
Vic Zhou bangkit dengan tersenyum menyeringai. Ia tak menyangka kalau Bao Yu yang pernah ditolongnya tega melakukan ini padanya.
Api biru yang disemburkan dari mulut Bao Yu ditangkis dengan mudah menggunakan dinding air dengan energi Qi yang memiliki kepadatan tinggi, dan tiba-tiba muncul di depan tubuh Vic Zhou.
Kepulan uap panas menghalangi pandangan semua kultivator terhadap Vic Zhou, setelah api biru tersebut melelehkan air bersuhu sangat rendah. Semua mata melebar saat kepulan uap tebal mereda, tubuh Vic Zhou masih tetap utuh. Padahal jurus naga api biru yang dimiliki oleh Bao Yu sudah cukup terkenal di provinsi Shanghai.
“Baguslah, aku jadi tak perlu sungkan lagi padamu.”
Setelah mengatakan hal tersebut, tubuh Vic Zhou berkedip, dan hilang dari pandangan semua orang. Lalu muncul di belakang tubuh Bao Yu, dan menusukan seruling emas ke punggung kiri, hingga bilah belati emas tersebut menembus jantungnya.
“Guhak!” Bao Yu memuntahkan darah, dan semua orang yang mengepungnya terkejut setengah mati. Bagaimana mungkin ada seorang pemuda yang berani membunuh murid inti sekte Vermilion Emas, dan itu dilakukannya dengan mudah, serta tanpa pikir panjang.
“Awalnya aku ingin meminta baik-baik artefak api suci feniks padamu. Karena aku masih memandang keluarga Bao sekutu Xian Group, tetapi setelah melihat dirimu berani mengambil pil akar dewa milikku dengan cara kekerasan, maka inilah balasannya!” geram Vic Zhou, lalu mengeluarkan rantai uranus dari punggungnya, dan menusuk seluruh tubuh Bao Yu.
Semua kultivator yang mengepung Vic Zhou mundur perlahan, karena mereka merasakan aura membunuh yang sangat kuat dari pria bermanik mata biru tersebut.
“Hentikan! Atau kau akan kami habisi!” teriak salah satu tetua sekte Vermillion emas, sambil mengeluarkan token untuk memanggil patriark sekte Vermilion Emas bernama Yun Wuo.
“Hentikan? Siapa kau berani memerintahku, hah?” bentak Vic Zhou, dan sudah berhasil mengeluarkan artefak api feniks suci dari dalam tubuh Bao Yu.
Mendengar suara bentakan Vic Zhou, beberapa anggota keluarga Sun langsung kabur. Mereka merasakan energi Qi yang sangat kuat dari Vic Zhou, dan tidak mau mati konyol olehnya.
Muncul lingkaran formasi berwarna emas, setelah tetua Qin Ming menghancurkan token bermotif burung feniks yang dipegangnya. Lalu muncul seorang perempuan yang sangat cantik memiliki lekuk tubuh seperti gitar spanyol, dan memiliki rambut berwarna merah darah.
Tanpa basa-basi lagi, Yun Wuo melesat ke arah Vic Zhou yang sudah menginjak murid kesayangannya itu dengan tatapan nyalang, dan urat otot di wajah yang menonjol besar.
“Pukulan badai matahari!”
Kepalan tangan yang diselimuti oleh api yang berkobar-kobar dihantamkan ke arah tubuh Vic Zhou.
Suara ledakan disertai kobaran api menghalangi pandangan semua kultivator ke arah Vic Zhou, dan mereka menganggap kalau pemuda bermanik mata biru tersebut telah tewas hanya dalam sekali pukul di tangan Yun Wuo.
“Mampus kau bocah sombong!”
“Selamat jalan menuju neraka, hahaha ….”
__ADS_1
“Bocah sombong sepertimu pantas mati!”
“... ….”
Semua kultivator dari ketiga anggota keluarga besar kota, dan murid dalam sekte Vermilion Emas mengejek serta menertawakan Vic Zhou yang tubuhnya berada di dalam kobaran api.
“Hahaha …. Hanya orang bodoh yang menganggap seorang kultivator yang bisa menggunakan artefak tingkat dewa mati begitu mudah!” teriak Vic Zhou sambil tertawa keras.
Para kultivator yang awalnya mengejek, dan menertawakan Vic Zhou, wajahnya ditekuk semua. Karena mereka sangat terkejut, dan tidak menyangka kalau Vic Zhou bisa lolos dari serangan pamungkas milik Yun Wuo yang terkenal di provinsi Shanghai, dan belum ada satupun kultivator yang mamppu menahannya.
“Mata Surgawi: Ruang waktu!”
