Terjerat Cinta Pria Beristri

Terjerat Cinta Pria Beristri
Siapa Wanita Itu


__ADS_3

Selama ini, Mas Adi tak pernah memperlakukan aku seperti ini. Jika seseorang bisa membuatnya meninggalkan aku di ranjang seperti ini. Sudah bisa dipastikan bahwa orang itu pasti sangat istimewa untuk Mas Adi.


"Aku harus mengikutinya." Ucapku seraya mengenakan kembali dress yang berserakan di lantai.


Aku tak mau mengenakan pakaian yang lainnya karena aku takut kehilangan jejak Mas Adi. Jadi, ku putuskan untuk mengenakan dress merah itu lagi lalu mengambil jaket yang tergantung lalu mengenakannya dan segera turun ke lantai bawah. Dengan cepat aku menuju garasi, karena terdengar suara mobil Mas Adi sudah keluar dari rumah.


Dengan cepat aku ngegas motor matic kesayanganku dan menyusul Mas Adi yang sudah jauh meninggalkan rumah. Aku sempat putus asa karena kehilangan jejaknya. Namun, sepertinya Tuhan tengah berpihak kepadaku. Karena aku melihat mobil Mas Adi tengah berhenti di lampu merah. Aku kembali memacu motorku agar tak kehilangan jejak. Dengan jarak yang kurasa sudah cukup aman, aku bisa memantau kemana perginya mobil Mas Adi tanpa ia mengetahui bahwa aku tengah membuntutinya.


Mobil Mas Adi berbelok ke sebuah jalan setapak yang lumayan sempit. Dengan perlahan aku mengikutinya hingga mobil itu masuk ke pekarangan sebuah rumah yang penuh dengan pepohonan.

__ADS_1


'Rumah siapa ini?' pikirku.


Rumah itu berdiri kokoh dan agak berjarak dengan rumah-rumah penduduk lainnya yang tinggal di lingkungan itu. Aku memarkirkan motor agak jauh dari rumah itu, lalu turun dan berjalan mengendap-endap. Situasi di lingkungan itu sangat sepi. Sepertinya para warga yang tinggal disini sedang keluar rumah untuk refreshing mengingat hari ini adalah hari minggu.


Aku berdiri di balik pohon dan mengintai ke arah rumah itu. Ingin sekali aku melihat apa yang tengah dilakukan Mas Adi. Saat aku hendak berjalan ke arah pintu rumah. Tiba-tiba terlihat bayangan seseorang dari jendela rumah yang mendekat ke arah pintu. Aku kembali mundur dengan cepat dan bersembunyi di balik semak-semak.


Jantungku berdegup begitu kencang melihat dari jauh saat sosok seorang wanita berambut panjang keluar dari dalam rumah itu bersama dengan seorang anak kecil.


Awalnya aku sempat berpikir bahwa apa yang dikatakan Mas Adi tentang ulang tahun keponakannya itu adalah benar. Namun saat aku melihat bagaimana wanita itu bergelayut manja di pundak Mas Adi, aku tidak yakin jika wanita itu adalah adik dari Mas Adi.

__ADS_1


'Siapa itu? Apa wanita itu simpanan Mas Adi?' tanyaku dalam hati.


Samar aku mendengar suara anak kecil itu memanggil Mas Adi dengan sebutan "Papa..."


'Ya Tuhan, apalagi ini?'


Mas Adi menggendong anak itu masuk ke dalam rumah. Dan dengan cepat pintu rumah itu tertutup. Setelah itu, dari dalam rumah itu terdengar suara musik irama lagu ulang tahun.


Jujur saja, aku begitu kecewa. Aku merasa di khianati oleh Mas Adi. Aku tak pernah menyangka bahwa Mas Adi akan memperlakukan aku sekejam itu. Aku ingin tetap kuat, dan berpikir positif bahwa Mas Adi pasti tidak melakukan hal yang aneh-aneh. Tapi aku tak bisa menghalangi air mataku yang jatuh berlinang.

__ADS_1


'Aku akan menanyakan hal ini di rumah nanti.'


Bersambung....


__ADS_2