Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 6 Pov Daffa


__ADS_3

Kenalin nama gue daffa Rahardian gue anak darii pemilik sekolahan SUKARELA yang mana dia adalah sekaligu kepsek disekolahan tersebut.


tapii gue tidak sekolah disitu melainkan sekolah dii sekolahan elit yang mana hampir seluruh murid disana bisa dibilang Orkay semuaa termasuk gue.


singkat ceritaa karna papa gue marah karna sering menerima hasil ujian gue yang bisa dibilang rendah sangat akhirnya dia memindah kan gue kesekolahan yang dimana dia adalah Kepsek disana yaitu sekolahan SUKARELA. sebenrnya gue gak mau dipindahin kesekolahan ituu karna yang gue tahu disanaa itu berbeda dengan sekolahan yang gue tempatin sekarang, tapii papa gue mengancam akan mengeluar kan gue darii kartu keluarga kalau gue menolak otomatis semua pasilitas akan dia cabut termasuk motor seport kesayangan gue.dan dengan sangat terpaksa akhirnya gue ngalah untuk menyelamatkan posisii gue dii keluarga RAHARDIAN. dan waktu pertama gue menginjakan kaki gue diisekolahan tersebut ternyata benar perkiraan gue sekolahan inii itu berbeda jauhh dari sekolahan Gue dullu.


dimana lantai sekolahan gue dullu itu berlantai 7lantai karna disekolahan itu semuaa serba tersedia darii tempat olahraga kolam renang taman yang indah dan restoran yang sangat mewahh bedaa hal nya dengan sekolahan inii Kumuhh hanya berlantai 2 dan lihat tidak adaa pasilitas apa apa disinii hanya ada lapangan dan kantin yang seperti rumah makan pinggir jalann OMG apakah gue bisa betah sekolah disinii.


Gue kesel sama papa gue bukan kahh dia mampu membangun sekolahan yang mewah seperti sekolahan lainya


hehh dengan males gue masuk kesolahan tersebut kalau bukan karna ancaman papa gue gabakal mau walau hanya menginjakan kaki gue kesinii


gue pun menuju parkiran guna menyimpan motor kesayangan gue inii. dann lihatt parkiran yang tak luas dipenuhi dengan para sepeda dan motor yang ketinggalan jaman sudah terparkir manis dii area parkiran. dengan terpaksa gue gabungin motor seport mahal inii dengan para penghunii yang tak selepel dengan motor gue itu.


setelah memarkirkan motor gue berjalan menuju ruangan papa gue karna gue anak baru jadii gue gak tahu dan kebetulan lewat seorang siswa gue pun bertanya.


" Heeh loe tahu gak ruangan Kepsek dimanaa??" Tanya gue tanpa basa basii Haii atau maafff sorry itu bukan guee.


Dengan wajah polos dia berkata.


" Eemmm..itu sebelah sana yang berdekatan dengan taman sekolah disana ada tulisan Ruangan Kepsek." Ucap nya sambil menunduk


Dengan tanpa mengucap kan terima kasih gue pun menuju tempat yang dia tunjukin ituu. bisa gue denger bisik bisik siswa siswi yang mengujii ketampanan gue yang bak oppa oppa korea katanyaa.


Hahaha...lucuu sekalii mereka seperti baru melihat Cowo ganteng sajaa


Saat sedang mencarii ruangan Kepsek tiba tiba gue tanpa sengaja bertabrakan dengan seorang cewe yang cupuu. Dengan reflex gue tangkap dia agar tidak terjatuh

__ADS_1


disaat dia merem terus membuka mata nyaa gue terkesima dengan mata nya yang indah sangat indah menurut gue Pupil berwarna hitam pekat yang sangat indah gue kira dia memakai soflens tapii ternyata ituu aslii Gaes.


ternyata penampilan nya saja yang terlihat cupuu tapii wajah nya sangat cantikk dan imut seketika gue tersenyum kecil karna baru kali ini gue menguji kecantikan cewe.


