Terjadi Sesuatu

Terjadi Sesuatu
Meninggalkanmu


__ADS_3

Masih dengan Julia dan Andre yang ikut berlarian bersama puluhan penduduk disana. Para penduduk disana sebelumnya sudah diberi peringatan untuk segera meninggalkan perkampungan itu, namun mereka malah memilih bertahan di kampung itu hingga saat gunung meletus barulah mereka ketakutan sendiri.


Mereka berlarian saling mendahului. Karna batu batuan dan api sudah terlihat dan mulai berjatuhan ke daerah daerah sekitarnya. Tiba tiba Julia tertabrak orang orang yang berlarian itu hingga membuat handicamnya terjatuh dan tak sengaja tertendang salah satu penduduk yang berlari. Julia nampak terkejut seketika ia langsung berhenti.


" Ayo Jul" pinta Andre.


" Dre handicamnya jatuh" ucap Julia cemas.


Andre pun terkejut, tapi ia lebih terkejut lagi saat melihat batu batuan gunung itu mulai mendekati mereka.


" Ayo Jul, batu batuan itu sudah sampai di kampung ini" ucap Andre sambil batuk batuk karna abu fulkanik sudah terasa menempel di wajahnya. Andre pun menarik tangan Julia untuk berlari kembali, namun Julia malah melepaskan tangannya Andre, membuat Andre terdiam kebingungan.


" Ngga Dre, aku gak mau pergi sebelum handicam itu ketemu" ucap Julia sambil mengedarkan pandangannya untuk mencari handikam itu.


" Ayo Jul, nanti kita bisa celaka" ucap Andre tegas.


" Apa kamu lupa Dre, kita begini karna vidio itu. Begitu banyak perjuangan kita dan pengorbanan kita untuk vidio itu. Kamu tidak lupa kan Dre tujuan utama kita adalah untuk vidio itu, kamu harus ingat Dre, nasib para karyawan di perusahaan tabloid hitam putih ada pada vidio itu" tutur Julia. Andre pun terdiam karna yang di ucapkan oleh Julia memang benar adanya.


Andre dan Julia pun bergegas mencari handicam itu. Saat mereka melihat handicamnya, tiba tiba mereka terkejut karna handicam itu tersandung orang orang yang kini sedang berlarian untuk menyelamatkan diri. Hingga handicam itu terjatuh kedalam lubang yang ada dipinggiran jalan. Andre bergegas turun untuk mengambil handicam itu.


" Hati hati Dre" ucap Julia yang sudah khawatir. Setelah Andre berhasil mengambil handicam itu, ia dan Julia pun berlari kembali karna batu batu itu sudah sampai ketanah yang kini mereka injak, Andre dan Julia sudah berpegangan tangan dengan eratnya karna mereka takut berpisah. Banyak orang orang yang terluka karna kejatuhan batu batuan itu. Jerit dan tangis kini menyelimuti suasana disana. Tiba tiba tangannya Julia terlepas dari tangannya Andre. Karna banyaknya orang berlarian hingga akhirnya Andre dan Julia terpisah. Julia sudah berteriak teriak memanggil Andre begitu pun dengan Andre yang kini sudah khawatir setengah mati dengan rekan kerjanya itu.

__ADS_1


" Andreeee" teriak Julia.


" Jul, Julia kamu dimana" Andre berteriak sambil mencari Julia. Julia pun terkena batu kecil hingga melukai kening dan tangannya hingga bersarah. Seketika itu Julia menangis.


Tiba tiba Andre datang dan memegangi tangannya Julia untuk berlari kembali.


" Ayo Jul, mobil mobil yang akan menyelamatkan kita sudah datang" ucap Andre sambil menarik Julia berlari kembali karna mobil truk yang akan menyelamatkan mereka sudah datang. Namun saat Julia berlari, ia pun terjatuh dan terlepas kembali dari tangannya Andre. Andre nampak terkejut melihat Julia sudah tersungkur ketanah. Tiba tiba Andre terkejut kembali melihat batu batuan besar yang akan mengenai Julia. Andre pun bergegas mendorong Julia agar dia tidak terkena bebatuan itu. Hingga bebatuan itu mengenainya tepatnya mengenai kakinya Andre. Hingga kakinya terluka dan berdarah. Seketika Andre langsung menjerit kesakitan. Julia pun terkejut melihatnya.


