Terjadi Sesuatu

Terjadi Sesuatu
Cemburu


__ADS_3

Masih dengan Julia yang berada di rumah sakit. Julia hanya diam saja saat melihat Hani memeluk Andre. Ada sesuatu yang aneh dalam dirinya saat melihat mereka berpelukan.


" Aku tidak mungkin cemburu pada Hani" batin Julia. Tiba tiba Pak Surya, bu Luna dan Wisnu datang ke rumah sakit menemui Andre.


" Andre" panggil Wisnu sambil memeluk sahabatnya itu.


" Kamu baik baik saja kan Dre" tanya Wisnu cemas. Andre pun tersenyum pada mereka. Mereka nampak senang dengan keadaan Andre yang masih di beri keselamatan meskipun kakinya masih cedera. Julia hanya diam kecewa.


" Sepertinya Andre marah padaku, dia tidak mengabariku kalau dia sudah kembali, sementara yang lain diberitau. Apa Andre marah padaku karna aku meninggalkannya di kota x" batin Julia.


" Dre, keadaan kamu sekarang gimana?" tanya pak Surya. Andre pun langsung menatap kakinya.


" Kaki kamu kenapa Dre?" tanya bu Luna.


" Kaki saya cedera, tapi sekarang gak apa apa ko, cuma untuk saat ini saya belum bisa jalan. Tapi kata dokter kalau rajin terapi pasti bisa jalan lagi" tutur Andre menjelaskan.


" Kamu tenang saja Dre, aku akan bantu kamu untuk terapi" ucap Hani.


" Makasih semua" ucap Andre sambil tersenyum.


" Ibu senang kamu sudah kembali" ucap bu Luna sambil mengelus pundak karyawannya itu. Andre terdiam saat melihat Julia hanya menundukan kepalanya saja. Setelah mereka ngobrol ngobrol, bu Luna dan pak Surya pun pamit pulang.


" Kami pamit pulang ya Dre, semoga kamu cepat sembuh" ucap pak Surya.


" Terima kasih pak"


Lusi pun mengajak Julia untuk pergi.


" Dre, kita pamit ya, semoga cepat sembuh dan bisa jalan lagi" ucap Lusi. Andre pun tersenyum. Ia masih heran melihat Julia hanya diam saja.


" Aku pamit" ucap Julia.


Andre pun menganggukan kepalanya. Julia dan Lusi pun pergi dari rumah sakit. Lusi mengajak Julia makan di sebuah restoran. Julia masih diam saja dan enggan untuk bicara, ada rasa kecewa dalam hatinya.

__ADS_1


" Kamu kenapa Jul, kulihat dari tadi kamu hanya diam saja, seharusnya kamu senang kan Andre sudah kembali dengan selamat, ya meskipun kakinya masih cedera" ucap Lusi sambil menikmati makanan yang dipesannya.


" Aku memang senang Andre sudah kembali, tapi aku merasa kecewa padanya" ucap Julia sambil mengaduk ngaduk sedotan di minumannya.


" Maksudnya?" tanya Lusi tak mengerti.


" Dia ngabarin semuanya tentang kepulangannya ke Jakarta. Terkecuali aku, cuma aku yang tidak di beritau" ucap Julia sedikit kesal.


" Loh bukannya kamu yang pertama ketemu Andre" ucap Lusi.


"Ia tapi itu tidak sengaja, aku tadi habis mengantarkan mas Ivan ke rumah sakit, dan tidak sengaja aku bertemu dengan Andre" tutur Julia. Lusi pun terdiam heran.


" Apa Andre marah sama aku ya"


" Emangnya Andre marah kenapa?" tanya Lusi.


" Andre marah karna aku meninggalkannya di kota x. Atau karna aku penyebab kakinya cedera"


" Maksudmu?" tanya Lusi.


" Andre baik ya, dia mau berkorban untukmu meskipun dia tau kalau kamu adalah saingannya"


Julia pun terdiam sambil menundukan kepalanya.


* * * * *


Keesoksn harinya saat Julia pergi ke rumah sakit untuk membeli obat di apotek buat kakaknya, ia terdiam melihat Andre yang sedang terapi jalan dengan di bantu oleh Hani. Julia melihat mereka di balik pintu yang sedikit terbuka.


