
Lanjut dari cerita sebelumnya.
Malam ini, Rudy, Inara, Reyzo dan Thomas akan memulai diskusi serius mereka di pondok reot yang ada dibelakang rumah Rudy.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Saat ini Rudy berbicara dengan gaya formalnya kepada Reyzo, Inara dan Thomas.
"Sekarang Saya akan menyampaikan keputusan Saya sebagai Pimpinan dari Organisasi? Dengan pertimbangan yang matang, Saya memutuskan bahwa untuk sementara ini, rencana penjelajahan ke Sisi Lain Dunia hanya akan dilakukan oleh Saya sendiri. Ehem, dan untuk Inara. Saya harap Kamu bisa mengerti kenapa Saya memutuskan demikian? "(Rudy)
Rudy menyampaikan keputusannya.
"Iya Saya mengerti. Saya memang sudah berniat untuk pulang bersama Oniisama, karena Saya merasa bahwa kemampuan Saya saat ini masih belum cukup untuk menjadi partner yang layak untuk Kamu."(Inara)
Setelah mendengarkan keputusan dari Rudy, Inara menjawabnya dengan tegas, tapi tampak ada kesedihan yang terpancar dari kedua matanya saat ini.
Sepertinya Inara merasa sedih karena harus berpisah dengan Rudy. Mungkin karena setiap hari yang dia habiskan bersama Rudy selama ini terasa sangatlah menyenangkan baginya.
"Ehem, yah tentunya Saya juga akan sering kembali kesini, jadi kita masih bisa sering bertemu. Uhum, dan Kamu juga bisa berlatih seni beladiri pada Reyzo untuk sementara?(Rudy)
Karena melihat Inara yang agak murung, Rudy berusaha untuk sedikit menghiburnya, Rudy juga menyarankan kepada Inara untuk berlatih pada Reyzo agar nantinya dia bisa melindungi dirinya sendiri dengan lebih pasti.
"Ya, tenang saja Oniisama akan mengajari Kamu jurus-jurus hebat agar nantinya kamu menjadi Pendekar Wanita terkuat di dunia. Fufufufufufufu. Kebetulan Oniisama memang akan mulai latihan lagi sekarang. Ehem."(Reyzo)
Reyzo ikut berbicara sambil sedikit bercanda, menanggapi sarannya Rudy.
"Ya, mulai sekarang semua Anggota Organisasi Rahasia harus meningkatkan semua kemampuannya. Saya dan Thomas juga sudah mencatat semua Mantra Sihir yang kami ketahui agar semua Anggota yang lain juga bisa mempelajarinya nanti. Kita juga harus segera mendirikan pangkalan di pintu terowongan penghubung tersebut. Mas Thom, Andre, Jacob dan semua Agen bawahan mereka yang akan mengurusi masalah itu"(Rudy)
Rudy melanjutkan perkataannya dan memberikan tugas baru kepada Thomas bersama dengan 2 Dewan lainnya.
"Hehehe, Mas Rud tenang saja. Saya akan segera menghubungi mereka besok. Mas Rey dan Dek Inara mau ikut Saya bertemu mereka berdua atau tidak? Kakakakakakak"(Thomas)
Thomas pun menyanggupi perintah dari Rudy, lalu dia juga sedikit menggoda Reyzo.
"Ugh. Tidak akan! Hemmmmm, Inara pokoknya untuk kali ini Kamu harus percaya pada Niisama, jangan pernah dekat-dekat dengan yang namanya Andre dan Jacob, Ok? Benar-benar jangan!"(Reyzo)
Tapi entah kenapa Reyzo langsung menolak, dia juga langsung melarang Inara untuk bertemu dengan kedua Dewan tersebut.
"Eh? Ya Niisama, kali ini Saya pasti akan mendengarkan saran dari Niisama. Lagian Saya juga tidak tertarik dengan hal seperti pertemuan itu. Saya akan fokus berlatih saja mulai dari sekarang"(Inara)
Kali ini Inara juga langsung saja menuruti permintaan Reyzo. Inara memang hanya tertarik kepada Sosok dari Rudy, dia tidak tertarik dengan sosok-sosok Dewan yang lain.
