
[Ding! Selamat tahun baru]
[Semoga sehat selalu]
[Jangan kebanyakan makan tahu]
[Kalau ada pacar, bersandarlah pada bahu]
[Kalau yang jomblo, happy selalu]
WWKWKWKWKW****
(Hah, semoga aja enggak ada yang nyuri kata-kata aku)
____________________________________________
Indonesia.
29, juni 2018
Sore-malam, mansion.
.........
[Halo tuan, ada misi mendadak]
{Misi Utama}
Selamatkan Carlla dan ibunya dari pembunuh kupu-kupu malam.
waktu: 30 menit sebelum mati.
Hadiah :
--100.000 poin.
--Buku ????
--Tubuh????
--Tubuh????
--Summon hewan peliharaan Elang.
Gagal: Carlla dan ibunya mati.
"APPAAAAA!!!!." teriak Ray yang mengejutkan semua penghuni mansion. Ray langsung turun dari kamarnya.
____________________________________________
"KEVANN!!!, SIAPKAN SEMUA PASUKAN!!!." teriak Ray memanggil kevan.
"Baik tuan." ucap Kevan.
Setelah Semua Pasukan Berkumpul....
"CEPAT SEMUA BERANGKAT KE MARKAS KUPU-KUPU MALAM, KITA BAKAL MENYERANG MEREKA, NANTI SAYA MENYUSUL." teriak Ray sambil menaiki motornya.
"Ada apa ini tuan?" tanya Kevan memberanikan diri bertanya.
"CARLLA SAMA KELUARGANYA BAKAL DI BUNUH SAMA GANGSTER KUPU-KUPU MALAM, CEPAT JANGAN BANYAK TANYA, NANTI KALIAN BUAT MUSUH LUMPUH SAJA." teriak Ray sambil melesat menuju dengan kecepatan yang gila.
"Baik tuan." ucap mereka serempak.
____________________________________________
Di sisi Nana dan Ela.
"Hey siapa kalian?" ucap penjaga.
"Permisi, saya ingin bertemu kak Alya ada?" ucap Ela.
"Ohh, tunggu sebentar, saya beri tahu dulu kedatangan kamu." ucap penjaga.
"Baiklah." Ela.
Setelah Beberapa Saat...
"Baiklah kalian boleh masuk." ucap penjaga.
"Baik, terima kasih." ucap Ela.
Setelah Masuk Ke Ruangan Boss.
"Hallo kak Alya." sapa Ela.
"Eh Ela, kamu ngapain ke sini nanti di marahin loh sama kakak kamu." ucap Alya.
"Ahh gak papa kok, kak aku boleh minta bantuan gak?" ucap Ela.
"Emm, mau minta bantuan apa?" tanya Alya.
"Tolong targetin dia dong kak, terserah mau di apain." ucap Ela sambil menyerahkan foto Carlla.
"Baiklah, tapi kenapa kalian menargetkan dia?" tanya Alya sambil melihat foto Carlla.
"Hmm, dia pacaran dengan orang yang kita suka." ucap Ela malu-malu.
"Hadeuh, dasar masa muda, tapi boleh minta foto pacarnya gak?" ucap Alya.
"Nih." sambil menyerahkan foto Ray.
"Wah ganteng banget, buat aku aja ya." ucap Alya.
"Enggak boleh, kalau mau kita berbagi aja, hehe." ucap Ela.
"Ya sudah baiklah, nanti aku nyuruh anak buahku buat culik mereka." Alya.
"Hem, baiklah kalau begitu terimakasih kak." ucap Ela.
.......
"Hey Ela gimana, bisa?" tanya Nana.
"Tenang aja, beres." Ela.
____________________________________________
Di Sisi Ray...
Di perjalanan Ray terus berdoa agar Carlla tidak kenapa-kenapa, dengan kecepatannya sekarang Ray bisa sampai dalam waktu 10 menit. Setelah sampai di sana Ray langsung memencet bel rumah Carlla.
