Tempat Tertinggi

Tempat Tertinggi
Ch 6 : Malaikat Atau Dewa


__ADS_3

Ditengah hutan dan perbukitan, ada setitik cahaya yang sangat kontras jika dilihat dari langit. Disanalah tempat Rudy dan yang lainnya sedang berkemah malam ini.


Lanjut...


Saat ini mereka sedang makan malam sambil berbincang bersama kelompoknya masing-masing. Rudy sendiri makan sambil berbincang berdua dengan Bosnya, sedangkan 4 Rekan Kerjanya yang lain, berkumpul bersama dengan petugas yang menjaga area ini. Maklumlah, rekan kerja dan para penjaga itu agak segan dihadapan Roy yang aslinya adalah Bos tersebut.


Rudy juga sudah mengorek informasi dari mereka semua dari siang hingga sore hari tadi, dan dari keterangan para petugas tersebut, tidak ada hal aneh yang terjadi di situs ini maupun di area yang ada disekitarnya, selain siapa pun yang berada didekat situs akan kesulitan untuk bernapas dan badan mereka akan terasa agak berat. Yah, seperti sedang ditekan oleh sebuah energi yang tak terlihat. Dan semakin dekat kita dengan bangunan situs, maka semakin kuat pula tekanan tersebut. Lalu tidak adanya satu binatang pun yang mau berada diarea situs tersebut.


Yah, paling tidak harusnya ada nyamuk atau jangkrik jika ditengah hutan seperti ini, kan?


Tapi anehnya di area sekitar situs ini bersih dari hal-hal yang seperti itu. Seolah-olah wilayah di sana merupakan sebuah dimensi yang berbeda.


Rudy pun sudah bisa memahami garis besar dari situasi yang ada di area tersebut.


Yah, aura energi dari situs itu hanya menyebar dengan jarak kurang lebih 100 meter dari bangunan situs sebagai pusatnya. Bisa dikatakan bahwa situs itu sendiri membentuk sebuah area energi melingkar dengan diameter 200 meter yang mengelilinginya.


Seolah ada penghalang tak terlihat yang menyelubungi area tersebut, sehingga aura energi didalamnya tidak akan menyebar keluar.


Kesimpulannya, situs tersebut seperti memiliki wilayahnya sendiri yang benar-benar terpisah dari area hutan yang ada disekitarnya. Jadi wajar jika tidak ada binatang yang berada disekitar situs tersebut.


"Gimana Bos? Apakah Anda juga merasakan perbedaan suasana saat mendekati area situs itu?"(Rudy)


Rudy bertanya kepada Bos Roy.


"Yah, Saya juga merasakan perbedaannya. Didekat situs itu Saya merasa seperti ditekan dan agak sulit untuk bernapas. Hhmm, apa mungkin karna Saya sudah tua ya, Rud? Hehe."(Bos)


Kemudian Bos Roy menjelaskan pengalamannya saat berada diarea Situs tersebut.


"Bukan karna tua masalahnya, Bos. Yang lainnya juga merasakan hal yang sama kayak Bos, kan? Nah, penjaga itu kan jelas masih muda, paling umur mereka baru sekitar 20an. Hehehe, jadi tidak usah bawa-bawa umur. Hemmmmm . . . Penyebabnya mungkin karna area situs itu memiliki energi dengan kepadatan yang tinggi. Jadi pada dasarnya udara di area situs tersebut menjadi lebih kental jika dibandingkan dengan area yang ada diluarnya. Yah, jadi wajar kalau orang biasa akan merasa tertekan dan kesulitan bernapas. Hhmmmmm, menurut saya energi diarea situs jauh lebih padat dari energi Roh pada orang biasa yang memang tidak pernah melatih energi Roh mereka."(Rudy)


Rudy menjelaskan hasil perkiraannya kepada Bos Roy.


"Oh begitu ya . . . Heeemmmm, ya Saya paham maksudnya."(Bos)


Sambil mengangguk Bos Roy pun memperhatikan penjelasan Rudy.


"Saya juga merasakan bahwa energi diarea itu terpancar dari batu berbentuk kubus yang ada ditengah pilar reruntuhan tersebut. Se-akan celah retakan yang memancarkan semua energi itu dari dalamnya. Yah, disamping batu kubus itu Saya juga merasakan ada energi yang lebih padat membentuk wujud sesuatu,Bos. Ehmmmm, sepertinya itu merupakan Mahluk Metafisik"(Rudy)


Rudy terus menjelaskan hasil pengamatannya.


Yah, saat ini mereka berdua sudah selesai makan, sedangkan para rekan kerja lainnya sedang berkumpul dengan kedua penjaga disekitar api unggun. Mereka lagi asyik mengobrol sambil meminum kopi mereka.


Lanjut ke pembicaraan antara Rudy dan Bos Roy sebelumnya.


