
Indonesia
30, juni 2018
Pagi, rumah Carlla, kamar.
Pagi telah bersinar, terlihat ada dua pemuda yang sedang tidur berdua di atas kasur tipe twin bed. Setelah beberapa saat salah satu dari pemuda itu terbangun.
"Hoamm, ah ternyata udah pagi." gumam Ray.
Setelah nyawa Ray sudah terisi, dia merasakan pegal di tangannya, setelah melihat penyebabnya bahwa yang ada di atas tangannya adalah kepala Carlla.
"Ehh, bukannya sekarang sekolah ya, kok Carlla belum bangun." gumam Ray.
"Hey Carlla bangun, udah pagi sekolah, nanti telat loh." ucap Ray sambil menepuk-nepukkan tangannya ke pipi empuk Carlla.
"Emmm, 5 menit lagii." ucap Carlla sambil meregangkan badannya dan tidur kembali.
"Ohh gitu ya, baiklah." ucap Ray sambil tangannya mendekat ke pinggang Carlla dan..
'Aaaa...
'Geli Rayy...
'Berhentii..
"Makanya bangun, nanti telat loh." ucap Ray sambil melepaskan tangannya.
"Hmpp jahat kamu Ray, rasakan ini." ucap Carlla sambil meninju perut Ray pelan.
'Aghh sakit Carlla....
"Kyaa maaf Ray, aku gak sengaja, aku lupa kalau ada luka di perut kamu." ucap Carlla dengan nada bersalah sambil buru-buru ke arah Ray.
"hah-hah-hah, ah udah gak papa kok, kamu mandi dulu aja, nanti telat loh." ucap Ray sambil memegang perutnya yang mengeluarkan darah karena lukanya menjadi lebar.
"Enggak, aku obatin dulu, baru mandi." ucap Carlla sambil mengambil kotak P3k.
"Ya udah, kalau udah obatin langsung mandi terus ke sekolah ya." ucap Ray.
"Mnn, baiklah." ucap Carlla.
Setelah Ray di obati, Carlla langsung bergegas mandi dan sarapan agar tidak telat masuk sekolahnya.
"Hey Carlla, mau ku antar gak, aku masih bisa di tahan kok sakitnya." ucap Ray.
"Enggak usah, aku naik angkot aja." ucap Carlla yang sedang memakai sepatu.
"Aku antar aja ya, nanti kamu telat loh." bujuk Ray.
"Engg--." ucap Carlla terputus.
"Udah ah, ayo aku anterin." ucap Ray sambil menyalakan motornya.
Bromm~
Bromm~
"Ya udah, kamu anter aku, tapi nanti aku gak mau ngomong sama kamu." ancam Carlla.
"Ya gak papa kok, yang penting kamu gak telat, ayo naik." ucap Ray.
"Hmm, keras kepala." ucap Carlla sambil naik motor.
Setelah itu mereka melaju ke arah sekolah untuk mengantar Carlla agar tidak telat.
Setelah sampai di sekolah...
"Nih udah sampai, kamu baik-baik di sekolah ya." ucap Ray.
"Iya aku tau, di kira aku masih anak kecil apa." ucap Carlla sambil mengembungkan pipinya.
"Ya kan aku cuma perhatian." ucap Ray.
"Ehh tunggu, katanya kamu gak mau ngomong sama aku, ehh ternyata malah ngobrolkan, kamu kalau gak denger suara aku pasti kangen kan." lanjut Ray.
"Mm, udah ah nanti aku telat, bye Ray." ucap Carlla sambil berjalan ke arah gerbang.
Dan....
'Eh itu bukannya Ray, kenapa dia gak pakai seragam sekolah.' A.
'Ehh, iya dong, mau kita samperin gak?' B.
'Boleh juga.' C
..........
'Hai Ray, kamu lagi ngapain di sini, kok kamu gak pakai seragam?' tanya salah satu dari mereka.
"Ohh, aku izin dulu gak masuk sekolah, lagi sakit akunya." ucap Ray.
'Sakit apa emangnya Ray?' A.
"Kalian mau tau, tapi jangan takut ya." ucap Ray.