" Ayo Dre semangat, aku yakin dengan terapi ini kamu pasti cepet bisa jalan lagi" tutur Hani memberi semangat. Andre terus berusaha bisa berjalan dengan usaha terapinya. Ia tidak mau menyerah demi bisa berjalan normal kembali. Saat Andre kelelahan, ia pun berdiri sambil berpegangan dengan alat bantu.


" Aku lelah, aku mau istirahat dulu, nanti dilanjut lagi" ucap Andre. Hani pun mengangguk.


" Ya sudah kamu istirahat dulu" ucap Hani sambil membantu Andre duduk di kursi roda. Tiba tiba Andre melihat Julia yang sedang berdiri di balik pintu. Namun saat Julia tau Andre melihatnya, Julia langsung pergi dari sana. Andre terus menatap ke arah pintu sambil keheranan. Hani pun ikut melihat ke arah pintu.

__ADS_1


" Dre kamu kenapa?" tanya Hani.


" Aku gak apa apa ko, mungkin aku salah lihat" ucap Andre.


Julia pun bergegas pergi dari rumah sakit setelah urusannya selesai. Ia pun menaiki taxi menuju rumahnya, di mobil ia terus memikirkan Andre.


" Kenapa ya saat di Jakarta aku merasa canggung pada Andre. Padahal di kota x aku dan Andre serasa sangat dekat, apa benar aku jatuh cinta sama Andre seperti yang di bilang sama mas Ivan dan mas Bayu kalau dalam hatiku terjadi sesuatu" batin Julia.


Namun saat Julia teringat dengan Hani yang semakin hari semakin gencar mendekati Andre, Julia nampak kesal dan merasa cemburu.


Sesampainya di rumah, Julia bergegas masuk ke rumah dengan kesalnya ia langsung melemparkan obat yang ia beli di apotek rumah sakit itu kepada Bayu. dengan sigap Bayu menangkap obat itu dari dari lemparannya Julia. Julia langsung berlari ke kamarnya sambil membanting pintu membuat kedua kakaknya itu terdiam kebingungan, begitu pun dengan bu Ratih.


" Kenapa si Julia?" ucap Ivan heran.


" Kesurupan kali" jawab Bayu.


Julia pun membanting bantingkan bantal dan guling yang ada di tempat tidurnya, ia nampak kesal karna cemburu pada Hani yang semakin dekat dengan Andre.


" Apa kamu tidak ada rasa padaku, apa perjalanan kita kemarin tidak ada yang membuatmu merasa ada sesuatu yang lain. Apa kau tidak merasakan terjadi sesuatu dengan hatimu. Apa cuma aku saja yang merasakan seperti itu" batin Julia yang kesal secara tiba tiba.


" Hani kau genit sekali sih, gereget deh, ingin rasanya aku menjambak rambutmu, setelah itu ku unyeng unyeng dan ku gunting gunting rambutmu hingga tak beraturan hingga rambutmu bersisa setengah. Andre, apa kau tidak merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan. Apa kau tidak merindukanku, kau tau, selama kau belum kembali aku begitu sangat merindukanmu" ucap Julia sambil memukul mukul tempat tidurnya. Tiba tiba Bayu masuk setelah beberapa waktu lalu mendengarkan omelannya Julia di balik pintu.


" Cieee yang lagi cemburu" ucap Ivan sambil mendekati Julia dan duduk di sebelah adik perempuannya itu. Julia hanya cemberut kesal.


" Kenapa sepertinya kamu sedang kesal?" tanya Bayu.


" Aku sedang kesal mas, Hani itu genit banget sama Andre, sudah beberapa hari ini dia gencar mendekati Andre, aku tidak suka itu" ucap Julia sambil menggerutu. Bayu malah tersenyum mendengar ucapannya Julia.


" Kenapa, sekarang kau sudah sadar kalau kau menyukai Andre?" tanya Bayu.


Julia hanya menundukan kepalanya.


" Kau jatuh hati pada Andre Jul, dan sekarang kau sedang cemburu pada Hani" ucap Bayu sambil mengelus rambutnya Julia. Julia semakin menundukan wajahnya.

__ADS_1


" Ya, mas Bayu benar, aku merasa cemburu sekarang"


__ADS_2