Tempat Tertinggi

Tempat Tertinggi
Ch 10 : Dia Adalah Rudy


__ADS_3

Melanjutkan dari cerita sebelumnya.


saat ini Inara dan Reyzo sedang makan malam bersama di restaurant hotel tempat dimana mereka sedang menginap.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Tuan, bolehkah Saya menanyakan sesuatu?"(Inara)


Inara bertanya kepada Reyzo.


"Hemm, sudah dibilang panggil dengan Oniisama? Saya tidak akan menjawab jika Kamu tidak memanggil saya dengan sebutan itu!"(Reyzo)


Sambil melirik sosok Inara, Reyzo menjawab dan tetap gigih memaksakan keinginannya untuk dipanggil Oniisama oleh Inara.


"Urghhh . . . Hhhmmmm, baiklah? Onii__sama__Boleh kah Saya menanyakan sesuatu?"(Inara)


Akhirnya dengan sedikit terpaksa, Inara lanjut bertanya kepada Reyzo yang saat ini mulai ketagihan memainkan peran seorang kakak yang menyayangi adiknya.


"Hehehe, silahkan tanya apa saja wahai Adik ku yang cantik, Oniisama pasti akan menjawabnya. Fufufufufufufu"(Reyzo)


Reyzo berkata lalu tersenyum puas sambil sedikit menutupi mulutnya dengan tangan.


"Yah, Saya sedikit penasaran dengan sosok Mr.Rudy ini? Karena sepertinya Oniisama sangat menghormati dan mempercayainya?"(Inara)


Karena memang Inara sendiri belum pernah bertemu dengan Rudy mau pun Anggota Dewan lainnya.


Selama ini Inara hanya pernah melihat beberapa anggota bawahan dari mereka ketika mereka saling bertukar informasi.


Sedangkan sosok Rudy beserta Dewan yang lain, ia belum pernah melihat mereka.


Memang sejak Organisasi Rahasia resmi didirikan 5 tahun yang lalu, Rudy, Reyzo, dan Semua Dewan Organisasi yang lain, tidak pernah lagi bertemu secara langsung satu sama lain.


Mereka hanya akan bertukar informasi atau pesan melalui bawahannya masing-masing yang menjadi perantara mereka.


Saat mereka semua mulai berniat untuk serius mendirikan organisasi tersebut, mereka telah sepakat untuk membagi wilayah tugas mereka masing-masing.


Dengan cara itu mereka dapat fokus pada tugas serta tujuan masing-masing, dan dengan begitu hubungan antara mereka semua tidak akan tersebar ke publik dengan mudahnya.


Yah, saat Rudy menetapkan aturan ini dulu, Dia telah memprediksi bahwa dimasa depan nanti para sahabatnya itu akan menjadi sosok penting yang menempati pos-pos paling berpengaruh, yang nantinya akan menentukan arah pergerakan dari perkembangan dunia.


(catatan : pada saat itu Rudy masih belum tahu bahwa dunianya hanyalah bagian pusat dari dunia besar yang sebenarnya)


Yah, karna dia sendirilah yang mengarahkan para sahabatnya itu, maka dia pun meyakini dan wajib untuk memastikan para sahabatnya mencapai posisi tersebut.


Sungguh Rudy adalah sosok yang sangatlah bisa diandalkan!


Itulah bagaimana cara semua sahabatnya melihat sosok dari Rudy yang kuasa. fufufufufu.


Padahal dia hanyalah asal bicara saja, dia membuat aturan seperti itu hanya karna hal seperti itu terdengar keren. Kemudian alasan kenapa dia mendorong para sahabatnya untuk terus berusaha keras agar nantinya menjadi orang yang sukses, Karna dia sendiri tidak mau menjadi orang yang sukses agar nantinya tidak perlu untuk berusaha keras.


Dia bekerja saat ini hanya karna orang-orang juga bekerja saat ini, dia juga pegawai kantor biasa, di kantor yang juga biasa saja, yang mana pimpinan yang mengepalai kantornya saat ini merupakan bawahannya di Organisasi yang dia kepalai saat ini.


