Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 39 Malu maluin


__ADS_3

" Muka lo kenapaa keyy?? Ko merahh bener lo sakitt??" Tanya nisa yang langsung mendapat tatapan tajam dariku


Kurang asemm nihh nisa, gak tau apa aku maluu


eehh dia malah ngomong begituu


secara otomatis aku diperhatikan oleh mbok jum dan dafa


Aduhh annisa awas lo kalau pulang aku kasih cubitan mautt


" Keyy lo sakit,?" Tanya dafa khawatir


" Eennggaa ko ggue gakk sakitt." Jawab ku sambil menunduk


" Kalau engga kenapa muka lo merah gitu?? kalau lo sakit mending minum obatt yaa," Ucap dafa perhatian


Aduuhhh...dafa plies dehhh jangan perhatian terus nanti yang ada tambah merahh nie mukaa


" Aahhh...mendingg kita makann yukk,, GG-gue lapar bangett." Ucap ku sambil mendudukan pantat ku ke kursi makan


Gak tau lagii dahh mesti ngapainn


aku salting sumpaku..


" Kekey kekey,, Tadii aja gue ajakin malu malu mehong lo." sahut nisa yang langsung ku injak kaki nyaa kebetulan dia duduk disebelah kuu

__ADS_1


" Aaww awww..aww kaki gue sakit bang mmmm" Ucap nya yang langsung ku bekam mulut nya dengan tangan ku


" Kalau lo masih mau temenan sama guee, Diem jangan banyak cingcong." Bisik ku tepat pada telinga nya


Dia mengangguk patuhh, dan ku lepas kan kaki ku yang menginjak kaki nyaa


Dia masih meringis sakit


lagian punya mulut asal ceplas ceplos ajah


" Kalian ituu lucuu tauu gakk sihh, Yaudahh makan yukk." Ujar dafa sambil tertawa kecil


Aku hanya tersenyum dan mengangguk


saat akan mengambil nasi dan saat itu juga dafa hendak mengambil nya dan ending nya tangan ku dipegang lagii sama tangan nyaa


Langsung kutarik tangan ku karna aku tak mau nisa mengejek ku lagii


" Sorry keyyy,,, Sinii piring nyaa." Ucap nya meminta piring ku


Hello mau apakahh diaa meminta piring ku


apa dia akan mengambil kan ku nasii??


" Eengga usahh daf, gue bisa sendirii kok," Ucapku menolak halus

__ADS_1


Dia menaikaan alis sebelah dan berkata


" Maksud guee, piring nya siniin satu, itu piring didepan lo ada duaa." Timpal nya


Ohh tidakk...aku pikir dia meminta piring karna mau mengambil kan ku nasi padahal mau minta piring buat dia makan


Dengan senyum kikuk kuberikan piring tersebut yang sudah membuat ku malu itu pada dafa


Bisa kudengar nisa menahan tawa nyaa


kutatap dia dan dia berbisik


" Mangkanya jangan ke geeran kekeyy." Bisik nya mengejek


Sumpah ingin ku sumbat itu mulut nyaa dengan lalapan didepan ku


Dafa berdirii dan mengambil piring ku dan mengisi nya dengan nasii


" Inii keyy, makan yang banyakk yahh." Ujar nya memberikan ku sepiring nasi


Aku melongo dan mengangguk


Dia kembali duduk dan mulai makan dengan santay nya


beda hal nya dengan diriku

__ADS_1


entah mengapa aku ingin berteriak sekarng jugaaa..


__ADS_2