Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 42 aku?


__ADS_3

Karna penasaran aku mencoba bertanya pada mbok jum


siapa kah orang yang sudah membuat dafa berubah seperti inii??


" Eemmm..mbokk kalau bolehh tauu,, Emang siapa sihh orang nyaa yang sudah merubah dafa menjadii sekarang inii??" Tanya ku penasarann


Mbok jum tersenyum hangat padaku dan menjawab.


" Orang nyaa ada disinii ko non." Jawabnya


" Oiyaa?? Dimanaa mbokk aku pengen ketemuu dongg." Balas annisa


Lagi lagii mbok jum tersenyum padaku


hal itu membuat ku bingung


mengapa mbok jum tersenyum terus padaku??


" Orang nyaa adalahh non Keisya." Timpal nyaa sambil memegang tangan ku


" KEISYA!!"


" KEISYA!!"

__ADS_1


Sahut ku barengan bersama nisa


aku dan nisa kaget


bagaimana mungkin aku yang merubah dafa??


Perasaan aku tidak pernah menceramahi nya


lalu bagaimana aku mengubah nyaa??


" Non keisya pastii kagett kan, Orang yang merubah den dafa jadii sepertii sekarang Yang rajin shalat rajin mengajii adalah non keisyaa." Sahut mbok jum


" Bagaimana mungkin keisya mbokk?? perasaan keisya gak pernah nyeramahii dafa atau mengurui nya tentang agama


Yaa emng itu benarr


aku sebagai maanusia pastii ada salah nyaa


dan ada kelirunyaa


inii tidak mungkinn!


" Memang non keisya tak pernah menceramahi den dafaa tapii berkat non kemarin waktu non shalat dirumah inii, itu membuat den dafa sadar akan agama nyaa non, Dia sadar sudah sangat lamaa dia meninggal kan nyaa, Melihat gerakan non shalat membuat hati nya terenyuh dan mulai mendekatkan dirinya kembalii non." Sahut mbok jum dengan mata yang mulai berkaca kacaa

__ADS_1


Dengan refkex ku peluk wanita yang tak lagii muda ituu


entah kenapa melihat nya menangis, Sepertii melihat bundaku, namun bagaimana mungkin


dan apa tadii katanyaa, pas melihat ku shalat


apakah waktu salat malam ituu


" Makasihh nonn, makasihh karna udah balikin den dafa yang dulu." Ujar mbok sambil terisak


Aku yang memang gampang menangis bila melihat orang lain menangis, tak kuasa menahan air mata


ku peluk erat mbok jum ada rasa damai bila ku peluk tubuh nyaa, mbok jum adalah orang ke2 yang ku peluk selain bundaku.


" Mbokk jangan berterima kasihh sama keisyaa, Inii bukan karna keisya, Keisya hanya perantaran, yang membuat dafa menjadii yang sekarang adalah diri dafa sendirii dan iman yang dia miliki mbokk." Balas ku dengan derai air mata


" Iyaa mbok tau, tapii setelah den dafa kenal non, den dafa banyak berubah nonn mbok seneng bangett bisa melihat den dafa yang sekarang." Timpal simbok sambil melerai pelukan dan menghapus sisa air mata nyaa


Aku Hanya bisa tersenyumm


aku tidak tahu harus berkata apa lagii


apakah memang benarr, semenjak kenal dengan ku dafa banyak berubahh?? Tapii waktu bertemu pertama kalii dan sekarang memang sangat berbeda drastis

__ADS_1


__ADS_2