Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 40 Aku Menyukai nya?


__ADS_3

" Daff,, Gue gak diambilin sekalian." Rengek nisa


" Hhehe..sorry niss gue gak tau porsi makan lo segimanaa, jadii lo ambil sendirii aja yaa." tolak dafa halus


Skakmatt...Rasanya aku ingin tertawa terbahak bahak


rasain loo nisa malu malu tuhh


tapii ku coba tahan..


tenang nis nanti aku ketawain koo kalau kita udah pulang


Nisa tak menjawab hanya memasang wajah cemberut


langsung ku ambil piring nya dan ku isi dengan nasi


" Sinii nis, biar gue aja yang ambilin, gue kan tahu porsi lo." Tawar ku mengambil kan nya nasi yang sangat banyak


" Seriuss itu porsii nisa segituu???" Tanya dafa tak percaya


" Iyaa..malahan ya kalau dirumah gue dia suka nambah lagi iyaa kan nis??" Tanya ku sambil menaik kedua alis

__ADS_1


Dia tak menjawab hanya memandang ku tajam


Aku tak takut menurut ku itu tatapan sangat lucu


ku duduk kembali dan mulai mengambil lauk pauk yang tersedia, Puas aku karna sudah membalas nisa


" Kekey kebanyakan kalii, emngk lo pikir gue tukang kuli bangunan makan seginii banyak nyaa.." Sungut nya dan kembali menyimpan setengah nasi yang ku ambilkan


Aku tak menjawab hanya cengengesan sajaa


Kami pun mulai makan sambil bercanda


tak terasa rasa bencii yang teramat sangat


apakah benar aku mulai menyukai dafa??


Setelah selesai makan, aku memberes kan bekas makan kami dan nisa pergi ketoilet dulu


Ada yang menyodorkan piring kotor


aku kira itu mbok jum ternyata..

__ADS_1


" Makasiihh mbokk." Ucap ku tanpa menoleh sama sekali


" Sejak kapan nama gue digantii jadii mbok." Suara bariton dafa


Degg..


aku menoleh dan ternyata benarr itu dafa


" Gue bantuin yahh." Ujar nya sambil menyimpan piring yang baru aku cucii


Aku tersenyum dan mengangguk


entah mengapa kali inii aku sangat nyaman bila berdekatan dengan dafaa


Aku mencucii sedangkan dafa membilas


sungguh adegan yang luar biasa


yang tak pernah terbayangkan oleh ku


kemarinn aku sangat membencii nyaa

__ADS_1


tapii sekarangg??


__ADS_2