System Kekayaan Primordial

System Kekayaan Primordial
SKP 22 =>> Minimal-Maksimal Bisa Traktir-Traktir Bos!


__ADS_3

Tiba-tiba tanah yang diinjak oleh kedua pembunuh bayaran kembar tersebut bergetar, dan memunculkan semburan-semburan air yang bertekanan tinggi menjulang ke langit membentuk pilar.


Keduanya terpental ke udara setelah terkena semburan air dari teknik tombak erlang yang ditembakan oleh Vic Zhou dari dalam tanah.


Rupanya Vic Zhou memang terkena serangan pukulan badai guntur, dan sempat terluka parah. 


Akan tetapi Vic Zhou sempat menggunakan jurus regenerasi super untuk memulihkan luka-luka tubuhnya di dalam permukaan tanah. Lalu menyerang kedua pembunuh bayaran kembar tersebut dengan jurus tombak erlang.


Tiba-tiba Vic Zhou sudah muncul di depan mereka berdua yang berhasil menyeimbangkan tubuhnya di udara, dan saling berdekatan untuk melancarkan serangan balasan.


“Kenapa kalian begitu bodoh tidak bisa mendeteksi keberadaanku? Padahal tingkat kultivasi kalian berdua setara denganku, hahaha …,” ejek Vic Zhou dengan tertawa sinis.


“Jangan banyak omong kosong! Kami hanya menguji kekuatanmu sejauh mana,” kata Dao Ji beralasan.


Dao Ji, dan Dao Ju serentak melayangkan tendangan ke kedua sisi tubuh Vic Zhou. Dengan mudah di tangkisnya kedua tendangan tersebut, dan dibalas dengan pukulan gelombang air.


Suara hantamannya sangat keras, dan membuat Dao Ji, serta Dao Ju terpental mundur lusinan meter di udara, hingga merasakan sakit yang luar biasa. Karena tulang lengannya retak diakibatkan beradu pukulan dengan Vic Zhou.


“Uhuk-uhuk!” Dao Ji, dan Dao Ju terbatuk darah dengan memuntahkan beberapa teguk darah, “Kenapa dia bisa sekuat itu hanya dalam waktu singkat?”


Belum selesai mereka berpikir keras untuk merencanakan strategi serangan balik melawan Vic Zhou. Kedua punggung mereka sudah tertembus dua pusaran bola berbeda warna, yang satu berwarna hitam dengan cincin melingkar di tengahnya, dan yang satu berwarna kuning terang.


“Bola uranus! Bola cincin kegelapan!” seru Vic Zhou di belakang Dao Ji, dan Dao Ju, “Inilah pembalasan dari seorang sampah sejati, hahaha ….”


 Dao Ji, dan Dao Ju sudah tak bisa berkata-kata lagi, karena mereka berdua sudah dalam keadaan kondisi sekarat. Setelah punggungnya ditembus oleh kedua bla elemen yang baru saja dikuasai oleh Vic Zhou.

__ADS_1


“A-ampuni kami, Tu-tuan. K-kami rela menjadi bu-budak Tu-tuan, dan bersumpah setia pada T-tuan,” kata Dao Ji yang sudah kehabisan nafas.


Vic Zhou memejamkan mata mencari beberapa jurus dari dari artefak sayap uranus, dan artefak naga hitam di dalam pagoda serigala.


Matanya terbuka lebar, karena menemukan sebuah jurus kutukan dari artefak naga hitam.


“Kutukan sembilan bayangan! Regenerasi super!” seru Vic Zhou.


Tubuh Dao Ji, dan Dao Ju diselimuti aura berwarna hijau, membuat tubuh mereka berdua dipulihkan dengan cepat. Namun semua itu tidak gratis, karena Vic Zhou menanamkan tanda kutukan sembilan kepala di dalam jantung mereka. 


Mereka bertiga pun turun perlahan, dan mendarat dengan nafas terengah-engah. Vic Zhou begitu karena hampir kehabisan energi Qi, sedangkan duo pembunuh bayaran kembar tegang, karena hampir saja mereka berdua menemui raja neraka.


Dao Ji, dan Dao Ju langsung berlutut satu kaki dengan tertunduk hormat ke hadapan Vic Zhou, “Kami Dao bersaudara bersumpah setia pada Tuan mUda Vic Zhou. Kalau kami berkhianat, maka kami rela dihukum mati!” teriaknya serentak.


