
Sesampainya didepan kamar hotel, Julia sudah tak sabar ingin merebahkan tubuhnya yang berasa lelah setelah menempuh perjalanan jauh. Saat Andre akan membuka pintu kamar, ia terdiam melihat Arga dengan seorang perempuan sedang bergandengan masuk ke kamar hotel. Tidak jauh dari kamar Andre dan Julia.
"Bukankah itu pacarnya Julia" batin Andre.
Julia pun terdiam saat melihat Andre malah bengong di depan pintu.
" Dre, Andre, kamu kenapa sih?, ko malah bengong, buruan buka, aku sudah capek nih" ucap Julia tak sabar.
" Kamu pikir aku gak cape apa"
" Ya udah buruan buka"
Perlahan Andre membuka pintu kamarnya. Tiba tiba Julia tersenyum senyum melihat kamarnya.
" Waah fasilitas kamarnya ok juga" ucap Julia sambil masuk kekamar. Karna kelelahan Andre pun langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Julia terkejut dan sedikit kesal melihat Andre tidur di atas kasur. Seketika Julia mendekati Andre dan membangunkannya.
" Dre, Andre bangun"
" Apaan sih" ucap Andre sedikit malas.
" Kalau kamu tidur di kasur, lalu aku tidur dimana?" tanya Julia.
" Terserah" jawab Andre cuek sambil memejamkan matanya kembali. Julia malah menggeram kesal.
" Dre ko kamu tega sih, masa aku harus tidur disofa, aku kan perempuan, Dre bangun"
Dengan kesalnya Andre bangun dan pindah ke sofa.
" Dasar cewek manja" gerutu Andre.
" Terserah, yang pentingkan aku bisa tidur dengan nyaman, salah sendiri kenapa pesan kamarnya cuma satu" ucap Julia sedikit mendumel. Julia pun langsung membaringkan tubuhnya keatas tempat tidur karna kelelahan.
" Awas ya Dre, kamu jangan macam macam" ucap Julia mengancam. Andre tak memperdulikan ocehannya Julia yang dianggapnya tidak penting. Tiba tiba ada yang mengetuk pintu. Perlahan Andre pun membukakan pintu. Ternyata yang datang adalah pelayan hotel yang ingin memberikan selimut dan handuk pada mereka.
" Permisi pak" ucap si pelayan.
"Ada apa? " tanya Andre.
" Maaf, saya cuma mau mengantarkan selimut dan handuk" jawab si pelayan. Pelayan itu pun memberikan selimut dan handuk pada Andre.
" Kalau ada perlu apa apa, bapak bisa panggil saya, dan selamat berbulan madu" ucap si pelayan kembali.
" lya terima kasih"
" Permisi"
Setelah pelayan hotel itu pergi, Andre langsung menutup pintunya.
" Seenaknya aja pelayan itu bilang selamat berbulan madu, emangnya kita lagi ngapain" gerutu Julia.
" Kalau gak kaya gitu emangnya kamu mau di bilang berbuat mesum disini"
__ADS_1
" lkh amit amit, sini selimutnya" pinta Julia. Seketika Andre langsung melempar selimut itu pada Julia dan mendarat tepat di wajahnya Julia. Setelah membersihkan diri di kamar mandi, Julia langsung tetidur pulas.
Saat Julia terbangun dari tidurnya, ia terdiam kebingungan karna Andre tidak ada di dalam kamar. Julia menatap jam sudah pukul 23:05.
" Andre kemana sih ?"
Julia membuka pintu samping, ia keluar dan berdiri di balkon. Senyumnya mengembang saat menatap pantai di malam hari.
" lndahnya malam ini, bisa melihat bintang dan mendengar deburan ombak"
Julia melihat lihat kearah pantai, tiba tiba ia terdiam melihat Andre yang sedang duduk di tepi pantai.
" ltu kaya si Andre, tapi ngapain dia malem malem duduk di pantai, emangnya dia tidak kedinginan, sepertinya dia sudah gila"
Tiba tiba Julia mendengar suara ponselnya berbunyi di dalam kamar, ia pun masuk kamar untuk mengambil ponselnya
" Hallo pak Surya"
" Gimana keadaan disana ?" tanya pak Surya.
" Kami disini baik baik saja, kami sudah sampai dan sekarang sedang menginap di hotel" jawab Julia.
