Temen Jadi Demen

Temen Jadi Demen
Bab 5 Anak baru # 2


__ADS_3

Akhirnya keisya pun sampaii dikelas tepat waktu, Dia pun dudukk diibangku belakang annisa.


tapii seorang siswi datang menghampiri keisya yang mana tadii melihat adegan keisya dengan Daffa.


Siswi itupun berkataa.


" Eehh key drama loe tadi bagus banget, Pura pura jatuh biar carmuk ke anak baruituuu. Heemmmm dasarr cewe gak tahu mallu." Ejek siswi tersebut yang bernama Maya itu


Keisya pun tak menjawab dia memilih diam karna kalau dia melawan yang ada dia akan jadii bahan bullyan temen temen sekelas nyaa yang mana adalah penggembar nya Daffa.


dan keisya tak mau itu terjadii


Annisa yang mendengar itu pun bertanya.


" Drama apaan maksud loe, Kalau ngomong dijaga dong, Keisya ituu punya mallu kalau dia gak punya malu mungkin kesekolah dia gak bakal pake baju, Paham loe." Tegas annisa yang membela keisya


Perlu diketahuii kalau ada siswi yang menganggu sahabat nya itu annisa tak segan segan melawan karna dia tahu keisya akan tetap diam


Memang nyata nya sepertii ituu keisya tak pernah melawan siapapun yang atau mendengar dikala mereka mengejek penampilan keisya yang cupu tapii mereka tidak melakukan kekerasa apapun hanya mulut mereka saja yang beraktipitas yang ngoceh akan kekurangan seseorang.


" Udaahh nis biarin ajahh." Cegak keisya


" Tapii tadii dia bilang loe gak punya malu key, Seenaknya ajah kalau ngomong." Kesall nissa


" Udahh biariinn jangan ditanggepin." ucap keisyaa


Annisa pun menurut tapii tidak lupa dia menatap tajam pada maya


Maya yang mendapat tatapan tajam darii annisa pun buru buru pergii ke bangku nya.


Takk lama bell sekolah pun berbunyii


Kkkrrriiiiinnnggggggggg..!!!!!


siswa siswii yang masih berada diluar kelas pun otomatis pada masuk


Disaat sedang menunggu pak guruu


para siswi pada hebohh beriass karna anak baruu yang bak oppa ituu akan duduk dikelas mereka jadii mereka harus dandan agar mendapat perhatian sicowo tersebut.


beda hall nya dengan keisya dia tetap tenang damaii membaca buku nya.


Sahabat nya itupun tak kalah heboh darii siswi siswi lainya.


dengan teliti dia menaburkan bedak ke wajah bulat nya ituu tidak lupaa pewarna bibir dan tak lupa pulla menyeprotkan wewangian kee seluruh badan nyaa.


karna sibuk menyeprotkan wewangian keisya yang tengah membaca buku diiganggu dengan wangi yang menyengat hidung nyaa.


" Uuhhuuk uhhukk uhuukkk...Yaa ampun niss knpa gak sekalian mandi parfum ajahh siihh, Nyengat tahuu bau nyaaa Uuhuukk uhhukkk uhuk." Kesal keisya dengan berbatuk batukk


Annisa hanya nyengir kudaa dan menengok kebelakang


lalu berkata.


" Hhehehe...yaa maaff gue masiih mending key ada tuhh yang lebih parah darii gue, nohh loe lihat sii maya sampe pake eyesedow nyala kaya gituu udah kaya mau manggung dangdut ajahh." Ejekk annisa


Keisya pun melihat kearah maya


benar saja mata nya memakai pewarna mata yang agak menyala sangat disayang kan cuman gara gara kedatangan murid yang katanya cogan itu mereka dengan beranii melanggar peraturan sekolah yang manaa tidak boleh memakai mekaup yang berlebihan dii area kelas.

__ADS_1


Keisya hanya bisa geleng geleng kepalaa.


mungkin dia mabok karna mmeghirup anekaa parfum yang menyengat dimana manaa.


" Benerrr kann gue masi mending key cuman pake wewangian doang, Niihh loe mau gak parfum nyaa." Tawar annisa pada keisya


" Enggaa terimaa kassihh, Buat apaa pake gituan segala cobaa nis udah kaya mau ketemu orang penting aja." Sahut keisya


" Yaa emngk gak bakal ketemu sama orang penting key, Tapii bakal ketemu sama oppa oppa koreaaa loe tauu gak katanya cowo baru ituu mirip sama Lee minho tauu." Jawab annisa antusias


Dengan maless keisya menjawab


" Heemmmm...yaa yaa yaaa yaa seterah loe dah." sahut keisya males


Dan beberapa menit kemudian


datanglah buu winda dimana dia adalah guru dikelas tersebut.


dan yang membuat para siswii berbinar girang ialah cowo yang berjalan dengan bu winda siapa lagii kalau bukan Daffa si anak baru tersebut.


" Selamatt pagii anak anakk" Ucap buu winda


Dengan serempak para murid menjawab.