"Malam ini Saya akan mencoba bermeditasi sebentar. Ehm, begini Bos? Besok Bos dan yang lainnya pulang saja duluan, biar Saya yang tetap disini. Karna mungkin akan ada kejadian yang harus kita rahasiakan disini? Yah, nanti Saya juga akan kirim pesan ke Bos. Tapi kalo setelah 3 hari saya tidak mengirimkan pesan, seperti biasa Bos tolong buatkan alibi tentang menghilangnya Saya, ok? Hehehehe."(Rudy)


"Hehehe, Rudy, Rudy. jadi kalo Kamu hilang kabar kali ini alasan seperti apa yang harus Saya jelaskan kepada orang-orang?"(Bos)


Bos Roy tertawa sambil bertanya basa basi.


Yah, karna hal seperti ini juga pernah terjadi sebelumnya. Itu ketika Rudy sedang menghilang dalam petualangannya. Roy yang sebagai atasan dikantor pun menutupi hal tersebut dengan dalih Rudy sedang melakukan pekerjaan diluar kota. Kalo agak lama kadang dia bilang Rudy sedang memulai proyek baru diluar Negeri. Begitulah intinya.


Bos Roy adalah orang yang bisa Rudy andalkan untuk berkamuflase.


"Yah, terserah Bos aja yang penting masuk akal dan jangan terlalu wah? Kekekekekekek."(Rudy)


Rudy pun menjawabnya sambil terkekeh.


Memang dua sejoli ini lebih mirip seperti mafia dibandingkan dengan orang kantoran!


Yah, meskipun Bos Roy itu hanya Direktur dari cabang perusahaan, tapi sebenarnya dialah pemilik asli dari perusahaan tersebut. Tapi saat ini orang yang mengelola sebagai Direktur Utama di perusahaan adalah anaknya Bos Roy, namanya Emma Chakra Pertiwi(26thn).


Seorang wanita cantik dan berpendidikan tinggi, yang juga masih single sama seperti Rudy.


Mungkin nanti kita akan menampilkan karekter dari si Emma.


(mungkin yah?)


Dan seperti itulah kondisi sebenarnya dari perusahaan tempat Rudy bekerja saat ini. Jadi untuk hal membuat alibi kerja seperti ini merupakan tugas yang mudah bagi Bos Roy.


Lanjut...


"Tapi kenapa Kamu harus membuat pengaturan sampai sejauh ini, Rud? Apakah situs ini memang benar-benar berbahaya?"(Bos)

__ADS_1


Bos Roy bertanya karna sedikit ragu.


"Saya tidak bisa memastikannya, tapi dari pengamatan Saya, Saya mendapatkan firasat yang membuat Saya ragu. Hemmm, memang seharusnya Saya tidak pernah mengandalkan yang namanya firasat juga sih. Tapi seperti biasa kita harus menyiapkan semua hal untuk setiap situasi yang mungkin akan terjadi didepan! Itu juga moto dari Organisasi kita, kan? Hehehe."(Rudy)


Rudy menjawab dengan senyum penuh percaya diri. Rudy memang orang yang sangat berhati-hati dan penuh perhitungan, apalagi itu tentang hal yang wajib dia rahasiakan dari orang-orang seperti masalah ini.


Yah, buktinya sampai sekarang belum ada orang luar yang mengetahui tentang Rudy dan Organisasi Rahasia mereka!


Tentang apa yang mereka kerjakan?


Tentang apa yang mereka tuju?


Karna kalau semua orang tahu, Rudy dan Sahabatnya pasti akan merasa malu!


Karna mereka sudah berlagak sok-sok an untuk menyelidiki misteri dunia, bahkan sampai mendirikan Organisasi segala!


Yah, mereka semua hanya tidak mau dianggap sekumpulan orang aneh yang terlalu mendramatisirkan kehidupan.


Dan hal itulah yang menjadi penyebab utama mereka sangatlah merahasiakan keberadaan Organisasi ini.


Lanjut...


"Ok, Saya paham. Intinya Kalau setelah 3 hari Kamu tidak memberi kabar, berarti Saya harus memanggil Dewan Organisasi lainnya dan melakukan pertemuan segera untuk membahas masalah ini?" (Bos)


"Yah, bawa juga buku catatan Saya ini, Bos? Didalamnya terangkum semua hal yang telah Saya pikirkan, yang mungkin beberapa perkiraan itulah yang akan Saya alami kedepannya? Jadi semua Anggota bisa bersiap dan fokus untuk menyelidiki semua kemungkinan itu nantinya?"(Rudy)


Rudy berbicara sambil memberikan sebuah buku yang mana itu merupakan salinan dari buku catatannya.


Lalu mereka berdua melanjutkan pembicaraan rahasia mereka hingga larut malam.