Ning nong
Ning nong
"Iya tunggu sebentar, sabar." ucap Carlla sambil membuka pintu."Ehh Ray, kamu ngapa--." ucapnya terputus saat Ray tiba-tiba memeluknya.
"Syukur lah kamu baik-baik saja." ucap Ray lega yang masih memeluk Carlla.
"Ada apa sih Ray dateng-dateng langsung peluk?" tanya Carlla bingun.
"Oh maaf Carlla, aku gak bisa jelasin sekarang, ayo cepat kamu bersembunyi di dalam rumah mu." ucap Ray.
"Ehh Ray ada apa ini, kenapa kita harus bersembunyi?" tanya ibu Carlla yang tiba-tiba datang.
"Entar saya jelaskan bu kalau kalian sudah aman." ucap Ray terburu-buru.
Setelah bebera menit akhirnya mereka menemukan tempat bersembunyi.
"Baiklah, kalian masuk ke dalam kamar dulu, nanti kalau urusannya beres bakal aku kasih tau." ucap Ray.
"Ray hati-hati." ucap Carlla dengan nada khawatir.
"Baiklah, jangan keluar ya." Ray.
Setelah mengamankan Carlla dan ibunya, Ray melakukan aksinya untuk menjebak pembunuh itu.
Di Sisi Penjahat...
"Hey Mela, kita culik cowo sama cewenya juga?" ucap Meli.
"Kata ketua kayak gitu sih di suruhnya." jawab Mela.
__ADS_1
"Ya udah, kita hati-hati aja takutnya cowonya bisa beladiri." ucap Meli.
"Baiklah, kita beraksi." ucap Mela.
Mela dan Meli berjalan menuju rumah Carlla dan menekan bel rumah.
ning nong
"Tunggu sebentar." ucap Ray sambil membuka pintu."Ehh, ada apa ya datang malam-malam, dan kalian siapa?" tanya Ray yang sedang berakting.
"Hey Mela, bener kata ketua dia ganteng." bisik Meli.
"Iya, kita culik dia dulu aja, baru cewenya." bisik Mela.
"Hallo, kenapa kalian diam?" tanya Ray.
"Kamu mau tau, baiklah." ucap Mela sambil memegang karung besar dan memasukkan Ray ke dalam itu.
"Heh, kita liat aja." pikir Ray.
Setelah Mela dan Meli menculik Ray, mereka membawanya langsung ke tempat di mana boss mereka berada. Sesampainya di sana...
tok
tok
tok
"Masuk." Alya.
"Halo boss, kami berhasil menculik laki-laki itu." ucap Mela
"Bagus, cepat ikat dia." ucap Alya.
"Hoh baguslah, mereka membawaku langsung ke tempat bossnya." pikir Ray.
"Hey, mau apa kalian, dimana ini, dan siapa kalian?" tanya Ray sambil berakting.
"Halo ganteng, kamu lagi di markas aku loh, aku Alya ketua dari gangster no. 3, kamu mau gak jadi pacar aku." ucap Alya sambil memegang dagu Ray.
"Lepas gak, kalau enggak kamu bakal tau balasannya." ucap Ray(Berakting sampai seterusnya)
"Atututu kasian banget, kamu harus jadi budak aku, maukan." ucap Alya sambil menggoda Ray.
"Cih, gak sudi." ucap Ray.
"Jangan marah dong, hmm gimana kalau kita bersetubuh aja biar resmi jadi pacar, aku masih perawan loh." ucap Alya.
"Hmm, benar kah?" tanya Ray.
"Iya beneran loh." Alya.
"Tapi kayaknya gak sempet deh, soalnya pasukan kamu udah kalah." ucap Ray.
"Hah, maksud kamu apa?" tanya Alya bingung.
"Coba kamu liat ke belakang deh." ucap Ray(Akting berakhir.)
