Terlalu Cantik

Terlalu Cantik
EPS. 04


__ADS_3

Di ruang kelas Xa


"Sekali lagi ibu tanya, apa kalian melihat murid baru kita?" tanya buk Cinbi


"Tadi saya lihat dia pergi keluar gerbang buk" jawab Selena


"Apa!!!" ucap buk Cinbi terkejut dengan jawaban Selena


"Tadi saya sudah mencoba menghentikannya buk, tapi dia malah marahin saya buk" tambah Selena


"Bagaimana bisa murid baru bersikap seperti itu" ucap buk Cinbi dengan nada marah


"Cih, dasar wanita licik" batin Efelin


Saat Buk Cinbi masih marah-marah di kelas tiba-tiba seseorang berlari dari luar dan masuk ke dalam kelas...


TAP TAP TAP


"Hufh... Maaf buk, saya terlambat" ucap Maggie sambil menarik nafas panjang


"Maggie, dari mana saja kamu?" tanya buk Cinbi


"Maaf buk, tadi saja keluar sebentar membeli ini" jawab Maggie sambil menunjukkan bungkusan bubur


"Jadi kamu mengakuinya, kamu sudah taukan peraturan sekolah kita, tapi kenapa kamu tetap melanggarnya, Maggie" ucap buk Cinbi


"Ehm, sebenarnya buk, saya gak mau pergi, tapi sebagai murid baru saya bisa apa buk, huhuhu" ucap Maggie sambil mulai menangis


"Eh, kenapa kau menangis? tunggu, apa ada yang mengancammu?" tanya buk Cinbi


"Aku, huhuhu.... " isak Maggie yang menangis lebih keras


"Sudah, tenang ya, sekarang bicara sama ibuk, jangan takut, ok" ucap buk Cinbi sambil menenangkan Maggie


"Ini buk, ibu dengarkanlah" ucap Maggie sambil memberikan handphonenya pada buk Cinbi


Buk Cinbi pun mengambil handphone Maggie dan menghidupkan rekaman yang dia rekam....

__ADS_1


"Hey anak baru, cepat belikan aku bubur ayam di seberang jalan"


"Tapi itu tidak boleh, bagaimana aku bisa keluar, Selena"


"Cih, berani sekali kau membantah perintah ku"


BRUK


"Akh, iya, aku akan pergi, tolong jangan pukuli aku"


Kelas menjadi ricuh setelah mendengar isi rekaman itu..


"Wah, ternyata dia wanita jahat" ucap siswa 1


"Benar, aku kira dia wanita yang baik, melihat wajahnya yang begitu lugu" ucap siswa 2


"Kita sudah tertipu olehnya selama ini" ucap siswi 1


"Dia menambahkan isi rekamannya, ternyata dia lumayan juga" batin Ray


"Selena! Apa benar semua ini?" tanya buk Cinbi


"Maggie, kau baru saja masuk sekolah, bagaimana kau bisa memfitnah orang begitu, aku kira kita teman, huhuhu" ucap Selena sambil mulai menangis


"Air mata buaya" ucap Efelin


"Cih, sudah ketahuan malah bersandiwara" ucap Riko


"Tau, dasar ular" tambah siswi 2


BUK BUK BUK


Buk Cinbi memukul mejanya untuk menenangkan para siswa-siswi nya yang terus bersorak-sorai memaki Selena...


"Tenang semuanya, Lena kau sudah bersalah dan sekarang ibu mau kau ikut ibu ke ruang guru" ucap buk Cinbi


Selena langsung bangkit dari tempat duduknya dan mendorong Maggie, lalu pergi meninggalkan ruang kelas dengan wajah yang marah...

__ADS_1


"Akh!!!" teriak Maggie sambil jatuh terduduk di lantai


"Selena!!!" teriak buk Cinbi sambil membantu Maggie berdiri


"Aku baik-baik saja buk" ucap Maggie


"Kau kembalilah ke tempat dudukmu sekarang" ucap buk Cinbi


Maggie menganggukkkan kepalanya dan berjalan ke tempat duduknya, sementara buk Cinbi pergi mengejar Lena yang sudah pergi meninggalkan ruang kelas...


"Kau tidak apa Maggie?" tanya siswi 1


"Aku baik-baik saja, Terima kasih" jawab Maggie


"Eh, ternyata kau wanita yang baik ya" ucap siswi 2


"Heheh, kalian bisa aja" ucap Maggie sambil tersenyum


5 menit kemudian buk Cinbi kembali ke ruang kelas dan menyuruh semua murid pulang karena masalah Selena...


"Sekarang kalian boleh pulang lebih awal" ucap buk Cinbi


"Buk, Apa ini karena Lena?" tanya Riko


"Iya, masalah ini tidak sederhana mengingat kuasa dari keluarga Selena" jawab buk Cinbi


"Cih, dasar orang kaya" ucap Efelin


"Hey, bukankah kau juga orang kaya?" ucap Riko


"Tentu saja bukan, aku hanyalah seorang anak dan yang kaya itu orang tuaku" ucap Efelin


"Woy, itu sama aja kali" sahut Riko


Bersambung.....


__ADS_1


__ADS_2