Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 7 Makan bareng


__ADS_3

" Eemmm...Daff gimana kalau kita kekantin bareng, Gue yang telaktir dehh dalam rangka perkenalan kita." Rayu maya yang berusaha mencari perhatian daffa


Daffa yang mulai terusik karna pertanyaan maya yang teruss diucap kan tanpa hente membuat membaca komik nya terganggu.., Dengan mengebrak meja karna kesal akan sikap maya yang terkesan centil


Daffa pun berkdaffa


" Loe bisa gakk jangan ganggu gue!!! Dan apa loe bilang makan bareng loe yang telaktir? sorry gue gak level sama makan gratisan!! apa lagi yang nelaktir nya cewe kaya loe Sook akrab sok kenal lagii Fahamm!!." Tegas daffa


Daffa pun pergii meninggal kan maya yang pucat pasii bagaimana tidak dia habis dii bentak oleh cowo yang dia suka, Mendengar bentakan daffa pada maya membuat seisi kelas yang tadinya ramai menjadii senyap seketika.mereka tidak percaya cowo seganteng dan seecool daffa ternyata kasar banget sampai beranii ngebentak cewee. sebagian ada yang takut mau mencurii perhatian daffa lagii karna mereka tidak mau bernasib sama sepertii mayaa yang terdiam mematung dengan wajah pucat.


Annisa yang persis didepan daffa yang telah membentak maya merasa gemetar takutt dia kapokk tidak akan lagii caper caper kee daffa karna takut kebentak kaya tadii maya rasain. Annisa hanya bisa menelan ludah dan bergegas menuju kantin dimana keisya berada.


Disisi lain keisya yang sedang membaca buku dikantin diikejut kan akan kedatangan seseorang yang tiba tiba duduk dibangku kantin bersama nya.


Keisya hanya melongoo tak percaya bagaimana tidakk yang tengah duduk bersama nya itu adalah Daffa cowo yang trending saat inii.


jelas saja membuat para siswi siswii irii


Daffa yang melihat keisya yang melongo dengan mulut sedikit terbuka menurut nya sangat lucu


tanpa basa basii daffa mengambil buku menu yang ada didepan keisya dan berkata.


" Loe mau pesenn apa??" Tanya daffa kepada keisya


Keisya pun tersadar dan menjawab polos


" Baksoo." Jawab keisya yang masih tidak percaya


" Gak ada makanan lain apa, sepertii pizza,burger,spageti Atau steak gituu


inii mahh makanan murahan semuaa


Mie ayam,Bakso,Somay,Batagor,Soto miee dll." Kata daffa jengkel


Keisya yang mendengar umpatan tentang makanan yang dia suka dii sebut murahan tentu marahh


dengan mengebrak meja dia berkata


" Hehhh Loe kira inii restoran apa mana ada dii kantin makanan kaya gituu!! Namanya juga kantin yang mana makanan nya ituu yang sederhana tapii juaraa Fahaam! Kalau loe mau makan makan anehh itu ngapain duduk disitu pergii ajah nohh kerestoran bukan ke kantin Dasar anehh!!" Jawab keisya kesall


Daffa mengerjap kan mata nyaa dia tidak percayaa ada yang berani membentak dirinyaa tapii juga dia salut pada nie cewe cuman dia yang tidak tertarik dengan ketampanan yang daffa meliki.


Daffa memperhatikan keisya yang terus terus ngedumel baginya dia sangat lucuu dan menggemas kan tentunya, Seketika daffa pun tersenyum yang membuat para siswi diikantin mendadakk ramaii karna melihat senyuman daffa.


Keisya pun melihat daffa yang sedang senyum senyum gak jelas pun berkata.

__ADS_1


" Hehh..Senyum senyum lagii gila yaa???" Tanya keisya jengkel


Daffa pun menjawab dengan nada menggelikan.


" Iyyaaa gilaa, Gilla karna loe, loe itu gemes bangeett sihh lucuu tauu apalagii pas marah kaya gitu." Goda daffa


Seketika keisya merasakan panas diikedua pipinya bisaa jadii sekarang muka nya persis bak kepiting rebus karna mendengar perkataan daffa barusan.


dan ittu membuat daffa tertawa terbahak bahakk.


" Hahahhahahhaha....Ittu knpa muka loe merahh gituu kaya kepiting rebus tau gakk Hahaha..." Tanya daffa diiringi tawaa nya


Keisya yang mendengar itupun langsung menutup wajah nya dengan buku yang dia bawaa


dalam hati dia berkata.


" Haduuuhhh..kenapa gue jadii Salting ginii..inii gara gara cowo nyebelin inii duhh malu malu maluu."


Saat melihat keisya yang menutupi wajah nya dengan buku membuat tawa daffa berhenti dan digantikan dengan senyuman.


selang beberapa lama dia pun berteriak.


