Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 9 Rencana Jahat Maya


__ADS_3

Setelah cukup lama mereka bertatap tatapan mereka diikejutkan denga suara bell


Kkrrriiiinggggggggggg!!!!!!


Mereka pun pada salting gaes😅


dan karna malu keisya pun berlari menuju kelas


Daffa yang melihat keisya berlari hanya tersenyum dan mulai menyusul


Setelah sampaii dikelas keisya pun langsung duduk dan berpura pura membaca buku guna menyembunyikan wajah nya yang sedang senyum senyum itu.


Annisa yang baru sampai kekelas langsung menghampiri sahabat nya ituu.


" Kekeyy loe darimana siihh?? Tadii gue nyariin ke kantin katanya bu juleha lo pergi bareng daffa, Hayyooo abis dariimana loee? " Selidik annisa


Keisya pun menjawab sambil senyam senyum.


" Eemmm..gak abis darii mana manaa cuman nganterin dia keliling sekolahan doang kok." Jawab keisya


" Oouuhhhh...gakk mungkin kalau cuman keliling keliling doangg ahh, ngeliat muka loe yang kayanya lagii berbunga bunga pastii ada yang gak beres niiee, Ayooo jawab loe habis dii apain ama sii daffa Key??." Tanya annisa laKey sambil mengguncang kan bahu keisya


Dengan sedikit jengkel keisya menjawab.


" Yaa ampunn niss gak percayaan bangeett siihh, beneran gue sama daffa cuman keliling keliling doang Suerrr dahhh." Jawab keisya sambil mengangkat jari berbentuk v


Setelahh meintrogasi sahabat nya ituu tak lama daffa pun muncul dan dengan senyum senyum yang sama hal nya sepertii keisyaa


tanpa ragu annisa pun menghadang daffa dengan tangan nya


sebenernya dia takut tapi dia beranikan demii mengilangkan rasa penasaran nya itu.


" Daffa, Loe sama keisya abis dari manaa hayooo? Kenapa tampang loe berdua kaya lagii bahagia gitu." tanya annisa yang penasaran


Daffa pun menepis tangan annisa pelan karna menghalangi jalan nya


dan berkata.


" Kepoo bangeett sihh loe." Jawab daffa dan langsung menduduki kursi nyaa


Merasa tidak puas akan jawaban mereka karna nissa yakin pasti terjadi sesuatu antara mereka ber2 itu.


Maya yang mendengar itu hanya bisa menahan amarah nyaa


dia harus bersabar sampai pulang sekolah.


" Tunggu ajahh loe cupu, Loe bakal terima akibat yang setimpal atas perbuatan loe." Kata maya dalam hati


Setelah satu jam lamanya akhirnya murid murid pun berhamburan keluar untuk pulang karna jam pelajaran telah usaii


" Key kayanya gue gak bisa nganterin loe dehh, Soalnya mendadak gua ada perlu, Gpp kan? " Ucap daffa pada keisya yang sedang memberes para bukunya itu.


Keisya hanya mengerjap kan mataa tak percaya dalam hatii dia berkata.


" Memang siapa yang janjian diantar pulang sama diaa?? hehhh Dasar orang gilla." Gumam keisya


Memang daffa sengaja bilang seperti itu guna untuk membuat para pans nya jeraa, Sesungguh nya daffa sudah muak dengan apa yang dia lakukan disekolah selalu diperhatikan oleh pans nya ituu, dan mungkin saja dengan inii bisa membuat mereka berhenti memperhatikan nya lagii.


" Udahh beress keyy??" Tanya annisa

__ADS_1


" Udahh nihh Yukk pulang." Jawab keisya


setelah membereskan buku buku nya mereka pun bergegas pulang


tapii ditengah jalan tak sengaja keisya ditabrak oleh geng nya maya yang seperti nya disengaja menumpah kan minuman keseragam nya keisya.


dan alhasil seragam keisya basah dan kotor.


" Eehh...maaff maaff gue gak sengaja." Ucap dini teman nya maya


" Iyaaa gpp ko."


Dengan membersihkan pake tissu tapi tak kunjung bersih juga akhirnya keisya harus membersihkan nya ketoilet.


" Kayanya tuhh anak sengaja dehh key." Ucap annisa yang membantu membersihkan nya.


" Udahh jangan souzdon ahh, Kalau gitu gue ketoilet dullu yaa gak bakal bersih kayanya kalau pake tissu." Ujar keisya


" Iyaaa,, Eehh tapii key kayanya gue gak bisa nungguin loe, soalnya gue ada urusan mendadak nie, Gpp kan??" tanya annisa


Keisya pun mengangguk dan tersenyum.


" Iyyaa gpp loe duluan ajh." Jawab keisya.


Keisya pun pergi ketoilet guna membersihkan seragam nya


Annisa yang sudah sampai diparkir kan masiih memikir keisya sebenernya dia sangat ingin menunggu keisya dan pulang bareng, tapi karna dia ada urusan mendadak jadi dengan berat hatii dia meninggal kan keisya.


annisa pun sudah pergi pulang tinggal segerintil murid yang berada disekolahan tersebut.


Keisya yang sedang membersihkan seragam nyaa kesusahan karna tak kunjung bersih juga, Dengan terpaksa dia pun membilas nya dan jika sudah bersih tinggal dikeringkan.


