System No Limit'S

System No Limit'S
Mengambil Misi


__ADS_3

(Revisi, banyak Typo)


Indonesia


12, agustus 2018.


Pagi, Sekolah, ruang makan.


Terlihat ada dua pemuda yang satu sedang makan di ruang makan, satunya lagi sedang menunggu orang itu selesai makan.


"Hey Carlla, sudah belum sarapannya, kita mau berangkat." ucap Ray yang sudah menunggu di depan rumah.


"Iya, sudah selesai, tinggal pakai sepatu,.........Ok, ayo berangkat." ucap Carlla bersemangat.


"Baiklah, sini pegang tangan aku." ucap Ray sambil mengulurkan tangannya.


"Hm." Carlla sambil memegang tangan Ray.


"Baiklah, Teleport." ucap Ray.


Wungg~


...........


"Ah, akhirnya sampai." ucap Ray.


"Baiklah Ray, sampai ketemu lagi nanti pas istirahat." ucap Carlla sambil berjalan le arah gerbang dan pergi ke kelasnya.


"Ya, hati-hati." ucap Ray.


"Baiklah, sekarang aku yang ke kelas." gumam Ray sambil berjalan menuju kelasnya.


.........


Tok


Tok


Ceklek


"Selamat pagi." ucap Ray ramah.


'Selamat pagi.' cewe A.


'Pagi juga.' cowo A.


"Yo Ray, ayo sini duduk." ucap Riel yang dari tadi sedang berbincang dengan Ryu.


"Ok,.....hey Ryu-Riel, selamat pagi." ucap Ray sambil menurunkan tasnya dari pundak.


"Hey, nanti kita ada pelajaran apa hari ini?" tanya Riel.


"Hmm, kalau tidak salah sekarang bebas, tidak ada pelajaran." jawab Ray.


"Hmm, jam kosong ya, bosen dong kita nanti." ucap Riel.


"Hmm, kerjain misi aja." ucap Ryu.


"Nah, boleh banget itu idenya." ucap Ray.


"Baiklah, sekarang kira bakal ke tempat pangambilan misi." ucap Riel bersemangat.


"Baiklah, ayo." ucap Ray sambil berjalan ke luar kelas yang di ikuti oleh Riel dan Ryu.


...........


"Hey Ryu, katanya kamu punya pacar?" tanya Ray.


"Iya, aku punya pacar, ada apa nanya begitu?" ucap Ryu sambil mengangkat satu alisnya.


"Ohh enggak, aku boleh gak bawa pacar aku, soalnya--." ucap Ray terputus karena ada yang menyapanya.


"Hey beb, sekarang kamu lagi ngapain?" tanya Carlla yang berjalan sambil di ikuti dua temannya di sebelahnya.


"Ohh ini, aku mau ngerjain misi sama temen aku." jawab Ray.


"Ohh, boleh ikut." ucap Carlla manja dengan mata berbinarnya.


"Tunggu ya." ucap Ray.


"Tuh, kayak gitu sifat dia, jadi aku mau ngajak dia ngerjain misi bareng, kalau enggak ngambek dia." bisik Ray kepada Riel dan Ryu.


"Ohh, ya sudah boleh lah." jawab Riel.


Ryu hanya mengangguk iya.


"Ya udah ayo Carlla." ucap Ray hendak berjalan menuju tempat mengambil misi sambil memegang tangan Carlla, namun..


"Eh sayang, kamu lagi ngapain sekarang?" tanya seorang perempuan dengan nada kecil berbicara kepada Ryu.


"Hmm, oh Misaki, aku mau ke tempat pengambilan misi, kalau kamu mau kemana?" tanya Ryu balik.


"Ohh, sama aku juga sayang." ucap Misaki pelan sambil memeluk tangan Ryu.


"Hoy, itu siapa kamu?" tanya Ray dan Riel bersamaan sambil mendekatkan muka mereka ke muka Ryu.


"Ohh, kenalin dia pacar aku, Misaki." ucap Ryu memperkenalkan pacarnya.

__ADS_1


"Oh, salam kenal, aku Ray." ucap Ray.


"Kalau aku, Riel, kita adalah kelompok/sahabat TripleR." ucap Riel mantap.


"Haduh." ucap Ray dan Ryu sambil menepuk jidatnya.


"Oh Misaki ternyata yang pemalu ini punya pacar toh." goda Carlla.


