System No Limit'S

System No Limit'S
Membeli Rumah ĪĪ Dan Membeli Kendaraan


__ADS_3

Indonesia


24, juni 2018.


Subuh, koskosan, kamar.


hari telah pagi, terlihat ada seorang pemuda yang sedang mandi, entah kenapa hati pemuda tersebut hari ini seperti bersemangat.


Byur


byur


"Ahh seger, baiklah kita pakai baju dulu baru kita ke kevan nanyai kembali tentang info rumah." ucap Ray sambil memakai baju yang sudah ia siapkan."Ok waktunya berangkar."


"Hmm, ada yang lupa, coba cek status dulu."


"STATUS." ucap Ray.


{**Status}


Nama : Ray Quza (16)


Tubuh : Vampir Murni


STR: 90


AGI: 55


VIT: 100


INT: 99999


Karisma: 275


Darah: 50/100


Kesehatan:100%..


PoinSystem: 209.055


PoinStat: 0


Inventory:


~Sarung tangan pengguna katana


~Pedang katana dua tangan


~uang: 980,000


~Kotak epic 5×


~Panah Lock


~Jubah Langit


~pill penyembuhan 500


Toko**:


"Hmm, coba buka satu kotak aja kali ya." ucap Ray."Z, buka satu kotak epic."


[Baik tuan]


[Tuan mendapatkan 1.000.000 poin]


[ poin anda : 1.209.055]


"Wah gila, hoki banget aku."


"Mm Z, kamu ada handphone gak ditoko?" tanya Ray.


[Ada tuan]


[Tuan ingin yang biasa apa yang canggih]


"Hmm, yang canggih aja Z." Ray


[**Baik]


{Hp 1000R}


Anti air, hape tidak gampang panas, baterai tidak cepat habis, internet lancar.


Harga : 50 poin.


{Hp Nomali}


Anti air, hape tidak gampang panas, baterai tidak cepat habis, internet lancar, mempunyai dua layar.


Harga : 100 poin.


......


.....


.....


.....


{Hp Modifikasi}


Mengupgrade hp sesuai ke inginan tuan.


1 kali upgrade 500 poin.


Harga : 5.000 poin**.


"Hmm, ini bagus nih."


"Z, beli yang Hp modifikasi."


[Baik tuan]


{ ....


.....


....


....


.....}


"Hmm, kayak nya aku pengen


•Unlimited battery.


•Internet unlimited.


•Unlimited GB.


•Internet Cepat


•Anti air.


•Kamera super.


Dah kayak gitu aja Z." ucap Ray.


[Baik tuan]


{5.000+3.000}


Yes/No


"Yes." Ray.


[Baik tuan]

__ADS_1


{Sedang memproses]


....


....


....


{Proses selesai}


{Pembelian berhasil}


Ray mengulurkan tangannya saat terlihat ada sebuah Handphone muncul dari kehampaan.


"Hup, baik lah sekarang tinggal berangkat." ucap Ray sambil berjalan keluar rumah.


Sesampainya di markas...


"Beri jalan." ucap Ray sambil mengibaskan tangannya.


"Siapa kamu, beraninya datang ke tempat seperti ini." ucap penjaga.


"Oh gitu ya." ucap Ray sambil mengambil topengnya di inventory dan memakainya."Masih berani kalian, Ha." ucap Ray sambil menatap tajam.


"A-ampun tuan, saya tidak tau kalau itu tuan." ucap penjaga itu ketakutan.


"Hah, ya sudah antarkan saya ke Kevan." Ray


"Baik tuan, lewat sini tuan." kata penjaga itu sambil menunjukan arahnya.


...


...


...


"Ini tuan ruangannya." ucap si penjaga tersebut.


"Baik kau boleh pergi." ucap Ray sambil membuka pintu ruangan tersebut.


klek


creet~


"Ehh tuan, kapan tuan datang, kenapa tidak bilang saya saja biar saya jemput." ucap Kevan langsung berdiri dan berjalan cepat menuju Ray.


"Baru tadi, gak papa, langsung ke intinya saja, kamu udah hubungi temanmu kan." ucap Ray.


"Sudah tuan, katanya sekarang bisa langsung datang, ayo saya antar tuan." ucap Kevan.


"Baiklah, oh satu lagi, kita ke Dealer mobil sama motor dulu, saya mau beli motor dan mobil." ucap Ray


"Baik tuan, ayo saya antar kan ke mobil." Kevan


Tak


Tak


Tak


ceklek


bam


"Jalan sekarang kevan." Ray


"Baik tuan, pakai sabuk pengamannya." Kevan


Setelah sampai di Dealer mobil....