Vic Zhou tidak melanjutkan perkataannya, tapi melempar bola cincin kegelapan yang sangat besar ke arah reruntuhan gua bukit perak, dan membuat reruntuhan berhamburan ke berbagai arah.


Dao Ji, dan Dao Ju gemetaran tubuhnya sampai-sampai raut mukanya seputih kertas melihat apa yang sudah dilakukan oleh tuannya itu, “I-iya, T-tuan,” balasnya serentak sambil meneguk salivanya dalam-dalam.


Vic Zhou pun berlari cepat, dan diikuti oleh mereka berdua. Ia juga meminta Dao Ji, dan Dao Ju untuk melepaskan topeng yang menutup wajah mereka berdua. Untuk menandakan kalau mereka berdua telah lepas dari organisasi pembunuh bayaran kalajengking merah.


Mereka tiba di salah satu mall di kota Shin. Sebagai bos, tentu Vic Zhou ingin melihat semua anak buahnya terlihat rapi, elegan, dan sedap dipandang. Maka dari itu ia mengajak Dao Ji, dan Dao Ju ke mall untuk mengubah penampilan mereka berdua yang terkesan sangat urakan.


Dao Ju, dan Dao Ji dimasukan ke salah satu salon yang memiliki butik dengan baju-baju mahal. Awalnya mereka menolak, karena menganggap baju serta pelayanan salon di outlet tersebut mahal. 


Namun setelah Vic Zhou mengatakan kalau tidak masalah dengan uang, dan siap menggaji mereka berdua dengan gaji yang sangat tinggi, mereka berdua langsung menyetujuinya.

__ADS_1


 Vic Zhou masuk ke salah satu restoran yang cukup terkenal, dan mahal di mall yang bernama Shinjian tersebut. Ia duduk santai sambil melambaikan tangan untuk memanggil pelayan.


Datanglah seorang pelayan wanita yang memakai pakaian yang cukup ketat, dan seksi, hingga belahan kedua pahanya terlihat jelas.


“Ada yang bisa dibantu, Tuan Muda?” tawar pelayan wanita dengan senyuman ramah.


“Bawakan aku makanan paling mahal, dan enak disini! …. Oh, ya, jangan lupa khusus daging!” Vic Zhou langsung memberikan uang 100.000 yuan di atas meja, dan membuat pelayan wanita itu melotot.


Dio Zhou yang baru saja masuk, dan melihat Vic Zhou masih hidup, ia marah dengan menggertakan gigi, “Sampah!” 


Mendengar suara tersebut, Vic Zhou menoleh ke arah Dio Zhou, dan langsung tertawa sinis, “Hahaha …. Aku tidak menyangka anak buahmu itu malah jadi bawahanku sekarang, hahaha …. Keluarga Zhou memang hebat memelihara Singa tapi berhati kucing, meong … meong ….”


Mendengar candaan Vic Zhou pada Dio Zhou, semua pengunjung restoran Yunzang tertawa terpingkal-pingkal. Bahkan sampai ada pengunjung yang buang air kecil di celana, karena saking lucunya candaan Vic Zhou kepada Dio Zhou.


“Diam kau! Sekali lagi kau mengatakan itu lagi, aku robek mulutmu!” berang Dio Zhou dengan tatapan tajam setajam silet.


"Kenapa? Marah? Mau dilaporkan pada pak tua itu? Laporkan saja! Aku sudah tak peduli dengan keluarga Zhou, dan aku pastikan keluarga Zhou satu minggu lagi, mereka semua akan bangkrut," ancam Vic Zhou sambil mendekatkan dadanya ke ada Dio Zhou.


"Omong kosong! Mana mungkin keluarga nomor satu di kota Shin bia diruntuhkan, hahaha …. Dasar otak udang!"


Keduanya tersulut emosi, dan saling mencengkram  kerah baju masing-masing. Namun petugas keamanan restoran melerai mereka berdua, karena berpotensi mengganggu pengunjung lain.


Vic Zhou tersenyum simpul ke arah Dio Zhou lalu berteriak, "Aku meminta maaf kalau mengganggu kenyamanan kalian! Aku akan mentraktir kalian semua makan sampai mabuk bos, senggol dong! Minimal-maksimal bisalah traktir-traktir kalian semua!"


Dio Zhou pun pergi dari restoran dengan perasaan kesal, dan berencana mengadukan Vic Zhou yang sudah mulai berani pada keluarga Zhou pada Qin Zhou. Sedangkan semua pengunjung senang ditraktir makan oleh Vic Zhou, dan mengelu-elukan namanya.

__ADS_1


__ADS_2