Waktu terus berjalan, dan diskusi mereka terus berlanjut hingga tengah malam.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Saat ini jam telah menunjukan pukul 01.00 dini hari.
Tapi Rudy dan Inara sedang terbang di langit untuk menikmati indahnya bulan purnama malam ini. Mereka berdua sedang melanjutkan moment indah mereka yang sebelumnya sempat diganggu oleh Reyzo dan Thomas.
Mereka berdua bergandengan tangan dan terbang secara perlahan, mereka melayang-layang di udara mengelilingi Kota Pedovils yang indah ini.
"Ehem, Inara? Apakah Kamu marah karena Saya tidak mengajak Kamu untuk berpetualang bersama Saya lagi? Saya hanya tidak mau kejadian seperti yang sebelumnya akan terulang lagi? Ehem yah, Saya tidak mau Kamu sampai kenapa-kenapa?"(Rudy)
Masih sambil terbang, Rudy bertanya pada Inara dan sekalian menjelaskan alasan kenapa dia tidak mengajaknya untuk menjelajahi sisi lain dunia lagi.
"Hemmmm. Ya, Saya mengerti kok. Dan Kamu tidak perlu merasa bersalah seperti itu, Rud? Saya benar-benar tidak apa-apa"(Inara)
Inara menanggapi perkataannya Rudy.
"Yah, Saya pastinya akan ... ... ... ... ..."(Rudy)
"... ... ... ... ... ... ... ..."(Inara)
Karena tiba-tiba angin bertiup agak kencang, hal ini menyebabkan apa yang Rudy dan Inara katakan saat ini tidak bisa diketahui.
Fufufufufuufufufufufu.
Itu adalah Rahasia mereka berdua.
Lanjut...
Sambil bergandengan tangan, Rudy dan Inara menikmati malam terakhir mereka ini untuk sedikit lebih lama lagi. Setelah puas terbang mereka berdua kembali kerumah Rudy untuk beristirahat.
__ADS_1
zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz.
Setelah memastikan Inara telah beristirahat dikamar gamenya, Rudy juga berniat untuk pergi ke kamarnya dan beristirahat. Tapi saat dia memasuki kamarnya lampu kamar tersebut masih menyala dan di sana Thomas sudah menunggu kedatangan Rudy.
"Eh, ada apalagi Mas Thom? Saya ini lelaki normal ya?"(Rudy)
Rudy merasa aneh, lalu berbicara kepada Thomas.
"Kakakkakakk ah, Mas Rudy bercandanya keterlaluan? Saya menunggu Mas Rud karena ada hal penting yang mau Saya sampaikan?"(Thomas)
Thomas pun menjelaskan maksud dari dia ada di kamarnya Rudy saat ini.
"Oh, Saya kira? Fufufufufufufu, maaf Mas thom, Saya sudah mencurigai Kamu. Yah, silahkan bicara saja kalau begitu?"(Rudy)
Rudy mempersilahkan Thomas untuk menyampaikan hal tersebut, dan kemudian mereka berdua duduk di kursi yang memang ada di kamarnya Rudy.
Diskusi rahasia mereka pun dimulai.
"Setelah Saya membaca semua paragraf yang Mas Rud salin itu, Saya menemukan sebuah paragraf yang kemungkinan adalah mantra sihir untuk mengikat kontrak perbudakan. Hehehehe Saya rasa itu akan berguna untuk Mas Rud nantinya? Lagian kita kan memiliki si Kepala Elang dan si Kepala Sapi sebagai sandera, jadi Mas Rud bisa mencoba mantra ini kepada mereka berdua, bagaimana?"(Thomas)
Thomas mengungkapkan berita yang sangat berguna untuk Rudy.
"Hemmmmmmm? Ya, Ya. Kalau seperti ini Saya akan merubah sedikit rencana Saya. Ok, kita bisa menggunakan mereka berdua sebagai Agen baru untuk cabang Organisasi Rahasia kita di sisi dunia itu. Fufufufufuufu, bagaimana ide Saya ini, Mas thom?"(Rudy)
Setelah mendengarkan hal yang Thomas sampaikan, Rudy segera membuat rencana baru dan meminta pendapat Thomas sang ahli terawang tersebut.
