System No Limit'S

System No Limit'S
Hari pertama sekolah


__ADS_3

Indonesia


21,juni 2018


Subuh,koskosan,kamar


Hari telah pagi,Terlihat seseorang sedang barbaring sambil mengucek ngucek matanya, dia hendak bangun dari tidurnya.


"Hoamm, jam berapa ini, hmm masih jam 6 mandi dulu ahh."kata Ray sambil menuju kamar mandi.


[Selamat Pagi tuan]dengan suara loli


"Siapa itu"


[Saya Z tuan, masa tuan tidak ingat]


"ohh jadi semalam bukan mimpi toh, maaf Z, selamat pagi juga." kata Ray


Zrashh


zrashh


byurr


"oh seger, oh ya Z kamu ada misi misi gitu gak?kata Ray penasaran


[Ada tuan]


{Misi Harian}


Push up 0/100


pull up 0/100


sit up 0/100


lari 0/5km


Hadiah : 500 poinsystem


+ 5 STR


+ 5 AGI


+ 5 VIT


waktu : 24 jam


hukuman : merasakan sakit 3 menit


Yes/No


"What, kerjain ajalah dapet 500 poin"


Yes


{Misi diterima}


"ok lah,kita kerjain pas pulang sekolah, sekarang pake baju dulu, trus siapin buku"


"Oh ya Z, tuker 100 poin jadi uang"ujarnya


[Baik tuan]


{Sedang proses}


......


......


{Proses selesai}


[Tuan tinggal ambil saja di penyimpanan system]


"Makasih Z, baiklah sekarang tinggal berangkat, pake angkot aja kali ya, nanti kita beli motor."


Setelah di ambang pintu, Ray teringat...


"Oh ya Z, aku harus minum darah gak?sama kalo kena matahari kepanasan?"tanya Ray


[Benar tuan, tuan harus minum darah, kalau terkena matahari tidak kepanasan tuan, karena daya tahan tuan kuat]


"Ok lah, kita berangkat"kata Ray


di angkot...


" Ke supermarket dulu kali ya, baru ke sekolah, mau beli bekal dulu."kata Ray Quza(pikiran)


____________________________________________


Supermarket


21,juni 2018


pagi


Sampainya di supermarket


"Ni bang ongkosnya"Ray


"Iya dek, Makasih dek"bang angkot

__ADS_1


"Hmm, beli roti sama susu aja kali ya."kata Ray(pikiran)sambil jalan mengambil barang.


Sesudah mengambil barang Ray menuju kasir


"Wih kasir nya cewe tuh, kita goda ahh."kata Ray(pikiran) yang sedang membuat rencana.


"Beli apa aja dek?"kata kasir yang belum memerhatikan muka Ray


"Kak cantik, saya beli roti sama susu aja"kata Ray sambil godain kasir


Saat mendengar suara itu kasir melihat muka Ray ganteng gak ke tulungan, kasir itu terdiam dengan di hiasi rona merah di pipinya.


"Ganteng"gumam si kasih.


"eh, Kakak ngomong apa ya?, bisa di ulangi."kata Ray(Padahal udah tau, gara2 pendengarannya tajam)


"Ehh,eng-enggak kok, saya gak ngomong apa-apa, oh ini barangnya, jadi 15.000."kata si kasir sambil malu malu.


"Makasih kakak cantik"kata Ray sambil godain si kasir lagi.


Dan yah, tambah merah lagi pipi si kasir.


Setelah beli bekal untuk istirahat, Ray berangkat menggunakan angkot lagi menuju sekolah.


"Buju buset, sial, gara-gara godain tuh mba kasir jadi telat." kata Ray panik sambil melihat jam tangannya.


Sesampainya di depan gerbang sekolah, Ray langsung lari menuju kelas, sampai di depan pintu, Ray langsung membukanya dengan keras.


Bam


Semua yang ada dalam kelas menatap Ray yang masih sibuk mengatur nafasnya di ambang pintu. Ray akhirnya sadar jika dia sudah menjadi pusat perhatian siswa termasuk pak guru.


"Maaf pak, saya terlambat"kata Ray Quza sambil berjalan Ke arah guru.


"Baru pertama masuk sudah terlambat saja kamu ni" kata pak guru agak marah.


"Ya sudah anak anak kita kedatangan murid pidahan" kata pak guru.


Semua yang ada di kelas pada kagum karena muka Ray yang sangad tampan dan di tambah bulir bulir air keringat, sampai ada yang berbicara:


'Wah ganteng banget'kata A


'Iya dia ganteng banget'kata B


'iya, jadi pengen ngelapin keringatnya'kata C


'Fix, dia pacar gw'kata B


'Enak aja dia pacar gw'kata A


"Hey anak anak diam"


"Baik pak"


"Hallo, Perkenalkan nama saya Ray Quza, biasa di panggil Ray, umur saya 16, Saya pindahan dari SMA Banyak Warna(ngasal)."kata Ray tersenyum,namun agak gugup, karena dia di perhatikan banyak orang.


