Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 27 Hadiah


__ADS_3

Nisa tak bisa berkata kata saat keisya begitu marah saat menceritakan hal itu


dapat nisa maklumi kalau keisya berpikiran ini semua salah dafa, Tapi sebenernya tak semuanya itu salah nyaa


Aku menundukan kepalaa dan menangis


entah mengapa hari ini aku banyak mengeluarkan air mata


Kulirik sahabat ku nisa, Dia tersenyum dan berusaha menguatkan ku


Ku peluk dia dan ku menangis dipelukan sahabat ku.


" Keluarin key keluarinn semuaa nyaa, Supaya perasaan lo lebih tenang." Ucap nya menenangkan ku


" Gue bencii diaa niss." Lirihku


Tak henti hentinya ku mengucapkan kata kata itu


entah kesekian kali nya aku mengucapkan nya


Mulut ku berkata benci tapii hati ku tidak


ada apa inii apakah aku menyukai nyaa??


" Udahh dongg jangan nangis lagii, Liat nihh baju gue jadi basah kena ingus lo." Canda nya menunjukan baju yang basah karna air mataku bukan ingus ku dasar nisa


Kupukul lengan nya pelan


dan mengahapus sisa sisa air mata


" Gimanaa perasaan lo, Setelah lo ceritain inii ke gue." Tanyanya


" Aga enakan nis, Thanks yahh, udah dengerin cerita guee." Jawab ku sambil memegang tangan nya


" Iyaa sama samaa, kan ini guna nya sahabat


Ada disaat sahabat nya membutuhkan pendengar." Sahutnya


Aku dan nisa pun berpelukan haruu


terima kasihh niss, terima kasihh karna selalu ada buatku


" Sayang! kangen kangenan nya udah belumm?? Kita makan bersama yukk." Teriak bunda diteras


" Iyaa bundaa." Jawabku barengan bersama nisa


Aku dan nisa pun masuk untuk makan bersamaa


Aroma harum menusuk hidung saat kami berjalan ke meja makan, Terdapat banyak aneka macam makanan

__ADS_1


ada sayur ada tumis dan ada goreng dan tak lupa ada buah buahan yang segar


sungguh 4sehat 5sempurna


Kami pun makan bersamaa sambil bercanda gurau


nisa yang orang nya cenderung bawel pun


meramaikan makan kamii


sesekalii kami tertawa karna candaan nisa


sungguh sangat menyenang kan mempunyai sahabat sepertinya, Bisa menghibur saat aku sedang sedih


seketika ku melupakan masalah ku karna ada nya nisa


Tanpa mereka sadarii, darii kejauhan terdapat seseorang yang memperhatikan mereka dibalik pohon mangga


bahkan saat keisya dan nisa diibalkon


dia mendengar semuaa nyaa..


Air mata pun tak bisa dia bendung


dia menangis saat keisya mengatakan


segitu bencinya kah keisya terhadap nya


Dafa pun menarik nafas dan membuang nya kasar


Yaa dafa yang sedang memperhatikan mereka


dafa mendengar semuaa kekesalan keisya terhadap nya


Dia melirik boneka doraemon berukuran sedang dan bruket mawar merah ditangan nyaa,


# Rumah dafa #


Entah kenapa pikiran dafa sangat tidak tenang


dia berasa ingin kerumah keisya untuk melihat senyuman nya, dia rindu, rindu sangat sampai tidak bisa ditahan


akhirnya dia mengambil kunci motor dan menjalan kan motor nya kerumah keisya, tapi saat ditengah jalan


dia melihat toko boneka, dia pun berinisiatif memberikan boneka itu kepada keisya, Karna dafa tau kalau keisya dangat menyukai boneka


Dia pun berhenti ditoko tersebut, Dan segera turun


Dia berkeliling mencarii boneka yang pas untuk diberikan pada keisya sebagai tanda permintaan maaf nyaa

__ADS_1


Akhirnya mata nya tertuju pada sebuah boneka doraemon


berukuran sedang, dengan tulisan I MISS YOU


sungguh boneka yang tepat, tanpa pikir panjang


dia ambil boneka tersebut dan membeli nyaa


Setelah membeli boneka, saat hendak naik kemotor nya


tak sengaja netra mata nya melihat tukang bunga


" Kayanya cocokk ni boneka disatuin sama bunga." Gumam dafa


Dia pun berjalan menuju toko bunga yang ada dii sebelah toko boneka itu


tanpa pikir panjang dafa membeli Bruket bunga mawar merah,


Dia pun kembali menuju motor nya


saat hendak naik dia tatap bunga dan boneka tersebut


" Semogaa keisya sukaa, Dan mau maafin gue." ucap nya dengan senyuman


Dafa menyalakan motor nya dan melanjutkan perjalanan kerumah keisya


saat sudah dekat dengan rumah keisya dafa melihat ada pohon mangga besar, dia berpikir akan memberii kejutan pada keisya walau belum tentu keisya akan suka dengan kehadiran nyaa, Tapi dia tak menhiraukan nyaa yang dia ingin yaitu bertemu dengan keisyaa


Diapun mematikan mesin motor nya dan mendorong sampai rumah tetangga nya keisya, Dia pun menyimpan motor nya dihalaman rumah tetangga nya keisya, dan dafa berjalan kaki menuju rumah keisya, Namun samar samar dia mendengar suara orang menangis


akhirnya dia putus kan untuk melihat dari balik pohon mangga.


Dafa terkejut, Karna suara yang dia dengar sedang menangis adalah suara keisyaa


Hatinya hancur saat keisya bilang bahwa dia membenci nya


tak lama keisya dan nisa pun masuk kedalam


bisa dafa lihat kalau mereka sedang makan bersama


darii kejauhan dafa senang melihat keisya tertawa kembali walau bukan karna dirinyaa


dia pun memutus kan untuk pulang, namun dia tetap harus memberikan hadiah inii kepada keisya


dafa pun berjalan mengendap endap keteras dan menyimpan boneka serta bunga dimeja yang berada diteras


sebelum menyimpan nya dafa mencium bungaa nya dan


segera pergii dari rumah keisya..

__ADS_1


__ADS_2