Tempat Tertinggi

Tempat Tertinggi
Ch 28 : Rank A


__ADS_3

Rudy masih meragukan apa yang dilihatnya saat ini.


Yah, karena hasil dari mantra tersebut telah jauh melebihi perkiraannya. Dia bahkan tidak tahu ada dilevel berapa mantra yang dia gunakan tersebut, Karena selama ini dia hanya mempelajari mantra dari catatan suku pasir yang diterjemahkan oleh Thomas.


Rudy hanya tahu bahwa mantra itu akan menghasilkan fenomena sihir berupa badai petir, tapi dia tidak mengira jika dampaknya akan menjadi sebesar ini.


Yah, selama ini Rudy hanya menebak-nebak level mantra dari panjang atau pendek rapalannya. Setahu dia semakin panjang rapalan mantra tersebut, semakin tinggi pula tingkatan level dari mantranya. Dan dengan dasar inilah dari beberapa mantra yang memiliki rapalan paling panjang, Rudy memilih mantra dengan element yang agak mirip dengan Pablo.


Dan begitulah alasan Rudy memilih mantra dengan gabungan element angin, air dan petir yang dia namai Thunder Storm tersebut.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Saya benar-benar tidak menduga hasilnya akan seperti ini. Hhmmmm, ini akan menjadi masalah yang besar"


Rudy bergumam dan melihat area yang ada dibawahnya.


Tempat yang tadinya berupa padang rumput hijau, telah berubah menjadi kawah tandus yang sangat luas!


Kawah tersebut memiliki diameter lebih kurang 2 km, dengan kedalaman kira-kita 10m. Dasar dari kawah terlihat tidak rata, karena kawah ini tercipta dari puluhan tornado petir yang menghantam permukaan tanah secara bersamaan.


Karena kejadian ini, Rudy berniat untuk menguji semua mantra sihir yang dia ketahui secepatnya.


Dia tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi dimasa depan.


Yah, kedepannya saya akan menguji semua mantra yang saya punya jauh ditengah laut. Begitulah yang Rudy pikirkan.


Kemudian dia terbang kearah pinggiran kawah yang letaknya berlawanan dengan tembok kota. Dia mendarat dipinggir kawah tersebut dan berdiri merenungkan banyak hal. Rudy merenungkan tentang apa yang harus dia lakukan mengenai masalah ini. Dia yakin bahwa orang-orang di kota pasti sudah gempar akibat kejadian ini.


Apakah dia harus meninggalkan kota ini segera?


Tapi Rudy mengurungkan niatnya itu, karena Serikat Pemburu pastinya akan menyebarkan berita tentang dirinya, dan hal itu pasti akan mempersulitnya untuk membuat tanda pengenal ditempat yang lain nantinya.


Setelah berpikir lama, akhirnya Rudy memutuskan untuk melihat perkembangan situasi terlebih dulu.

__ADS_1


Yah, karena tidak ada korban jiwa dari kejadian ini seharusnya hal ini tidak akan menjadi masalah besar. Lagian saya bisa kabur kapan saja jika saya mau. Fufufufufufufu mereka tidak mungkin bisa menghalangi saya. Begitulah pikir Rudy.


Setelah membulatkan tekad, Rudy segera melakukan deteksi Mana untuk mencari keberadaan Arlin dan yang lainnya saat ini.


Deteksi Mana merupakan salah satu kemampuan yang Rudy miliki. Dengan cara menyebarkan Mana nya ke seluruh arah, Rudy bisa mengetahui keberadaan dari orang-orang yang masuk kedalam cakupan Mananya.


Namun sebelum itu dia harus menghafal bentuk Mana dari targetnya terlebih dahulu, barulah setelahnya dia bisa menentukan posisi dari target jika sang target sedang berada didalam cakupan dari Mana milik Rudy tersebut.


Dan setelah dia menyebarkan Mana miliknya, Rudy berhasil menemukan posisi Arlin yang saat ini telah berada dekat dengan tembok kota SandPort. Disekitarnya Rudy juga mendeteksi keberadaan dari empat orang lainnya. Dia bisa menebak ke-empat orang tersebut adalah Pablo, Sofia dan kedua staf dari Serikat Pemburu yang lain. Setelah dia memastikan tidak adanya keberadaan lain selain mereka berlima di sana, Rudy segera terbang menghampiri mereka. Tapi setibanya di sana, Rudy malah langsung di sambut oleh perlakuan Pablo yang agak sedikit berlebihan kepadanya!


"Maaf jika saya sudah meremehkan Tuan Rudy sebelumnya? Saya benar-benar minta maaf karena tidak tahu dalamnya lautan itu(Pablo Silva)


Pablo memegang telapak tangan Rudy dengan kedua tangannya, lalu dia meminta maaf dengan cara yang sangat emosional!


Hal ini jelas membuat Rudy merasa tidak enak dan mencoba untuk menghentikan Pablo.