Sedangkan untuk para Karyawan lain dan para penjaga, mereka semua telah beristirahat didalam tenda karna memang Bos Roy telah memerintahkan mereka untuk tidak mengganggu percakapan di antara dia dan Rudy. Dan sebagai gantinya mereka berdualah yang berjaga malam ini.


Yah, dengan wewenangnya Bos Roy bebas untuk memerintah mereka semua.


Lalu tepat pada jam 12 malam, Bos Roy pun masuk ke tenda setelah selesai berbincang dengan Rudy.


(maklum karna dia juga sudah tua jadi tidak tahan dengan angin malam)


Tak lama setelah Bos Roy masuk kedalam tenda, Rudy memulai meditasinya.


Dia fokus dan menyebarkan kesadarannya kearah Reruntuhan tersebut.


Malam ini Rudy tidak jadi melakukan meditasi didalam area reruntuhan seperti yang telah ia rencanakan sebelumnya, karna dia masih ragu dan harus menambah informasi mengenai reruntuhan tersebut.


Dan saat ini Rudy yang sedang duduk bersila dalam meditasinya, seluruh tubuhnya telah diselimuti oleh aura energi yang mengakibatkan pembiasan udara disekitarnya!


Untuk sekelas Rudy, energi Roh yang dia pancarkan sudah bisa dilihat dengan mata telanjang, seakan udara disekitar tubuhnya itu beresonansi dengan udara yang ada disekitarnya, sehingga itu dapat terlihat.


Dan Energi roh dalam tubuh Rudy jauh lebih padat jika dibandingkan dengan aura energi yang ada direruntuhan tersebut.


Jika digambarkan secara visual energi roh yang membentuk tubuh Rudy itu berwarna biru gelap. Dan ditengah tubuhnya itu ada energi berwarna merah menyala berbentuk Ular.


Sosok spritual didalam tubuh Rudy itu merupakan mahluk Metafisik yang sengaja ia masukan kedalam Roh ditubuhnya. Sosok Ular itu juga merupakan pengikut setia Rudy yang berasal dari golongan mahluk metafisik yang disebut Jin. Dan tentang golongan mahluk yang disebut jin itu sendiri, masihlah merupakan sebuah misteri bagi orang-orang yang ada didunia Rudy saat ini.


Yah wajar, karna mereka adalah bentuk kehidupan yang hanyalah berupa energi. Itu sama seperti roh yang ada pada manusia.


Anggap saja mereka itu sama seperti listrik atau gelombang Elektromagnetik.


Lanjut...


Mahluk metafisik berbentuk ular tersebut adalah Sosok yang Rudy temui sewaktu dia masih SMP. Pada waktu itu mahluk tersebut mendiami sebuah danau yang cukup terkenal dikota kelahiran Rudy. Dulu bentuk dari mahluk itu adalah Seekor Ular Besar yang meliputi seluruh bagian dari danau tersebut.


Yah, walaupun itu tidak akan terlihat oleh orang biasa.


Lalu Rudy yang mengetahui hal tersebut mencoba menekan sosok ular besar tersebut dengan energi Roh nya sendiri. Dan karna energi Roh Rudy lebih padat dan kuat, jadi dia mampu menekan energi ular besar tersebut.


Pada saat itu Rudy mencoba untuk menghancurkan bentuk energi Ular tersebut dan menyerapnya menjadi energi miliknya sendiri, tapi sayangnya energi ular tersebut tidak mau menyatu dengan energi dari rohnya Rudy. Akhirnya ular besar yang merupakan kumpulan energi itu tertekan oleh energi roh miliknya Rudy, hingga wujudnya memadat dan mengecil terperangkap didalam tubuhnya Rudy.


Butuh waktu lebih dari satu minggu untuk Rudy terbiasa dengan keadaan ini.


Jadi bagi mereka yang memiliki kemampuan Indigo, jelas akan melihat perbedaan yang sangat kontras dari Rudy. Yang mana energi Roh Rudy berwarna biru gelap, sedangkan ular besar itu tampak melingkar diarea punggung Rudy dengan warna merahnya yang menyala!


Yah, itulah sejarah mengapa didalam energi Rohnya Rudy terdapat bentuk energi yang lain. Dan sejak saat itu mahluk jin tersebut mulai menjadi pengikut Rudy. Ia juga sering membantu Rudy dalam semua urusan yang berhubungan dengan mahluk Metafisik lainnya.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Lanjut ke cerita.


Sambil terus bermeditasi, Rudy memerintahkan Ular tersebut keluar dari tubuhnya.


Kemudian...


"Wuiiiiiiisssssssshhhhh"(suara udara bergesekan)


Karna Ular itu merupakan mahluk metafisik dengan energi yang cukup kuat, energinya juga akan mempengaruhi udara yang ada disekitarnya.