'Iya, emang kamu sakit apa sih, kok bisa buat orang takut.' B.
"Oh ini, aku habis di culik, tapi untungnya selamat, tapi aku sebelum keluar dari sana malah ada yang nusuk aku." ucap Ray berbohong sambil memperlihatkan luka yang di perban, namun ada sedikit bercak darah.
'Kyaaaa, itu darahh.' ucap salah satu dari mereka dengan badannya yang menggigil.
'Kasian banget Ray, semoga sembuh ya Ray.' A.
"Ahh iya, makasih ya udah khawatirin aku, aku pamit pulang dulu ya." ucap Ray sambil menyalakan motornya dan memutar balik.
Setelah Ray mengobrol dengan fans nya, sekarang dia pergi menuju ke mansionnya..
Sesampainya di sana...
"Kevan!!!, panggil semua pasukan." teriak Ray.
"Ahh, baik tuan." ucap Kevan tegas.
Setelah kumpul.
"Baiklah, karena kalian sudah mau masuk gangster saya, jadi kalian resmi menjadi gangster Bloody Rose." ucap Ray sedikit berteriak agar terdengar.
"Hidup pasukan Bloody Rose." ucap mereka.
"Status." Ray.
{Status}
Nama : Ray Quza (16)
Tubuh : Vampir Murni
STR: 90
AGI: 55
VIT: 100
INT: 99999
Karisma: 275
Darah: 99/100
Kesehatan:100%..
PoinSystem: 1,200,000
PoinStat: 0
Inventory:
~Sarung tangan pengguna katana
~Pedang katana dua tangan
~uang: 73,842,000,000
~Kotak epic 4×
~Panah Lock
~Topeng Mawar
~Jubah Langit
__ADS_1
~pill penyembuhan 499
~Buku ????
~Tubuh????
~Tubuh????
~Summon hewan peliharaan Elang.
Toko:
"Hay Z, tolong beli baju buat pasukan perempuan 500 dan topengnya 500." Benak Ray.
[Baik tuan]
{Baju pasukan P}
Tahan terhadap senjata api, senjata tajam, api, bisa mengatur suhu jubah agar enak di pakai pengguna, selalu bersih dan wangi, menyesuaikan ukuran tubuh pengguna.
Sedang
harga: 300 poin system.
{Topeng Bawahan P}
Alat pendeteksi+Intercom, tahan terhadap senjata api dan senjata tajam, tidak bisa rusak, menyesuaikan ukuran kepala pengguna.
Ringan
harga:100 PoinSystem.
"Yes beli." ucap Ray
[Baik tuan]
{Poin anda tersisa: 1,020,000]
"Baiklah cukup, untuk pasukan perempuan maju dua langkah." perintah Ray.
"Baiklah, karena kalian sudah jadi pasukan saya, jika kalian bertugas harus memakai baju ini dan topengnya." ucap Ray sambil mengeluarkan baju dan topeng dari ruang hampa.
Pasukan barunya itu tentu terkejut walaupun sudah di beri tahu bahwa tuannya kuat.
"Baiklah, kalian nanti bisa memakainya." ucap Ray.
"Untuk sekarang saya akan membagi regu, untuk pria dulu, di kiri untuk pasukan berperang dikanan untuk pasukan Intelligent, di kiri 900 dikanan 100." ucap Ray.
Setelah beberapa saat, akhirnya penyesuaian telah selesai...
"Baiklah, giliran yang perempuan, kiri 300 kanan 200." ucap Ray.
Setelah beberapa menit...
"Baiklah, karena tidak mungkin saya mengingat satu-satu nama kalian, jadinya untuk pasukan perang, cowo A1-900, cewe B1-300, kalau untuk dari Intelligent, bakal saya gabung, K1-300, mengerti kalian." ucap Ray.
"Mengerti tuan." ucap mereka serempak.
"Baiklah, pasukan perang dan Intelligent baris memanjang." ucap Ray.
Setelah beberapa saat...
"Baik, kalian yang ada di barisan kiri, menjadi A1, B1, K1 sampai seterusnya, mengerti." ucap Ray.