"Hehehehe, Mas Rud memang cerdik seperti biasanya. Dan Ini dia mantra sihirnya? Yang ini untuk mengikat kontrak perbudakan, dan yang ini digunakan untuk melepaskan kontrak perbudakan apabila sudah di ikat"(Thomas)
Kemudian Thomas terkekeh lalu dia memberikan catatan dari mantra sihir tersebut dan menjelaskannya kepada Rudy.
"Ok, fufufufufufu. Terima kasih atas kerja kerasnya. Tapi Mas Thom yakin kan ini memang benar mantra perbudakan?"(Rudy)
Rudy bertanya kepada Thomas sekali lagi karena dia masih sedikit ragu.
"Yah, lagian tidak apa-apa juga, kan ada juga mantra lain untuk melepaskan ikatan kontraknya? Heehehehhe, Mas Rud tidak perlu takut karena mereka berdua juga yang akan dijadikan kelinci percobaannya, kan?"(Thomas)
Thomas meyakinkan Rudy dengan penjelasan yang sangatlah masuk akal.
"Fufufuufufufu, pokoknya Saya percaya dengan analisi Mbah? Fufufufufu . . . Fufufufufu . . . Fufuufufufu..."(Rudy)
"Ah, sudah dulu ketawanya. Saya mau ke kamar tamu dulu dan istirahat. Saya akan tidur dengan Reyzo saja malam ini. Selamat malam."(Thomas)
Karena tidak mau ditertawakan terus oleh Rudy, Thomas pun berinisiatif untuk segera mengakhiri pembicaraan ini.
"Fufufufufufu, ah Mas thom? Kenapa tidak tidur dengan Saya saja malam ini? Fufufufufu, Saya juga masih lajang loh?"(Rudy)
Rudy terus saja menggoda Thomas yang memanglah pemalu itu.
"Tidak akan! Hemmmmmm"(Thomas)
"Fufufuufufufu, iya selamat malam semoga mimpi indah ya, Mas Thom?"(Rudy)
Akhirnya Thomas meninggalkan Rudy yang masih saja terus menertawakannya itu, dan segera pergi ke kamar tamu untuk tidur.
Setelah Thomas keluar, Rudy juga segera masuk kekamar mandi untuk mencuci mukanya, dan kemudian Rudy langsung merebahkan dirinya di kasur dan tidur.
Malam yang indah ini pun berakhir.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Keesokan paginya.
Rudy saat ini telah berada disebuah Basement bawah tanah tempat dimana Garuza dan Moozo ditahan.
Dia berencana untuk melakukan kontrak perbudakan pada mereka sekarang.
"Hey kalian berdua? Saya akan menjamin hidup kalian dengan satu syarat. Kalian berdua harus menjadi bawahan Saya mulai dari sekarang! Bagaimana?"(Rudy)
Rudy bertanya kepada Garuza dan Moozo yang saat ini sedang dirantai dengan rantai khusus buatan Muchikari Company.
"Iya Tuan, kami bangsa Binatang memang sudah memiliki pemahaman untuk selalu mengikuti seorang pemimpin yang kuat. Jadi Tuan tidak perlu lagi mempertanyakan kesediaan kami, kami akan menjadi bawahan Tuan Rudy mulai sekarang!"(Garuza)
Garuza menjawab pertanyaan Rudy dengan jawaban penuh kesungguhan, Moozo yang merupakan bawahan dari Garuza juga menganggukan kepalanya tanda dia juga setuju dengan Tuannya.
__ADS_1
"Ya. untuk berjaga-jaga Saya akan menamkan sihir perbudakan kepada Kalian berdua? Apa Kalian tidak keberatan?"(Rudy)
Rudy kembali bertanya kepada Garuza dan Moozo mengenai sihir perbudajan tersebut.
"Iya Tuan, Kami sedikitpun tidak keberatan"(Garuza dan Moozo)
Garuza dan Moozo menjawab bersama, mereka setuju untuk membuat kontrak budak dengan Rudy.
"Ok, kalau begitu pertama-tama Saya akan melepaskan rantai ini terlebih dahulu. Heemmmmmm."(Rudy)
Rudy melepaskan rantai yang mengikat Garuza dan Moozo dengan kekuatan psikisnya.