" ANDREEE" teriak Julia histeris setelah melihat Andre yang terluka. Sambil menangis Julia pun mendekati Andre.


" Dre, kamu tidak apa apa?, kenapa kamu mendorongku, untuk apa kamu menyelamatkan ku hingga membuatmu celaka sendiri" tutur Julia cemas melihat darah keluar dari kakinya Andre. Andre sudah meringis kesakitan.


" Kamu tahan ya Dre, sebentar lagi kita akan sampai ke mobil penyelamat itu" ucap Julia yang kini berusaha untuk menggandeng Andre mencoba membantunya berdiri namun sangat sulit karna rasa sakit yang menderanya membuat Andre tidak bisa berdiri sendiri meskipun sudah berusaha sekuat tenaga. Andre terdiam saat melihat beberapa mobil penyelamat sudah pergi. Dan kini tinggal satu mobil lagi yang sedang menunggu para penduduk untuk menyelamatkan diri. Salah satu dari orang itu sudah berteriak teriak untuk menyuruh para penduduk naik ke mobil itu.


" Pergilah Julia" ucap Andre.


Julia pun terdiam mendengar ucapannya Andre yang tak bisa ia mengerti itu.


" Apa maksud kamu itu Dre"


" Pergilah, keadaanku sekarang tidak memungkinkan lagi untuk pulang ke Jakarta." ucap Andre. Julia pun terkejut dengan ucapannya Andre.

__ADS_1


" Nggak Dre, aku gak mungkin ninggalin kamu disini" ucap Julia sambil menangis.


" Tapi Jul, kalau kamu gak pergi dari sini, kamu akan celaka, lalu siapa yang akan mengantarkan vidio itu pada pak Surya." tutur Andre.


" Aku memang akan pergi, tapi aku akan pergi sama kamu Dre, aku tidak akan meninggalkan mu disini" ucap Julia tegas sambil mencoba membangunkan Andre kembali. Namun Andre malah menjerit kesakitan hingga Julia cemas dan khawatir. Andre sedikit kesal pada Julia yang keras kepala.


" Dengar Jul, kalau kita mati disini, lalu siapa yang akan menyelamatkan mereka semua yang ada di Jakarta, kumohon pergilah selamatkan mereka" ucap Andre mencoba membujuk rekan kerjanya itu. Julia malah menangis terisak.


" Tapi Dre, aku gak mungkin ninggalin kamu disini, kita pergi sama sama dan pulangpun juga harus sama sama" ucap Julia dengan terisak.


" Sekali lagi aku bilang, pergi dari sini, selamatkan tabloid hitam putih. Bilang sama pak Surya dan bu Luna kalau kita berhasil" ucap Andre. Julia pun menatap wajahnya Andre.


"Mulia sekali hati kamu Dre, demi menyelamatkan orang lain, kamu rela mengorbankan keselamatan kamu sendiri, aku bangga padamu Dre" batin Julia.


" Jul kumohon pergilah" pinta Andre kembali. Seketika Julia langsung memeluk Andre.


" Maafin aku Dre"


Saat Julia melepaskan pelukannya, ia melihat Andre meneteskan air matanya.


" Aku gak akan melupakan pengorbanan kamu Dre, kamu adalah satu satunya laki laki yang paling baik yang pernah ku kenal" ucap Julia. Tiba tiba secara perlahan Andre melepaskan kalung pemberian dari Aida yang kini ia pakai.

__ADS_1


" Jul, bawalah kalung ini, kalau kau rindu padaku, kau bisa lihat kalung ini" ucap Andre. Perlahan Andre memakaikan kalung itu ke lehernya Julia. Julia hanya diam sambil terisak. Setelah memakaikan kalung itu, perlahan Andre pun mencium keningnya Julia. Julia hanya bisa memejamkan matanya saat Andre mencium keningnya. Tiba tiba Julia langsung memeluk Andre. Andre pun perlahan melepaskan pelukannya Julia.


" Pergilah"


__ADS_2