata mereka berempat terbuka lebar saat melihat tubuh Vic Zhou masih utuh sediakala, dan diselimuti siluet bola berwarna kuning dari jurus perisai uranus.


“Apa? Tidak mungkin? Seharusnya bocah tengik ini sudah mati?” kata Bao Cingce, Yuen Biao, Zian Liang, dan Quan Feng dengan mata membola. Mereka berempat sama sekali tidak bisa menelaah kejadian di depan matanya dengan baik.


Pasalnya, tahap kultivasi Vic Zhou dipersepsi seni kesadaran jiwa yang mereka miliki hanya di tahap kelahiran tingkat satu, dan bukan tampak aslinya, yakni di tahap kaisar perang tingkat satu. 


“Kenapa? Kalian terkejut? Hahahaha ….” ejek Vic Zhou sambil tertawa sinis. Kemudian ia mengacungkan tangan kanannya ke atas, “Kejar mereka!” 


Rantai-rantai berbilah tombak di punggungnya segera melesat mengejar mereka berempat. Bao Cingce, Yuen Biao, Zian Liang, dan Quan Feng melesat ke empat arah yang berbeda. Tentu saja akan membuat rantai uranus terpecah arah.


Vic Zhou sejenak memejamkan mata, seni kesadaran dewanya menangkap gerak-gerik aneh dari Quan Feng, dan Zian Liang. Hal itu menyebabkan rantai-rantai uranus dengan otomatis mengejar Quan Feng, dan Zian Liang saja yang melesat kabur ke arah utara juga selatan.


Saat bilah rantai tersebut mau menusuk punggung Quan feng, pria berjenggot tebal tersebut mengeluarkan artefak tikus tanah yang berbentuk sepasang sarung tangan yang memiliki kelima cakar berbentuk bilah pedang sepanjang 1 meter. Kemudian Quan Feng dengan cakaran cepatnya masuk ke dalam permukaan tanah.


“Bedebah!” Vic Zhou menarik kembali rantai uranus, dan dibelokkan ke arah Zian Liang untuk mengejarnya secara maksimal.


Bao Cingce, dan Yuen Biao bersiap menyerang Vic Zhou dari belakang dengan melesatkan tendangan. Namun sebelum kaki mereka berdua menyentuh kepala Vic Zhou, tiba-tiba muncul Mei Xian dengan tubuh berkedip, dan menghantamkan pukulan ke perut mereka.


“Pukulan Bulan Darah!” serunya dengan mengeraskan rahang.


Tubuh Yuen Biao, dan bao Cingce terpental lusinan meter, hingga menabrak properti apa saja di halaman mansion Xian, dan tubuh mereka berguling-guling dipermukaan tanah seperti bola.


“Guhak Uhuk-uhuk!” Yuen Biao, dan Bao Cingce memuntahkan banyak darah dari mulutnya dengan terbatuk, dan memegangi dadanya sambil meringis kesakitan, “Si-sial, kenapa Mei Xian sangat ku-kuat secepat ini?”


Vic Zhou tidak menghiraukan Bao Cingce, dan Yuen Biao. Ia melompat, lalu melesat ke arah Zian Liang yang sudah mengeluarkan artefak kipas naga perak.


“Kibasan badai tornado!” seru Zian Liang sambil mengibaskan kipas besarnya tersebut.


Vic Zhou tidak membiarkan angin tornado yang sudah membumbung ke langit tersebut merusak kota Shin, apalagi mencelakakan warga mereka yang sedang terdampak nestapa. Maka dari itu ia mengurung badai tornado tersebut dengan kubah pelindung raksasa, “Perisai Uranus! Hawa Dingin Qin! Haaa! ”


Badai tornado setinggi 200 meter tersebut membeku, lalu hancur berkeping-keping menjadi pecahan-pecahan partikel-partikel kecil. 


“Apa?”


Di saat Zian Liang melebarkan mata, karena serangan pamungkasnya berhasil digagalkan oleh Vic Zhou dengan telak. Pria bermanik mata biru tersebut tiba-tiba muncul di belakang tubuhnya, dan langsung memerintahkan rantai uranus untuk menusuk punggung perempuan paruh baya tersebut.


“Segel!” serunya lantang.

__ADS_1


Energi Qi milik Yuen Biao dihisap sampai habis oleh Vic Zhou ke dalam tubuhnya, dan kipas naga perak juga dihisap masuk ke dalam pohon 7 elemen yang berada di dalam ruang batin miliknya.


Zian Liang tewas mengenaskan dengan tubuh kurus kering, dan kulit yang sangat keriput. Daging, dan energi Qi miliknya dihhisap habis tak tersisa oleh Vic Zhou.


