
Karna penasaran aku mencoba bertanya pada mbok jum
siapa kah orang yang sudah membuat dafa berubah seperti inii??
" Eemmm..mbokk kalau bolehh tauu,, Emang siapa sihh orang nyaa yang sudah merubah dafa menjadii sekarang inii??" Tanya ku penasarann
Mbok jum tersenyum hangat padaku dan menjawab.
" Orang nyaa ada disinii ko non." Jawabnya
" Oiyaa?? Dimanaa mbokk aku pengen ketemuu dongg." Balas annisa
Lagi lagii mbok jum tersenyum padaku
hal itu membuat ku bingung
mengapa mbok jum tersenyum terus padaku??
" Orang nyaa adalahh non Keisya." Timpal nyaa sambil memegang tangan ku
" KEISYA!!"
" KEISYA!!"
__ADS_1
Sahut ku barengan bersama nisa
aku dan nisa kaget
bagaimana mungkin aku yang merubah dafa??
Perasaan aku tidak pernah menceramahi nya
lalu bagaimana aku mengubah nyaa??
" Non keisya pastii kagett kan, Orang yang merubah den dafa jadii sepertii sekarang Yang rajin shalat rajin mengajii adalah non keisyaa." Sahut mbok jum
" Bagaimana mungkin keisya mbokk?? perasaan keisya gak pernah nyeramahii dafa atau mengurui nya tentang agama
Yaa emng itu benarr
aku sebagai maanusia pastii ada salah nyaa
dan ada kelirunyaa
inii tidak mungkinn!
" Memang non keisya tak pernah menceramahi den dafaa tapii berkat non kemarin waktu non shalat dirumah inii, itu membuat den dafa sadar akan agama nyaa non, Dia sadar sudah sangat lamaa dia meninggal kan nyaa, Melihat gerakan non shalat membuat hati nya terenyuh dan mulai mendekatkan dirinya kembalii non." Sahut mbok jum dengan mata yang mulai berkaca kacaa
__ADS_1
Dengan refkex ku peluk wanita yang tak lagii muda ituu
entah kenapa melihat nya menangis, Sepertii melihat bundaku, namun bagaimana mungkin
dan apa tadii katanyaa, pas melihat ku shalat
apakah waktu salat malam ituu
" Makasihh nonn, makasihh karna udah balikin den dafa yang dulu." Ujar mbok sambil terisak
Aku yang memang gampang menangis bila melihat orang lain menangis, tak kuasa menahan air mata
ku peluk erat mbok jum ada rasa damai bila ku peluk tubuh nyaa, mbok jum adalah orang ke2 yang ku peluk selain bundaku.
" Mbokk jangan berterima kasihh sama keisyaa, Inii bukan karna keisya, Keisya hanya perantaran, yang membuat dafa menjadii yang sekarang adalah diri dafa sendirii dan iman yang dia miliki mbokk." Balas ku dengan derai air mata
" Iyaa mbok tau, tapii setelah den dafa kenal non, den dafa banyak berubah nonn mbok seneng bangett bisa melihat den dafa yang sekarang." Timpal simbok sambil melerai pelukan dan menghapus sisa air mata nyaa
Aku Hanya bisa tersenyumm
aku tidak tahu harus berkata apa lagii
apakah memang benarr, semenjak kenal dengan ku dafa banyak berubahh?? Tapii waktu bertemu pertama kalii dan sekarang memang sangat berbeda drastis
__ADS_1