Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 43 Trauma


__ADS_3

" Wuuahhh keyy lo hebatt, Gue gak nyangka lo yang ngerubah diaa." Ujar nisa


Aku melihat ke arahh nisa, dan baru ingin menjawab


namun netra mata ku menangkap sosok dafa yang sudah berdirii tak jauh darii balkon


Ku amatii diaa dann dia menangiss


Saat dia melihat ku sedang memperhatikan nyaa


dia buru buru hapus air mata nya dan berlalu ke arah kolam renang.


Aku yang penasaran, apa yang membuat dafa menangis pun pamit pada mbok jum dan nisaa


untuk menghampirii dafaa


Kulihat dafa sedang berdirii dipinggir kolam renang


melihat dia berdirii sepertii ituu, mengingat kan ku pada kejadian waktu itu, dan karna sedikit trauma aku harus berjaga jarak dengan kolam renang ituu


Aku mendekat namun masihh ada jarak antara aku dan kolam renang tempat dafa berdirii

__ADS_1


namun aku bisa melihat tatapan dafa yang kosong


aku mencoba menegur nyaa, karna aku takut dia akan kerasukan, bisa saja kan kalau kita sedang melamun dan pandangan kita kosong dengan sangat gampang mahluk halus merasukii kitaa.


" Daff!!" Tegur kuu


Dia tak menjawabb, Sepertii nya dia melamun terlalu khusyu sampai sampai dia tak mendengar ku


dengan sedikit aga keras ku coba panggil lagii


" DAFAA!!!" panggil ku keras lebih tepat nya berteriak


" Yaa ampunnn keisyaa! Ngagetinn tauuu." Ucap nya kesall


" Yaa abis nya gue panggil pelan lo gak denger, yaudah gue teriakin ajahh,, Lo ngelamunn???" Tanyaku sambil mendudukan bokong ku pada tepii kolam yang lumayan aga jauhh


" Engga koo,, gue gak ngelamunn." Balasnya sambil mendudukan bokong nya pada tepi kolam dan dia menengok kearah kuu dan berkata lagii


" Jauhh amatt keyy dudukknyaa,, Sinii deketan." sambung nya sambil menepuk pinggiran kolam


Dengan langsung ku geleng kan kepalaa ku dan berkata

__ADS_1


" Engga ahhh,, disinii ajahh." Tolak ku


" Kenapaa?? Takutt yaa? Atau lo traumaa waktu kejadian kemarin ituu???" Balasnya sambil menaikan kedua alis


" Ee-nnggaa koo ssii-aapa yang traumaa, biasa ajaa tuhh." Elak ku padahal mahh iyaa aku takut berdekatan dengan kolam ituu


Dia tersenyum dan berkata.


" Gpp keyy,, gak usah takut, kan ada gue, sinii." titah nya kekeh


Aku tetap menggelengkan kepalaa


Aku benar benar takut berdekatan dengan kolam itu


" Kalau lo takut teruss, Dan gak ngalahin rasa takut lo, Selama lamaa nyaa lo bakal takut key." Ucap nya dengan mata lurus kedepan


" Gue gak takut, iyaa gue cuman traumaa." Balasku lirih


Dia melirik ku sambil tersenyum


dan tak lamaa, dia bangkit darii duduk nyaa dan.uv

__ADS_1


__ADS_2