" Buu kantin pesen bakso dua." Katanya


Sambil menunggu pesenan daffa melanjutkan membaca komik nya lagi dan disaat itu keisya mengintip disela sela buku nya dan melihat daffa yang tidak menertawakan nya lagii.


keisya pun bernafas lega dan mulai membaca buku lagii


Saat sedang asiik membaca Datang lahh Annisa


" Huh huhh huhh...keyy loe tahuu gakk tadii simaya diibentak sama sianak baru ituu loh cuman karna simaya ngajakin makan bareng dikantin, dan loe tahu dia ngebentak nya sambil ngebrak mejaa sumpahh gue takutt bangeettt ternyata sianak baru ituu kasar bangeett gua jadii takut Caper lagii." Ucap Annisa yang berigidik ngerii


tanpa annisa sadarii padahal daffa sedang berada disituu dan mendengarkan perkataan annisa tentang dirinyaa.


Keisya yang melihat daffa menatap annisa dengan tatapan tajam pun berusaa menghentikan ocehan sahabat nya ituu dengan menyiku lengan annisa.


" Adduhhh apaain siihh key kan gue lagii ceritaaa." Ucap annisa kesal


Keisya tidak menjawab melainkan menunjuk dengan dagunya ke arah daffa yang sedang menatap annisa tajam, Annisa pun mengikuti arah dagu keisya dannn Jeng Jeng Jengg


Annisa terkejut bukan kepayang karna baru menyadarii bahwa yang dia omongin ternyata ada disini dan sedang menatap nyaa.


" Aahhha Haiiii Daffa..Loe juga disinii sejak kapan ko gue gak liat yaaa." tanya annisa yang menggaruk kepala nya yang tak gatal


" Gimana loe mau liat gue, Kalau loe datang datang langsung ngegibah tentang gue!!" jawab daffa tajam

__ADS_1


" Ooooohhhh ituuu Hheheee...Maaff yaa nii mulut emngk kadang kadang gak ada rem nyaa suka gak pandang tempat,, Kalauu gitu gue pamitt yaa mendadak ada panggilan alam soalnyaa..GGgg-uuuee ddudu-luan yaaa Dahh Keyy Daffa." Ucap annisa setelah mengucapkan itu dia pun ngacirr


Melihat tingkah annisa itupun keisya dan daffa reflex ketawaaa.


" Bwuuhahaahaaahaa..." mereka tertawa bareng


"Sumpahh muka nya Nissa lucuu bangeett loe liat kan gimana mimik wajah ketakutan nya pas liat loe udahh kaya liat hantu tau gakk Hahhaaa." Kata Keisya dii sela sela tawanya


Mendengar kata keisya yang bilang kalau dia mirip hantu dengan cepat menghentikan tawa nya dan berkata.


" Mirip hantuu? Enakk ajahh muka ganteng sejagat raya gini dibilang mirip hantu." Kata daffa dengan percaya dirinya


Keisya pun berhentii tertawa dan berkata.


" Gantengg?? Ganteng juga menurut versi nya eloo kalii kalau menurut gue mah biasa ajah Hahahaha.." ejek keisya


" Yeeehhh emng ganteng kali bukan cuman kata gue tapii kata siswi siswi disinii, Matanya elo ajah yang mungkin rusak jadii gak bisa ngeliat kegantengan yang hakiki inii." Ucap dafa sambil menyisir rambut nya dengan tangan


Keisya hanya geleng geleng kepalaa


dan tak lama pesanan mereka pun sampaii.


" Inii neng keisya bakso nya dan inii buat den ganteng." Ucap bu kantin tersebut dengan tersenyum ramah


" Makasiihh Buu julehaa,, wuuahh kayanya enakk nihh." Ucap keisya sambil menghirup aroma bakso nya


" Iyya neng sama samaa, kalau gitu ibu permisi neng." Pamit bu yang bernama juleha


" Iyaa buuu." balas keisya ramah


" Emngk inii bakso nya enak yaa koo keliatan nya tidak menggiurkan." Cela daffa yang memperhatikan bakso miliknya.


Keisya hanya memutar bola mata malas dan berkata jengah.


" Cobainn dullu baru berkomentar, Asal loe tahu yaa bakso disini itu gak kalah sama bakso dii restorant luar sanaa." Jawab keisya


" Manaa adaa bakso kantin bisa ngalahin bakso restorant dilu..." Kata kata daffa terpotong dikarna kan keisya menyuapi bakso kemulut dafa agar sii cowo itu berhenti ngoceh.


dengan pelan daffa mengunyah bakso tersebutt dan benar sajaa bakso inii memang enakk.


" Gimanaa enakk kan??" Tanya keisya


" Eemmmmm...enakk iyaa enakk gak nyangka gue ada bakso seenak inii ditempat kaya ginii." Jawab daffa


Keisya hanya memutar bola mata malas dan langsung melanjutkan makan bakso nyaa. mereka pun mulai akrab dan mulai bercanda tawa keisya yang memang orang nya asyik diajak ngobrol dan tentunya lucu menurut daffa jadii nyambung bila diajak ngobrol nya..

__ADS_1


__ADS_2