
" Wuuahhh keyy lo hebatt, Gue gak nyangka lo yang ngerubah diaa." Ujar nisa
Aku melihat ke arahh nisa, dan baru ingin menjawab
namun netra mata ku menangkap sosok dafa yang sudah berdirii tak jauh darii balkon
Ku amatii diaa dann dia menangiss
Saat dia melihat ku sedang memperhatikan nyaa
dia buru buru hapus air mata nya dan berlalu ke arah kolam renang.
Aku yang penasaran, apa yang membuat dafa menangis pun pamit pada mbok jum dan nisaa
untuk menghampirii dafaa
Kulihat dafa sedang berdirii dipinggir kolam renang
melihat dia berdirii sepertii ituu, mengingat kan ku pada kejadian waktu itu, dan karna sedikit trauma aku harus berjaga jarak dengan kolam renang ituu
Aku mendekat namun masihh ada jarak antara aku dan kolam renang tempat dafa berdirii
__ADS_1
namun aku bisa melihat tatapan dafa yang kosong
aku mencoba menegur nyaa, karna aku takut dia akan kerasukan, bisa saja kan kalau kita sedang melamun dan pandangan kita kosong dengan sangat gampang mahluk halus merasukii kitaa.
" Daff!!" Tegur kuu
Dia tak menjawabb, Sepertii nya dia melamun terlalu khusyu sampai sampai dia tak mendengar ku
dengan sedikit aga keras ku coba panggil lagii
" DAFAA!!!" panggil ku keras lebih tepat nya berteriak
" Yaa ampunnn keisyaa! Ngagetinn tauuu." Ucap nya kesall
" Yaa abis nya gue panggil pelan lo gak denger, yaudah gue teriakin ajahh,, Lo ngelamunn???" Tanyaku sambil mendudukan bokong ku pada tepii kolam yang lumayan aga jauhh
" Engga koo,, gue gak ngelamunn." Balasnya sambil mendudukan bokong nya pada tepi kolam dan dia menengok kearah kuu dan berkata lagii
" Jauhh amatt keyy dudukknyaa,, Sinii deketan." sambung nya sambil menepuk pinggiran kolam
Dengan langsung ku geleng kan kepalaa ku dan berkata
__ADS_1
" Engga ahhh,, disinii ajahh." Tolak ku
" Kenapaa?? Takutt yaa? Atau lo traumaa waktu kejadian kemarin ituu???" Balasnya sambil menaikan kedua alis
" Ee-nnggaa koo ssii-aapa yang traumaa, biasa ajaa tuhh." Elak ku padahal mahh iyaa aku takut berdekatan dengan kolam ituu
Dia tersenyum dan berkata.
" Gpp keyy,, gak usah takut, kan ada gue, sinii." titah nya kekeh
Aku tetap menggelengkan kepalaa
Aku benar benar takut berdekatan dengan kolam itu
" Kalau lo takut teruss, Dan gak ngalahin rasa takut lo, Selama lamaa nyaa lo bakal takut key." Ucap nya dengan mata lurus kedepan
" Gue gak takut, iyaa gue cuman traumaa." Balasku lirih
Dia melirik ku sambil tersenyum
dan tak lamaa, dia bangkit darii duduk nyaa dan.uv
__ADS_1