"Ehem. tidak perlu berlebihan seperti itu, saya hanyalah pemula di bidang sihir. Tuan Pablo jelas lebih hebat dari saya?"(Rudy)


"Tidak tidak tidak! Jelas Tuan Rudy lah yang lebih hebat. Saya bukanlah apa-apa. Tolong Tuan jangan memuji saya lagi. Itu sungguh membuat saya merasa malu! Ehem."(Pablo Silva)


"Ehem. Yaa kalau itu yang Tuan Pablo inginkan, saya tidak bisa berbuat apa-apa."(Rudy)


Akhirnya Rudy mengalah dan menerima begitu saja perlakuan istimewa dari Pablo tersebut.


Pablo kemudian menanyakan bagaimana kondisi Rudy, dia juga berjanji akan mengurus semua masalah yang disebabkan oleh mantra besar yang sebelumnya. Tapi karena merasa tidak enak, Rudy berniat untuk ikut bertanggung jawab dengan masalah ini. Sayangnya Pablo langsung menolak dan berargumen bahwa itu adalah tanggung jawabnya. Dia beralasan, karena hal tersebut terjadi di saat tes sedang berlangsung, maka Pablo meminta Rudy agar tidak perlu khawatir mengenai hal ini dan santai saja.


Setelah mendengar semua hal ini, Rudy tersenyum puas didalam hatinya.


Kemudian setelah berbincang dengan Pablo, Rudy juga memeriksa kondisi dari Arlin dan Sofia. Mereka berdua terlihat sedikit buruk akibat syok dan juga kelelahan, Rudy pun merapal kan mantra Healing kepada mereka berdua, dan kondisi mereka pun kembali membaik seolah tidak ada yang pernah terjadi sebelumnya.


Setelah kejadian ini Pablo pun memutuskan bahwa Tes ini telah berakhir dan Rudy telah lulus.


Sofia dan 2 staf yang lain juga menganggukkan kepala mereka tanpa ragu-ragu sepakat dengan Pablo. Akhirnya mereka semua kembali ke kantor Serikat dengan menggunakan mantra teleport, dan setibanya di sana Pablo langsung meminta Sofia untuk segera membuatkan kartu keanggotaan untuk Rudy.

__ADS_1


"Buatlah kartu anggota untuk tuan Rudy sekarang. Mengenai detail lain kamu lewatkan saja dan buat itu langsung di Rank A, ok? Baik, tolong lakukan dengan cepat!"(Pablo Silva)


Setelah mendengar perintah Pablo, Sofia dan kedua staf menganggukkan kepala mereka dengan sungguh-sungguh dan berbalik pergi.


Arlin yang masih sedikit kebingungan pun ikut pergi bersama Sofia dan kedua staf Serikat.


Setelah melihat mereka telah pergi, Pablo kembali berbicara pada Rudy dan dia kembali meminta maaf, Karena saat ini dia hanya bisa mempromosikan Rudy sebatas Rank A saja. Hal itu dikarenakan saat ini dia hanyalah seorang pemburu Rank A, jadi dia tidak memiliki kapasitas untuk melakukan Tes promosi yang melebihi level miliknya sendiri. Dan Rudy yang mendengarkan semua hal ini menganggukkan kepalanya, menandakan dia bisa memahami hal tersebut.


Yah, saat ini Rudy mulai berusaha untuk berpura-pura menjadi sosok yang berwibawa. Dia berimprovisasi sesuai dengan perlakuan yang dia terima. Begitulah yang terjadi sekarang.


Selanjutnya Pablo mengajak Rudy untuk minum teh diruangannya, sambil menunggu kartu keanggotaan miliknya selesai dibuat, dan Rudy hanya mengangguk ringan dan mengikuti Pablo.


Lalu selang satu jam kemudian, Sofia memasuki ruangan Pablo dengan membawa kartu keanggotaan milik Rudy yang telah selesai di cetak. Sofia pun segera menyerahkan kartu tersebut kepada Rudy, kemudian dia meminta izin pada Pablo untuk melanjutkan pekerjaannya kembali dan pergi meninggalkan ruangan tersebut. Rudy yang telah menerima kartunya juga berpamitan pada Pablo untuk kembali ke penginapan, dan tentunya Pablo langsung menyetujuinya. Dia bahkan mengantarkan Rudy sampai ke pintu masuk kantor yang ada didepan. Setelah mengucapkan beberapa kata perpisahan, Rudy pun meninggalkan Pablo.


Ketika Rudy sudah menghilang dari pandangannya, Pablo menghela nafas panjang sambil mengusap keringat yang mengalir di dahinya.


Masalah Tes masuk hari ini akhirnya selesai tanpa korban!


Dijalan pulang, Rudy pun segera melihat kartu Serikat Pemburu miliknya dan dia tersenyum puas.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Serikat Pemburu


Rank/A


Nama: Rudy


Gelar: Anak Rantau


Job: Pendekar Sihir


Mana: ????

__ADS_1


Skill: ????


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2