
Indonesia.
25, juni 2018.
Subuh, Mansion, Kamar.
Hari sudah pagi, terlihat seorang pemuda yang sudah siap memulai hari baru.
"Hoam ah akhirnya pagi juga, sekarang lets go mandi dulu." kata Ray sambil berdiri dan barjalan ke arah kamar mandi.
Beberapa menit kemudian.....
"Hmm, mandi udah, pake baju udah,nyiapin buku sama bahan praktek udah,Mm kayak nya udah semua." ucap Ray dalam benaknya. "Baiklah kalau begitu, kita buat sarapan dulu." ucap Ray yang akan membuat sarapan
Setelah selesai...
"Ahh, kenyang nya, Yoss waktunya berangkat sekolah." ucap Ray sambil melangkahkan kakinya menuju pintu luar. Setelah keluar Ray melihat kevan seperti sedang menunggu seseorang. Dan benar...
"Ah tuan, selamat pagi, mari masuk tuan, saya antar." ucap Kevan sambil membukakan pintu mobil.
"Ya, selamat pagi" ucap Ray sambil memasuki dalam mobil. "Hey Kevan, kapan datangnya pembantu dan Asisten rumah saya?" tanya Ray pada Kevan.
"Ohh, mereka katanya datangnya siang jam 11an tuan." jawab kevan.
"Oh, kalau anggota kita mana?" Ray bertanya kembali.
"Kalau para bawahan nanti datengnya jam 8 tuan." jawab Kevan.
Tak terasa ternyata mobil yang Ray tempati hampir sampai karena ke asikan ngobrol, tinggal berapa meter lagi.
"Stop kevan, saya berhenti di sini aja." ucap Ray.
"Baik tuan"
....
"Sudah tuan, tapi kenapa gak mau di depan gerbang aja?" tanya Kevan.
"Oh kau mau tau, coba lihat di gerbang, banyak cewe-cewekan, nah itu nanti kalau aku keluar dari mobil di liat mereka, nanti mereka malah nambah nempel lagi sama aku, gituloh." ucap Ray menjelaskan maksudnya.
"Ohh gitu, ya sudah hati-hati tuan saya pergi dulu." ucap kevan.
"Iya, nanti kita ngobrol lagi, kamu juga hati-hati." ucap Ray sambil pergi dari sana dan menuju ke gerbang sekolah.
Dan benar, sekarang Ray sedang di kelilingi banyak cewe, banyak yang nanyai'Mau gak ke kelas bareng aku?', karena gak mau repot-repot akhirnya Ray memilih salah satu cewe teman sekelasnya untuk mengantarkannya.
"Ya udah aku pilih kamu aja Lola." ucap Ray sambil menunjuknya.
"Wah Ray, kamu benar nerima ajakan ku?" tanya Lola.
"Iya bener, kalau kamu gak mau juga gak papa." kata Ray
"Mau kok-mau kok, ayo aku antar ke kelas." ujar Lola sambil memimpin jalan.
'Yah, si Lola yang dapet.' A
'Semoga besok aku yang dia ajak.' B
Sesampai di kelas....
Setelah berjalan menuju kelas, Ray langsung menaruh tasnya di meja dan mengambil buku novel barunya yang kemarin ia beli di supermarket. Ray membaca novel sampai bel masuk berbunyi.
Kringg
Kringg
setelah menunggu beberapa menit, datang guru seni budaya.
"Baik, selamat pagi anak-anak." sapa bu guru.
"Selamat pagi bu." ucap murid serentak.
"Baiklah, kalian inget kan kalau sekarang praktek masak, bahan-bahannya sudah ada kan." ucap bu guru.
"Sudah bu." para murid.
"Dan juga kalian udah tau kan infonya, nanti kita masaknya bareng kelas 10-A." Ujar bu guru.
"Sudah bu." murid.
"Baiklah, karena kalian sudah mengerti semua silahkan kalian pegi menuju dapur sekolah, disana sudah ada kelas 10-A yang menunggu." ucap bu guru sambil pergi meninggal kan kelas.
Setelah semua murid mengeluarkan barangnya, mereka langsung bergegas menunju dapur sekolah.
Sesampai di sana...Dan mulai de...
'Wah Ray praktek bareng kelas kita.' A.
'Iya dia kayaknya jago masak.' B.
'Halah muka ganteng doang palingan gak bisa masak.' kata murid yang membenci Ray.
'Hih, kamu ngomong kayak gitu iri ya gara-gara Ray ganteng kamu jelek.' C.
'Huh, sial.' gumam anak itu.
