Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 20 Makan Ketoprak


__ADS_3

" Keyy, lo pegangan napaa." ucap dafa agak keras karna mereka sedang naik motor jadi suara agak kurang jelas


" Inii guee pegangann." jawab keisya


" Pegangan nya jangan pundak KekeyMarKeisya, lo pikir gue tukang ojeg apaa." Balas dafa


" Yaa teruss pegangan dimanaaa?? Diikepala loo hah??" Tanya keisya jengah


" Hahh...auu ahhh susahh emngk kalau bawa orang katro." Ucap dafaa


" Apaaa loo bilang barusann!! Katro?? siapaa yang katroo?? siapaaa?? " sungut keisya sambil menyubit pinggang dafa


" Aadduuhh adduhhh...keyy sakitt tauu, lo gak liat gue lagi bawa motor? kalau jatoh gimanaa??" Tanya dafa


" Yaa abisnya loo kalau ngomong gak pernah disaring dullu, asal jeplak ajah." Sungut keisya


" Kan emngk fakta lo katro." gumam dafa dan untung nya keisya tak mendengar itu


Keisya pun baru teringat, kalau kacamata nya belum ketemu, dia pun bertanya pada dafa karna siapa tahu dafa yang nyimpan.


" Eehhh..daf lo kemarin liat kacamata gue gak??" tanya keisya


" Enggakk." Jawab dafa simpel


" Koo gak adaa yahh, apa mungkin jatoh ditoilet kalii yah" Ucap keisya


" Emngk buat apaan tuhh kacamata? Lo kan gak rabun, kenapa pake kacamata cobaa, lagian nii yaa lo itu lebih cantik gak pake kacamadaf jadi gak usah pake lagi lah" Puji dafa


" Emngk gue cantikk yaaah?? " tanya keisya


" Iyaa lo itu cantikk, mata lo indah bentuk wajah lo baguss daa....." Ucap dafa terhentii


" Daaaa....???" tanya keisya karna penasaran akan kata kata dafa yang terpotong


" Dan katroo Haha." Jawab dafa


yang lansung dapat cubitan dari keisya


" Hihhh...nyebelin bangett sihh lohh." sungut keisyaa

__ADS_1


Dafa hanya tertawaa renyah


saat dijalan dia berinisiatif untuk mengajak keisya makan dulu , karna tadi pagi mereka hanya memakan pisang goreng yang mbok jum buat, saat melewati tukang ketoprak


dafa pun berhenti.


Dafa yang berhenti mendadak pun otomatis keisya bertanya.


" Koo berhentii daf?? " tanya keisya


" Kita makan dulu yukk,, laper gue." ajak dafa


Keisya yang kebetulan merasa lapar juga, hanya mengikuti dafa


" Pak ketoprak nya dua yahh, yang satu pedes Yang satuu...., eehh key lu mau pedes apa engga?? " tanya dafa


" Sedang ajahh." Jawab keisya


" Sedeng satu pak ,sama minum nyaa teh manis dua yahh." kata dafa kependagang ketoprak.


" Siapp a, ditunggu yahh." sahut tukang ketoprak


" Eehh key,, lo tau gak ini pohon apaa?? " tanya dafa sambil menunjuk pohon tersebut


Keisya pun mengamati pohon tersebut, Dan menggeleng


" Engga tahuu, pohon apaan emng?? " Tanya keisya balik


Dafa pun kembali menunjuk pohon lainya.


" kalau yang ituu lo tau gak ??" Tanya dafa lagi


Keisya hanya menggelengkan kepala nyaa.


Dafa pun menoyor kepala keisya pelan, dan berkata


" Hihh lo mahh, masa nama pohon ajah lo gak tau sihhh." ujar dafa


" Yaa mana gue tahu, Abisnya gue belum ajak kenalan tuh pohon nyaa." Jawab keisya ngasal

__ADS_1


Dafa pun membuang nafas kasar, dan berkata


" Nihh gue kasih tau, kalau yang inii itu pohon cheery, terus yang onoh itu pohon mengkudu, Lu tau kaga buah nya kaya apaaa??? " tanya dafa lagi


Keisya pun seperti berpikir, tak lama dia pun mengambil handpon dan mengutak atik nyaa, dafa yang tak paham hanya memperhatikan


" Mmmmm....Nahh gue tauu, buah mengkudu itu bentukan nya kayaa apaa?? " Jawab keisya


" Kaya apaa cobaa??" Tanya dafa lagii


..." Jeng jeng kaya ginikannn.." Ujar keisya sambil memperlihat kan sebuah foto buah ...


Ternyata tadii keisya mengutak ngatik handpon, untuk mencari tahu tentang buah mengkudu


Dafa pun hanya memutar mata malas


" Hehh..gue kira tadii ngapain pake acara utak atik handpon, ternyata mau nyontekk." Ucap dafa


Keisya hanya nyengir kudaa


karna walau keisya sering juara satu dikelas nyaa


dia paling tidak tahu kalau ditanya soal jenis jenis buah.


aneh memang, tapi itulah keisya


Tak lama penjual ketoprak pun memberikan 2 porsi ketoprak kepada keisya dan dafa.


" Inii punya nya neng yang sedang, Dan ini punya nya si aa yang pedes." Ucap pedagang tersebut


" Oiyaa makasihh yaa pak." Balas mereka serempak


" Elleh elleh meunii kompak pisan atuh jawab nyaa, Meunii soswitt." ledek pedagang itu


" Hehee...bapa bisa ajah." balas dafa


Keisya hanya tersenyum kikuk saat mendengar ledekan pendagang itu


mereka pun menyantap ketoprak itu..

__ADS_1


__ADS_2