Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 47 Makan bareng


__ADS_3

Dafa pun menyala kan mesin dan kami pun berangkat darii kediaman rumah dafa


" Keyy,, Kita makan dulu yuk." Ajak nya disela sela menyetirnya


" Bolehh,, gimana kalau makan ketoprak yang kemarin waktu kita makan itu." Usul ku karna aku suka sekali ketoprak ituu kayanya bakal jadi ketoprak paforit dehh


" Setujuu..." Jawabnya antusias


" Okk...berangkatt kuyy." Timpal ku


Kami pun menuju tukang ketoprak yang pernah kami makan itu, namun pas sampai disana ternyata tidak adaa


" Yahh..kayanya gak jualan dehhh." Ucapku sedih


" Iyaa kayanyaa,, kita makan yang lain ajaa mauu??" Usulnya


" Bolehh dehh, tapii makan apaa??" Tanyaku


" Terserahh lo, lo mau nya makan apaa??" Balasnya


" Eemmm...gimanaa kalau makan bakso, Dideket gang rumah gue ada bakso paforit gue, kesanaa yukk, lo mestii cobainn lo pastii suka." Ajakku


" Bolehhhh.." Ujarnya setuju


Kamipun pergii ketukang bakso paforitku


mudah mudahan saja masihh buka

__ADS_1


soalnya saking enak nya terkadang jam segini sudah ludes


Dalam waktu setengah jam, aku dan dafa pun sampai dii warung bakso itu


dan syukur lahh ternyata masihh buka


langsung saja aku dan dafa masuk kedalam


ternyata cukup ramai jugaa


" Ramee bangett, Kayanya gak ada meja kosong key." Ujar dafa


Aku tak menjawab, Dan terus mencarii meja kosong untuk kamii, namun ada sesuatuu yang tak asing bagiku


Aku melihat sepertii nisa yang duduk dipojok itu


aku tak pernah melihat nya jalan sama cowo


Kupertajam penglihatan ku, dan ternyata benarr itu nisa


Pantes saja dia balik duluan, ternyata mau mojok disini sama cowo lagii


Dengan sigap ku hampirii dua sejoli itu yang nampak sedang haha hihii.


" Eehhh...keyy mauu kemanaa??" Ujar dafa yang melihat ku pergi tanpa bilang padanya dulu


Namun dia tetap mengikuti ku

__ADS_1


Dan lihat lahh, bahkan nisa tak menyadarii keberadaan ku yang sudah dekat dengan meja nya


" Ooohhh...pantess gue dii tinggal, ternyata mau mojok disinii gak ajak ajak lagii." Geramku dengan tatapan tajam


Dua sejoli itu langsung kaget melihat ku yang sepertii siap untuk menerkam mangsa


namun pandangan ku teralih kan pada cowo yang bersama nisa, sepertii pamiliar dengan wajah nyaa


" Lo.." Tunjuk ku pada cowo tersebut


" Aaahhh...keyy kenalin inii Donii, cowo yang waktu itu gue tabrak disekolahh." Jawab nisa


" Donii???? Oohhh...cowo yang waktu ituu


tapii ko bedaa yahh??" Sahutku bingung


memang penampilan nya sangat berbeda, yang waktu ditabrak waktu sekolah dia itu culun pake kacamata besar dan ada tompel nyaa, beda yang sekarang dia tak memakai kacamata nya dan tompel nya pun tidak adaa penampilan nya pun terlihat rapi..


" Kenalin nama gue donii, lo inget kan??" Ucap nya yang ingin berjabat tangan dengan ku


Akupun ingin membalas jabatan nya, namun keburu dafa yang nyosor


" Gue dafaa, Oiyaa kaliann udahh lama?? Ko gak ajak ajak makan disinii." Nimrung nya dan langsung menjabat tangan donii


Aku hanya melongo dengan sikap dafa barusan


perasaan donii ngajakin kenalan sama aku

__ADS_1


kenapa dia yang nyossor..


__ADS_2