"Mengerti." pasukan.
"Baiklah, Kevan sekarang kamu menjadi ketuanya, dan A1,B1,K1 kalian akan menjadi menjadi wakil ketua." ucap Ray.
"Kalian harus ingat nama kalian, baiklah karena sudah pembagiannya, kalian boleh bubar dan latihan yang keras, saya sudah menyediakan senjata-senjata untuk kalian, gunakan senjata yang kalian bisa pakai, karena kita sebentar lagi akan menyerang gangster no. 1." ucap Ray.
"Baik tuan." pasukan.
Setelah itu Ray menaiki motornya untuk pergi ke rumah Carlla lagi, Sesampainya di sana..
Tok
Tok
Tok
"Oh, enggak kok, dia enggak telat." ucap Ray sambil masuk ke dalam rumah.
"Ya udah kalau begitu, kamu istirahat di dalam kamar dulu." ucap ibu Carlla.
"Baiklah bu." Ray sambil berjalan ke kamar Carlla.
Sampai di ambang pintu tiba-tiba...
[Hallo tuan, system akan di ubah dan di reset, tuan akan mengalami pingsan selama 1 bulan]
"Ehh tunggu dulu." ucap Ray.
'Brukk
"Ehh, suara apa itu?" ucap ibu Carlla.
"Suaranya dari kamar Carlla." lanjutnya sambil berjalan ke arah kamar Carlla. Sesampainya di sana ibu Carlla melihat Ray tergeletak di atas lantai.
"Hey Ray, apa yang terjadi, bangun Ray jangan menakuti ibu, coba cek nadinya, untungnya dia cuma pingsan doang, tapi kenapa ya?" ucap ibu Carlla sambil memeriksa urat nadi Ray."Baringkan dulu aja di kasur."
Sore Hari...
"Aku pulang." ucap Carlla.
"Ahh iya selamat datang,ah iya nak tolongin rawat Ray dulu, tadi siang dia tiba-tiba jatuh ke lantai, ibu lagi buat obatnya dulu." ucap ibu Carlla di dapur.
"Hah, kok bisa sih, ya udah aku ke kamar dulu." ucap Carlla langsung pergi kekamarnya.
"Hay Ray kenapa bisa pingsan." ucap Carlla sambil memegang kepala Ray."Aww panas banget."
"Ibuu, kepala Ray panas banget, hey Ray kamu kenapa, hey bangun, kamu kalau tidur terus aku gak mau bicara lagi loh, hey bangunn." ucap Carlla panik dengan matanya yang berkaca-kaca.
"Hiks, hay Ray bangun plisss." Carlla.
"Hey kenapa Carlla, kenapa nangis, tadi kenapa panggil ibu?" tanya ibu Carlla.
"Badan Ray panas banget bu hiks, gak kayak biasa orang pusing, bu hiks gimani bu." ucap Carlla terisak.
"Ya udah kita coba kompres dulu jidatnya, ibu ambil dulu." ucap ibu Carlla sambil mengambil air dan lap.
"Hey Ray bangun dong hiks, aku gak bakal nakal lagi, pliss hiks bangun." ucap Carlla.
1 bulan kemudian....
Selama 1 bulan Carlla selalu merawat Ray dengan kasih sayang, pada siang hari kelopak mata Ray bergerak menandakan bahwa Ray akan siuman, dan benar dia akhirnya bangun dari pingsannya.
"Akhh, aduh kepala ku sakit." ucap Ray sambil memegang kepalanya.
"Hey Z, kamu ada di situ." pikir Ray.
[Halo tuan, System selalu ada bersama tuan]
Pip!
[System berhasil di ubah, selengkapnya ada pada status tuan]
"Baiklah kita coba,'Status'." ucap Ray.
{Status}
Nama : Ray Quza (16)
Tubuh : Manusia normal
Fondasi: normal
Gelar: Orang pertama menjadi Kultivator, orang yang memiliki System.
Tingkat kultivasi:....
Teknik kultivasi:....
Skill: beladiri EmperorPunch(100%)....