Elemen angin, dan elemen petir berhasil menyatu ke dalam dantian Vic Zhou, dan membuatnya bertambah kuat. Urat otot di sekujur tubuhnya menonjol besar, dan aura emas yang mendesis menyelimuti tubuhnya.


[Buka Sitik Jos! Selamat, Tuan berhasil memasang artefak sepatu harimau terbang ke dahan pohon 7 elemen, dan mendapatkan kemampuan elemen angin dari artefak sepatu Harimau terbang]


[Proses penetasan Serigala Primordial Angin Barat dimulai, dan membutuhkan waktu 30 hari] 


[Apakah Tuan mau mempercepat proses penetasan Serigala Angin Barat menggunakan poin Primordial?]


[Ya/Tidak?] 


[Buka Sitik Jos! Selamat, Tuan berhasil memasang artefak sepatu harimau terbang ke dahan pohon 7 elemen, dan mendapatkan kemampuan elemen petir dari artefak Kipas Naga Perak]


[Proses penetasan Serigala Primordial Kipas Perak dimulai, dan membutuhkan waktu 30 hari] 


[Apakah Tuan mau mempercepat proses penetasan Serigala Kipas Perak menggunakan poin Primordial?]


[Ya/Tidak?]


“Lakukan!”


[Memotong 3000 poin primordial untuk mempercepat proses penetasan]


[Buka Sitik Jos! Proses percepatan penetasan berhasil, hanya memotong satu hari] 


[Buka Sitik Jos! Mohon maaf, Tuan tidak mendapatkan uang dari sistem kentut, karena Tuan tidak kentut selama 24 jam]x30


[Buka Sitik Jos! Selamat, Tuan berhasil mendapatkan uang 75000 yuan, karena bernafas sebanyak 15000 kali selama 24 jam]x30 


[Buka Sitik Jos!]


[Status]


<<\=**********¥************\=>>


[Nama Tuan: Vic Zhou]


[System kekayaan tambahan: 


>> System kekayaan kentut (setiap kali kentut dihargai 10 yuan)


>> System kekayaan bernafas (setiap kali bernafas dihargai 5 yuan)]

__ADS_1


[Level: Kaisa Perang tingkat 1]


[Poin Primordial: - poin]


[Aset: 1 Rumah Elite di perumahan komplek kristal abadi, 54% saham Bao Group] 


[Teknik:


(Seni 7 kaisar primordial: 75%)


(Seni penguatan tulang neraka pemahaman 100% tingkat: Kuno (Max/Max)]


[Artefak: pohon 7 elemen]


[Poin pengalaman:0/200.000.000]


[Pekerjaan: Alkemis tingkat Grand Master]


[Saldo: 109.851.500 Yuan]


[Kondisi: Sehat]


[Inventaris: Artefak pusaka seruling emas]


<<\=**********¥**********\=>>


Vic Zhou mengernyit saat melihat panel hologram yang hanya berkurang satu hari saja. Padahal ia sudah menghabiskan semua poin primordialnya.


Namun kekesalan itu bertambah kesal, saat Vic Zhou tiba-tiba kedua kakinya dihantam artefak tikus tanah oleh Quan Feng yang keluar dari permukaan tanah.


Tubuh Vic Zhou terpental ke udara, dan langsung dikejar oleh Quan Feng dengan melompat. Lalu melakukan tebasan bertubi-tubi ke tubuh Vic Zhou, “Cakar seribu tikus tanah!”


Siluet-siluet garis putih secara acak muncul di tubuh Vic Zhou, dan meneteskan darah segar.


“Aaakh!” pekik Vic Zhou, lalu melompat mundur sejauh mungkin dengan jurus langkah angin. “Regenerasi super!”


Quan Feng yang tidak bisa bertarung di udara kembali meluncur untuk masuk ke dalam permukaan tanah. Supaya Vic ZHou tidak bisa menyerang, ataupun memprediksi gerakan serangan selanjutnya.


“Hahaha … cari saja kalau kau mampu, bocah tengik! Hahaha …,” ejek Quan Feng dengan suara menggelegar, dan hanya terdengar di dalam pikiran Vic Zhou.


“Bola Naga perak!”


Dengan tubuh diselimuti aura hijau yang sedang memulihkan tubuhnya dari luka yang disebabkan oleh Quan feng, telapak tangan kiri Vic Zhou membentuk bola petir berwarna merah, dan semakin lama semakin membesar.


Quan Feng terus bergerak lincah di dalam tanah seperti menyelam di atas permukaan air laut. Vic Zhou terus memfokuskan energi Qi petir miliknya di telapak tangan kiri, hingga petir tersebut menyelimuti tubuhnya, dan menyambar-nyambar permukaan tanah.

__ADS_1


 


 


__ADS_2