Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 50 Saingan


__ADS_3

Diluar toilet wanita dafa dengan setia menunggu keisya


tanpa dia hiraukan pandangn cewe cewe yang berpapasan dengan nyaa.


bahkan sempat ada yang mengajak kenalan


namun dengan gayanya yang dingin dia tak mengubris cewe tersebut.


" Dafa?? Darii tdii lo nungguin disinii??" Tanya keisya kaget karna melihat dafa sedang berdiri didepan pintu masuk toilet wanita


" Menurutt lo?? Udah ayukk buruan, lama bener sihh lo didalem nyaa, gak tau apa daritadii gue digodain sama cewe cewe disinii." Sungut dafa


" Lagian siapa suruh bambang lo nungguin disitu." Ujar keisya jengah


" Yaa kan gue mau mastiin, lo selamat sampai selesai." Timpal nya


" Nganterin ke toilet udah kaya mau nganterin perang aja lo mahh Lebay tauu." Sahut keisya dan langsung berjalan lebih dulu


" Keyy,,tungguin!! orang gue khawatir masa dibilang lebayy." Balas dafa dan langsung menyusul keisya


Keisya pun sampai dimeja, dan tak lama dafa menyusul


" Lo mahh main tinggal tinggal ajah, udah gue tungguin ditoilet jugaa." Kesal dafa sambil mendudukan bokong nya

__ADS_1


" Siapa suruhh nungguin." Ujar keisya santay


" Idung kamu gak papa key??" Nimrung donii


" Oohh..gak papa ko cuman sedikit perih doang." Sahut ku


" Syukur dehh...." Timpal doni sambil tersenyum manis


tapii menurut dafa itu senyuman menjijikan


Mereka pun melanjutkan makan, sesekali nisa berceloteh yang mengundang gelak tawa keisya dan donii


karna dafa sama sekali tak ikut tertawa


yang sepertinya bakal jadii saingan nya


untuk mendapatkan keisya.


" Kayanya nihh anak bukan anak sembarangan deh,, dilihat lihat darii penampilan nya yang modis dan pakaian nya yang bermerk, pastii ni orang kaya, gue mesti hati hatii jangan sampai gue lengah jagain keisya, bisa bisa dimbat sama nii anak lagii" Kata dafa dalam hati dengan mata terus memperhatikan donii


" Daff, bakso lo gak dimakan??" Tanya keisya


" Aahh..iyaa inii mauu, bakso lo udah abis??" Balas dafa

__ADS_1


" Udahh abis darii tdii kalii, Ayok buruan anterin gue balik, keburuu sore nihh." Ceker keisya sambil melihat jam dipergelangan tangan nya


" Yaudahh, yukk balik gue juga udah selesai." Ujar dafa


" Tapii kan bakso lo belum abis daf, mending lo abisin dulu tuh basko lo soal keisya pulang biar gue anterinn." Timpal donii


" Engga usahh, buat lo ajah tuhh bakso, Yukk key." Sahut dafa sambil menggandeng tangan ku keluar


" Taa--" Ucap ku terpotong


" Udah gak tapi tapiann." Potong dafa


" Nis gue sama keisya balik yahh, dan siapa tadii lo namanya?? siapa lahh terserahh thanks telaktiran nya." Timpal dafa dan menarik ku keluar


" Iyaa hatii hatii daf keyy." Sahut nisa


Aku dan dafa pun melanjutkan perjalanan ku untuk pulang kerumahh, Diperjalanan dafa sama sekali tak bersuara


biasa nya dia akan membahas tentang apapun kalau dimotor


ada apaa dengan diaa??


dan kalau dilihat lihat dafa sepertii tidak suka pada donii

__ADS_1


Kenapa yaa???


__ADS_2