Sebenarnya Rudy hanya tidak terlalu peduli dengan dunia yang sperti pada umumnya itu.


(ehhmm ,, lanjut kecerita utama)


Saat ini inara sedang menanyakan tentang sosok Rudy kepada Reyzo.


Lalu sambil memegang dagunya seakan berpikir, Reyzo pun mulai menjawabnya.


"Heemmmm. Rudy ya. Hemmmmm, bagaimana ya Oniisama harus menjelaskannya. Hhhmmmmm?"(Reyzo)


"Yah, Rudy itu orang yang aneh mungkin? Yah, kenapa Oniisama menghormati dan mempercayainya dia, ya? Heemmmm. Kenapa ya? Heemmm, Oniisama juga tidak tahu"(Reyzo)


Reyzo yang ditanya pun saat ini juga bingung dan malah balik bertanya!


"Ehh! Oniisama? Kenapa Oniisama malah bingung dan malah balik bertanya kepada Saya?"(Inara)


Inara pun ikut-ikutan bingung!


"Yah, mungkin karna sudah dari kecil seperti itu? Yah, pokoknya seperti itu Heemmmmm. Ya ya, seperti itulah kira-kira? Fufufufu"(Reyzo)


Reyzo pun menjawab dengan jawaban yang bahkan lebih membingungkan lagi.


"???????????????"(ilustrasi Inara yang linglung)


"Intinya Rudy itu orang yang baik! yah, meskipun sulit untuk menjelaskan baiknya itu bagaimana? Tapi tetap Dia adalah orang yang memang layak untuk dihormati serta seorang sahabat yang dapat dipercaya! Seperti itulah sosok Dia bagi Oniisama?"(Reyzo)


Reyzo akhirnya menjawab dengan jawaban yang meyakinkan.


Lalu dia sedikit berpikir kembali dan berniat untuk melarang Inara agar nanti jangan terlalu dekat dengan Rudy ketika mereka bertemu.


Dia takut kalo nantinya Inara malah lebih dekat dengan Rudy dibandingkan dengan dirinya sendiri.


( yah, pokoknya saya harus mencegah agar adik ku yang imut tidak jatuh ketangan pria mana pun)


Reyzo bergumam dalam pikirannya.


"Nanti Inara jangan dekat-dekat dengan Dia, ok? Ehmmmm, pokoknya jangan!"(Reyzo)


Reyzo berusaha meyakinkan Inara agar ia tidak dekat-dekat dengan Rudy.


"Eeehhh! Kenapa Saya tidak boleh dekat-dekat dengan Dia?"(Inara)


Inara pun bertanya karna merasa sedikit aneh dengan pernyataan Reyzo.


"Pokoknya jangan? Hemmm. Ingat ya, jangan dekat-dekat pokoknya? Hemmmm"(Reyzo)


"Hhheeeee'Sepertinya Saya harus cari cara lain untuk membuat adik imutku ini mau percaya pada saya? Heemmmmmm?"(isi pikiran Reyzo)

__ADS_1


"Aneh! Karna pernyataan Oniisama saat ini bertentangan dengan jawaban Onii sama tentang Rudy sebelumnya? Hhuuuuu"(Inara)


Inara memasang wajah cemberut menanggapi semua pernyataan Reyzo yang melarang dia untuk dekat dengan Rudy.


Lalu Reyzo yang aslinya memang tidak terlalu pintar itu, kehabisan akal untuk membalas argumen inara yang lebih pintar daripada dia.


"Rudy itu tidak suka didekati oleh perempuan. Dari kecil sampai sekarang pun dia tidak pernah punya pasangan. Yah, kalo Kamu dekat-dekat nanti mungkin dia akan marah! Ehemm. Yah, begitulah intinya?"(Reyzo)


Tidak pernah punya pasangan adalah benar, lalu bagian Rudy yang tidak suka didekati oleh perempuan juga setengah benar.