Elemen: All element
PoinSystem: 1,200,000
__ADS_1
Inventory:
~Sarung tangan pengguna katana
~Pedang katana dua tangan
~uang: 73,842,000,000
~Kotak epic 4×
~Panah Lock
~Topeng Mawar
~Jubah Langit
~pill penyembuhan 499
~Buku ????
~Tubuh?????
~Tubuh????
~Summon peliharaan Elang evolve Griffin.
Toko:
"Heh kok jadi gini, malah kayak di novel timetravel yang pernah aku baca, Z sebenarnya apa yang terjadi 1 bulan sebelumnya?" ucap Ray dalam benaknya.
[Baik tuan, 1 bulan sebelumnya bumi yang tuan tinggal, setelah tuan pingsan, tiba-tiba bumi mengeluarkan gelombang, gelombang itu membuat hewan-hewan berevolusi menjadi monster, dan manusia berevolusi menjadi kuat, sekarang sudah banyak sekolah untuk beladiri ataupun clan-clan yang berdiri untuk pencegahan kalau ada monster yang menyerang kota]
"Oh gitu yah, berarti aku telat dong, orang udah kuat aku baru bangun tidur." pikir Ray.
"Oh ya Z, tolong jelaskan satu-satu apa aja yang berubah." lanjut Ray.
[Baik, yang berubah dari status:
1.Tubuh anda di riset menjadi normal.
2. Fondasi.
3.Penambahan Gelar.
4.Tingkat kultivasi.
5.Teknik kultivasi.
6.Skill.
7.Elemen.
8. cara mendapatkan poinsystem dengan membunuh monster dan kultivator.
Itu saja tuan yang berganti]
"Hmm, baiklah aku udah mengerti, dan tolong Z jelasin buku dan 2 tubuh tanda tanya." perintah Ray.
[Baik tuan :
{Buku ????}
Buku untuk berkultivasi, tingkatan paling tertinggi
{Tubuh ?????}
Tubuh khusus laki-laki.
?????????
{Tubuh ????}
Tubuh khusus perempuan.
?????????
Selesai tuan]
"Hah kenapa banyak tanda tanya, ini error Z?" pikir Ray.
[System tidak tau tuan, hanya itu saja tuan data yang ada di System]
"Baiklah Z, kalau pasang tubuh baru bakal sakit gak?" tanya Ray dalam pikirannya.
[Tuan akan mendapatkan sakit selama 30menit]
{Mengganti tubuh}
Yes/No
"Mmm Z, bisa gak hilangin rasa sakitnya?" ucap Ray.
[Bisa tuan, pakai 100 poin]
"Baiklah, hilangin rasa sakitnya dan sekalian pelajari buku tanda tanya itu Z." perintah Ray.
[Baik tuan]
{Sedang memproses}
.........
.........
.........
{Proses selesai, tubuh dan buku telah terpasang}
"Baiklah, Status." ucap Ray.
{Status}
Nama : Ray Quza (16)
Tubuh : God×Human
Fondasi/Tulang: Dewa naga
Gelar: Orang pertama menjadi Kultivator, orang yang memiliki System, DemiGod terakhir.
Tingkat kultivasi:....
Teknik budaya: Teknik Legenda 4 Mata Angin.
Skill: beladiri EmperorPunch(100%)....
Elemen: All element
PoinSystem: 1,200,000
Inventory:
~Sarung tangan pengguna katana
~Pedang katana dua tangan
~uang: 73,842,000,000
~Kotak epic 4×
~Panah Lock
~Topeng Mawar
~Jubah Langit
~pill penyembuhan 499
~Tubuh????
~Summon peliharaan Elang evolve Griffin.
Toko:
________________________________________________________________________________________
Bersambung.....
Hola semua, saya buat lagi ni, gak tau seru atau aneh.
Halo saya udah pulang kampung, sebenarnya saya pengen Crazy up, tapi alurnya lagi ribet, nanti kalau alurnya udah bisa ke tebak sama aku, baru Crazy up ya.
__ADS_1
Maafkan saya kalau ceritanya Aneh.
Jika kalian suka novel ini tinggal pencet like, rate, coment, and favorite, kalo mau vote juga boleh.