Kubah ruang waktu berwarna biru transparan menyebar sejauh radius 100 meter, dan menelan sebagian kultivator.
Saat itu pula Vic Zhou mengayunkan bilah belati emasnya secepat kilat secara acak. Kepala-kepala kultivator tersebut terlepas dari lehernya, dan menyemburkan cairan kental merah dengan sangat deras.
Tubuh tanpa kepala tersebut tergeletak lemas di permukaan tanah, dan salah satunya Yun Wuo.
Sebagian kultivator yang lain langsung mundur dengan raut wajah seputih kertas. Setelah Vic Zhou menonaktifkan kubah ruang waktu, dan mendapati sebagian rekan mereka tewas mengenaskan.
Semua kultivator yang masih hidup segera bersujud ke arah Vic Zhou secara serentak. Mereka melakukan hal tersebut, karena tidak mau mati konyol di tangan Vic Zhou.
Pria bermanik mata tersebut menginjak permukaan tanah dengan sangat keras, hingga membuat pil akar dewa yang dipegang oleh tangan Bao Yu yang sudah menjadi mayat tersebut terangkat. Pil seukuran kepalan tangan tersebut diperlihatkan ke arah para kultivator dan berkata, “Bukankah kalian menginginkan pil ini?”
“I-iya. Apakah Tuan muda masih mempunyai pil ter-tersebut?” celetuk Qin Yu dengan tubuh gemetar.
“Boleh. Asalkan kalian memberikan semua bahan makanan yang kalian punya, maka aku akan memberikan pil ini. Bahkan aku akan membuatnya sebanyak mungkin untuk kalian. Asalkan —”
“Asalkan apa?” potong Huang Zhou dari keluarga Zhou dengan mata berbinar, dan melanjutkan, “Apapun syaratnya keluarga Zhou pasti menyetujuinya.”
“Aku meminta setengah kekayaan dari kalian yang mau meminang pil ini,” tegas Vic Zhou dengan tersenyum licik.
Kemudian ia melanjutkan sambil melempar-lemparkan pil akar dewa keatas dengan pelan, “Satu hal lagi. Harus mau menjadi sekutuku di kota Shin.”
Semua kultivator dari ketiga keluarga besar di kota Tianjin langsung menunduk pasrah. Mereka sangat tahu kondisi kota Shin saat ini yang telah menjadi wilayah yang paling diburu oleh Emperor Realm. Apabila mereka bekerja sama dengan Vic Zhou, bukan tidak mungkin lagi mereka juga pasti akan menjadi buronan Emperor Realm.
__ADS_1
Walaupun mereka pengguna artefak, tetapi selama tidak berpihak pada kota Shin, dan patuh pada delapan gerbang surgawi, maka hidup mereka aman.
[Buka Sitik Jos! Misi berhasil diselesaikan]
<<\=**********¥**********\=>>
[Misi: Temukan artefak tikus tanah, kipas Naga perak, sepatu Harimau terbang, dan api suci feniks]
[Batas waktu: 30 hari]
[Progress waktu: 28 hari]
[Hadiah: 10000 poin primordial, dan sistem kekayaan berkedip]
<<\=**********¥**********\=>>
[10.000 poin primordial telah ditambahkan ke status sistem]
[Proses penambahan sistem kekayaan berkedip dimulai dalam 3 … 2 … 1 ….]
[0% … 15% … 55% … 95% … 100%]
[Pemasangan sistem kekayaan berkedip berhasil]
[Selamat, Tuan mendapatkan sistem kekayaan berkedip, dan setiap berkedip dihargai 1 yuan]
Vic Zhou tidak menghiraukan dengan panel hologram yang tiba-tiba muncul dihadapannya. Ia malah lebih fokus menatap semua anggota ketiga keluarga besar yang belum menentukan keputusannya.
Setelah menunggu beberapa lama, dan tidak ada respon dari mereka semua. Vic Zhou melesat ke arah pusat kota Tianjin dengan perasaan kesal, karena menganggap semua anggota keluarga besar bersikap pengecut, dan tidak mau menolong kota Shin.
Vic Zhou langsung mampir di toko sembako terdekat, dan memborong semua bahan makanan yang ada di toko tersebut dengan uang yang masih ia miliki.
"Nyonya, aku ingin membeli semua stok makanan di toko ini. Apakah bisa?" pinta Vic Zhou dengan senyuman ramah.
Namun anak dari sang pemilik toko tersebut menatapnya dengan tatapan sinis, diakibatkan Vic Zhou memakai baju yang compang-camping mirip gembel.
__ADS_1
"Apa? Apakah aku tidak salah dengar? Gembel sepertimu mau membeli semua stok sembako milik kami?" hardiknya dengan senyuman sinis.