"Ok. Sekarang Saya iyakan dulu permintaan Oniisama. Nanti Saya bisa memastikannya sendiri ketika sudah bertemu dengan Mr.Rudy. Xixixixi"(isi pikiran Inara)


Maklum Inara saat ini mungkin lagi masa pubertas, Jadi rasa ingin tahunya sedang berada dipuncaj tertingginya.


"Ya Oniisama. Ketika bertemu Mr.Rudy nanti, Saya tidak akan dekat-dekat dengannya?"(Inara)


"Fufufufufu ini baru adik dari Oniisama yang imut. Bagus? Fufufufufu"(Reyzo)


Reyzo tertawa puas sambil sedikit menutupi mulut dengan tangannya.


Yah, Reyzo memang tipe orang yang berpikiran simple (bahasa halusnya dari agak bodoh)


Dan lalu bla bla bla.


Mereka berdua melanjutkan perbincangannya sambil menikmati hidangan yang tersebar diatas meja, lalu setelah makan malam itu mereka berdua kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dibagian paling selatan dari pusat dunia?


Tepatnya itu berada dijajaran pegunungan es super tinggi. Tempat tembok penghalang alami yang telah memisahkan area dunia bagian pusat dari sisi lain dunia yang sebenarnya selama 30.000 th.


Saat ini Rudy yang masih berupa wujud psikis, sedang menyerap energi dari manacube dibagian terowongan yang telah sengaja ditutup sebelumnya.


Dan sudah 2 hari lamanya Rudy melakukan hal ini. Dia telah menyerap ratusan balok manacube dalam 2 hari ini yang membuat kekuatan psikisnya meningkat pesat.


Yah, Rudy memang sedikit gila jika berhubungan dengan hal-hal yang membuatnya lebih kuat.


Saat ini dia sama sekali tidak memikirkan keributan macam apa yang mungkin akan terjadi karnanya.


(yah meski Rudy selalu bersiap dalam aegala situasi dan kondiisi)


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kembali ke 2 hari sebelumnya.


Didalam tenda yang tidak jauh dari Situs Reruntuhan. Pada pagi itu Bos Roy yang mencoba untuk membangunkan Rudy dari tidurnya, mulai panik karna Rudy tidak juga bangun Meski berbagai cara telah dia coba.


Dalam keadaan panik itu Bos Roy memanggil ke 4 karyawan lain serta 2 orang penjaga situs untuk segera berkumpul.


Ke 4 karyawan yang sedang berada diluar itu pun bergegas masuk kedalam tenda dengan terburu-buru, karna mendengar panggilan dari Bos mereka.


"Ada apa Bos?"(Karyawan)


"Mana 2 orang penjaga yang lain? Panggil mereka kesini sekarang!"(Bos Roy)


Mendengar perintah itu, salah satu dari mereka terburu-buru keluar dari tenda memanggil ke 2 penjaga lainnya.


Lalu setelah beberapa saat mereka bertiga masuk kedalam tenda lagi.


Tapi, salah-satu penjaga itu mendekati Bos Roy dan menyampailan bahwa batu berbentuk balok kubus yang seharusnya berada ditengah reruntuhan itu, saat ini telah lenyap tak berbekas.


Setelah mendengarkan laporan petugas itu, Bos Roy menjadi semakin panik!


Dia terdiam sambil berpikir tentang apa yang sebenarnya telah terjadi.


"Kalian berdua tetap berjaga disini sambil menunggu penjaga lain datang dan berganti sip seperti biasanya? Untuk masalah yang terjadi direruntuhan saya sendiri yang akan melaporkannya ke perusahaan. saat ini kami akan segera kembali kekota untuk membawa Rudy segera kerumah sakit"(Bos Roy)


Bos Roy pun menginstruksikan kepada kedua penjaga itu. Lalu, dia beserta 4 karyawan lain segera bersiap dan membawa Rudy yang tak sadarkan diri itu masuk kedalam mobil! Kemudian mereka segera meninggalkan tempat itu.