'Krak........ Tash........'
Rantai tersebut putus begitu saja.
Garuza dan Moozo yang telah terbebas itu langsung berlutut dengan satu kakinya, lalu mereka berdua meletakan tangan kanannya di atas dada mereka. Itu adalah cara penghormatan yang biasa mereka lakukan saat dulu mereka sedang berhadapan dengan Raja mereka.
"Terima kasih telah membebaskan kami. Kami berdua akan selalu mengikuti perintah dari Tuan mulai saat ini, wahai Tuan Kami yang Perkasa!"(Garuza dan Moozo)
Mereka juga mengatakan kata-kata untuk menunjukan loyalitas mereka saat ini.
"Uhum, ya, ya. Cepat berdiri? Ingat. Saya tidak suka dengan perlakuan yang terlalu wah seperti ini? Jangan diulangi lagi untuk kedepannya. Ok, Saya akan mulai membuat kontraknya sekarang."(Rudy)
Rudy segera menyuruh Garuza dan Moozo untuk bersikap biasa-biasa saja.
"Ya, Tuan."(Garuza dan Moozo)
Garuza dan Moozo menjawab, kemudian mereka berdua berdiri dihadapan Rudy.
Ritual sihir untuk mengikat kontrak perbudakan akan segera dimulai.
Kemudian Rudy memegang tangan Garuza dan Moozo, Rudy berencana melakukan sihir perbudakan tersebut secara bersamaan.
Lalu, Rudy merapalkan mantra sihirnya?
"Oh . . . awang-awang, aku iki Rudy Wijaya Kusuma bakal nggawe ikatan kekawin karo kalorone, muga-muga mberkahi kekawin kita saiki . . ."(Rudy)
Ding, Ding, Ding ......................?
Tiga lingkaran cahya muncul diatas mereka bertiga saat ini.
Kemudian Tiga lingkaran kecil juga bersinar secara bersamaan di jari manis tangan kanan mereka bertiga?
Cahaya kemerahan itu bersinar terang menyelimuti mereka sehingga mereka bertiga segera memejamkan matanya.
Selang beberapa detik kemudian, cahaya itu mulai menghilang secara perlahan, lalu Rudy, Garuza, dan Moozo segera membuka mata mereka?
"..........................? Thomas Asuuuuuuuuuuuuu! Arghhhhhhh cepat kita batalkan mantra ini segera"(Rudy)
Rudy berteriak!
"Begini tuan, sepengetahuan saya untuk melepaskan mantra jenis ikatan seperti ini, paling tidak kita harus menunggu satu hari penuh dulu. Setelah itu kita baru bisa melepaskan mantra ini"(Garuza)
".............?"(Moozo)
Garuza masih bersikap tenang seperti biasanya dan memberikan penjelasan mengenai kejadian ini kepada Rudy. Dan untuk Moozo, dia hanya menunjukan ekspresi bingungnya atas situasi yang tengah mereka alami saat ini.
Yah. Entah mengapa Rudy saat ini telah menggunakan setelan Jas hitam rapi dengan sepatu kulit berwarna hitam yang terpasang dikedua kakinya.
Sedangkan Garuza dan Moozo, saat ini mereka berdua telah berganti kesetelan gaun pengantin wanita berwarna putih yang sangatlah indah.
Dan dijari manis tangan kanan mereka bertiga saat ini telah melingkar sebuah cincin yang bentuknya sama persis?
Itu adalah sebuah cincin pernikahan?
Yah, mantra sihir ini bukanlah mantra yang digunakan untuk mengikat kontrak antara Budak dan Majikan seperti yang dikatakan Thomas sebelumnya. Ini adalah mantra sihir yang sebenarnya digunakan untuk mengikat sebuah kontrak pernikahan!
Dan itulah sebab dari teriakan histeris Rudy yang sebelumnya.
Rudy yang belum pernah berpacaran sejak dia dalam kandungan sampai sekarang akhirnya sukses melakukan sebuah pernikahan. Bahkan Keinginan Rudy untuk berpoligami juga telah terwujud!
Yah, Karna kesalahan dari Thomas, Rudy berakhir dengan menikahi Garuza dan juga Moozo secara bersamaan.
__ADS_1
Bersambung...