"Pehatian semuanya, kalian akan di bagi kelompok acak ya." ucap bu guru."Setiap kelompok ada 10 orang, kelompoknya jadi ada enam, nanti ada 3 kelompok sekarang 3 kelompok nanti siang." ucap bu guru sambil menjelaskan tentang pembagian kelompok.
"Baiklah,
•Kelompok pertama:
~ Toriq
~ Nana
~ PawPaw
~ Ela
~ Keanu
~....
~....
~....
~....
~....
(gak tau lagi mau kasih nama sapa,wkwkwk)
•Kelompok dua:
~ Udin
~ Mulyanto
~ Bambang
~ Dudung
~...
~...
~...
~...
~...
~...
•Kelompok ketiga:
~ Ray
~ Leon
~ Lola
~ Angel
~ Priska
~...
~...
~...
~...
__ADS_1
~...
(Pokoknya sisanya cewe semua, cuma Ray sama Leon doang cowo)
'Yes kita sekelompok dengan Ray' A
'Iya, akhirnya kita kebagian juga bisa dekat sama Ray' B
Sebelum mulai...
"Hai nama gw Leon, nama lu siapa?" tanya Leon pada Ray sambil mengulurkan tangan.
Ray yang melihat itu langsung mengulurkan tangannya agar salaman." Oh hai nama aku Ray Quza, panggil aja Ray."
"Oh, hai Ray, kamu murid populer di sekolah ini ya?" tanya Leon.
"Ya begitulah, ini bukan mau aku, cuma mereka yang buat aku jadi populer begini." jawab Ray.
" Ohh gitu, yasudah kalau kamu nanti kesusahan pas masak minta tolong aku aja, soalnya aku kerja part time di restoran." ucap Leon
"Oh baiklah, nanti kalau aku kesusahan bakal minta tolong kamu." Kata Ray.
"Baik anak-anak, tenang semuanya, kita bakal mulai." ucap bu guru.
"Hey kalian, kalian takut gak sama cipratan minyak, kalo takut gak usah masak biar aku sama Leon aja." kata Ray sambil menatap tim kelompok yang cewenya.
"Sebenarnya takut sih, tapi kami gak mau nyusahin." ucap Lola yang mewakili pembicaraan.
"Ohh ya sudah kalau takut gak usah ikutan masak, kalian hanya motong-motongin aja bumbunya.
"Ok baiklah Ray." ucap Lola.
Dan ya prakteknya di mulai, semua kelompok berusaha agar makannya enak, namun semua mengalihkan bandangannya ke kelompok Ray, terlihat 2 pemuda sedang memasak bahan yang habis di potong oleh tim cewenya, mereka memasak bahan bahannya seperti seorang Chef profesional, terilihat Ray sekarang sedang mengaduk daging dan lain lain, dan Leon sekarang sedang membuat bumbunya, mereka berdua sama seperti Chef yang bisa membuat wajannya seperti mengeluarkan ledakan api kecil.(Dan yah Skip soalnya aku gak tau harus ketik apa lagi.)
Setelah beberapa jam sebelum bel istirahat....
Terlihat di meja ada banyak sajian makanan yang di tata rapih.
•Di kelompok Satu dan Dua:
~ Sayur lodeh
~ Sayur asem
~Dll, pokoknya yang gampang di buat.
Hanya di kelompok tiga saja yang beraneka ragam makanan.
•Di kelompok Tiga:
makanan:
~ Rawon
~ Gulai kambing
~ Telor gulung
~ pindang patin
~ Udang balado
minuman:
~ Banana smooty
~ Es jeruk
~ Es kelapa mangga
Semua orang yang melihat itu terpana dengan hidangan makanan yang di buat oleh Ray dan Leon.
"Wah, Ray Leon, kalian hebat banget bisa buat makanan yang kayak gini." ucap Lola.
'Iya benar, ternyata Ray udah ganteng pinter masak lagi.' ucap A
"Baiklah, Sekarang sesi penilaian." ucap bu guru.
Setelah sesi penilaian...
"Baiklah, urutan pertama sampai ketiga.
~ Kelompok Tiga
~ Kelompok Satu
"Baiklah, sekarang kelompok selanjutnya." ucap bu guru.
Skip. Setelah semua kelompok sudah praktek, ada info dari guru bahwa sekarang semua murid di suruh pulang cepat, karena rapat kemarin masih di lanjutkan.
____________________________________________
11.00
siang, di dalam kelas.
"Hmm, kayaknya habis ini aku bakal ke Dealer dulu buat ngambil mobil sama motor." ucap Ray dalam benaknya.
Kringg
Kringg
Bel berbunyi menandakan bahwa sudah istirahat, tapi karena guru masih rapat, semua murid di suruh pulanh oleh guru.