Kemudian setelah Ular tersebut keluar, Rudy meminta dia untuk mendekati tersebut. Itu menimbulkan pergesekan udara pada penghalang yang menyelimuti area dari Situs.


Angin pun bertiup dengan kencang akibat dari pergesekan energi saat ini!


Karna energi dari Ular Besar sendiri lebih padat dibandingkan dengan aura energi yang disana, jadi Ular Besar berhasil memasuki area dari Reruntuhan dan kini ia telah melingkari pilar-pilar batu yang ada disana.


Rudy tetap dalam posisi duduk bersilanya sambil menyaksikan kejadian ini.


"Yah, seperti yang Saya perkirakan. Karna memang Energi Ular itu lebih padat dari Aura yang ada diReruntuhan Jadi dia bisa mendekatinya dengan mudah. Tapi hal yang Saya ragukan adalah Sosok Mahluk Metafisik yang berdiri didepan batu kubus itu!"(Rudy)


Kemudian Rudy berbicara pada dirinya sendiri.


"Oke, Saya akan melihat apa reaksi dari sosok metafisik itu? Sepertinya dia memiliki energi yang mungkin lebih besar dari Ular. Heeemmmmm, memang bentuknya terlihat jelas sebagai wujud yang hanya energi, tapi apa-apaan itu! Dia seperti lampu. Energinya seperti terbuat dari cahaya itu sendiri. Hhhhmmmm, tapi anehnya Saya tidak merasakan tekanan apa pun darinya? Apakah karna sebenarnya energi itu memang lemah sehingga tidak ada tekanan sama sekali? Ataukah kekuatan energi itu sendiri sudah jauh melebihi pemahaman Saya?"(Rudy)


Rudy pun terus berbicara pelan mengungkapkan keraguan didalam hatinya.


Karna Sosok itulah yang menyebabkan dia tidak berani untuk masuk dan bermeditasi ditengah Reruntuhan ini.


Lanjut...


Kemudian pengikut Rudy yang berbentuk Ular mencoba untuk mendekati Sosok yang hanya seperti gumpalan cahaya tersebut.


Ternyata keraguan Rudy benar!


Saat si Ular mendekatinya, sosok Ular pun mulai terkikis oleh energi cahaya yang berasal dari sosok seperti lampu putih tersebut.


Yah, Sosok itu hanya terlihat polos dan sangatlah terang!


Rudy yang Melihat hal ini segera memanggil kembali Ular tersebut, kemudian Ular itu terbang meninggalkan area Situs dan masuk kembali kedalam tubuhnya Rudy untuk memulihkan energinya.


Yah, Energi Ular Merah itu sedikit melemah sekarang, seakan energi miliknya itu telah diuapkan begitu saja ke udara.


Setelah kejadian ini, Rudy kemudian lebih memfokuskan pandangannya kearah situs reruntuhan yang ada didepannya.


Tepatnya kearah dimana sosok metafisik itu berdiri.


Rudy terus mengamati dan memulai semua perkiraannya.


Anehnya Rudy tidak merasakan sedikit pun rasa takut terhadap Sosok bercahaya ini. Yang dia rasakan hanyalah perasaan yang menenangkan, lebih seakan Sosok bercahaya itu memancarkan kesan yang sakral.


Tapi ketenangan inilah yang menyebabkan Rudy menjadi semakin ragu!


Kemudian Rudy bertanya-tanya didalam benaknya.


"Apakah sosok itu Malaikat? Tapi mustahil, tidak mungkin dia Malaikat, kan? Tapi ini pertama kalinya saya melihat Entinitas Energi yang seperti ini? Yah, lebih tepatnya perasaan tenang yang dipancarkan dari gumpalan cahaya itu mengingatkan saya dengan perasaan saat sedang memanjatkan doa. Hhhmmmmm, Apa mungkin sosok ini benar-benar Malaikat?"(Rudy)


Rudy terus bertanya-tanya dibenaknya.


Wajar jika Rudy merasa ragu, karna menurut penjelasan pada Kitab memang dijelaskan bahwa Malaikat adalah sosok pendamping untuk orang-orang Yang Terpilih. Yang mana orang-orang tersebutlah yang membawa pengetahuan dan ilmu untuk semua peradaban yang ada didunia ini.


Yah, bisa dianggap sosok orang-orang besar yang didampingi oleh Malaikat itu telah dianggap seperti Dewa oleh setiap orang.


Lanjut...


Rudy pun terpaksa menyelesaikan meditasinya, karna pikirannya mulai kacau saat ini.


Yah, Terlalu banyak pemikiran yang ada didalam otaknya sehingga dia tidak bisa lagi fokus dalam meditasi.


Rudy pun masuk kedalam tenda dan tidur. Karna dirinya yang sekarang sudah lelah, Rudy akan menyerahkan masalah malam ini kepada dirinya yang besok.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2