Saat Alya melihat kebelakang sebagian bawahan dia ada yang pingsan dan juga terluka, Alya melihat pasukan Ray dan berucap." Siapa kalian?, beraninya kalian menyerang markas kupu-kupu malam."
"Hey coba Kevan buka topengmu." ucap Ray Sambil memutuskan tali itu dengan sekali regangan tangan.
Tass..
"Hey kamu bagaiman bisa lepas dari ikatan itu?, dan bukannya kalian gang bulan putih, kenapa kalian menyerang kami?, padahal kami tidak punya masalah dengan kalian?" ucap Alya panjang lebar.
"Baiklah saya jawab satu-satu:
1.kami bukan lagi gang bulan putih, tapi gang Mawar berdarah atau bahasa kerennya Bloody Rose.
kami menyerang kalian karena mau menculik tuan Ratu kami.
dan terakhir kami punya masalah denganmu karena kalian berani menculik tuan kita." jelas Kevan.
"Ya kamu benar sekali." ucap Ray sambil berjalan ke depan pasukannya.
"Hmm, kevan tolong bawa mereka semua ke hadapan saya dan yang pingsan bangunkan." perintah Ray.
"Baik tuan." Kevan.
Setelah Kevan mengumpulakan semua bawahan Alya dan membangunkannya...
"Baiklah, kalian saya beri kesempatan, mau ikut bersama dan menjadi pasukan saya, atau masih sama dia." ucap Ray sambil menunjuk ke arah Alya.
"Emm, kami ikut tuan." ucap mereka.
"Baiklah'Segel setia'." ucap Ray."Baiklah kalian sudah saya kasih segel, segel itu fungsinya bakal memberi kalian kekuatan akan tetapi kalau kalian berkhianat kepada saya, kalain akan mati, mengerti." ucap Ray yang membuat bawahan barunya senang sekaligus takut.
"Kami mengerti tuan." ucap mereka serempak.
"APA!!!, dasar penghianat, bawahan gak berguna." ucap Alya marah.
"Baiklah, karena kalian pasukanku, bakal aku kasih tau wujud asliku sebenarnya." ucap Ray.
'Active Vampire'
"Ini lah wujud asli ku, hahaha." ucap Ray sambil tertawa.
"Apaaa!, ini benar adalah tuan?" tanya Kevan.
"Ya benar banget kamu Kevan, Mmm aku laper nih." ucap Ray sambil melihat ke arah Alya.
"A-apa yang kau lihat hah." teriak Alya.
"Ohh enggak, aku mau minta darah kamu boleh." ucap Ray berjalan menuju Alya.
"Kau jangan ke sini, berhenti ku bilang." ucap Alya sambil mundur perlahan.
"Hey aku cuma minta darah doang lohh." ucap Ray sambil memegang dagu Alya.
"Jangan pegang-pegang kamu." ucap Alya sambil menepis tangan Ray, namun sebelum tangan Ray di tepis, Alya sudah di cekik oleh tangan Ray.
"Akkhh." Alya.
"Baiklah bersiap, palingan ini sedikit sakit." ucap Ray sambil mendekatkan mulutnya ke leher Alya dan mulai menusukkan taringnya.
"Ahh sakit lepaskan." ucap Alya sambil memukul lemas dada Ray.
"Ahh, enak juga darah suci yang langsung dari tubuh orang." ucap Ray sambil melepaskan taringnya dari leher Alya.
"Ohh ya hampir lupa, kata kamu kita bersetubuh biar resmi jadi pacar kan, baiklah kalau begitu, Kevan ajak teman-teman mu menikmati tubuh perawan dia, kalian mau jadi pacarnya kan, hahahahaha." ucap Ray dengan ketawa ngeri sambil pergi keluar dari ruangan itu setelah meminum darah Alya.
"Mau tuan, ayo teman-teman kita cicipi tubuh cewe cantik ini." ucap Kevan sambil mendekati Alya.