Namun diruangan kepsek masih ada daffa yang sedang membereskan berkas berkas papa nya


bukan kemauan daffa, tapii daffa disuruh papa nya membereskan berkas berkas sebelum pulang.


yaa mau tidak mau daffa pun membereskan nya, Tapii ingat dengan terpaksaaa .


Maya dan geng nya mengendap endap ketoilet untuk memeriksa bahwa yang didalam adalah keisya


Dan dengan hatii hatii maya mengunci keisya ditoilet tersebut.


disisi lain teman nya yang lain menjaga diuar untuk memastikan tidak ada orang lagii karna cuman ada mereka dan keisya ditoilet tersebut.


Karna menurut mereka aman mereka pun langsung mematikan lampu toilet tersebut dan maya beserta geng nya langsung pergii dengan perasaan puas karna telah memberi keisya pelajaran karna berani merebut daffa dari maya.


Keisya yang panik karna lampu toilet tiba tiba padam dengan reflex berteriak, Karna yang paling ditakuti keisya ialah kegelapan.


dia bergegas memakai kembali seragam nya yang mulai kering


dan disaat dia memutar kenop pintu dibuat terkejut karna pintu tersebut tidak bisa dii bukaa.


Keisya berteriak sekuat nyaa sambil mengedor ngedor pintu.


" Siapapun yangg diiluar tolongg bukaa pintu nyaa, Sumpah inii gak lucuu tahu, jangan bercandaa." Teriak keisya


Dengan perasaan bahagia maya beserta antek antek nya berlari den berhentii diparkiran.


" Rasainn tuhh sii cupu biarr tau rasa, biarin aja semalaman dia terkurung diitoilet sekolahh manaa gelap lagii Hahahaaa." ucap maya sambil tertawa jahat

__ADS_1


" Tapii may gimana kalau ada yang tahu bahwa kita yang ngurungin sicupu diitoilet? " Kata kata lita teman maya


" Iyaa mayy, Kalau ketauan bisa abiss kitaa, Dann gimana kalau sicupu itu kenapa napaa nantii.?" Sambung dini


" Udaahh udahh sicupu gak bakal kenapa napa disanaa, paling cuman pingsan doang jadi gak usah kewathir, Dan gak ada yang liat juga kan sekolahan udah sepii paling cuman satpam ajah jadii kita aman." Ujar maya meyakin kan teman temannya


Dengan ragu merekapun mengangguk


sebenernya mereka takut kalau sicupu itu kenapa napaa, tapi karna disuruh maya untuk membantu nya mereka tidak bisa menolak.


dikarna kan maya adalah ketua geng tersebut.


" Udahh yukk cabut, dan kalau pak satpam nanya masi ada orang atau engga jawab ajh gak adaa Pahamm!!." Ujar maya


teman teman maya pun hanya mengangguk patuhh


tanpa mereka sadarii bahwa daffa juga masih berada diiruangan kepsek


iyaa daffa belum juga menyelesai kan tugas nya itu.


" Si papa ada adaa aja sihh, Masa gue disuruh beresin berkas seginiih banyak nyaa, Manaa pada berdebuu lagii Uhuuk uhuukk berapaa tahun siihh inii gak dibersihin, apaa gunanya coba punya tukang bersih bersih." Kesal daffa


Disisi lain keisya yang mulai ketakutan itu dengan sangat keras mengedor ngedor pintu toilet tersebut


dan mencoba membuka kenop tersebut.


tapi hasil nya nihil masiih saja susah untuk dibukaa


" Toollooongg siapapunn tolongginnn guee, Gue mohonn, Gue takutttt." suara keisya sudah serak karna berteriak terus terusan


Dan keisya pun mulai menangis


" Siapa yang tegaa ngelakuin ini sama gue, kenapa mereka tega banget apaa salah gue." Gumam keisya disela sela tangis nya


Kinii dia hanya meringkuk dipintu toilet, berharap ada keajaiban yang menghampirii dia, Keisya pun mulai lemah karna gelap keisya juga susah untuk bernafas ditambah lagii suasana mencekam toilet sukses membuat keisya gemetaran karna takut.


" Huupt..akhirnya selesai jugaa


Baju gue jadii kotor kena debuu, mending gue bersihin dulu kali yaak." Gumam daffa


Daffa keluar darii ruangan kepsek dan menuju toilet untuk membersihkan baju dan mencuci wajah nyaa.


Maya dan geng nya pun keluar dari sekolahan itu, Tidak lupa maya bicara sebentar pada pak satpam penjaga sekolah.


" Eemm...pakk kunci ajah soalnya udah gak ada murid lagi ko, Semua nya udah pada pulang begitu pun dengan guru guru nyaa, iyaaa kan Gaes? " Tanya keisya pada antek antek nya


Dengan kompak mereka mengangguk


" Ouuhh gituu yaa neng, Yaudah bapa kuncii yaa." Jawab pak satpam


" Okk pakk, Kalau gitu kita pamit yaa pak." Ujar maya


pak satpam pun mengangguk dan tersenyum ramah.


Maya dan geng nya pun pulang dengan hati yang sangat bahagia karna berhasil mengerjai keisya.


Pak satpam pun mulai mengunci gerbang nya dan karna ada panggilan via telepon, Akhirnya dia mengangkat telepon tersebut dan dengan tidak sengaja gerbang tersebut tidak terkunci dikarna kan kunci nyaa tidak masuk dengan sempurna.


pak satpam pun pergi tanpa memeriksa gerbang kembali.

__ADS_1


__ADS_2