
Eric meraup kasar wajahnya menghadapi kekeras kepalaan gadis sombong didepannya, atau dia bukakan saja pintunya dan melihat apa gadis itu benar-benar akan keluar dengan penampilan seperti itu
Tidak, tentu saja tidak... Eric tidak bisa membiarkannya. Gadis angkuh dan keras kepala seperti Lisa pasti akan tetap mempertahankan ego dan gengsinya. Gadis itu pasti akan nekad keluar dengan penampilan setengah telanjangnya
"Baiklah, kau tidak ingin mengganti bajumu, maka tidak perlu kau lakukan. Kau tidak akan keluar dan tetap didalam kamar ini seharian ini." putus Eric akhirnya. Dia sudah muak untuk meladeni gadis itu. Eric hanya punya dua pilihan saat ini. Pergi segera dari Lisa, atau menerkam gadis itu. Tentu pilihan kedua lebih menggoda andai saja otak Eric bermasalah
Eric melangkah cepat untuk keluar dari sana, sekaligus akan mengunci gadis itu dalam kamar. Lisa mengerjabkan matanya terkejut, otak cantiknya dapat dengan jelas mengetahui maksud pria miskin itu. Dia akan dikurung! Oleh budaknya sendiri? Jelas ini penghinaan namanya, Lisa tidak akan menerimanya
Gadis itu juga bergerak cepat menangkap tangan Eric
"Apa hakmu mengatur diriku, kau tidak berhak, bajingan" sembur Lisa kesal
"Apa peduliku dengan hak sekarang! Kuncinya ada padaku. Kau akan keluar setelah mengganti bajumu," kata Eric menghempaskan tangan Lisa dari lengannya. Sentuhan gadis itu jelas tidak baik untuknya sekarang. Ada sengatan membara yang memenuhi dirinya
"Tidak bisa!" ujar Lisa yang juga kembali meraih lengan Eric bahkan menarik pria itu menghadapnya, dan meraih cepat kerah kemeja pria itu. Lisa sudah sangat kesal. Pria didepannya sangatlah sulit di taklukan. Jadi, persetan dengan segalanya. Dia akan melakukan hal gila sekarang
"Apa yang kau la..." perkataan Eric harus terpotong saat tangan Lisa berganti haluan dari kerah kemejanya pada tengkuknya dan gadis itu dengan lancang menciumnya, membuat kata-kata Eric harus teredam dalam ciuman gadis itu
"Sial!" batin Eric berdecih kesal ketika merasakan penguasaan dirinya tidaklah sekuat yang dibayangkannya. Dia tergoda hanya dengan manisnya bibir gadis angkuh itu. Ingin rasanya Eric mendorong Lisa menjauh dari tubuhnya sebelum dirinya benar-benar lepas kendali, tapi apa yang dilakukannya sekarang? Jiwa liar dalam dirinya berteriak untuk dilepaskan. Dia terdiam dengan tangan terkepal, Eric bahkan menginginkan hal yang lebih sekarang. Dirinya ingin berada didalam gadis angkuh itu
Bayangan kedua adik kembarnya terlintas dibenaknya, ada karma yang mungkin akan ditanggungnya jika dia menyentuh gadis ini. Tapi persetan dengan itu untuk sekarang. Dia tidak benar-benar ingin melakukannya, gadis ini yang menyerahkan dirinya sendiri
__ADS_1
Eric akan mencoba melupakannya sekarang. Dia akan memilih menjadi pria brengsek sekarang, sama seperti dua sahabatnya yang sudah lebih dulu bersikap bajingan. Mike yang memperkosa Elina atas dasar dendam, dan Marcel yang memperkosa Vika atas dasar jebakan. Lalu, masuk kategori apakah dirinya sekarang? Apa alasan yang akan diberikan pada sahabatnya nanti jika dia melakukan ini semua. Jawabannya, persetan! Eric tidak lagi peduli. Pikirannya sudah sepenuhnya dikuasai oleh nafsu sekarang
Tangannya bergerak gesit meraih pinggang ramping sang gadis, membingkainya dalam sebuah dekapan. Eric langsung mengambil alih ciuman Lisa, mencengkeram tengkuk gadis itu dan me****tnya kasar, membuat Lisa gelagapan menerima serangan mendadak itu.