"Oh ya kevan, kalau urusan kalian dengan dia sudah selesai, kalian kasih tau peraturan dan perkejaan apa yang harus di tepati kepada pasukan yang perempuan." ucap Ray yang berhenti di ambang pintu.
"Baik tuan, laksanakan." ucap Kevan dan yang lain.
"Hey kalian jangan mendekat, kubilang jangan mendekat." ucap Alya dengan matanya yang berkaca-kaca.
'Tidak jangan...Tuan ku mohon hiks....
'Jangan buka baju aku..
'Ahh jangan...
'Hiks jangan tuan...Jangan di masukin..
'Kyaaa....Sakit, jangan di terusin..
'Jangan di lubang itu..Kyaaaaaa....
Setelah Keluar dari ruangan itu, Ray sekarang sedang terbang untuk kerumah Carlla, karena saat di culik, motornya Ray di tinggal di rumah Carlla. Di perjalanan dekat komplek rumah Carlla...
"Ohh iya, aku keingat, gimana cara jelasinnya ya, mmm ah aku ada ide." ucap Ray dalam benaknya."Tapi sebelum itu 'Active Human'."
Setelah sampai di depan rumah Carlla, Ray langsung masuk dan berlari kembali menuju kamar yang di buat untuk persembunyian tadi.
Tok
__ADS_1
Tok
Tok
"Hey Carlla buka pintunya." ucap Ray sambil mengetuk pintu.
"Tunggu sebentar." ucap ibu Carlla sambil membuka pintu." Ehh Ray, bagaimana keadaan nya dan jangan berisik ya, Carlla lagi tidur."
"Ahh maaf, saya bawa Carlla dulu ke kamarnya nanti saya bakal ceritain." ucap Ray sambil masuk kamar dan menggendong Carlla ke kamarnya. Setelahnya....
"Baiklah Ray, jadi apa yang sebenarnya terjadi?" tanya ibu Carlla saat melihat Ray turun dari tangga.
"Jadi gini bu, sebenarnya tadi sore saat mengantar Carlla pulang, tiba-tiba hati saya tidak tenang seperti ada firasat buruk, dan benar terjadilah, ternyata Carlla bakal di culik oleh gangster no. 3, saya sempat di culik tadi tapi berhasil kabur, ssshh." ucap Ray sambil memegang perutnya.
"Ehh kamu di culik, syukurlah kamu bisa selamat, tapi buat apa ya Carlla mau di culik?, apa dia punya musuh?" ucap ibu Carlla kebingungan.
"Sepertinya iya, apa jangan-jangan karena aku ya bu." tebak Ray.
"Maksud kamu apa Ray?" tanya ibu Carlla.
"Jadi gini, di sekolah banyak orang yang suka terhadap saya, jadinya pasti mereka tau kalau pacar saya itu Carlla, sepertinya ada yang cemburu dengan Carlla, menurut saya sih itu juga bu." ucap Ray.
"Ohh gitu ya, gara-gara cinta sampai segitunya, Emm Ray kenapa kamu megangin perut kamu terus dan kenapa ada merah-merah gitu, coba saya liat Ray." ucap ibu Carlla ingin membuka baju Ray.
"Ahh ini gak kenapa-kenapa kok bu, cuma sakit perut." ujar Ray.
"Kamu jangan bohong loh Ray gak baik, coba buka dulu baju kamu." ucap ibu Carlla dengan lembut.
"Ba-baiklah bu." ucap Ray sambil membuka bajunya.
"Ray-yy, kenapa bisa sampai seperti ini." ucap ibu Carlla getir sambil menutup mulutnya saat ada luka tusuk di perut Ray.
FLASHBACK ON...
"Ohh iya, gimana cara jelasinnya ya, mmm ah aku ada ide." ucap Ray dalam benaknya.
Setelah Ray berpikir, ternyata Ray mengambil katananya di inventorynya. Dan..
"Semoga enggak sakit." pikir Ray.
Tsuskk
Crashh..
'Ekhhh..
FLASHBACK OFF...
