Tempat Tertinggi

Tempat Tertinggi
Volume 1"Langkah Awal dari Petualangan" : Prolog


__ADS_3

Ada banyak legenda yang tersebar di seluruh dunia ini, cerita tentang Dewa, Peri, Siluman, Naga, ataupun bentuk kehidupan istimewa lain yang sulit untuk dinalar.


Cerita tentang sekelompok orang yang melintasi waktu, cerita tentang mereka yang menyeberangi dua dunia dan masih banyak lagi cerita-cerita lainnya.


Bahkan sampai sekarang, masih ada sekelompok orang yang percaya dan terus mencari. Dan karakter utama pada Novel ini termasuk salah satu dari sekelompok orang yang percaya dan terus mencari itu.


Ehem.


Jadi langsung saja saya perkenalkan tokoh utama dalam cerita ini.


"Rudy? Silahkan perkenalkan diri kamu."(Penulis)


Penulis novel ini mempersilahkan Rudy untuk memperkenalkan dirinya.


"Ok, terima kasih. Nama saya Rudy Wijaya Kusuma. Ras saya manusia, dan saya pastinya adalah laki-laki. Hemm, sejujurnya saya tidak tahu bagaimana caranya saya harus memperkenalkan diri saya ini, karena memang tidak ada hal lain yang istimewa dari saya selain diri saya sendiri. Itu saja, terima kasih."(Rudy)


"Hhhhhhhmmmm? Jika kamu bersikap seperti itu lagi, saya akan membuat karakter baru untuk segera menggantikan kamu!"(Penulis)


Karena jawaban Rudy yang sedikit tidak masuk akal, penulis dari Novel ini mengancam akan menggantikannya dengan karakter yang lain. Dan hal tersebut jelas membuat Rudy takut dan segera memperkenalkan dirinya dengan sungguh-sungguh.

__ADS_1


"Ehem. Nama saya Rudy, umur 23 th. Saya adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara, yang berarti bahwa saya memiliki 2 orang saudara. Lalu, saya memiliki 1 orang Ibu, dan juga 1 orang Ayah. Keluarga kami biasa saja, sama seperti keluarga harmonis yang lain"(Rudy)


"..............."(Penulis)


Mmm Yaa, sebenarnya saya cukup tampan sama seperti laki-laki kebanyakan. Tapi seperti yang anda tahu bahwa kebanyakan laki-laki itu tidaklah tampan.


Saya berkulit sawo matang bersih tanpa dosa, badan yang lumayan berotot, tinggi sekitar 171 cm, dan saya yakin itu cukup tinggi jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak tinggi. Ehem.


Balik ke masalah wajah tampan tadi, Saya akhirnya yakin setelah mengingat perkataan dari Ibu saya.


Yah, Saya benar-benar tampan tanpa adanya keraguan!


Lanjut.


Saya punya rambut lurus tapi sedikit bergelombang, itu berwarna hitam tapi agak sedikit kecoklatan, alis tebal tapi sedikit tipis, hidung juga lumayan mancung tapi sedikit besar, mata, mulut, telinga, dan semua hal lainnya, semuanya pas dengan tempatnya masing-masing. Ehem.


Tapi menurut pendapat teman-teman saya, wajah saya sedikit menyeramkan ketika dalam mode serius.


Sayangnya saya tidak pernah mempercayai hal tersebut, karna sudah jelas saya lebih mempercayai perkataan yang Ibu saya ucapkan, daripada perkataan mereka. Bagaimana jika kita sudahi disini saja pengenalan ini, karna nantinya semua hal tentang Saya akan dijelaskan langsung oleh si penulis.

__ADS_1


Rudy akhirnya telah selesai memperkenalkan dirinya.


"......................"(Penulis)


Penulis hanya diam dan terus mempelototi Rudy.


"Jika ada jarum yang patah, jangan disimpan didalam peti. Jika ada kata yang salah, jangan disimpan didalam hati.(Rudy)


Melihat penulis yang hanya diam dan memelototinya, Rudy mengakhiri perkenalannya dengan sebuah pantun.


Dan bagimana kisah dari Rudy untuk kedepannya?


Apakah si penulis akan menyimpan dendam dan membalasnya disetiap episode?


Ataukah si penulis akan berpikir rasional dan memafkan Rudy demi Novelnya?


Maka tolong dukung Novel ini!


Keterangan:

__ADS_1


Sama seperti Rudy, Penulis juga hanya bermain-main pada chapter ini.


__ADS_2