Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 19 Pulang kerumah


__ADS_3

" Nihhhhh..." Ucap dafa sambil memberikan baju nya kepada keisya iyaa keisya massa mbok jum😅


Keisya hanya bengong


" apa maksud nya memberikan ku baju nyaa" ucap keisya dalam hatii


" Iniii pakee,, emngk lo mau pake baju basah teruss?? " ujar dafa lagii


" Iyaaa engga sihhh,, tapii gak usahh pake baju lo lahh, gue bisa pake baju seragam gue ko." Tolak keisya


Jelas keisya menolak karna mana mungkin dia memakai baju cowo.


" Ituu seragam guna nya buat apaa?? " Tanya dafa


" Yaaa buatt sekolahh lahh." jawab keisya cepat


" Ituu lo pinter,, Udah tau itu seragam buat sekolah, kenapa lo pake pas hari libur KekeyMarkeisya." balas dafa jengah


" Hahh apaa tadi katanyaa KekeyMarKeisya?? sejak kapan nama gue jadi aneh gitu."hatii kesal keisya dalam hatii


" Namaa gue Keisya anggraeni Bukan KekeyMarKeisya!! Enak ajah maen ganti gantii nama orang." Sungut keisya


" Bagusan juga KekeyMarKeisya, Udahh gak usah ributin namaaa, sekarang lo mending ganti baju buruuann." Jawab dafa


sambil mendorong pelan keisya menuju kamar mandi dan menutup nya tak lupa dia mengunci nya darii luar, Supaya keisya tak keluar lagii untuk komplain.


" Buruann gantii baju nyaa, Gue bakal anter lo pulang." Teriak dafa dari luar toilet


Keisya hanya merengut kesalll


tapi pas mendengar kata pulang dengan cepat dia mengganti pakaian nyaa.


dafa pun menuju kamar nya untuk ganti baju.


Tak lama keisya pun selesai dan hendak keluar, tapii saat membuka pintu ternyata susahh, dia menepuk jidat dan berkata.


" Oiyaaa...pintunya kan tadii dikunci sama dafa, Iiihhh..benerann dah tuh anakk gimana gue bisa keluar cobaa." kesal keisya


Dengan geram diaa mengedor ngedor pintu dengan lumayan sangat keras.


DOOR DOORR DOOORRR


" dafaaaaaaaaa!!! pintuu nyaa bukaa woyy,,,gimana gue bisa keluarrr!! dafaaaaa" Teriak keisya kesal

__ADS_1


Teriakan keisya sampai menembus kekamar dafa, dengan jengah dafa menuju kamar tamu.


" Gakk usah teriak teriakk jugaa kalii keyy


Sabarr Sabarrr." jawab dafa sambil membuka pintu kamar mandii


Pintu pun sudah terbuka tapi dafa terkejut karna melihat penampilan keisya.


dafa pun tertawa.


" Hahhahahaaa...Lo lucu banget pake baju ituu hahahaa." ledek dafa


" Iihhh Dafaaa....nyebelinn bangeett sihhh lagian kalau bukan karna lo yang paksa gue gak akan mau pake inii baju." balas keisya kesal


" Huupt...Okk okkk abisnya gak ada baju yang lebih kecil lagii key." kata dafa


Keisya tak membalas dia hanya merengut


dafa yang melihat itupun tersenyum dan berkata.


" Jadii gak inii pulangg, atau jangan jangan lo masih betah tinggal disinii?? "Goda dafa lagii


Dengan keras keisya menyubit lengan dafa dan berkataa.


Karna kesal, keisya pun berjalan duluan keluar, dafa yang mendengar perkataan keisya barusan merasa ada yang sakit saat kata itu terucap,,


" Benarr kahh dia tak betah tinggal disinii??" Gumam dafa


dafa pun menyusul keisya keluar untuk mengantar kan nya pulang


dia pun menunggu dii motor


karna keisya sedang berbincang dengan mbok juma, entah apa yang mereka bicarakan


" Non simbok harap nanti non sering sering main kesini yahh non." Pinta simbok


" Kalau dafa yang ngajak mbok,, Kan gak enak dafa gak ngajak masa keisya tiba tiba kesinii." Jawab keisya


" Atuhh gpp non, Si aden juga pasti seneng kalau neng sering main kesinii lagii, non tau gak sudah berapa lamaa simbok gak pernah liat si aden tertawa lepas kaya kemaren bareng non tertawa nyaa lepas banget." balas simbok sendu bahkan mata nya mulai berkaca kaca.


" Iyaahh dehh mbok insya allah nantii keisya main lagii kesinii, makan pisang goreng bikinan simbok lagii, abisnya enaakkk." Hibur keisyaa


Simbok pun menghapus air mata nyaa

__ADS_1


dia pun tersenyum mendengar pujian keisya tentang pisang goreng nyaa.


" Ahhh..sii non bisaa ajah, orang biasa ajah to non." Ucap simbok


" Benerann enak mbokk, keisya pastii bakal kangen sama pisang goreng mbok." Kata keisya


" Kalau neng beneran sukaa, simbo bisa ko bikinin tiap harii, terus nanti simbok titip ke den dafa." balas si mbok


" Mauu mbokk mauu, benerann yaaa." Ucap keisya sambil memeluk mbok jum


" Iyaaa nonn, Yasudah simbok titip salam buat bunda nya non yaah." Kata simbok


" Iyaahh mbokk, keisya pastii sampein salam simbok." Balas keisya


Titt ttittt..


Suara kelakson yang keras, siapa lagi pelaku nya kalau bukan dafa


mungkin dia kesal pada keisya dan mbok jum yang mengobrol sangat lama.


" Udahhh belumm arisan nyaa woyy, kalau udah buruann, panas tauu!!" sumgut dafa


mbok jum dan keisya yang mendengar dafa marah dengan reflex tertawaa bersamaa


keisya dan mbok jum pun keluar.


" Berisikk bangett sihh lo udah kaya emak emakk ajah, sabar dongg." jawab keisya


" Lo pikir disinii gak panas apaa.?? udah buruann gak usahh bertele tele lagii naek!!." tegas dafa


" Iyaa iyaaa berisikk lo, Yaudah mbok keisya pamit yaa." Ucap keisya


" Iyaa non hatii hatii yaa, aden bawa motor nya jangan ngebut ngebut." Kata simbok


" Iyaaa mbokk jum." Balas dafa


Keisya pun naik kemotor dafa


" Daahhh,, Mbok jum assalamuallaikum." ucap keisya


" Waallaikumsalam non, hati hatii." balas mbok jum


Keisya dan dafa pun sudah berlalu

__ADS_1


dan mbok jum pun masuk kerumah, tak lupa menutup gerbang terlebih dahulu.


__ADS_2