
Saat ini Inara, Reyzo dan Lucas sedang berdiri menghadap ke arah langit yang ada diatas mereka?
Mata mereka tertuju ke arah Rudy yang sedang mengambang di udara bersama dengan Garuza dan juga Moozo?
Dan sepertinya pertempuran di antara mereka akan segera dimulai!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Lanjut...
"Kenapa Dewa yang Agung datang kesini dan membantu mereka?"(Garuza)
Garuza salah mengira Rudy adalah seorang Dewa sehingga dia menanyakan hal ini.
"Apa maksud Kamu? Hemmmm, Saya benar-benar tidak mengerti apa yang Kamu maksudkan"(Rudy)
Rudy bingung dengan pertanyaan yang telah diajukan oleh Garuza barusan.
"Ya, Dewa seharusnya tidak pernah turun tangan secara langsung untuk mengurusi segala urusan yang ada didunia bawah? Itu sebabnya Saya menanyakan langsung hal ini kepada Anda wahai Dewa yang perkasa?"(Garuza)
"Eeeee? Apa lagi ini? Apakah Mereka ini bodoh, hingga mengira Saya ini adalah Dewa! Hemmmmmm. Ya, Ya, Begini saja kalau begitu"(Isi Pikiran Rudy)
Mendengarkan pernyataan aneh dari Garuza, Rudy kaget dan bergumam liar di dalam pikirannya.
"Tuan? Jelas Dia hanyalah Manusia. Tidak mungkin Pria ini adalah Dewa!"(Moozo)
Moozo pun memprotes tindakan dari Tuannya itu!
"Dasar Bodoh! Siapa lagi yang bisa membuat Lonceng Besar itu berbunyi kalau bukan seorang Dewa? Apakah itu orang seperti Kamu? Apa Kamu sudah mengerti, sekarang?"(Garuza)
Garuza mempelototi dan membentak Moozo karna kebodohannya dalam menilai situasi saat ini.
Yah, wajar saja jika Garuza berpikiran demikian.
Karna memang Lonceng Besar itu hanya akan berdentang apabila Sosok Dewa itu sendiri yang datang kesini.
Itu adalah pengetahuan umum di Suku Pasir ini. Dan pastinya bangsa Binatang juga mengetahui hal tersebut.
Moozo langsung terdiam setelah dibentak oleh Tuannya. Sedangkan untuk Rudy sendiri, dia masih sibuk bersimulasi didalam pikirannya.
Lalu Rudy berniat untuk meluruskan kesalahpahaman yang aneh ini. Dia jelas tidak mau dianggap sebagai Dewa untuk kedepannya nanti.
"Ehem. Sepertinya Kamu sudah salah paham terhadap Saya. Saya hanyalah Manusia bukan seorang Dewa seperti apa yang Kamu pikirkan______ Tapi?"(Rudy)
Rudy menghentikan perkataannya dan melihat ke area sekelilingnya.
Dia melihat beberapa tubuh yang masih tergeletak dipasir. Meskipun sebelumnya dia sudah merilis satu mantra pemulihan super untuk mengembalikan kondisi setiap orang yang terluka kembali seperti sedia kala. Tapi sepertinya para penjaga itu sudah mati terlebih dahulu sebelum mereka tiba disini.
__ADS_1
Yah, Rudy telah merilis Mantra Sihir level ke 6 untuk memulihkan semua orang. Tapi untuk mereka yang telah meninggal sihir tersebut tidaklah berguna, dan Rudy sangat tidak menyukai situasi yang menyedihkan seperti ini.
Setelah selesai mengamati, Rudy melanjutkan perkataannya.
"Sebelum Saya mengurus Kalian berdua? Saya akan menyelesaikan masalah yang ada disini sebentar"(Rudy)
Setelah mengatakan itu, Rudy langsung turun ke bawah dan mendekati mayat-mayat dari penjaga yang telah gugur itu.
Semua mata pun tertuju kepada Rudy saat ini.
Kemudian Rudy menggunakan kekuatan psikisnya untuk menggumpulkan semua mayat penjaga dan seketika Mayat-mayat itu terbang ke udara dan berkumpul tepat didepan Rudy.
Ada total 8 mayat yang ada didepannya saat ini. Dan tubuh mereka semua juga sudah kembali seperti sedia kala karna mantra SuperRecovery sebelumnya.
Setelah memastikan hal ini, Rudy mengangkat kedua tangannya ke atas?
"SAYA TIDAK MENGIZINKAN ORANG-ORANG SAYA MATI HARI INI!"
"Dhuh semangat cahya, aku minangka bocah cahya sing njaluk sampeyan mbukak gerbang menyang swarga, amarga prentahku supaya kabeh roh saka wolu penjaga bali menyang awake. wungu saka ing antarane wong mati' Bangkit!"(Rudy)
Semua orang terdiam menyaksikan apa yang telah Rudy lakukan!
Dan Karna saat ini dia telah merapal mantra sihir tingkat tinggi, perisai psikis yang selalu menahan energi Mana miliknya pun pecah. Itu tidakk mampu menahan besarnya arus Mana yang dia keluarkan untuk merilis mantra sihir yang baru saja dia keluarkan tersebut.
