
Saat daffa sedang melamun
akhirnya keisya pun sadar dari pingsan nya.
" Eeummm...Guee dimanaaa??" Gumam keisya
Daffa yang tak menyadarii kalau keisya telah sadar.
Keisya pun mengedar kan penglihatan nya kesekeliling kamar tersebut
namun dia tak mengenalii nya.
Mata keisya pun tertuju pada sosok cowo yang membelakangi nya.
dia pun mengamatii dan mempertajam penglihatan nya.
" Daffa??" Tanya keisya
Daffa yang mendengar suara keisya pun dengan replex langsung membalikan badan nya, betapa bahagia nya dia saat melihat keisya yang sudah sadarkan dirii.
" Keisyaaa." Ujar nyaa sambil berjalan mendekat ke tempat keisya berbaring
" Yaa ampunn,, keyy akhirnya loe sadar jugaa" Ucap daffa berbinar
Keisya pun tersenyum dan mulai mengedarkan penglihatan nya kesekeliling kamar tersebut.
daffa yang menyadarii itupun langsung berucap.
" Loe pastii bertanya tanyaa, sekarang loe ada dimanaa?" Tanya daffa
keisya pun hanya mengangguk lemah
" Loe ituu sekarang dirumah gue, tadii soree loe pingsan ditoilet, Mangkanya gue bawa kesinii, Tadinya gue mau anterin loe pulang, tapii karna gue gak tahu rumah nyaa gak jadii." Ucap daffa menjelaskan
Keisya pun mencoba mengingat kejadian sewaktu dia ditoilet itu.
setelah ingat, dia pun menangis
daffa yang paham akan perasaan keisya pun mulai menenangkan.
" Hhuhhuuhhuu...Guee takutt daff guee takut bangett." Ucap keisya sambil menangis.
" Udahhh loe gak usah takut, sekarang loe aman koo sama gue,, udahh udahh jangan nangiss yaa cup cup cup cup kalau loe nangis muka lo tambah jelek tahu kaya ikan buntal." hibur daffa sambil menirukan ikan
Keisya yang mendengar candaan receh daffa pun dengan cepat langsung memukul lengan daffa
" Apaan siihhh gak lucuu tahuu." Ujar keisya sambil tersenyum
" Gak lucuu koo senyumm??" godaa
daffaa sambil
Keisya pun hanya bisa memaling kan wajah nyaa yang bersemu merah kesamping.
" Udahh gak usah disembunyiin tuhh wajah nyaa, ntar cicak yang ada di samping lo pada takut lagii, Liat wajah loe." Ledek daffa lagii
Memang benarr, entah kebetulan atau tidak dii samping keisya berbaring ada cicak disanaa.
" Iiihhhh...nyebelinn bangeett siihhh." Ujar keisya kesal
" Hahahahaa...gemess bangeett sihhh loe." Ucap daffa gemas sambil mencubit pipi tirus keisya
" Iihhh...sakiitt tahuuu daff." sungut keisya
" Hehehe...maaff maaff, Oiyaa sekarang loe makan yaah, bentar gue ambilin dulu didapur." Ucap daffa
" Gakk usahh daff, gue udahh banyak ngerepotin loe." Ucap keisya menunduk
Daffa pun kembali duduk disamping keisya, Tangan nya terangkat mengelus rambut keisya.
" Gue gak berasaa diirepotin koo key ,santai ajahh, lo kan abis pingsan jadii harus ngisi tenagaa dulu, bentar yaa." Ucap daffa
Daffa pun pergii kedapur untuk mengambil makanan, tapii dia baru saja keluar kamar mbok jum langsung bertanya.
__ADS_1
" Denn sii non nyaa udahh sadar??" tanya mbok jum
" Udahh mbok, Oiyaa mbok bisa siapin supp gak buat keisya??." tanya daffa
" Bisaa atuhh den, bentar yaahh mbok siapin dulu." ucap mbok jum
" Daffa bantuin yaah mbokk." Tawar daffa
" Gakk usahh den, biar simbok ajah." cegah mbok jum
" Gapapa kalii mbok, kali kalii bantuin mbok masakk hehe." ucap daffa
" Yaudahh atuhh hayuu." ucap simbok pasrah
Mereka pun berjalan menuju dapur untuk memasak sup buat keisya.
Dalam kamar keisya termenung
dia memikirkan bunda nyaa
pastii bunda nyaa menghawatir kan nya karna dia tak pulang pulang
Keisya pun mencari handpon nyaa untuk menelpon bundaa
pas dicarii ditas, ternyata handpon nya tidakk adaa dia mencarii lebih teliti lagii namun nihil sama sekali tidak adaa.
" Koo hp gue gakk adaa yah?? apa mungkin jatuh ditoilet? Tapii seingat guee, gue gak ngeluarin hp dari tas?? apa sama daffa??" Gumam keisya kebingungan.
Dia pun berniat berdiri, untuk menemui daffa dan bertanya, apakah handpon nya dia yang pegang atau tidak
kalau tidak, bisa jadii handpon nya terjatuh ditoilet sekolah.
Saat hendak berdiri karna kurang keseimbangan dikarna kan tubuh nya masih lemas, Alhasil keisya pun terjatuhh, Tapii dia tidak merasakan sakit sedikit pun, pas dia membuka matanya ternyata daffa yang menangkap tubuh nyaa.
Dalam beberapa detik mereka bertatapan, saat ituu juga mbok jum datang untuk mengantarkan sup
karna pintu nya sudah terbukaa
mbok jum pun masuk tanpa mengetuk pintu dahulu.
Saat mendengar suara mbok jum mereka pun berhenti bertatap tatapan dan pada salting gaes.