" Apa kalian sudah menemukan jejaknya Dara?" tanya pak Surya kembali.
" Untuk saat ini belum pak, karna posisi kami masih jauh dari keberadaannya Dara"
" Saya mengerti, memang sangat sulit dan tidak mudah mencari seseorang di daerah yang sangat luas, saya hanya ingin memberitau, sekarang Dara berada di daerah terpencil, di sebuah kampung kecil, dia tinggal di sebuah fila yang bertuliskan melati putih" tutur pak Surya.
" Ya sudah, kalian baik baik ya disana"
Setelah menutup telponnya, Julia pun duduk di sofa. Ia mencoba menghubungi Arga.
" Angkat dong ga, angkat"
Julia pun tersenyum saat Arga mengangkat teleponnya.
" Hallo ga"
" Sory aku lagi sibuk"
Arga pun langsung mematikan telponnya. Hingga Julia mendengus kesal dan kebingungan.
" Kenapa sih Arga ko gitu" gerutu Julia. Dengan kesalnya Julia langsung membanting ponselnya ketempat tidur.
" Kesel deh, kenapa sih sama si Arga, kayanya dia nyembunyiin sesuatu dariku" ucap Julia curiga.
Sementara dengan Andre yang sedang duduk di pantai, ia terus menatap sebuah kalung yang sedang ia pegang. Tiba tiba ia teringat dengan masalalunya bersama Aida pacarnya dulu.
FLASHBACK ON.
Ketika itu di sebuah taman, Andre dan Aida duduk di kursi taman sambil menatap bintang.
__ADS_1
" Dre, malam ini aku bahagia banget bisa duduk berdua sama kamu" ucap Aida sambil tersenyum. Andre pun tersenyum pada Aida.
" Apapun akan aku lakukan untuk membuatmu bahagia" ucap Andre meyakinkan.
" Terima kasih"
Tiba tiba Aida memberikan sebuah kalung pada Andre bertuliskan huruf A.
" Dre, tolong simpan kalung ini, ini adalah bukti cinta aku sama kamu" ucap Aida. Perlahan Andre menerima kalung itu dari tangannya Aida.
" Aku akan menyimpan kalung ini baik baik, dan aku janji untuk itu. Kalung ini akan selalu ada di tangan dan di leherku. Karna aku sangat mencintaimu" tutur Andre menjelaskan.
Aida pun tersenyum dan langsung bersandar di pundaknya Andre.
" Makasih ya Dre, kamu selalu ada buat aku" ucap Aida sambil tersenyum menatap Andre.
* * * * *
Saat Andre mau menjemput Aida di kampusnya, ia tersenyum saat Aida melambai lambaikan tangannya di sebrang jalan sambil memanggil manggil namanya.
" Andre, Andre"
Andre pun membalas lambaian tangan pacarnya itu.
" Aida"
Aida pun menyebrang jalan.
" Hai Dre" sapa Aida.
" Hai, Yu kita pergi" ajak Andre. Aida pun mengangguk. Saat berjalan menuju parkiran , tiba tiba Aida teringat sesuatu.
" Yaampun Dre, aku lupa, buku sastraku ketinggalan di kelas, sebentar ya aku ambil dulu"
" Aku antar ya" usul Andre.
" Tidak usah, kamu tunggu disini saja ya"
Andre pun mengangguk. Aida pun berlari menuju kelasnya, namun saat ia menyebrang jalan , tiba tiba Aida tertabrak mobil. Aida menjerit membuat Andre terkejut bukan main. Seketika Andre langsung berlari menghampiri Aida yang sudah tergeletak di jalan.
" Aida" teriak Andre.
Andre langsung memeluk pacarnya itu. Air mata sudah mengalir di pelupuk matanya.
" Kamu bertahan Da, aku akan membawamu kerumah sakit"
Darah sudah mengalir di kepalanya Aida.
" Dre, aku mencintaimu" ucap Aida terbata. Seketika itu pun Aida menghembuskan nafas terakhirnya. Andre menjerit histeris saat tau Aida meninggal di pangkuannya.
" Aida bangun Da, jangan tinggalin aku" tangis Andre pecah begitu saja. Itu adalah hari terakhir ia melihat Aida.
__ADS_1
FLASHBACK OF.