Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 21 Tangis bunda


__ADS_3

Setelah selesaii memakan ketoprak


mereka pun membayar dan melanjutkan, Perjalanan pulang kerumah Keisya


Diperjalanan tak henti hentii nyaa bibir keisya tersenyum


Dia tak sabar, Ingin cepat cepat bertemu dengan bunda nya


Dafa yang melihat keisya tak henti hentinya tersenyum dari arah kaca sepion motor nya pun ikut tersenyum


" Senyum senyum mullu,, Gak takut kering tuhh giginya?? " Canda dafa


" Apaann siihh loo, Gue itu lagii seneng mau ketemu sama bunda guee." Balas keisya


" Seneng sihhh seneng key, tapii gak teterusan senyum jugaa, Entar orang orang sangka nya gue ngeboncengin orang gila lagii." Sahut dafa


Dengan kesall keisya menyubit pinggang dafa dengan keras


" Aawww awwww sakitt kekey, Lo kenapaa sihh doyan bangett nyubitt, Heran gue." Timpal dafa


" Abisnya loo, Nyebelin kalau ngomong gak pernah diisaring dulu." Sahut keisya


" Abiss ada pertigaan belok manaa key??" Tanya dafa


" Belok kirii, Ntarr tinggal lurus ajah, pas ada pohon mangga gede nahh disitu rumah gue." Balas keisya


Dafa mengikuti intruksi yang keisya berikan


tak lamaa setelah ituu pohon mangga pun sudah diidepan mata, Tak terasa air mata keisya menetes


Dia sangat amatt merindukan bunda nyaa itu


Dan tibalahh mereka dirumah Sederhana namun sangat asri dengan depan rumah yang dihiasi beberapa jenis bunga yang tertata rapihh, Tak lupaa dipinggir rumah ada sebuh balkon kecil tapii cantik karna dihiasii beberapa macam karakter sepertii Doraemon Satu kata untuk rumah keisya INDAH


Keisya tak mampu membendung air mata nya lagii


dia bergegas turun darii motor


dan berlari kerumah nyaaa


Dengan berlinang air mataa dia mengetuk pintu bercak biru mudaa ituu.

__ADS_1


Ttookktokktokk...


" Assalamuallaikun bundaaa!! Bundaa inii keisyaa bundaaa.."" Panggil keisya sambil sesekalii mengusap air mata nya yang mengalir


Tak lamaa pintu pun terbukaa


Dan nampak lahh bundaa yang menangis haru melihat putrii semata wayang nyaa selamat


" Waallaikumsalam.. Yaaa allahh keisyaa anakk bundaa Hiskk hisskkk kamu gak papa kan nakkk?? kamuu sehatt kann? Yaa ampunn nakk bunda sangatt menghawatir kan kamu nakkk." Tangis haru bundaa yang tak henti henti nyaa menciumii wajah anak nya itu


Keisya tak menjawab, Dia hanya menangis sambil memeluk erat bundaa nyaa, Walau tak bertemu satu harii saja sepertii sudah bertahun tahun bagi keisya


" Kamuu gak papa kann sayangg??" Tanya bunda lagii


" Hiskk hisskkk...Keisya gakk papa bunn, Keisya kangen bangett sama bundaa hisk hisskk..." balas keisya sambil mempererat pelukan


Sang bunda tersenyum tak hentii hentii nya dalam hatii dia mengucap syukurr pada yang maha kuasaa


Namun saat sedang berpelukan, Pandangan nya terhenti pada sesosokk lelakii yang duduk diimotor sambil memperhatikan merekaa..


Dafa yang menyadarii bunda keisya yang sedang menatap nya pun turun darii motor dan menyalami nya


" Assalamuallaikum tante." Ucap dafa ramah


Dafa hanya mengangguk sambil tersenyum.


" Makasihh yaa nakk,, Kamu udah nyelamatin anak tante


dan mengantar kan nya pulang,, Terimaa kasih banyakk nakk." timpal bunda


" Iyaa tante sama samaa." Sahut dafa


" Yasudahh mending kitaa masuk yahh, Yuk nak dafa" Ajak bunda


Keisya dan dafa pun mengangguk patuh


mereka pun masuk kedalam rumah keisya


" Nak dafa silahkan duduk dulu, Bunda mau buatkan minuman dulu yahh." Ujar bunda


" Iyahh tantee." Jawab dafa

__ADS_1


bunda pun pergii kedapur untuk membuat kan minum


dan tinggal lah dafa dan keisya


" Eehhh...daf bentar yaa gue mau nyimpen tas dulu." Ucap keisya


Dafa hanya mengangguk..


Dafa memperhatikan isi rumah keisya


Cat rumah berwarna biru telor asin, dipadu kan dengan barang barang yang walau pun bukan barang barang mahal tapii semua barang tertata rapihh dan ada satu lemarii yang mencurii perhatian dafa


yaitu lemarii berisi Piala dan penghargaan keisya


yang berjejer rapii disitu


tak lupaa ada satu lemarii lagii yang berisi


berbagai macam bonekaa, ada yang besar ada yang kecil


" Ternyataa dia suka sama bonekaa." Gumam dafa


diidinding rumah itupun ada banyak poto berjejer


ada poto bunda keisya bersama lelaki yang dafa bisa tebak adalah poto ayah nya keisya


dan banyak lagii poto keisya semasa kecil, poto keisya saat menerima penghargaan dan banyak lagii


Saat sedang memperhatikan poto keisya


bunda pun datang dengan membawa satu gelas teh hangat dan kue kuean


" Inii nak dafa, Maaff yaa seadaa nyaa." Ujar bunda


" Iyaahh tante gak papa, jadii ngerepotinn dehh." Ucap dafa sungkan


" Gak ngerepotin koo nak dafa, sekalii lagii maaff yaa nak dafa kalau rumah tante aga berantakan." Sahut bunda


" Rapii kaya ginii juga dibilang berantakan hehe." Ucap dafa sambil terkekeh kecil


Tak lamaa keisya pun ikut nimrung bersama dafa dan bunda nyaa, Dafa terkesima dengan penampilan keisya

__ADS_1


yang memakai baju lengan panjang dan rok diatas lutut cukup membuat keisya terlihat anggun..


__ADS_2