Karna diwilayah Distrik Pertambangan tidak ada rumah sakit besar, Mereka semua langsung meluncur kembali ke kota Pedovils.


(kota tempat tinggal Rudy sekarang)


Dalam perjalanan itu Bos Roy terus memantau keadaan Rudy.


Saat ini Rudy masih tidak sadarkan diri, tetapi dia terlihat dalam keadaan yang normal-normal saja. Karna sebelum mereka melaju kembali ke kota Pedovils, mereka sempat memeriksa kondisi Rudy disebuah klinik yang ada di Distrik Pertambangan itu.


"Buuuufffffffttttttttttfffffffff"


(ilustrasi mobil yang melaju kencang)


Setelah seharian dalam diperjalanan, akhirnya mereka memasuki kota Pedovils dan langsung menuju Rumah Sakit terbesar dikota itu.


Yang mana Rumah Sakit itu pun dimiliki oleh salah 1 bawahannya Rudy dalam Organisasi Rahasia.


Sebelumnya, Bos Roy juga telah menelpon langsung pemilik Rumah Sakit tersebut untuk menyiapkan segala penanganan yang diperlukan dan standbye untuk menunggu kedatangan mereka.


Saat Bos Roy tiba, Para petugas Rumah sakit yang sudah bersiap sebelumnya langsung mengevakuasi Rudy dari dalam mobil menuju keruangan operasi untuk segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.


Pemeriksaan pun dilakukan oleh para ahli yang memang sengaja dikumpulkan untuk memeriksaan keadaan dari Rudy saat ini.


Setelah pemeriksaan dilakukan, Semua hasil menunjukan bahwa tidak ada masalah kesehatan apa pun padannya. Rudy saat ini hanya kehilangan kesadaran sementara sama seperti orang tidur pada umumnya.


karna tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Rudy pun dipindahkan keruang rawat inap dan hanya diberikan infus untuk menggantikan sumber nutrisinya.


(karna saat ini dia tidak mungkin bisa makan)


Setelah dirawat selama 2 hari tubuh Rudy mulai menunjukan gejala.

__ADS_1


Tubuhnya mulai sesekali kejang!


Urat dikepalanya menonjol keluar dengan keringat yang membasahi keningnya itu.


Ia terlihat seperti orang yang sedang mengalami mimpi buruk!


Namun keesokan hari gejalanya semakin memburuk. Sedikit darah mulai keluar dari hidungnya(mimisan)!


Para perawat dan tim dokter pun mulai panik tapi tidak tahu harus berbuat apa lagi.


Bos Roy yang awalnya berniat merahasiakan kejadian ini, akhirnya memberitahukan keadaan Rudy kepada Ayah Rudy.


Kemudian Bos Roy menjelaskan semua hal yang terjadi pada Rudy saat ini.


Lalu Ayah Rudy hanya merespon dengan biasa dan tidak khawatir sama sekali.


"Apa Roy? Rudy tidak sadarkan diri sudah 3 hari dan hidungnya saat ini juga mimisan? heeemmmmm, tunggu aja sampai seminggu, kalo belum bangun juga yah berarti udah takdir. Tapi Dia udah dirawat, kan? Ya itu aja yah Roy, kabarin Saya lagi kalo udah lewat seminggu nanti Dia belum juga sadar ttuuuuutttttttttt!"


Telpon ditutup.


Itu adalah perkataan dari ayahnya Rudy yang membuat Bos Roy malu karna telah menelponnya dengan panik.


Kemudian Bos Roy juga menelpon Dina agar dia bisa membantu untuk menjaga Rudy saat ini.


"Halo Din? Kamu sekarang datang kerumah sakit xxx segera ya, penjelasannya nanti saja ketika kamu sudah disini. Oh iya kamu tidak perlu bekerja hari ini"(Bos Roy)


"Ohh____I__iya Pak saya akan segera kesana!"(Dina)


Dina menjawab agak tergagap karna telpon pagi yang tiba-tiba dari bosnya itu, lalu dia pun bersiap untuk datang kerumah sakit xxx tersebut.