Sesampainya di depan gerbang, di belakang ada yang memanggil namanya.
"Hoi Ray tunggu." ucap seorang pemuda.
"Hmm, oh ternyata Leon, ada apa Leon?" tanya Ray sambil memalingkan wajahnya ke arah Leon.
"Mau pulang bareng gak?, sekalian main kerumah ku." ucap Leon yang mengajak Ray bersama.
"Oh maaf Leon, aku sekarang lagi ada urusan, kalau mau besok aja, sekalian kerumah kamu." ucap Ray.
"Oh, ok lah, besok ya jangan lupa, kalau mau sekalian menginap juga boleh, bye Ray." ucap Leon sambil meninggalkan Ray.
Leon sekarang sudah menjadi teman dekat Ray, jadinya dia berani buat mengajak Ray buat main bersamanya, dan dia juga udah meminta No. grupchatnya Ray.
____________________________________________
SKIP
11.34
Siang, di Dealer mobil.
"Hmm, coba tanya aja sama cewe yang kemarin." pikir Ray sambil berjalan ke arah perempuan yang sedang berdiri itu.
"Hey kita jumpa lagi." ucap Ray kepada perempuan itu.
"Ahh tuan yang kemarin ya, selamat datang kembali, ada yang bisa saya bantu?" tanya perempuan itu.
"Oh enggak, aku pengen nanya doang nama kamu siapa?" tanya Ray sambil tersenyum, yang melihat senyuman maut itu 100% dipastikan bakal ngeblush atau mimisan.
"Ehh, anoo, nama aku Bunga Lily, panggil aku Lily aja." ucap Lily sambil menundukkan kepalanya karena malu.
"Oh, salam kenal nama aku Ray Quza panggil aja Ray, umur 16." ucapnya sambil tersenyum."Ya sudah saya pergi dulu, mau ketemu menejer kamu dulu."
"Baiklah, sampai jumpa Ray." ujar Lily sambil sedikit melambaikan tangannya ke arah Ray.
"Ya sudah, kamu semangat kerjanya." ucap Ray tersenyum.
..........
Tok tok
tok
"Ya silakan masuk." ucap Menejer.
Ceklek
"Oh halo tuan, ada yang bisa saya bantu?" ucap menejer segera berdiri dan berjalan ke arah Ray.
"Panggil aja Ray, saya mau tolong kirimin mobil yang saya pesan kemarin ke alamat ini, bisa tidak?" Panggil Ray sambil menyerahkan kartu nama dan alamat.
(ini gambar mobil Ray, terserah pilih aja yang kalian suka ini mobilnya sama cuma beda warna.)
"Bisa tuan Ray bisa, segera saya siapkan." ucap menejer.
"Hah sudahlah, Baik terima kasih ya menejer." ucap Ray.
__ADS_1
"Ya sama-sama tuan Ray." ujar menejer.
"Saya pamit dulu menejer." ucap Ray
"Ya tuan" menejer.
saat keluar dari ruangan menejer Ray terus berfikir."Hmm, Carlla kayaknya bener-bener udah gak sayang sama aku, sudahlah jangan di pikirin, aku bakal deketin si Lily aja, oh ya Z, kamu tau gak Lily umurnya berapa sekarang?"
[Tuan, umur Lily sama dengan tuan, hanya saja masih tua an tuan dua bulan dari Lily]
"Oh, baiklah, kita deketin dia aja buat ngegantiin Carlla." Pikir Ray.
Ray sekarang sedang berjalan menuju ke arah Lily, dia ingin membuat Lily jatuh cinta pada Ray.
"Hai Lily." Ray
"Oh, hai Ray kamu udah bicaranya dengan menejer?" tanya Lily.
"Oh, udah sekarang aku mau pulang dulu, bye Lily, semangat kerja!!." ucap Ray mengeluarkan senyuman maut sambil menyemangati Lily.
Blush."I-iya Ray, sampai jumpa." ucap Lily malu-malu.
'Hey sstt, Lily.' ucap teman Lily.
"Iya ada apa mir?" tanya Mira.
'Mm, itu pacar kamu ya, kamu beruntung banget pacar kamu ganteng terus baik.' ucap Mira.
"Ehh bu-bukan, dia bukan pacar aku, dia temen aku baru aja kenal." ucap Lily malu-malu.
........
Setelah keluar dari dealer mobil, sekarang Ray sedang menuju Dealer motor untuk mengambil motornya yang dia pesan. Sesampai di sana Ray langsung berjalan menuju ruang menejer.
Tok Tok Tok
"Ya siapa, masuk aja." ucap menejer.