"Kevan kamu tunggu di mobil saja." ucap Ray sambil pergi masuk menuju Dealer.


"Baik tuan, hati-hati." Kevan.


Setelah masuk....


"Ada yang bisa saya bantu tuan?" ucap wanita yang bekerja di sana.


"Baik tuan, kalau butuh apa-apa panggil saya." ucap wanita tersebut sambil ke tempat di berdiri tadi.


Ray sekarang sedang melihat-lihat semua mobil yang ada di sana, Ray tidak sengaja memegang mobil sport paling mahal di Dealer, terlihat ada seorang wanita yang menghampiri Ray.


"Hey bocah, jangan pegang-pegang mobil nya nanti bisa lecet, mahal mobil itu, kamu gak bakal bisa beli." kata wanita tersebut sambil memarahi Ray.


"He, baiklah saya bakal beli mobil ini." ucap Ray sambil tersenyum sinis.


"Haduh, kamu tuh mimpi di siang bolong, mana bisa boceh miskin kayak kamu bisa beli mobil ini." ucap wanita tersebut agak teriak yang membuat pengunjung di sana langsung menengok ke arah suara tersebut."Pak satpam, tolong usir bocah ini."


"Baik." ucap Satpam sambil menuju kearah Ray, hampir tinggal berapa meter lagi akan mendekati Ray terdengar suara teriakan seorang pria.


"Ada apa ini ribut-ribut?" tanya manejer tersebut.


"Bocah ini menejer, dia megang mobil sport paling mahal, trus ngaku bisa membeli mobil itu." kata wanita tadi sambil menunjuk ke arah Ray.


"Apa benar kamu mau membeli mobil ini?" tanya manejer itu.


"Benar saya ingin membeli mobil ini." ucap Ray sambil melihat handphonenya yang sebenarnya sedang menukarkan poin dengan uang.


"Z, tolong ubah 100.000 poin jadi uang dan beli juga kartu yang paling mahal." ucap Ray dalam benaknya.


[Baik tuan]


{Denga memproses}


{100.000 poin : 100,000,000,000 milyar}


{Kartu hitam : 1.000}


Yes/No


"Yes"


[Pembelian berhasil]


"baiklah, tunggu sebentar." kata Ray sambil merogoh sakunya agar orang-orang tidak terkejut saat ada barang muncul dari kehampaan."Ini kartunya, saya beli mobil ini." sambil memberi kartu itu ke menejernya.


Semua orang terkejut saat Ray mengeluarkan kartu berwarna hitam tanpa terkecuali menejer itu dan wanita yang memarahi Ray.


"Apa itu kartu hitam." teriak salah satu dari pengunjung.


"Tu-tuan ini, baik saya bakal siapkan mobil ini segera." ucap menejer itu buru-buru agar tidak membuat pembelinya menunggu."Dan kau desy, kamu saya pecat karena kerjamu tidak becus."


"Ta-tapi pak, saya nanti kerja apa?." ucap Desy sambil memegang kaki menejer itu.


"Gak mau tau, pokoknya kamu saya pecat." ucap menejer tersebut pergi kekantornya."Cepat semua siapkan mobil itu buat tuan ini." kata Menejer sambil mengembalikan kartu itu kepada Ray."Ini tuan uangnya sudah masuk."


"Baik terimakasih, oh sama mobilnya bakal saya ambil besok saja." ucap Ray sambil menuju keluar.


"Baik tuan." menejer.


"Oh ya" ucap Ray sambil berhenti.


"Dan kau coba kesini." ucap Ray sambil menunjuk ke arah wanita yang menyambut Ray tadi.


"A-ada apa tuan, mohon maafkan saya kalau ada salah." ucap wanita tersebut ketakutan.


"Kamu gak ada salah jadinya gak usah takut, saya hanya mau memberi ini, di dalamnya ada sekitar 1 M." ucap Ray sambil memberikan sebuah kartu pada wanita tersebut.


"I-ini tuan, ini gak bisa saya terima." ucap wanita tersebut.


"Apa, jumlahnya kurang baiklah ini saya tambah 500 juta." ucap Ray.


"Bukan itu tuan, hanya saja ini terlalu banyak." kata wanita tersebut buru-buru bicara agar tidak di beri lagi kartu tersebut.


"Ohh di kira saya kurang, gak papa, kamu berhak dapat ini karena melayani costumernya dengan baik." ucap Ray.


"Terima kasih tuan." ucap wanita itu sambil menunduk.


