System Kekayaan Primordial

System Kekayaan Primordial
SKP =>> Chapter 33 Serangan Sembunyi-Sembunyi Sekte Bulan Darah.


__ADS_3

Vic Zhou bermeditasi di dalam ruangan khusus miliknya yang diberikan secara khusus oleh Tetua agung Ling Zhi guna mengembalikan luka-luka yang dideritanya.


Rupanya serangan jurus roda kehidupan yang dilemparkan oleh Meng Qiu memiliki memiliki racun pelemah saraf yang susah disembuhkan dengan jurus regenerasi super.


Oleh karena itu Vic Zhou bermeditasi dengan aliran energi Qi terbalik dengan pola putaran dari kiri ke kanan sesuai petunjuk artefak naga hitam.


“Uhuk-uhuk ….” Vic Zhou terbatuk darah setelah menggunakan energi Qi berjenis yin untuk menetralkan tubuhnya dari racun pelemah saraf. Kemudian ia melanjutkan dengan menotok titik di bagian dada, “Guhak! …. Dasar Meng Qiu licik. Aku akan membunuh nanti, guhak!”


Setelah merasa baikan tubuhnya, Vic Zhou membuka mata, dan mulai meramu pil menggunakan inti kristal merah untuk membuat pil limas anggrek.


Vic Zhou menghentakan kedua telapak tangannya untuk memanggil tungku delapan sayap uranus dari pentagram yang muncul di permukaan lantai kamarnya.


Satu bola inti kristal merah tersebut dipecah menjadi 10 bagian oleh Vic Zhou, dan satu persatu dilebur, lalu dibentuk menjadi sebuah pil berwarna ungu pekat.


Karena satu bulatan bola kristal tersebut dipecah menjadi 10 pecahan, otomatis energi Qi yang dikeluarkan tidak banyak, dan waktu peramuan pilnya pun tidak membutuhkan waktu yang sangat lama. Hanya dalam waktu satu jam, Vic Zhou berhasil membuat 10 butir pil limas anggrek.


“Ayo kita coba untuk menaikan tahap inti emas tingkat dua sampai ke tingkat sembilan,” tegas Vic Zhou dengan berapi-api.


Berkat pengalamannya yang terus diasah, Vic Zhou berhasil meramu pil berbahan inti kristal hewan spiritual tersebut sampai tingkat efektifitas 100%.


Hal itu mengundang rasa penasaran tetua Ling Zhi yang sedang latihan tertutup di dimensi yang ia buat sendiri, tetapi masih berada di dalam lingkup wilayah pagoda emas.


Tetua agung Ling Zhi keluar dari dalam retakan dimensi, dan muncul di depan Vic Zhou yang sedang melakukan penyerapan pil limas anggrek.


"Dasar bocah nakal! Aku pergi sebentar saja kau sudah banyak membuat masalah disini, hehehe …," puji Ling Zhi dengan senyuman lebar.


Kemudian perempuan berambut biru panjang tersebut menciptakan kubah pelindung untuk melindungi tubuhnya, dan menaruh sebuah gulungan surat berisikan beberapa bahan untuk meramu pil garuda hitam. Yaitu sebuah pil berwarna hitam pekat yang digunakan kultivator di tahap nirwana, dan pengguna artefak untuk menerobos tingkatan pada tahapan nirwana.


Terdengar suara rentetan ledakan teredam di dalam dantian Vic Zhou. Namun berkat kubah pelindung yang dibuat oleh Ling Zhi, ledakan tersebut tidak mampu menghancurkan benda-benda di sekitarnya karena sangat kuat, dan hanya bisa ditembus oleh kultivator di tahapan nirwana.


****


2 bulan kemudian.


[Buka Sitik Jos! Mohon maaf, Tuan tidak mendapatkan uang dari kentut]


{Buka Sitik Jos! Selamat, tuan mendapatkan uang 25000 yuan dari bernafas selama 5000 kali dalam satu hari]x60

__ADS_1


[Buka Sitik Jos!]


[Status]


<<\=**********¥************\=>>


[Nama Tuan: Vic Zhou]


[System kekayaan tambahan: 


>> System kekayaan kentut (setiap kali kentut dihargai 10 yuan)


>> System kekayaan bernafas (setiap kali bernafas dihargai 5 yuan)]


[Level: Inti emas tingkat 9]


[Poin Primordial: 3000 poin]


[Aset: 1 Rumah Elite di perumahan komplek kristal abadi, 54% saham Bao Group] 


(Seni naga hitam tingkat pemahaman 100%)


(Seni penguatan tulang neraka pemahaman 100% tingkat: Kuno (Max/Max)]


[Artefak: Topeng seribu wajah, 7 akar spiritual, sayap uranus, naga hitam]


[Poin pengalaman:0/10.00.000]


[Pekerjaan:Alkemis tingkat Grand Master]


[Saldo: 108.751.500 Yuan]


[Kondisi: Sehat]


[Inventaris: artefak mimpi buruk, 89 inti kristal merah]


<<\=**********¥**********\=>>

__ADS_1


Mata Vic Zhou terbuka setelah mendengar suara mekanis sistem, dan ia ingat belum memberikan gaji pada karyawannya yang bekerja di mansion miliknya selama 2 bulan.