'Bla
'Bla
'Bla
'Bla
'Bla
"Ini tuan kunci motornya." ucap menejer sambil memberikan kuncinya kepada Ray.
(Ini gambar motor yang di beli Ray, cuma satu doang yang bagus gambarnya.)
"Baik, terimakasih manajer, saya duluan." ucap Ray sambil berjalan keluar ruangan.
"Ya, baik tuan sampai jumpa." Menejer.
Setelah Ray keluar dari ruangan menejer, Ray langsung menuju tempat parkiran untuk mengambil motor pesanannya.
"Maaf tuan, apa tuan yang memesan motor ini?" ucap pekerja itu.
"Iya, saya yang beli motor itu, emang ada apa ya pak?" tanya Ray.
"Oh enggak, maksud saya ini motornya sudah siap di kendarain." ucap pekerja itu.
"Baik, terima kasih ya, saya duluan pak." Ray.
"Ya, hati-hati tuan." pekerja.
"Z, tolong beli skill ahli motor dan mobil." ucap Ray dalam pikirannya.
[Baik tuan]
{Keahlian berkendara}
mengendarai semua kendaraan.
Harga: 50 poin
Yes/No
"Yes."
[Sisa poin: 1,100,000]
"Baiklah saatnya nyobai motor baru." ucap Ray sambil naik ke atas motor.
Ngiii iitt
Broomm~
Bromm brom
broomm,brung~ brung~
Ray saat ini sedang mengendarai motor yang membuat semua orang melihat padanya. Pandangan orang yang melihat Ray seperti melihat orang tertampan di dunia.
'Kyaa, gila ganteng banget' A.
'Iya, ajak dia foto yuk, mumpung lagi lampu merah.' ucap B.
'Iya iya, ayo kita datengin dia' ucap C.
.........
'Hallo kak, boleh minta fotonya gak.' Cewe A.
'Iya kak, soalnya kakak ganteng.' Cewe B.
"Ehh, boleh kok." ucap Ray.
Chesss
cekrek
......
'Terimakasih kak, kakak ganteng deh, boleh minta groupchatnya gak.' ucap cewe itu dengan nada imut.
"Oh, boleh kok, ini nomor kakak." kata Ray sambil memperlihatkan layarnya kepada cewe tersebut."Ya sudah kakak, pergi dulu ya, nanti tinggal chat aja, udah mau lampu hijau."
'Iya kak hati-hati.'
Setelah itu Ray langsung melaju agak kencang karena biar cepat pulang.
Bromm~ brung~
brung~ brung~
Setelah sampai di mansionnya Ray melihat bahwa ada yang menjaga gerbang mansion sebanyak 4 orang. Ya penjaga tersebut adalah anggota gang miliknya.
"Itu tuan, cepat bukakan pintunya." ucap salah satu penjaga.
"Hallo tuan, selamat sore." ucap semua penjaga menyambut kepulangan Ray.
"Ya selamat sore, oh ya nanti kalau ada truk yang mengantarkan mobil, nanti langsung persilahkan masuk aja." ucap Ray sambil pergi dari sana.
"Baik tuan." penjaga serentak.
Setelah memarkirkan motornya Ray langsung masuk kedalam mansionnya, di dalam mansion dia di sambut oleh pembantu dan asisten rumahnya.
"Selamat datang kembali tuan muda." ucap pria yang tidak terlalu tua.
"Iya terimakasih, kamu pasti asisten saya." tebak Ray.
"Benar tuan muda, nama saya Tony tuan." ucap Tony memperkenalkan diri.
"Baiklah, nama saya Ray Quza, panggil aja tuan Ray atau tuan muda." ucap Ray sedikit teriak agar terdengar oleh pembantu yang ada di sana."Baik lah saya capek, saya ingin istirahat dulu, kamu paman Tony kerjakan kembali kerjaan anda."
"Baik tuan muda."
Setelah selesai Ray langsung pergi ke kamarnya untuk mengganti baju dan pergi tidur.
"Baiklah, selamat tidur Z." ucap Ray langsung terlelap.
[Selamat tidur tuan]
____________________________________________
____________________________________________
Bersambung.....
**Hola semua, saya buat lagi ni, gak tau seru atau aneh, soalnya saya kerjainya gak maksimal, soalnya di kampung saya gak ada wifi jadinya agak susah kalau buka ini aplikasi dan buat cari ke google(nyari gambar), jadinya saya jarang up.
__ADS_1
Maafkan saya kalau ceritanya Aneh.
Jika kalian suka novel ini tinggal pencet like, rate, comen, and favorite, kalo mau vote juga boleh**.