Misaki hanya mengangguk dan masih membenamkan wajahnya ke tangan Ryu.


"Hey sayang, kamu kenal sama Misaki?" tanya Ray.


"Ohh, kenal dong, dia itu sahabat sd aku." jawab Carlla.


"Ehmm, udah ada pacar jadi lupain aku ya." ucap seorang perempuan berpenampilan rambut pendek.


"Ehh, maaf Rumi, oh ya kenalin dia sahabat sd aku, namanya Rumi." ucap Carlla.


"Oh hay Rumi." ucap Ryu.


"Wahh, cantiknya." gumam Riel yang masih terbengong.


"Hoi, kamu kenapa Riel." ucap Ray.


"Biasa jomblo." ucap Carlla.


"Oh gitu toh, jadi dia." ucap Ray dan Ryu, Misaki hanya diam.


"Hey, kenapa dia diem? terus dia jomblo sama terbengong begini apa hubungannya." ucap Rumi.


"Ada deh." ucap Ray, Ryu dan Carlla bersamaan.


"Ya sudah, kita ke tempat ngambil misi, dari tadi malah ngobrol." ucap Ray.


"Iya juga, ya sudah ayo kita ke sana." ucap Carlla berjalan sambil menarik tangan Ray.


Akhirnya mereka menyudahi percakapan itu dan mulai berjalan ke tempat pengambilan misi, di perjalanan Ray+Carlla dan Ryu+Misaki selalu bermesraan, sedangkan Riel dan Rumi hanya berdiam diri dan tidak berbicara satu sama lain.


"Huh, aku pengen bicara, tapi aku malu." pikir Riel.


"Huh, aku pengen bicara, tapi aku malu." pikir Rumi.


Setelah mereka sampai di sana, mereka mulai memilih misi apa yang cocok buat mereka yang pastinya agak susah.


"Hey Ray, aku dapet misi ini." ucap Riel sambil menunjukan tangannya ke papan misi.


"Hmm, membasmi kelompok goblin di desa Sari." ucap Ray.


"Kalian mau ini atau enggak?" tanya Ray.


"Boleh." Ryu.


"Baiklah, kita pilih yang ini aja." ucap Ray sambil mengambil kertas misi dan menuju resepsionis.


"Hallo Kak, saya mau mengambil misi yang ini." ucap Ray sambil menyerahkan kertas misi.


"I-iya, tunggu sebentar." ucap Resepsionis malu-malu sambi menundukan kepalanya.


..........


"Ini, jika sudah kamu harus mengambil badan goblin untuk barang bukti." ucap Resepsionis itu.


"Oh baiklah, terima kasih kak." ucap Ray sambil berjalan kembali kepada teman-temannya.


"Hoi, ayo kita mulai misinya." ucap Ray dari kejauhan.


"Oh baiklah, saatnya mulai petualangan." ucap Riel semangat.


"Oh ya beb, tapi kita kesana naik apa?" tanya Carlla kepada Ray yang sudah ada si dekatnya.


"Hewan kontrak kalian, tapi ada yang gede gak?" tanya Ray.


"Emm, gak ada sih." jawab Carlla.


"Emang kalian yang cewe, hewan kontraknya apa?" tanya Riel.


"Aku Harimau putih." ucap Carlla sambil menatap Ray.


"Oww man." ucap Ray pelan yang terdengar oleh Riel dan Ryu.


"Owh gitu, jadi kalau sudah nikah jadinya suami takut istri." gumam mereka berdua.


"Kalau aku Gorila." ucap Rumi bangga.


"Aku kucing." ucap Misaki pelan tapi masih terdengar oleh mereka ber 5.


"Kan tadi kalian yang nanya, sekarang kami yang tanya." ucap Carlla.


"Baiklah kami--." ucap Ray terputus.


"Kami TripleR, pasti hewan kontrak kami sama, aku Elang Lava, Ray Elang Petir, dan Ryu Elang Es." ucap Riel semangat


"Wah, kok bisa samaan begitu sih?" tanya Carlla.


"Gak tau juga, jadi intinya kalian sekarang gak ada kendaraan." ucap Ray.


Mereka semua hanya mengangguk.

__ADS_1


"Baiklah, kita pakai hewan jinak aku aja." ucap Ray.