Saat sedang menatap mata nya yang indahh disaat itupun seluruh murid yang ada disana bersorakk


" Uuhhhhhhh Sssoooosswiittt." Sorak mereka


dan saat itu pun dia melepas pegangan tangan nyaa dan berminta maaf sambil menundukk


anehh padahal gue yang salah eehh dia yang minta maafff Lucu


Tanpa menjawab nya gue pun berlalu karna gue belum juga menemukan ruangan papa gue dann setelah gue muter muter akhirnya didekat taman sekolah yang lumayan indahh dengan pohon mangga yang berjajar dan tak lupa ada kolam ikan disanaa.


ternyata dalem nya tak seburuk luar nyaa yaaa. gue pun bergegas masuk dan benar saja disana ada papa gue yang sedang memerikasa seperti berkas berkas yang entah apa namanya gue gak tahu.


Papa daffa dengan santai menjawab.


" Yaaa itu tergantung kamu, kalau kamu gak mau sekolah disinii siap siap ajah papa keluarin kamu darii kartu keluarga, Dan bukan nya papa gak sayang sama kamu Daffa, Justru karna papa sayang papa ingin kamu itu bisa lebih baik darii daffa yang sekarang, yang setiap kesekolah bukanya belajar inii malahh tidur pantes saja nilai kamu ambrukk, kamu ituh anak darii pemilik sekolahan dan orang terpandang daffa Rahardian bukan nya membuat papa sama mama bangga malah bikin malu saja." Jawab papa daffa panjang lebar


" Yaaa kan gak harus dipindahin juga kalii paa kan bisa aku ikutan les atau sewa guruu belajar pribadii." Ucap dafa


" Percuma kamu ikutan les atau sewa gurupun gak ada beda nya daffa, karna papa tahu kamu disana bukan untuk bersekolah tapii untuk bergaya dengan teman teman gak jelas kamu ituu, Dan papa sengaja nyekolahin kamu ke sekolahan papa karna biar kamu tahuu berusaha darii nol itu gak gampang supaya jadii pelajaran buat kamuu, Jangan cuman bisa nya foya foya seneng seneng disekolahan kamu yang serba ada ituh malahh buatt ulah sajaa, Pokonya keputusan papa gak bisa dii ganggu gugat kamu harus tetap sekolah disinii dan satu hal lagii jangan lakukan hal samaa dimana kamu bisa tidur saat pelajaran atau membuat ulah lagii karna kalau sampai papa denger kamu melakuin itu lagii papa gak segan segan buat cabut pasilitas kamu terutama motor kamuu." Ancam papa daffa


Daffa hanya bisa berdecak seball


dalam hatii sebenernya dia ingin melawan tapi kalau taruhan nya fasilitas dan motor kesayangan nya ituu dia tidak bisa berbuat apa apa selain mengikuti kemauan papa nya itu.

__ADS_1


" Sekarang kamu pergii kekelas kamu, Dan ingat jangan tidur pas pelajara, jangan mentang mentang kamu anak kepala sekolah kamu bisa seenak nyaa disinii bagii papa kamu samaa seperti murid lainyaa tidak ada bedanya Pahamm!!." Tegas papa daffa


Daffa tidak menjawab sepatah kata pun dan mungkin diam lebih baik.


" Baikk bu winda tolong ajarkan anak saya layak nya ibu mengajar siswa siswi lainya jangan segan segan marahi dia kalau dia berbuat salahh. pokonyaa anggap lah dia seperti siswa lain nyaa yaa buu saya mohon sama ibuu." Pinta papa daffa pada bu winda yang tak lain adalah guru nya daffa.


" Baikk lahh pakk saya akan berusaha mendidik nak daffa seperti murid lainyaa." Jawab bu winda patuh


" Terimaa kasiihh buu." ucap papa daffa lagii


buu winda hanya menganggukan kepala nya sambil tersenyum ramah


" Kalau begitu saya permisi dullu pak sudah jam nya saya mengajar," Kata buu winda


" Baikk lahh, Dan kamu daffa rapikan pakaian muu memang kamu pikir kamu sedang ada dii tongkrongan apa dan lepas ituu kalung kamuu cepatt!." Tegas papa nya daffa


" Iyaaa iyaaa...." Jawab daffa pasrah


karna dia tidak mau motor kesayangan nya jdii korban.


daffa pun myerah kan kalung serta anting yang ia gunakan kepada papa nya itu.


" Sekarang kamuu ikut sama bu windaa dan ingatt belajar yang bener jangan tidur awas ajah kalau papa denger kamu tidur diikelas!!." Tegas papa nya daffa


Daffa pun pergii menuju kelas nyaa


entah berapa lama daffa akan bertahan disanaa.

__ADS_1


__ADS_2