
Nisa tak bisa berkata kata saat keisya begitu marah saat menceritakan hal itu
dapat nisa maklumi kalau keisya berpikiran ini semua salah dafa, Tapi sebenernya tak semuanya itu salah nyaa
Aku menundukan kepalaa dan menangis
entah mengapa hari ini aku banyak mengeluarkan air mata
Kulirik sahabat ku nisa, Dia tersenyum dan berusaha menguatkan ku
Ku peluk dia dan ku menangis dipelukan sahabat ku.
" Keluarin key keluarinn semuaa nyaa, Supaya perasaan lo lebih tenang." Ucap nya menenangkan ku
" Gue bencii diaa niss." Lirihku
Tak henti hentinya ku mengucapkan kata kata itu
entah kesekian kali nya aku mengucapkan nya
Mulut ku berkata benci tapii hati ku tidak
ada apa inii apakah aku menyukai nyaa??
" Udahh dongg jangan nangis lagii, Liat nihh baju gue jadi basah kena ingus lo." Canda nya menunjukan baju yang basah karna air mataku bukan ingus ku dasar nisa
Kupukul lengan nya pelan
dan mengahapus sisa sisa air mata
" Gimanaa perasaan lo, Setelah lo ceritain inii ke gue." Tanyanya
" Aga enakan nis, Thanks yahh, udah dengerin cerita guee." Jawab ku sambil memegang tangan nya
" Iyaa sama samaa, kan ini guna nya sahabat
Ada disaat sahabat nya membutuhkan pendengar." Sahutnya
Aku dan nisa pun berpelukan haruu
terima kasihh niss, terima kasihh karna selalu ada buatku
" Sayang! kangen kangenan nya udah belumm?? Kita makan bersama yukk." Teriak bunda diteras
" Iyaa bundaa." Jawabku barengan bersama nisa
Aku dan nisa pun masuk untuk makan bersamaa
Aroma harum menusuk hidung saat kami berjalan ke meja makan, Terdapat banyak aneka macam makanan
__ADS_1
ada sayur ada tumis dan ada goreng dan tak lupa ada buah buahan yang segar
sungguh 4sehat 5sempurna
Kami pun makan bersamaa sambil bercanda gurau
nisa yang orang nya cenderung bawel pun
meramaikan makan kamii
sesekalii kami tertawa karna candaan nisa
sungguh sangat menyenang kan mempunyai sahabat sepertinya, Bisa menghibur saat aku sedang sedih
seketika ku melupakan masalah ku karna ada nya nisa
Tanpa mereka sadarii, darii kejauhan terdapat seseorang yang memperhatikan mereka dibalik pohon mangga
bahkan saat keisya dan nisa diibalkon
dia mendengar semuaa nyaa..
Air mata pun tak bisa dia bendung
dia menangis saat keisya mengatakan
segitu bencinya kah keisya terhadap nya
Dafa pun menarik nafas dan membuang nya kasar
Yaa dafa yang sedang memperhatikan mereka
dafa mendengar semuaa kekesalan keisya terhadap nya
Dia melirik boneka doraemon berukuran sedang dan bruket mawar merah ditangan nyaa,
# Rumah dafa #
Entah kenapa pikiran dafa sangat tidak tenang
dia berasa ingin kerumah keisya untuk melihat senyuman nya, dia rindu, rindu sangat sampai tidak bisa ditahan
akhirnya dia mengambil kunci motor dan menjalan kan motor nya kerumah keisya, tapi saat ditengah jalan
dia melihat toko boneka, dia pun berinisiatif memberikan boneka itu kepada keisya, Karna dafa tau kalau keisya dangat menyukai boneka
Dia pun berhenti ditoko tersebut, Dan segera turun
Dia berkeliling mencarii boneka yang pas untuk diberikan pada keisya sebagai tanda permintaan maaf nyaa
__ADS_1
Akhirnya mata nya tertuju pada sebuah boneka doraemon
berukuran sedang, dengan tulisan I MISS YOU
sungguh boneka yang tepat, tanpa pikir panjang
dia ambil boneka tersebut dan membeli nyaa
Setelah membeli boneka, saat hendak naik kemotor nya
tak sengaja netra mata nya melihat tukang bunga
" Kayanya cocokk ni boneka disatuin sama bunga." Gumam dafa
Dia pun berjalan menuju toko bunga yang ada dii sebelah toko boneka itu
tanpa pikir panjang dafa membeli Bruket bunga mawar merah,
Dia pun kembali menuju motor nya
saat hendak naik dia tatap bunga dan boneka tersebut
" Semogaa keisya sukaa, Dan mau maafin gue." ucap nya dengan senyuman
Dafa menyalakan motor nya dan melanjutkan perjalanan kerumah keisya
saat sudah dekat dengan rumah keisya dafa melihat ada pohon mangga besar, dia berpikir akan memberii kejutan pada keisya walau belum tentu keisya akan suka dengan kehadiran nyaa, Tapi dia tak menhiraukan nyaa yang dia ingin yaitu bertemu dengan keisyaa
Diapun mematikan mesin motor nya dan mendorong sampai rumah tetangga nya keisya, Dia pun menyimpan motor nya dihalaman rumah tetangga nya keisya, dan dafa berjalan kaki menuju rumah keisya, Namun samar samar dia mendengar suara orang menangis
akhirnya dia putus kan untuk melihat dari balik pohon mangga.
Dafa terkejut, Karna suara yang dia dengar sedang menangis adalah suara keisyaa
Hatinya hancur saat keisya bilang bahwa dia membenci nya
tak lama keisya dan nisa pun masuk kedalam
bisa dafa lihat kalau mereka sedang makan bersama
darii kejauhan dafa senang melihat keisya tertawa kembali walau bukan karna dirinyaa
dia pun memutus kan untuk pulang, namun dia tetap harus memberikan hadiah inii kepada keisya
dafa pun berjalan mengendap endap keteras dan menyimpan boneka serta bunga dimeja yang berada diteras
sebelum menyimpan nya dafa mencium bungaa nya dan
segera pergii dari rumah keisya..
__ADS_1