" Selamatt pagii buuu."


" Baikkk sekarang kitaa kedatangan teman baruu, Silahkan perkenal kan dirimu nak." Ucap bu winda sopan


karna dia tahu siapa Daffa sebenarnya.


Dengan males Daffa memperkenal kan dirinya tapii dia tidak memberi tahu kalau dia anak darii kepala sekolah.


Semuaa murid menjawab serempak


tapii tidak dengan murid cowo melainkan hanya murid cewe yang menjawab.


" Haaiiiii daffa." kata murid serempak


Murid cewe sibuk Opereting untuk memikat perhatian daffa


tidak dengan keisya dia Mengingat ngingat cowo tersebut seperti pamiliar tapii penampilan nya berbeda cowo inii berpakaian rapii layak nya murid murid lainyaa.


" Baiikk daffa silahkan kamu duduk dibangku disebelah keisya karna kebetulan teman sebangku nya tidak masuk dikarna kan sedang sakit, Kamu bisa duduk disitu." Kata bu winda dengan ramah


Daffa hanya mengangguk patuh dan berjalan menuju bangku nyaa.


Takk ayal setiap langkah nya banyak cewe cewe menyapa dengan ciri khas masing masing yang menurut daffa itu menggelikan.


dia pun duduk disebelah keisya tapii dia sedikit mengamatii keisya


dia bisa mengenali nya bahwa keisya perempuan yang tadii membuat riuhh dii krodior sekolah.


" Baiklahh marii kita mulai pelajaran nyaa,Keluar kan buku pelajaran matematika yaa." Kata bu winda


baruu sajah bu winda berkata


Daffa langsung melakukan ritual nya bila didalak kelas yaitu Tidur


Yaapss daffa baru saja dia duduk dia langsung menegelam kan kepala nya pada tumpukan buku.

__ADS_1


buu winda yang melihat itu pun coba bersabar dan mengampiri daffa.


" Daffaaa! banguunnn kenapa kamu tidur pelajaran baru dimulaii, Nanti kamu bisa ketinggalan pelajaran sayaa." Ucap bu winda dengan sabar


" Lima menit ajah buu biarkan saya tidur." Jawab daffa sambil merem melek


" Baiikkk kalau kamu mau tidur silahkan, Saya mau keruangan bapa kepsek dullu." Pancing bu winda


karna bu winda tahu cara mendidik murid sepertii daffa


Mendengar kata KEPSEK membuat mata daffa yang semula merem menjadii terbuka sempurna.


dengan malas daffa menjawab


" Iyya iyaa nihhh saya bangun."Kesal daffa


Bu winda pun tersenyum kemenangan


" Baiikk kita lanjutkan pelajaran nyaa, Dan daffa jangan tidur lagii!." Tegas buu winda


Bu winda pun melanjutkan mengajar nya, Disisii lain keisya kesal mengapa dia harus sebangku sama cowo seperti daffa sihh.


Setelah mengajar hampir setengah jam buu winda pun pamit sejenak karna sekarang dalah jam istirahat.


Murid murid berhamburan keluar kelas menuju kantin untuk makan siang


beda dengan kelas nya keisya hanya murid lelaki lahh yang keluar murid cewe cewe masiihh sibuk opereting


untuk mendapat kan perhatian nya Daffa.


Keisya yang merasa lapar pun mengajak sahabat nya itu untuk ke kantin.


" Niss kee kantin yukkk laper nihh." Ajak Keisya


" Enggak ahhh gue gak laperr loe ajah yang kekantin gue gak kekantin dullu." Jawab nyaa sambil senyum senyum gak jelas karna sedang memperhatikan daffa yang persis dibelakang nya


" Tumbeennn,, Biasa nya loe yang paling gesit kalau soal makanan." Selidikk Keisya


..." Untuk harii inii kayanya gua gak bakal ke kantin dullu deh key, Soalnya ngeliatin wajah tampan daffa ajah udah bikin gua kenyang." Ucap nya dengan senyum senyum gak jelas...


Keisya hanya geleng geleng kepala


karna bisa dia lihat semua mata para siswi itu tertuju pada daffa yang sedang membaca komik nyaa.


tanpa menghirau kan tatapan para siswi siswii.


Keisya pun hanya mendengkus kasar dan berkata.


" Yaudah kalau gitu gue kekantin dullu yaa." Ucap nya pada nissa yang masih sibuk memperhatikan daffa tanpa menjawab keisya


keisya pun berjalan menuju kantin guna mengisi cacing cacing diperut nya yang sudah mulai memberontak.


Maya dengan berani mendekat kebangku dimana daffa sedang membaca komik.


" Ehheemmm...haii kenalin nama gue Mayaa." Ucap nya sambil mengulurkan tangan kepada daffa.


Daffa tak merespon perkenalan maya dan itu membuat seisii kelas menertawakan maya


Tapii maya tak pantang menyerah

__ADS_1


malah dia sekarang duduk dibangku nya keisya dan berkata.


__ADS_2