" Mbokk keee- napa gak kk-ettuk pintu." tanya daffa terbata
Simbok senyum senyum dan berkata
" Yaa mbok gak tahu to den kalau si aden sama si non lagii pelukan, Kalau tahu yaa pastii simbok ketuk dullu tadii." jawab simbok cengengesan
Keisya pun hanya berdirii kikuk sesekali dia menggaruk tengkuk yang tak gatal, saking malu nyaa pada simbok , Karna dia pikir keisya dan daffa berpelukan, padahal kan tadi itu tanpa disengajaa.
" Yaudahh atuhh non, inii sup nya makan dullu mungpung masiih anget." ucap simbok pada keisya
" Iiyyyyaa mbokk, mmmakkassih yaah, Maaf udahh ngerepotin." Jawab keisya
" Sama sama non, iihh sii non mah gak ngerepotin koo, kalau bahasa gaul Nya jaman sekarang teh apaa yaa?? Mmmm..ahhh santuy iyaa santuy hehehe." kata simbok cengengesan
Daffa dan keisya yang mendengar itupun ketawaa, karna bagi mereka simbok ituu lucuu.
disela sela tawa nya daffa berkata
" Yaudah key lo makan dulu, Bisakan makan sendirii?? " tanyaa daffa
" Yaa bisa lahh, lo pikir gue abis kecelakaan hebat apaa gak bisa gunain tangan gue untuk makan." sungut keisya
" Yaa siapa tahuu ajahh, lo kepengen disuapin sama gue." Goda daffa
keisya yang mendengar itu pun dengan langsung melempar bantal ke wajah daffa, tapii dengan sigap daffa menangkap bantal tersebut
" Huuff...Gakk kennaa bleeeee." Ejek daffa sambil menjulur kan lidah nyaa
" Iiihhh...daffa nyebelinnn bangeett siihhh." Kesal keisya
Mbok jum yang melihat pertengkaran keisya dan daffa itu pun melerai mereka.
__ADS_1
" Sudahh atuhh sudahh, kalau berantem terus, Kapan makan nyaa???" kata mbok jum
Mereka berdua pun dengan patuh langsung berhenti.
" Dihabis kan yaa non sup nyaa, biar badan non segeran."kata mbok jum
" Iyaaa mbokk." ucap keisya ramah
" Yasudahh kalau begitu, simbok pamit mau kebelakang dulu yaa den, kalau perlu apa apa panggil simbok ajh." ucap simbok
" Iyaaah mbok, makasih yaaa." kata daffa
Simbok pun tersenyum,dan pamit
tinggal mereka berdua lah dikamar itu
semenjak kepergian simbok suasana kamar mendadak sepi senyap
" Eemmm...kalau begitu gue pamit ke kamar yaa." ucap daffa
" Iyaaa, eehhh tunggu." Cegah keisya
daffa pun berbalik dan menaikan alis nya sebelah.
" Lo liat handpon gue gakk, Daritadi gue cariin gak adaa,, Gue mau hubungin bunda gue pasti dia khawatir banget sama gue." kata keisya sendu
" Ohh handpon lo, ada ko sama gue, tadi gue cas dulu abis nya mati gak ada baterai nyaa, bentar gue ambil dullu." jawab daffa
Kaisya pun mengangguk
daffa pun pergi mengambil hp keisya yang berada dikamar nya.
setelah daffa pergi keisya pun makan karna jujur saja cacing diperut nya sudah berdemoo ingin diberi makan.
Daffa pun mengambil handpon keisya, Tapii setelah dipintu kamar nya dia pun berpikir untuk melihat lihat dahulu isi galeri nya keisya, karna inii pastii terakhir kali dia memegang benda pipih itu.
" Mmm...mungkin nyimpen satu poto buat kenang kenangan gpp kalii yaaa." Gumam daffa
daffa pun melihat isi galeri handpon keisya, dan ternyata tidak begitu banyak poto yang tersimpan.
hanya ada beberapa foto, poto keisya dengan bunda nyaa dan dengan sahabat nya nissa
tapii akhirnya dia menemukan poto keisya yang sedang tersenyum manis
dengan menggunakan seragam sekolah, Daffa merasa tidak asing dengan pemandangan latar belakang foto tersebut, dan benar ternyata itu adalah tempat dimana dia berpura pura kesurupan waktu ituu..
Daffa pun tertawa kecil saat mengingat waktu ituu.
Dengan cepat dia mengirim foto tersebut ke handpon nyaa
dan tak lupa juga dia mengirim foto dirinya ke handpon keisya
mungkin saja nanti keisya akan kangen dengan dirinya jadi dia berbaik hati memberikan poto terbaik menurut nyaa.
setelah selesai mengirim foto dia pun bergegas memberikan nya kepada keisya.
" Niihhh." Kata daffa sambil memberikan handpon keisya
" Makasiihh yaaa." balas keisya
" Oiyaa,,tadii gue juga udah menelpon bunda lo koo, dan ngasih tau kalau lo ada dirumah guee." Ucap daffa
" Syukurr lahh...setida nya bunda gue gak terlalu khawatir sama gue." Ucap keisya sendu
" Yaa kalau lo mau nelpon telpon ajaa,." kata daffa
Keisya pun mengeleng lemah dan berkata.
" Enggaa ahh, nantii kalau gue telpon bunda gue lagii takut bikin dia sedih, lagian kan udah inii tadii sama lo." jawab keisya
" Yaudah kalau itu mau lo, gue pamit yaa, Mauu boboo ngantuk, lo jangan tidur malem malemm gak baik buat kesehatan." Kata daffa
" iyaaa...udahh kaya dokter ajah lo." jawab keisya terkekeh
__ADS_1
" Yaudahh selamat malam." Kata daffa
" Selamat malam." jawab keisya