“Astaga! Aku sampai lupa. Bagaimana kondisi mereka saat ini?” gumam Vic Zhou dengan mata melebar.


Lebih terkejut lagi saat mata Vic Zhou mendapati Ling Zhi berada di depannya mengenakan pakaian yang sangat seksi.


“A-ada ap-apa guru!?” tanya Vic Zhou sambil meneguk salivanya dalam-dalam.


“Aku tahu telah mendengar apa yang kamu keluhkan. Selama dua bulan ini selama pelatihan mu, semua orang-orangmu telah aku tanggung hidupnya,” jawab Ling Zhi. 


Kemudian wanita berambut biru itu duduk dipangkuan Vic Zhou sambil membelai rambut Vic Zhou, dan berbisik manja, “Ya, waktunya kamu harus membayar hutangmu padaku.”


“Hu-hutang?” Vic Zhou mengernyit dengan perasaan bingung, dan melanjutkan, “Aku akan membayarnya sekarang, Guru. Apapun yang Guru inginkan untuk melunasi budi baik, Guru. Aku akan lakukan!”


“Itu!” Ling Zhi menunjuk sebuah gulungan surat yang berada di depan Vic zhou dengan menaik turunkan alisnya. Namun Vic Zhou masih kurang paham apa maksud Ling Zhi yang menunjuk dengan kedua alisnya.


“Maksud guru begini?” Vic Zhou yang polos malah memegang kedua gunung kembar Ling Zhi.


Ling Zhi reflek menampar pipi Vic Zhou, lalu mengangkat gulungan surat itu ke depan Vic Zhou, “Dasar murid mesum! Maksudku ini!”


Vic Zhou meringis kesakitan memegangi pipi kanannya yang tercetak merah bekas tamparan Ling Zhi, “Ma-maaf, Guru. Sungguh aku tak paham. Aku pikir Guru menunjuk ke benda enak-enak itu!”


“Dasar murid bodoh, mesum, dan tidak ada akhlak!” Ling Zhi menampar lagi pipi kiri Vic Zhou, dan membuat Vic Zhou lagi-lagi meringis kesakitan. "Aku akan menghukummu untuk membuatkanku 100 pil garuda hitam. Cari hewan spiritual tingkat menengah di gunung Serigala! Jangan kembali sebelum membawa 100 pil garuda hitam!"


Ling Zhi yang sudah kesal menarik kerah leher Vic Zhou, dan melayang setinggi 3 meter. Lalu melempar tubuh Vic Zhou ke dalam retakan dimensi yang terhubung ke dalam wilayah bagian dalam gunung Serigala.


Nasib Vic Zhou sedang tidak beruntung. Rupanya ia melihat beberapa anggota sekte Bulan darah sedang menyelinap masuk ke dalam wilayah sekte Yin-Yang, yakni wilayah gunung serigala.


Tampak Yuan Ling sedang bertemu dengan Meng Qiu, dan beberapa tetua sekte Bulan Darah sedang berdiskusi. Vic Zhou mendengar diskusi mereka yang sedang berencana merebut wilayah gunung serigala dari sekte Yin-Yang yang kaya akan sumber daya, dan banyak hewan spiritual mulai dari tingkat rendah, menengah, hingga tingkat tinggi.


"Sial, kenapa mereka ada disini? Aku harus menghalang-halangi mereka untuk tidak masuk lebih dalam ke wilayah ini," gumam Vic Zhou yang mengintip dari balik batu, dan menekan keberadaan dirinya dari siapapun menggunakan seni bayangan darah.


Matanya kembali berkeliling mencari keberadaan Mei Xian, siapa tahu ia juga ikut dalam rombongan sekte Bulan Darah. namun setelah lama mengamati keadaan, dan memindai wilayah sekitar, Vic Zhou tidak menemukan keberadaan gadis berambut perak tersebut.


"Siapa disana?" teriak tetua Hong Shui yang mendengar suara ranting yang tak sengaja terinjak oleh kaki Vic Zhou.


"Sial, aku sungguh ceroboh," keluh Vic Zhou. dengan nada lirih.

__ADS_1


__ADS_2