
" Keyy.." Panggil dafa lembut
Aku masih enggan menatap nya
aku malu sangat maluu
Pleas dafa jangan natap aku terus
" KeKeyMarKeisya..." Panggil nya lagii namun dia malah memanggil nama itu
Yang membuat ku langsung menatap nya dengan wajah sebal
" Ihhh...Apaann sihh lo manggil gue kaya gitu!! Nama gue Keisya Anggraenii!!." Tegasku dengan wajah sebal
Dia bukan nya menjawab malah cengengesan
Karna kesal ku berdirii, Dan menghampiri dan kuberii jurus andalan ku
" Aww aww Keyy sakitt, Kumat dehh." Ujar nya sambil mengelus elus tangan yang baru aku cubit
" Biarinn..Abisnya lo nyebelinn sihhh." Ucap nya menyilangkan lengan didada
" Tapii gak usah nyubit juga kalii keyy, Lihat nih sampe merah lo tangan nya." Ucap nya sendu dan memperlihatkan tangan nya yang memang sedikit merah
Ada rasa kasian melihat tangan nya merahh
tapii karna aku gengsii jadii kubiar kan saja
" Keyy keisya mauu kemanaa!." Tanya nya saat melihat ku melenggang pergii
Aku tak menjawab, hanya terus berjalan menuju kamar tamu, bukan nya aku tak sopan tapii karna dafa tak kunjung memberitahu mukena ku ada dimanaa
jadii aku ambil sendirii sajaa.
Ceklekk!!
Kubuka pintu kamar
__ADS_1
kuedar kan pandangan namun tak menemukan ada nya mukena kuu
dengan mengucap kan assalamuallaikum
aku masuk ke kamar tersebut
ku carii ditempat tidur tak ada
dilemarii tak ada juga
sampai kekamar mandii pun tak adaa jugaa
" Huupt..koo gak adaa yaah?? Terus mukena nya kemana kalau disinii gak adaa." Lirihku sambil berjalan keluar kamar dengan wajah ditekuk
tak lama dafa pun menghampirii ku dan melihat mimik wajahku yang ditekuk, Dia pun mendekat dan bertanya
" Lo gak papa??" Tanya nya
" Mukena gue gak ada disinii..Huuppt mungkin ditempat lainn." Jawab ku lesu dan mulai berjalan menuruni tangga
" Emngk berharga banget yaa itu mukena bagii lo." Tanya nya
" Jelas berharga lahh, Kalau gak berharga gak mungkin gue jauh jauh datang kesinii." Jawabku kesal dan melanjutkan menurunii tangga
" Lo tunggu disinii, jangan kemana manaa.." Titah nya
Aku berbalik dan baru akan berkata tapi dia
sudah pergi menuju kamar nyaa
Mau apaa cobaa nyuruh aku nungguin disinii
Akhirnya mau tak mau akupun menunggu nya karna penasaran, awas aja kalau dia akan menunjukan hal yang tidak penting, akan kupastikan mencubit nya bertubi tubi
Terdengar suara pintu tertutup
dan bisa kupastikan itu adalah pintu kamar dafa
__ADS_1
tapii aku enggan untuk melihat nyaa
jadii aku tetap dalam posisi ku yaitu duduk ditangga
" Keyy!." Panggil nya
" Apaa??" Jawab ku malas tanpa menengok sama sekali
" Heii..Kalau orang manggil itu nengokk." timpal nya
Dengan malas ku menengok nyaa
dia hanya nyengir
" Apaann sihh, Katanya mau nunjukin sesuatuu??" Tanya ku kesal
" Tarraaaaaa..." Sahutnya sambil memberikan satu kotak merah yang lumayan agak besar
Aku menaikan satu alis
" Ngapain lo ngasih gue kado, Gue kan gak lagii ulang tahun??" Tanya ku bingung
" Emngk siapa yang bilang lo ulang tahun, inii buka ajah." Jawab nya sambil menyodor kan kotak tersebut
Aku menerima nyaa, namun sebelum membuka nya
aku memperhatikan kotak ituu dengan telitii
dan ku alihkan menatap dafa yang sedang tersenyum manis
" Lo gak lagii ngerjain gue kann???" Tanya ku waspada
Dia memutar mata malas dan berkata
" Hehh...bawell yaa lu buka aja sihh susahh amatt." Ujar nya
Akhirnya kuputus kan untuk membuka nyaa
__ADS_1
dann ternyataa....