"Hah, kamu punya hewan yang di jinakin?" tanya Riel terkejut.


"Kalau tidak percaya ayo kita kesana." ucap Ray sambil berjalan bersama Carlla.


Sesampainya di hutan, Ray memanggil hewan jinaknya.


"GRIFFE!!." teriak Ray.


"Tunggu sebentar ya." ucap Ray.


Wush Wush


Wush Wush


"Hey ini kenapa, kok jadi ada banyak hembusan angin, lama-lama jadi kencang?" tanya Riel agak panik.


Kiakkk


Wush


Wush


"Bersiap perang." ucap Riel sambil memasang kuda-kuda.


Semua yang mendengarkan teriakan Riel langsung ikut menyiapkan kuda-kuda, kecuali Ray, dia hanya diam saja seperti patung.


"Ray, kamu jangan takut, cepat kesini." teriak Riel salah paham.


"Hah, kenapa kalian masang kuda-kuda?" tanya Ray keheranan.


"Ya ada monster lah, bodoh." ucap Riel.


"Maksudmu ini?" ucap Ray sambil menunjuk ke arah hewan yang super besar.


"Kyaa, tolong aku mau pulang." ucap Misaki.


"Kyaa, hiks Ray." ucap Carlla menangis.


"Kyaaa, monster." ucap Rumi.


"Ra-ra-ray, kami takut." ucap Riel.


Ryu mengangguk cepat.


"Haduh, Hey kalian, kenapa kalian takut sama dia?" tanya Ray.


"Itu kan Monster bodoh." ucap Riel gemetaran.


"Oh, monsterkah, Griffe kemari." ucap Ray.


Griffe langsung menuruti kata-kata Ray, dia langsung mendekat dan duduk di depan Ray.


"Tu, mana ada monster lucu kayak gini, utututu, yakan Griffe." ucap Ray sambil menggaruk leher Griffe.


Cip cip


Wop wop


"Ehh, Eggy dan Fox, kamu juga ikut sama Griffe?" tanya Ray sambil mengangkat Eggy dan Fox ke pelukannya.


"Ehh, itu Fox, sini in Ray." ucap Carlla yang tiba-tiba tidak nangis lagi.


"Yaudah ini." ucap Ray sambil menyerahkan Fox kepada Carlla.


"Hey Ray, kok monster itu jinak?" tanya Riel.


"Ohh, Griffe ini adalah griffin yang di tinggal/buang sama orang tuanya, waktu aku lagi latihan kemarin di hutan aku bertemu dia, jadinya aku mengadopsinya, sama kayak Fox juga." jelas Ray.


"Ohh, begitu." ucap Semua orang yang mulai sudah tenang.


"Ya sudah, kita akan ke desa Sari pake Griffe, mau kan kamu Griffe?" tanya Ray.


Kiakkk


"Baiklah saatnya berangkat." ucap Ray yang sudah di atas Griffe.


"Baik." ucap mereka dan mulai menaiki Griffe persatu-persatu.


Setelah semua orang menaiki Griffe, akhirnya Ray menyuruhnya terbang menuju desa Sari, kenapa Ray tidak menunjukan kemana arah desa Sari, karena Griffe sudah berburu di semua daerah kota/desa itu, jadinya Ray hanya memberi perintah nama desanya saja.


Sekarang semua orang sedang terlelap dia atas punggung Gruffe, karena kecapean nangis terus saat bertemu Griffe yang super besar.


_______________________________________________________________________________________


MAAF PARA PEMBACA, SEPERTINYA SAYA SETERUSNYA AKAN TELAT TERUS ATAU JARANG UP, KARENA SAYA BANYAK TUGAS YANG DI KASIH GURU. Maaf bila membosankan.


Dan ada pengumuman baru lagi, kalau hp saya rusak, jadi makin memperkecil kalau saya bisa update, rusaknya sederhana tapi nyebelin, baterainya cepat habis, jadinya bisa di gunain buat ngerjain tugas doang, kalau di Cas sambil main, baterai hpnya malah tambah cepet habis.


Jadi maaf sekali lagi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung.....


Hola semua, saya buat lagi ni, gak tau seru atau aneh.

__ADS_1


Maafkan saya kalau ceritanya Aneh.


Jika kalian suka novel ini tinggal pencet like, rate, coment, and favorite, kalo mau vote juga boleh.


__ADS_2