Masih dipagi yang sama, Bos Roy juga memberi pesan kepada bawahan dari Reyzo.


(sebenarnya bawahan itu maksudnya Inara Kimihime wkwkwkwk biar keren aja gitu)


Pertemuan dia dan Rudy yang seharusnya dilakukan besok di kota Golden Cage telah dibatalkan.


Lalu pagi itu juga Reyzo dan Inara terbang menuju kota Pedovils, dimana Rudy saat ini tinggal dan juga dirawat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pagi hari yang dipenuhi kepanikan itu pun berakhir ketika keadaan Rudy sudah kembali membaik.


(tidak mimisan dan kejang-kejang lagi)


Keadaan yang dialami tubuh Rudy saat ini adalah gejala kelebihan kapasitas energi psikis.


Rudy tidak tahu bahwa peningkatan pesat energi psikisnya, telah mulai membebani otak supernya saat ini.


Kalo itu orang lain, Maka otak orang itu telah terbakar sejak menyerap lebih dari 50 balok manacube.


Yah, ini merupakan hal yang tidak diberitahukan oleh Dewa Ildraiz kepada Rudy dan semua mahluk lain yang telah ia kirim ke sisi lain dunia itu. Karna memang dibalik keserakahan pasti akan ada akibat buruk yang menanti.


Akan tetapi standard otak dan pemikiran dari Rudy tidaklah bisa disamakan dengan manusia biasa atau pun mahluk metafisik lain. Apa lagi jika mau dibandingkan dengan jenis binatang berakal pikiran.


Karna Rudy telah melatih kapasitas dan daya otaknya, yang memang sudah dikategorikan jenius dari kecil itu ke level dimana saya sebagai penulis pun sulit untuk menebaknya.


Hemmm?


Apa lagi sekedar para karakter dalam novel ini, kan?


Sampai sekarang Saya juga belum tahu level otak Rudy akan berada pada tingkatan mana!


Yah, intinya pada hari ketiga ini Rudy telah menyerap lebih dari 1000 manacube.


Dan dia memang berniat mengakhiri latihannya karna janjinya untuk bertemu dengan Reyzo dikota Golden Cage adalah besok malam.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Akhirnya saat tengah malam, Rudy membuka matannya.


"Heennggg. Apa-apaan ini?"(Rudy)


Rudy sedikit risih karna ada selang infus yang menempel dipergelangan tangannya.


"Woy, woy, woy, ini sih udah kelewatan!"(Rudy)


Karna perkiraan Rudy jika dia tidak sadar selama 3 hari, paling Bos Roy akan tetap menjaga dia ditenda yang ada direa sekitar reruntuhan.


Karna seharusnya dia sudah berpesan sebelumnya.


"3 hari kan belum lewat? Heemmm. Dasar Si Tua itu sudah mulai pikun, sekarang!"(Rudy)


Yah, karna panik Bos Roy pun lupa akan pesan Rudy malam itu(baca episode 8).


"Ahh! Urus besok ajalah!"(Rudy)


Rudy terus mengeluh sambil mencari kertas dan pulpen di dalam laci meja diruang perwatan itu. (maklum ruang VVIP)


Setelah menulis pesan untuk mencegah kepanikan, Rudy berjalan menuju jendela dan membukanya.


"Wwwwiiiiiiuuuuuuuuuuusssssshhh"


Suara angin yang berhembus lumayan kencang.


Dia saat ini dirawat diruangan yang berada dilantai 9 dari gedung rumah sakit tersebut.


Yah, cukup tinggi juga.


Tapi memang Rudy sekalian mau mencoba kekuatan barunya, yaitu Kekuatan Psikis.

__ADS_1


Setelah memfokuskan pikirannya dia menyelimuti dirinya dengan aura kekuatan psikisnya. Lalu dia terbang dalam sekejap menuju ke rumahnya.


Bersambung...


__ADS_2