"Sudah pak, boleh saya duduk pak"kata Ray


"Kerjain dulu soal di papan tulis baru boleh duduk". kata pak guru.


"Glup,ba-baiklah" kata Ray sambil mengambil spidol dengan tangan gemetaran karena takut salah.Saat itu ada siswa yang mengejek Ray.


"Megang spidol aja gak bener, gimana mau kerjain soalnya, palingan salah, hahaha."kata laki laki yang paling belakang.


Ada sebagian yang tertawa, Ray yang mendengar tawa tersebut mengepalkan tangannya saat pria tersebut mengejeknya. Pria tersebut masih tertawa, sampai pak guru menegurnya. Ray lalu memulai mengerjakan soal yang ada di papan tulis setelah guru menegur pria itu.


10 menit kemudian....


"Selesai pak". kata Ray sambil menaruh spidol ke tempat asalnya.


Pak guru tercengang melihat jawaban Ray yang benar semua, Pak guru itu kagum dengan Ray karena bisa menjawab soal yang akan di ajarinya ke pada murid murid. Sama dengan pak guru, semua murid pada tercengang karena Ray bisa mengerjakannya dengan cepat.


"Ehm ehm, ok kamu boleh duduk Ray, dan nama bapak kevin."kata pak kevin sambil menyuruh Ray duduk.


"Terima kasih pak"kata Ray sambil berjalan menuju tempat duduknya di pojok dekat jendela, karena Ray suka pemandangan.


Setelah Ray duduk, beberapa gadis mulai mengagumi Ray dan menargetkan Ray sebagai pangeran di hati mereka. Pelajaran lalu di lanjutkan sampai bel istirahat berbunyi. Beberapa siswa lalu mengerumuni Ray dan mengajak pria itu untuk kekantin bersama.


"Hai Ray, kamu mau kekantin bersama?"kata seorang gadis yang sedang bertingkah imut di depan Ray.


Ray tau bahwa gadis yang di depannya ini suka membuli orang, karena ia masih ingat saat gadis itu pernah membuli siswa yang melawannya dan Ray benci dan trauma kepada seorang pembuli.


"Eh bukannya dia pernah membuli orang sampai murid yang kena bully keluar dari sekolah."kata Ray dalam hati sambil mengingat kejadian itu.


"Oh maaf, aku udah bawa bekal dari rumah, jadinya gak ke kantin dulu."kata Ray sambil membawa makanannya dan hendak pergi ke taman belakang.


"Ohh, ayolah ke kantin bareng, pliss."Kata Nana sambil menarik tangan Ray dengan tingkah imutnya.


"Maaf, bisa tolong lepasin gak?"kata Ray sambil menepis tangan Nana dan pergi keluar kelas


"What, kok bisa dia gak ke goda"kata Nana bergumam.


____________________________________________


Setelah sampai di taman belakang, Ray melihat di taman ada perempuan cantik sedang baca buku sambil duduk sendiri di kursi panjang khusus 2 orang. Dan yah perempuan yang agak dingin dan menyendiri itu adalah pujaan hati Ray saat di kehidupan dulu, yang bernama Carlla. Kenapa Ray tidak menembak Carlla di kehidupan yang dulu, ya karena si Ray mukanya B aja, lemah, dan sering di bully. Tapi Ray sekarang percaya diri karena sekarang Ray ganteng, pintar, tinggi, dan berotot. Ray sekarang sedang berjalan menuju Carlla dan bertanya kepadanya.


"Hai boleh gak aku duduk di sebelah kamu?" tanya Ray kepada Carlla.


"Hmm, boleh." kata Carlla yang belum melihat muka Ray karena agak dingin.


"Dingin banget"pikir Ray.

__ADS_1


"Oh ya nama ku Ray Quza, panggil aja Ray, kalo kamu?" Tanya Ray


"Putri Carlla,panggil Carlla." jawab Carlla dengan dingin.


"Oh ya sudah aku makan dulu."Ray


"Hmm"Carlla


"Oh ya, kamu udah makan belom?, kalo belum aku beliin atau punya aku saja kamu makan." kata Ray sambil menawarkan.


"Udah, saya pergi dulu."kata Carlla dingin sambil beranjak dari tempat duduk.


Pada saat Carlla jalan, Ray melihat Carlla jalannya agak seperti sempoyongan. Ray agak bangkit untuk ancang ancang kalau Carlla mau jatuh, dan benar saja, Carlla hampir jatuh namun masih bisa di tangkap oleh Ray dengan ala putri kerajaan.