"Wwuuuuuuiiiiiiiiizzzzzzzzhh"
Akibatnya seluruh udara di area Oasis bergetar hebat seakan ada badai besar yang sedang melanda tempat ini!
Sisa dari mereka yang masih sadar segera tertunduk dan berlutut, seolah mereka sedang ditekan oleh beban yang sangat berat.
Lucas juga tidak sanggup lagi untuk berdiri dengan kedua kakinya sehingga dia ikut tertunduk bersama dengan para penduduk lainnya.
Termasuk Inara, semua Agen dari Organisasi Rahasia juga terpengaruh dengan pancaran Mana milik Rudy.
Hanya Reyzo yang tetap berdiri tegak seperti biasa seolah ini bukanlah apa-apa.
Garuza dan Moozo pun terpaku di udara dan sangat ketakutan setelah melihat jumlah luar biasa dari Mana yang Rudy miliki itu.
Yah, itu adalah Insting alami dari para binatang. Mereka jelas akan selalu tunduk kepada siapa pun yang jauh lebih kuat daripada mereka.
"Ding"
Kemudian Lingkaran sihir sangat besar muncul di atas area pemukiman saat ini!
Lingkaran Sihir itu memiliki cahaya berwarna keemasan sehingga itu akan menenangkan hati siapa pun yang melihatnya.
Lingkaran sihir Itu terlihat seperti sebuah lubang besar yang merobek langit itu sendiri!
__ADS_1
Dan dari lingkaran sihir itu keluarlah delapan buah bola cahaya berwarna kebiruan yang langsung meluncur dengan cepat memasuki tubuh-tubuh mati para penjaga yang sedang terbaring diatas pasir.
Kemudian Keajaiban pun terjadi!
Para penjaga yang seharusnya sudah mati kembali bangkit dari kematian dan berdiri dihadapan Rudy.
Yah, mantra sihir Rudy telah berhasil memberikan kehidupan kedua untuk para penjaga tersebut.
Setelah melihat ini Rudy pun sadar bahwa perisai psikis yang dia gunakan untuk menahan energi Mana miliknya telah hancur. Dan berhubung Mantra ini juga sudah berakhir, dia pun segera membuat perisai penahan baru dan dalam sekejap tekanan yang terjadi sebelumnya menghilang begitu saja.
Setelah tekanan itu menghilang, para penduduk yang menyaksikan hal ini langsung menangis haru karna anggota suku mereka telah hidup kembali.
Kemudian para penjaga yang baru saja dibangkitkan itu berlutut dan menyembah Rudy untuk menunjukan rasa syukur mereka.
Mereka berterima kasih sambil menangis dan mengelu-elukan nama Rudy seolah Rudy itu adalah Dewa mereka sendiri.
Dan setelah beberapa saat drama membahagiakan ini akhirnya berakhir dengan para penjaga yang meninggalkan Rudy dan bergabung kembali kedalam kelompok anggota suku yang lain.
Rudy hanya melihat mereka dan menunjukan senyum leganya. Dia juga sedikit melirik ke arah Inara sebentar, kemudian dia kembali mengalihkan pandangannya kearah Garuza dan juga Moozo.
Kemudian...
"TURUN!"(Rudy)
Rudy menggunakan Mana didalam suaranya sehingga suaranya menggema keras keseluruh area pemukiman saat ini. Dia juga menggunakan kekuatan Psikisnya untuk menurunkan Garuza dan Moozo dengan paksa ke bawah.
Kemudian Garuza dan Moozo terjatuh tepat didepan Rudy tanpa bisa melawan. Gerakan mereka juga sudah terkunci saat ini dan bahkan bola perisai pertahanan mereka hancur seakan itu bukanlah apa-apa.
Garuza yang sebelumnya bisa menangkis mantra milik Inara dengan mudah, sekarang tidaklah berdaya dihadapan Rudy.
Saat ini Garuza dan Moozo telah berlutut diatas pasir tanpa bisa bergerak sedikit pun, kepala mereka tertunduk, dan hati mereka dipenuhi oleh ketakutan tentang hal apa yang akan terjadi pada mereka selanjutnya.
Tapi Rudy hanya memandangi mereka seperti itu biasa saja.
Lalu Rudy memanggil Reyzo.
"Ehem. eeee Reyzo? Hemmmmm, Saya akan menyerahkan saudara sepersusuan Kamu ini untuk Kamu? Ehem. yah, itu saja Saya kira"(Rudy)
"Eeee?(Reyzo)
Rudy berkata dengan kalimat aneh kepada Reyzo sambil menunjuk ke arah Moozo, kemudian dia melemparkan Moozo tepat kedepan Reyzo.
Garuza yang mengetahui hal ini tidak berani bergeming sedikitpun!
Dia benar-benar ketakutan dan tidak berdaya dihadapan Rudy.
Garuza yang memiliki bayak pengalaman menyadaro fakta bahwa dia tidak mungkin bisa menang melawan orang ini.
__ADS_1
Itulah pikirnya!
Bersambung.