"Baiklah, saya pergi dulu." ucap Ray sambil beranjak pergi dari Dealer itu.

__ADS_1


....


....


....


"Ayo kevan kita ke Dealer motor." ucap Ray sambil mengenakan sabuk.


"Baik tuan." kevan.


Setelah sampai di sana, sama seperti tadi Ray memesan motor sport itu dan mengambilnya nanti. Setelah itu Ray dan Kevan langsung lanjut menuju tempat teman kevan menjual rumah.


"Sudah sampai tuan." Kevan.


"baiklah, ayo kita turun." Ray


Setelah turun dari mobil dan masuk menuju rumah tersebut untuk menuju penjual rumah itu.


ning nong


"Tunggu sebentar." ucap pria tersebut.


ceklek


"Ada yang bisa saya bantu?" ucap pria itu.


"Oh Kevan, kamu jadi beli rumah ini." ucap pria itu.


"Iya john, tuan saya ingin membeli rumah." ucap Kevan.


John yang mendengar temannya itu memanggil pemuda di depannya ini dengan sebutan tuan menjadi bingung, ia ingin menanyai kenapa Kevan memanggil pemuda ini tuan, namun dia urung kan karena bukan urusan dia.


"Jadi berapa harga rumah ini?" tanya Ray pada John.


"Ohh, anda yang mau beli, harganya 5M." ucap John sambil memberikan harga.


"Baik lah, saya beli pakai kartu ini." ucap Ray sambil menyondorkan kartu hitam itu.


Tentu saja Kevan dan John kaget karena bahwa pemuda di depannya mempunyai kartu hitam, karena hanya sedikit orang yang memiliki kartu hitam itu.


"Ini kartu hitam beneran tuan?" Tanya John dengan nada terkejut


"Iya emang ada apa ya?" tanya Ray.


"Enggak kenapa-napa tuan, saya hanya kaget saja kalau tuan punya kartu hitam, baik lah saya bakal siapkan sertifikatnya." ucap John sambil mengambil kertas sertifikat.


Beberapa menit setelah mengisi sertifikat tersebut...


"Baiklah, ini tuan sertifikatnya dan kunci rumahnya." ucap John sambil menyerahkannya.


"Baiklah, terimakasih John." ucap Ray berterimakasih.


"Mmm, baiklah Kevan kamu bilang ke bawahan kamu, nanti markasnya kita pindah jadi di bawah tanah rumah ini aja." ucap Ray


"Baik tuan, nanti saya sampaikan pesan tuan ke bawahan." Kevan


"Baiklah antarkan saya pulang, nanti sore kamu jemput saya lagi Kevan, nanti aku bakal pindah rumah." ucap Ray sambil menuju mobil.


"Baik tuan."


Setelah sampai di koskosan, Ray langsung menuju kamar mandi, setelah mandi dia beranjak ke kamarnya untuk pergi tidur siang terlebih dahulu.


"Hei Z, tolong buatin alarm buat bangunin nanti sore, sama cek 'STATUS'." ucap Ray.


[**Baik tuan]


{Status}


Nama : Ray Quza (16)


Tubuh : Vampir Murni


STR: 90


AGI: 55


VIT: 100


INT: 99999


Karisma: 275


Darah: 50/100


Kesehatan:100%..


PoinSystem: 1,100,055


PoinStat: 0


Inventory:


~Sarung tangan pengguna katana


~Pedang katana dua tangan


~uang: 74,850,000,000


~Kotak epic 4×


~Panah Lock


~Topeng Mawar


~Jubah Langit


~pill penyembuhan 500


Toko**:


"Oh ya Z, kamu ada darah gak di toko?" tanya Ray.


[Ada tuan]


{Darah suci}


Harga: 5 poin


Yes/No


"Yes"


[Sisa poin: 1,100,050]


"Baiklah, sebelum tidur kita minum darah dulu." ucap Ray sambil meminum darah.


glup


glup


glup


"Ah, manis ternyata rasa darah suci." ucap Ray sambil menjilat sisa darah di bibirnya.


[Darah : 100/100]


"hah, baiklah selamat tidur." Ray


[Selamat tidur tuan]


____________________________________________


____________________________________________


**Bersambung....


hola semua, saya buat lagi ni, gak tau seru atau aneh, soalnya saya lagi di kampung, sering jalan-jalan, jadinya saya gak nulis isinya langsung dari pikiran saya.


Maafkan saya kalau aneh ceritanya.

__ADS_1


Jika kalian suka novel ini tinggal pencet like, rate, comen, and favorite, kalo mau vote juga boleh**.


__ADS_2