"Kamu gak papa." kata Ray dengan nada yang kawatir.


Carlla yang tanpa sadar melihat muka Ray menjadi terdiam sesaat membuat pusingnya hilang sebentar dan membuat pipinya memerah.


"Hey, kamu gak papa?, pipi kamu merah."kata Ray yang emang rada gak peka.


"E-eh, aku gak papa" sambil tangannya menutup muka dia.


"Cuma agak pusing." kata Carlla yang masih menutup mukannya.


"Ya sudah, aku bawa kamu ke UKS ya?." kata Ray sambil menggendong Carlla menuju UKS.


"hm" ujar Carlla.


Sesampai di UKS, Ray membaringkan tubuh Carlla di kasur dan mencari obat pereda pusing.


"Ini obat sama airnya Carlla." kata Ray sambil menyondorkan kepada Carlla.


"Te-terimakasih Ray." kata Carlla yang agak malu sambil meminum obat tersebut.


"Ya sama-sama, kamu tidur aja dulu, nanti aku kasih tau guru kalau kamu sakit, ya udah bye." kata Ray dan pergi ke ruang guru untuk memberi tau kalau Carlla sakit, setelah itu Ray balik ke kelasnya dan pembelajaran dimulai sampai pulang sekolah.


POV Carlla****


"Ugh kenapa masih berdebar ini jantung, kayanya aku suka deh sama Ray, yah semoga aja dia suka sama aku, Ray kamu adalah pangeran ku." kata carlla dalam hati.


"Ehh, aku mikirin apa sih." kata Carlla sambil menutupi mukanya yang ada rona merah di balik tangannya.


"Dah ah, aku mau tidur dulu."


POV END.


____________________________________________


Setelah bel pulang


"Hadeuh, akhirnya pulang, ke kelas Carlla ah, beresin bukunya trus anterin tasnya ke UKS." kata Ray yang habis membereskan bukunya dan akan ke kelas Carlla.


Sepanjang jalan dia terus di hadang oleh para perempuan yang mengaguminya, namun Ray langsung lari menuju kelas Carlla dan membereskan buku- buku dan meja Carlla, setelah selesai Ray langsung menuju UKS.


____________________________________________


Sesampainya di UKS.


"Ohh dia masih tertidur, aku tungguin aja lah sampai dia bangun." kata Ray sambil duduk di kursi sebelah kasur Carlla.


Setelah sore menjelang malam Carlla baru terbangun.


"Wah apa ini ganteng banget, apa aku lagi mimpi." kata Carlla dalam hati sambil mengarahkan tangannya untuk mencubit pipinya.


"Aww, aduh sakit, eh, ternyata bukan mimpi, untung tadi ngomong dalem hati." kata Carlla sambil mengelus pipinya.


" Hey kamu kenapa cubit pipi kamu?, trus mimpi?, trus dalem hati?, kamu kenapa?." kata Ray menatap Carlla aneh.


"Eh eng-enggak kok Ray, bukan apa apa, Ray dari tadi kamu nungguin aku bangun?" ujar Carlla sambil mengalihkan topik.


"Ah, iya aku nungguin kamu bangun." kata Ray


"ka-kamu liat aku tidur ya?,aku jelak ga?, aku gerak-gerak pas tidur ya?" kata Carlla panik karena takut jelek pas lagi tidur.


"Eh, enggak kok, kamu pas lagi tidur imut deh." kata Ray sambil menggoda Carlla.


Blush. Dan yah pipi Carlla memerah semerah apel merah.


"Oh ya, ya udah ayo kita pulang, udah sore nih, aku anterin." kata Ray yang hendak berdiri.


"Ehh, emangnya sekarang jam berapa sekarang?" kata Carlla sambil melihat jam dinding.


"Apa, udah jam segini, aku harus pulang, nanti di marahin mamah." ujar Carlla sambil buru-buru bangun.


"Ini tas kamu, udah aku masukin buku-buku kamu." kata Ray sambil menyondorkan tas kepada Carlla.


"Ah, makasih Ray, maaf kalau merepotkan." kata Carlla yang masih agak malu-malu.


"Ya sama-sama, ya sudah ayo, aku temenin pulang."Ray


"Yap"Carlla dengan suara agak imut.


Sesudah sampai di depan rumah Carlla, Ray langsung pamitan dan pergi menuju rumahnya untuk bersih-bersih, makan, dan tidur. Dan yah, Ray lupa bahwa dia punya misi yang belum di tuntaskan.


Bersambung.....


Hallo guys segini dulu nanti aku bakal up lagi.


Jangan lupa like, comen, rate, dan favorite yang belom, dan kalo mau vote boleh.


nanti gambar si Carllanya eps selanjutnya

__ADS_1


__ADS_2