Terlalu Cantik

Terlalu Cantik
EPS. 05


__ADS_3

Hai readers selalu jaga kesehatan ya dan ingat untuk memakai masker dan menjaga jarak...


Happy reading 😁


●○●○●○●○■□■□■□■□■●○●○●○●○**


Di rumah Maggie


Maggie yang baru saja sampai di rumah langsung pergi menuju kamarnya untuk beristirahat...


"Akh, hari ini sungguh melelahkan" ucap Maggie sambil berbaring di tempat tidurnya


Saat Maggie sedang merebahkan diri di tempat tidurnya tiba-tiba ponselnya berdering...


KRING KRING KRING


"Aish, siapa sih yang menelepon, mengganggu orang tidur saja" batin Maggie sambil meraba ponselnya di atas kasur


📲Hallo, siapa ini?


📱Kakak!


📲Mark!!! 😱


📱Kakak, kau terkejut y 😁


📲Ke... kenapa kau menelponku?


📱Kenapa? Aku kan adikmu, apa salahnya seorang adik menelpon kakaknya sendiri


📲Ya tidak salah, hanya saja kau itukan....


📱Iya, iya aku tau kakak kan memang tidak suka denganku


📲Astaga! Kau adalah adikku satu-satunya, bagaimana bisa aku membencimu 😏


📱Heheheh 😁


📲Ada perlu apa kau menelponku?


📱Tidak ada, aku hanya ingin mengatakan bahwa, aku akan pindah sekolah di dekatmu

__ADS_1


📲Apa???


📱Kenapa kak? Kau tidak suka ya aku dekat denganmu? 😞


📲Ti.. tidak begitu aku hanya terkejut saja


📱Baguslah kalau begitu, lusa aku akan ke sana, bye


📲Apa? Mark tung...


TUT TUT TUT


Mark langsung menutup teleponnya bahkan sebelum Maggie menyelesaikan pembicaraannya...


"Aish, dia selalu saja seenaknya" ucap Maggie sambil meletakkan ponselnya di meja


Di kediaman Mark


Mark yang masih kelelahan habis memukuli seseorang lantas berdiri di balkon atas rumahnya sambil melihat pemandangan sekitar...


TAP TAP TAP


"Apa kau sudah membereskan semua mayat itu?" tanya Mark


"Iya Tuan, semuanya sudah beres, tapi tuan bagaimana dengan luka di wajah anda" jawab Erklin (pengawal Mark)


"Ini hanya luka kecil. Pergilah, siapkan tiket kita akan mengunjungi kakakku tersayang" ucap Mark


"Baik tuan" ucap Erklin sambil pergi



"Kakak, tunggu aku" batin Mark


Di waktu yang sama di kediaman Willie, terlihat Willie sedang berbicara dengan seorang wanita...


PLAK


Willie menampar wajah Lena dengan keras dan membuat wajahnya memerah...


"Akh!!! rintih Lena

__ADS_1


"Ini pelajaran untukmu" ucap Willie


"Willie, ku mohon lepaskan aku" ucap Lena sambil memegang tangan Willie


Willie yang sangat kesal dengan Lena langsung mendorongnya hingga jatuh ke lantai...


BRUK


"Akh!!! Willie aku salah apa? Kenapa kau terus menyiksaku?" tanya Lena sambil memegangi kakinya yang terkilir


Mendengar pertanyaan Lena membuat Willie semakin kesal, dia lalu berjalan mendekati Lena. Lena yang ketakutan dengan Willie dengan sigap merangkak menjauhinya, tapi Willie dengan cepat menggapainya...


"Cih, kau masih berani bertanya, aku sudah pernah bilang kan padamu sebelumnya, jangan membuat masalah, tapi apa yang kau lakukan hari ini" jawab Willie


"Ma.. maafkan aku, ku mohon Willie jangan bunuh aku" rintih Lena sambil berusaha merangkak menjauhi Willie


"Hahahha! Membunuhmu? Tidak, bagaimana bisa aku membunuh orang yang begitu aku sayangi" ucap Willie sambil membelai lembut rambut Lena


"Willie, ak.. aku.. " ucap Lena tapi di hentikan oleh Willie


"Sstt!!! Willie menutup mulut dan hidung Lena dengan tangannya dan membuat Lena kesulitan untuk bernapas...


Lena pun berusaha menyikirkan tangan Willie dengan memukul-mukul tubuh Willie, tapi usahanya tidak cukup dan akhirnya dia...


"Hah, hah, hah" Lena menarik napas setelah Willie melepaskan tangannya dari mulut dan hidungnya


"Hehehhe, kau tau sayangku, saat kau mulai kesakitan kau terlihat sangat imut" ucap Willie sambil menepuk lembut pipi Lena


"Kau monster Willie!" teriak Lena sambil menangkis tangan Willie


"Hahhahah!" Aku monster? Benarkah?" tanya Willie


Melihat respon Willie membuat Lena semakin ketakutan, dia tidak menyangka bahwa pria yang selama ini tinggal bersamanya ternyata seorang psikopat...


Willie tidak berhenti di situ, melihat wajah ketakutan Lena membuatnya membenturkan kepala Lena ke meja. Kepala Lenapun langsung berdarah dan seketika Lena tidak sadarkan diri. Sementara itu Willie yang melihat Lena terluka malah pergi dan mengabaikan Lena begitu saja...


TAK


"Satu orang sudah jatuh, sekarang tinggal menyingkirkan yang lainnya, heheh" batin Willie sambil pergi meninggalkan Lena yang pingsan di lantai


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2