Namun, tidak ada penolakan dari Lisa saat tangan Eric sudah bergerak liar menyentuh hal yang lebih pribadi dari tubuhnya. Gadis itu sudah terbuai suasana, membalas kecupan Eric mendamba. Tidak peduli setelah ini bibirnya akan membengkak, dan sepenuhnya lupa dengan apa yang akan dilakukan Eric pada dirinya
Eric melepas semua kain yang masih melekat ditubuhnya dan ditubuh gadisnya, lalu menghempaskan gadis itu keatas ranjang dan melakukan apa yang ditunjuk nafsunya. Akal sehatnya sepenuhnya hilang, dia lupa dengan prinsipnya dan tekadnya sudah bulat ingin mengupas gadis nakal itu
Eric langsung menghujani wajah Lisa dengan kecupan-kecupan rakus, sedangkan tangannya menggerayangi tubuh gadis itu yang menggelinjang merasakan kenikmatan menderanya
Lisa merasakan dirinya melayang dan bayangannya terlintas mimpi erotisnya dengan pria yang kini sedang menjamah tubuhnya. Mimpi yang mungkin akan segera menjadi kenyataan, bersama dengan pria yang mendiami hatinya. Dirinya sepenuhnya takluk jika pagi ini Eric memiliki dirinya sepenuhnya
Eric yang memang sudah dibutakan kabut hasrat mel**** rakus bibir Lisa dan tangannya bergerak liar ditubuh gadis itu. Membuat Lisa mend**** dengan menggila.
Lisa juga mengecup dan menggigit leher pria miskin itu dengan gemas hingga leher pria tampan itu juga tercetak tanda yang sama dengan apa yang memenuhi tubuhnya
Diluar kamar, para pelayan memandang bingung pintu kamar nonanya yang tertutup rapat. Mereka sampai berpikir apa yang sedang dilakukan nona mereka dengan pria itu didalam kamar hingga keduanya tidak keluar-keluar dari kamar itu
Eric yang memang sudah lupa dengan keadaannya, melakukan semuanya pada setiap jengkal tubuh Lisa yang dibuat lemah dengan gerakannya. Keringat mengalir dari dahi Eric, rambutnya juga basah oleh keringat, menambah kesan seksi pada pria tampan itu, hingga membuat Lisa menggila dalam *******
Eric yang melihat gadisnya blank, pandangan matanya menggelap dalam kabut hasrat. Kembali menyatukan bibirnya dengan bibir Lisa, dan tangannya kembali menggerayangi dada sintal gadis itu, lalu perlahan menjadikan gadis itu miliknya sepenuhnya. Lisa berteriak kesakitan saat ada benda asing yang menerobos pertahanan yang sudah dijaganya selama ini. Pertahanan itu kini diserahkannya secara sukarela pada pria yang diam-diam sudah menduduki tahta tertinggi di hatinya
__ADS_1
Kuku panjangnya menancap keras pada bahu bidang Eric, sebagai pelampiasan akan rasa sakit yang dirasanya dibawah sana. Teriakan itu tidak berlangsung lama, karena Eric kembali membungkam mulut Lisa dan membawa gadis itu pada kenikmatan dunia
---
---
---
Bonus pict
Eric Mananta(Perasaan gak ada tampang miskinnya nih misua satu๐)
Lisa Anita Holger
Yang lain entar nyusul ya...kalo ada yang merasa tidak cocok visualnya boleh ganti sesuai selera masing-masing ya๐
**Kritik dan sarannya ๐
__ADS_1
Selamat menunaikan ibadah puasa ya๐**