"Luka ini pas aku mau kabur, ternyata ada yang menusuk aku." ucap Ray berbohong.
'Hiks
'Hiks
"Rayyy." teriak Carlla yang tiba-tiba muncul dari arah tangga dan langsung berlari ke arah Ray dan memeluknya.
"Aduhh, jangan peluk aku dulu, sakit perut aku." ucap Ray meringis.
"Ahh, maaf Ray hiks, tunggu sebentar kamu duduk dulu di kursi itu." ucap Carlla sambil pergi.
Setelah beberapa saat...
"Ray cepat buka baju kamu, aku mau obati lukamu." ucap Carlla sambil membawa kotak P3K.
"Baiklah, tapi pelan-pelan ya." ucap Ray sambil membuka baju.
"Tahan dikit ya." ucap Carlla.
'Shhh..
'Adohh sakit....
"Berisik ah, tahan dikit apa." ucap Carlla.
"Hadeuh, malah aku yang di marahin." pikir Ray."Iya Carlla~."
Setelah selesai di beri obat dan di perban...
"Akhirnya selesai, baiklah kamu istirahat dulu di kamar aku, kamu besok izin dulu biar gak masuk sekolah." ucap Carlla sambil memapah Ray jalan.
"Ehh, aku gak papa kok Carlla, besok aku masih bisa sekolah kok." ucap Ray meyakinkan.
"Baiklah kamu boleh masuk sekolah, tapi nanti jangan ketemu aku lagi ya." ucap Carlla sambil menatap Ray.
"Ehh, ya sudah lah, aku bakal izin aja besok." ucap Ray pasrah.
"Nah gitu dong, ya udah ayo masuk ke kamarku." ucap Carlla membuka pintu kamarnya.
"Baiklah." ucap Ray sambil berjalan ke arah sofa dan tidur di situ.
"Ehh Ray, kamu ngapain ke sofa?" tanya Carlla.
"Mau tidur." Ray.
"Ehh, sini kamu tidur di atas kasur aja, kan kamu lagi sakit." ucap Carlla sambil menyuruh Ray bangun.
"Baiklah." ucap Ray sambil berjalan ke pinggir kasur."Terus kamu tidurnya dimana?"
"Mmm, aku tidur sama kamu lah, kan aku juga sakit, sakit hati aku pas liat kamu luka." ucap Carlla.
"Hahh, ya sudah lah." ucap Ray sambil berbaring.
"Nah gitu dong, nee tangan kiri kamu buka." perintah Carlla.
"Buat apa sih." ujar Ray sambil merentangkan tangan kirinya.
"Buat ini." ucap Carlla sambil berbaring di atas tangan Ray."peluk ya."
"Hah, di kira apa, ya sudah selamat tidur." ucap Ray sambil mengelus rambut Carlla.
"Mnn, selamat tidur juga Ray." ucap Carlla.
[Halo tuan]
{Misi Utama}
Selamatkan Carlla dan ibunya dari pembunuh kupu-kupu malam.
waktu: 30 menit sebelum mati.
Hadiah :
--100.000 poin.
--Buku ????
--Tubuh????
--Tubuh????
--Summon hewan peliharaan Elang.
Gagal: Carlla dan ibunya mati.
{Misi telah selesai}
Yes/No
"Yes, taruh di inventory dulu Z, dan selamat malam." ucap Ray dalam benaknya.
[Baik tuan, selamat malam tuan]
____________________________________________
____________________________________________
BERSAMBUNG....
Hola semua, saya buat lagi ni, gak tau seru atau aneh, soalnya saya kerjainya gak maksimal, soalnya di kampung saya gak ada wifi jadinya agak susah kalau buka ini aplikasi dan buat mencari gambar ke google, jadinya saya jarang up.
Maafkan saya kalau ceritanya Aneh.
Jika kalian suka novel ini tinggal pencet like, rate, comen, and favorite, kalo mau vote juga boleh.
__ADS_1